Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Author
    Tirto.id

    Tirto.id

    tirto.id
    Tirto.id menyajikan berita berbasis fakta dan analisis data, ditulis secara menarik dan senantiasa dilengkapi Infografik. Nama tirto kami pilih sebagai ungkapan rasa hormat kami kepada Tirto Adhi Soerjo (Sang Pemula) sekaligus keinginan kami untuk sejalan dengan filosofi tirta (air) yang jernih, mengalir, mencerahkan.

    Artikel Terkait

    Klasifikasi Judul Klaim Beredar
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, master mind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks.Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya#bisadiaksespic.twitter.com/pVK1gCEoeb— PPID Kementerian Keuangan (@PPIDKemenkeu) December 28, 2025 Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini. Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut. Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun kanal resmi mereka mencakup:: Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan. Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan. Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. 100 2025-12-31
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto. Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan. Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004. Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook. Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut. 100 2025-12-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik. Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang. Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami. Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden. Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar. "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025). Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan. Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. 100 2025-12-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026 Pertama-tama, Tirto mencoba mengecek keaslian laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi Pertamina. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain oklv.buzz, dibuat pada 5 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Kemudian Tirto mencoba membuka tautan tersebut, pengunjung diarahkan pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah dengan mengisi pertanyaan: “Apakah kamu tahu? Pertamina? Berapa usiamu? Bagaimana menurutmu tentang Pertamina? Apakah anda pria atau wanita?”. Baca juga:Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2 % di Periode Nataru Jawaban akan diverifikasi, lalu muncul ucapan "selamat jawaban telah disimpan". Setelah itu pengunjung seolah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan memilih kotak berwarna biru sebanyak 3 kali. Pengunjung yang berhasil membuka kotak berisi uang akan diminta mempromosikan hadiah tersebut ke 5 grup atau 20 teman dan mengklaim hadiah dengan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Phishing merupakan modus penipuan siber untuk mendapatkan data-data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya seperti bank atau lembaga lain menggunakan tautan berbahaya untuk mencuri data korban. Sebab, tidak ada satu pun informasi resmi yang menyatakan Pertamina mengadakan hadiah tahun baru berupa uang tunai. Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Muhammad Baron, kepada Tirto menegaskan seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina serta aplikasi resmi MyPertamina. Salah satu promo yang dilakukan Pertamina diunggah akun Instagram resmi @pertaminapatraniaga. Dalam unggahan itu, PT Pertamina memberikan hadiah spesial akhir tahun di SPBU dengan memberikan beragam promo. Hadiah yang dibagikan yaitu, menukar poin MyPertamina jadi merchandise eksklusif; hemat hingga Rp20.000 untuk pengisian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex; lebih hemat hingga Rp10.000 untuk pembelian tabung & isi ulang Brightgas dan berbagai promo cashback sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian klaim Pertamina bagikan tautan pendaftaran hadiah tahun baru sebesar Rp1.500.000 adalah tidak benar. PT Pertamina tidak pernah membagikan tautan dan informasi tersebut. 100 2025-12-25
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Keliru, Narasi RI Kucurkan Rp16,7 T Pulihkan Hutan Tropis Brasil Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada foto yang ada di situs resmi Presiden RI. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun konteks aslinya sama sekali berbeda. Dalam laman resmi Presiden RI, foto Prabowo dan Lula berjabat tangan diambil ketika momen pertemuan bilateral antara Indonesia dan Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, (23/10/2025). Saat itu, Indonesia dan Brasil sepakat membangun kemitraan ekonomi komprehensif untuk memperkuat perdagangan dan investasi. Tidak ada sama sekali informasi terkait pemberian dana Rp16,7 Triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil dalam pertemuan itu. Tirto lantas mencari pemberitaan kredibel media nasional soal klaim itu dengan melakukan pencarian di mesin pencari Google. Alhasil, kami menemukan bahwa klaim Indonesia bakal memberikan dana Rp16,7 Triliun kepada Brasil untuk pemulihan hutan tropis, kemungkinan diambil dari informasi yang dicatut keliru saat perhelatan Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil. Dalam laman resmi Kementerian Kehutanan, pemerintah Indonesia mendukung peluncuran Tropical Forest Forever Facility (TFFF) Country Access Platform, sebuah inisiatif baru yang dirancang mempercepat akses pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. Platform yang diluncurkan oleh Pemerintah Brasil ini bertujuan membantu negara-negara hutan tropis memenuhi persyaratan teknis dan institusional untuk memperoleh pembiayaan dari mekanisme TFFF. Dukungan tersebut mencakup proses diagnostik cepat, penyediaan bantuan teknis yang terkoordinasi, serta penguatan kerja sama negara-negara berkembang agar dapat saling bertukar pengalaman dan solusi dalam perlindungan hutan. Baca juga:Komisi I: Perjanjian Damai Palestina-Israel Harus Lekas Terwujud Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Selain berpartisipasi aktif dalam pengembangan platform, Indonesia juga terlibat sebagai anggota Interim Steering Committee yang mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kehutanan global. “Platform ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas negara dalam mengakses pembiayaan jangka panjang, meningkatkan sistem pemantauan hutan, serta memastikan tata kelola keuangan publik yang akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat adat dan lokal,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati. Sementara itu, pendanaan senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun yang disampaikan pemerintah Indonesia dalam agenda pembukaan Leader’s Summit COP30 di Belem, Brasil, rencananya dikumpulkan melalui nilai ekonomi karbon sebagai solusi. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam acara Belém Leader Summit, Brasil, Jumat (7/11) waktu setempat. Baca juga:Menkeu Sebut Daerah Tetap Nikmati Belanja Pusat Meski TKD Turun Dilansir Antara, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor. Namun bakal diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri. "Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif. Indonesia disebutnya telah mencapai reduksi emisi dengan volume mencapai 1 miliar ton CO₂ ekuivalen dalam kurun 2015–2024 yang telah diverifikasi UNFCCC, badan PBB yang menaungi perundingan iklim global. Indonesia memiliki catatan penurunan emisi sebesar 550 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2015–2020, serta hampir 400 juta ton CO₂ ekuivalen pada 2020–2024. Jika ditotal, emisi direduksi mendekati 1 miliar ton CO₂ ekuivalen, yang telah diakui secara internasional. Baca juga:Pemerintah Siapkan Sistem Integrasi Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP “Angka inilah yang menurut kami alangkah baiknya dipublikasikan di IDX [bursa karbon] untuk ditawarkan, sehingga angka ini yang harus kembali ke hutan dalam bentuk pendanaan TFFF, ini salah satu usulan dari kami,” kata Hanif. Dengan begitu, Indonesia sebetulnya berjanji berkomitmen mengumpulkan dana sebesar Rp16,7 Triliun untuk dialokasikan ke dalam mekanisme TFFF. Angka itu diproyeksi didapat dari kredit karbon yang diungkap ketika perhelatan COP30 di Brasil, November 2025. TFFF memang diusulkan Brasil sebagai tuan rumah COP30. Tapi mengartikan bahwa target alokasi dana TFFF akan dipakai langsung oleh Brasil adalah keliru. TFFF adalah platform yang diisi oleh berbagai negara untuk pendanaan jangka panjang terhadap negara-negara pemilik hutan tropis, termasuk Indonesia. 100 2025-12-24
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Narasi Demo Kades Minta Purbaya Mundur dari Menkeu Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan media arus utama terkait aksi demonstrasi kepala desa yang disebut-sebut menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur. Penelusuran mengarahkan pada laporan Tirto mengenai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/11/2025). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 2.155 personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi Apdesi. Aksi tersebut diketahui merupakan bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan ini dinilai oleh sebagian pemerintah desa berpotensi menghambat pencairan dana desa tahap II serta mengalihkan sebagian anggaran desa ke program-program yang berada di luar kewenangan pemerintah desa. Para kepala desa menilai PMK 81/2025 tidak mengakomodasi aspirasi mereka, sebab dialog justru dilakukan dengan pihak di luar DPP Apdesi yang selama ini menjadi wadah resmi kepala desa di seluruh Indonesia. DPP Apdesi menegaskan tuntutan pencabutan PMK 81/2025 dan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera merespons desakan terkait pencairan dana desa. Namun, dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook yang beredar. 100 2025-12-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026 Tim periksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian untuk memeriksa kebenaran klaim yang beredar di media sosial. Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah yang menyatakan telah diumumkannya formasi sekaligus dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Melansir pemberitaan Tirto sebelumnya, hingga November 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum untuk tahun 2026. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa wacana pengadaan CPNS 2026 masih berada pada tahap koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga belum ada kepastian pelaksanaan. Informasi tersebut sekaligus menjadi penyangkal atas narasi yang beredar di media sosial, yang mencantumkan rincian jumlah formasi di sejumlah kementerian dan menyertakan tautan pendaftaran. Pasalnya, pemerintah belum merilis data apa pun terkait formasi CPNS 2026, baik untuk instansi pusat maupun daerah. Lebih lanjut, Tirto menelusuri menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran daring CPNS 2025/2026. Tautan tersebut mengarah ke situs https://daftarsekrgjuga.allihii.com/. Di dalam situs tersebut, terdapat formulir pendaftaran yang meminta pengguna mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta mencentang persetujuan untuk menerima pesan dari admin melalui Telegram. Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak berakhiran go.id atau pemerintah Indonesia ini juga menjadi indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai media pendaftaran juga tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS. Perlu diketahui, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN milik BKN di alamat https://sscasn.bkn.go.id, bukan melalui tautan atau situs lain. 100 2025-12-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Spesial Akhir Tahun Bank BJB Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri tautan yang dicantumkan pada bagian akhir unggahan undian berhadiah tersebut. Namun, per Rabu (17/12/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Kendati demikian, hasil pemindaian menggunakan perangkat URLScan.io menunjukkan alamat domain situs tersebut bukan tidak terkait situs resmi milik Bank BJB. Adapun situs resmi Bank BJB dapat diakses melalui www.bankbjb.co.id. Lewat penelusuran informasi dalam situs web serta media sosial resmi Bank BJB. Hasil penelusuran menunjukkan tidak adanya pengumuman atau informasi terkait program undian berhadiah “Spesial Akhir Tahun 2025 Bank BJB” sebagaimana diklaim dalam unggahan Facebook tersebut. Selain itu, akun Facebook yang menyebarkan klaim undian berhadiah tersebut juga bukan akun resmi milik Bank BJB. Akun Facebook resmi Bank BJB telah terverifikasi dengan nama “bank bjb”, dan tidak mempublikasikan undian serupa. Penelusuran di akun Instagram resmi @bankbjb juga tidak menemukan unggahan yang mendukung klaim tersebut.. Sebaliknya, salah satu unggahan akun resmi Bank BJB justru mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB. Dalam unggahan tersebut, Bank BJB menegaskan pentingnya memastikan kontak dan akun media sosial resmi sebelum melakukan transaksi atau mengakses tautan tertentu. Bank BJB juga menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, dalam kondisi apa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening. Imbauan ini semakin memperkuat indikasi bahwa klaim undian berhadiah yang beredar di media sosial tersebut merupakan upaya penipuan. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Hujan Pasir di Balaraja karena Anomali Cuaca Pertama-tama, Tirto mengecek sumber asli unggahan video tersebut dengan menggunakan metode reverse image search. Alhasil, hasil pengecekan lewat Google images mengarah kepada sejumlah video yang tampak sama persis dengan unggahan TikTok tersebut. Namun, video-video tersebut tidak menampilkan informasi mengenai fenomena hujan pasir di Balaraja. Akan tetapi, informasi video yakni adegan ketika sebuah pabrik bata ringan atau hebel meledak di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/11/2025). Misalnya unggahan di Instagram oleh akun Tangerangnewsofficial. Ledakan yang terjadi itu membuat abu dan material pabrik bertebaran tinggi ke udara. Tirto juga diarahkan ke sebuah potongan berita terkait peristiwa tersebut di akun YouTube milik media BeritaSatu. “Hujan pasir”, dalam berita tersebut bukan disebabkan oleh fenomena alam melainkan sebuah ledakan pabrik hebel yang menyebabkan material bahan membumbung tinggi ke udara sehingga jatuh lagi ke tanah seperti hujan. Tidak ada sama sekali informasi hujan pasir yang terjadi di Balaraja disebut karena adanya anomali cuaca. ‘Hujan pasir’ dalam konteks aslinya adalah kiasan dalam peristiwa ledakan di pabrik hebel yang berlokasi di Balaraja pada 29 November 2025 lalu. Mengutip pemberitaan RRI, warga sekitar lokasi mengatakan insiden tersebut bermula dari ledakan dalam pabrik produksi bata ringan tersebut. Setelah itu, disusul kepulan pasir yang membumbung ke langit dan jatuh berserakan hingga ke permukiman sekitar. Sementara itu, penanggungjawab produksi pabrik yang meledak dari PT Jaya Celcon Prima, Wildan, mengatakan ledakan berasal dari salah satu mesin pembakaran. Ia menjelaskan kepulan pasir yang membumbung setelah ledakan adalah partikel batu yang sedang melalui proses diproduksi. "Karena ledakan jadi hancur batu yang sedang dimatangkan itu, sehingga kelihatan abu ke atas," ucapnya dilansir RRI. 100 2025-12-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi 12 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru, menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, yang paling utama terkait gerak mulut Purbaya yang terlihat kaku dan tidak sesuai dengan beberapa kata yang diucapkan. Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content. Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya. Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu. Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks. Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan). Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Tautan Pendaftaran BLT Kesra Rp900 Ribu Desember 2025 Untuk menelusuri klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “RESENTRA KEMENSOS TAHUN 2025-2026 RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL”, juga ditemukan logo Kementrian Sosial, PKH, DTKS, Sembako dan logo lainnya. Namun, ada beberapa hal yang mencurigakan. Pertama, ada perbedaan jumlah bantuan yang akan diberikan, yang disebut sebesar Rp2,5 juta, bukan Rp900 ribu seperti yang dituliskan dalam unggahan. Tirto juga tidak menemukan informasi secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan Kemensos. Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk mendaftar dengan menuliskan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ditampilkan juga nama-nama yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengirim kode OTP yang telah dikirimkan untuk melanjutkan proses pencairan bantuan. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak berkaitan dengan domain resmi Kementerian Sosial. Domain yang digunakan berlokasi di Ascension Island, terdaftar di bawah CLOUDFLARENET, dibuat pada 4 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “BLT Kesra bulan Desember 2025”. Hasilnya mengarahkan pada artikel yang dipublikasikan MetroTV. Dilaporkan bahwa pemerintah masih melakukan penyaluran BLT Kesra hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2025. Pencairan dilakukan dalam satu kali pencairan sebanyak Rp900 ribu rupiah. Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan dengan dua cara. Pertama, melalui situs Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id. Di situs tersebut, pengunjung akan diarahkan untuk mengisi data wilayah domisili secara lengkap sesuai KTP, memasukkan nama lengkap persis seperti yang tercantum di KTP, mengisi kode captcha yang tampil di layar dan terakhir klik tombol "Cari Data". Cara selanjutnya dengan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Jika data tidak sesuai atau tidak muncul, masyarakat dapat menggunakan fitur usulan atau sanggahan dalam aplikasi “Cek Bansos” atau menghubungi Posko Bansos di kelurahan. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, sehingga penerima harus memastikan memiliki rekening aktif. Dengan demikian, informasi yang mengklaim tautan pendaftaran dana BLT Kesra yang mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri melalui akun ataupun nomorTtelegram adalah tidak benar dan berpotensi merupakan penipuan (phishing) atau pencurian data pribadi. Melansir Detik Jogja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan hingga Rabu (3/12/2025) sudah ada 26,2 juta KPM yang menerima bantuan sebesar Rp900 ribu ini. Artinya, progres penyaluran BLT Kesra di tahun ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan karena tidak ada biaya administrasi apa pun dalam proses pengecekan dan pencairan BLT Kesra, serta dilarang memberikan data pribadi seperti PIN atau kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal. 100 2025-12-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Subsidi Akhir Tahun Indomaret Pertama-tama Tirto mencoba mengecek keabsahan laman yang diunggah akun Facebook tersebut. Analisis situs UrlScan, terungkap tautan yang dibagikan terindikasi berbahaya. Tak ditemukan pula hubungan antara situs tersebut dengan situs resmi milik Indomaret. Lewat akun Instagram resmi mereka, Indomaret mengimbau kepada konsumen berhati-hati terhadap penipuan dengan iming-iming voucher gratis atau subsidi akhir tahun. "Indomaret tidak ada program bagi-bagi voucher gratis atau subsidi akhir tahun," demikian tulis akun Indomaret, Senin (8/12/2025). Indomaret menyatakan informasi resmi hanya diakses melalui sosial media resmi dan situs resmi Indomaret.co.id. Tautan yang dibagikan akun Facebook itu mengarah pada pengisian kuesioner singkat yang diklaim untuk mengundi hadiah. Pengunjung kemudian diminta membagikan tautan tersebut dan menghubungi nomor WhatsApp tertera. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna juga biasanya dieksploitasi untuk modus phishing. Tirto sudah beberapa kali membongkar modus undian atau hadiah yang mengatasnamakan instansi resmi pemerintah dan swasta yang ditengarai sebagai tindakan penipuan. Baca juga:Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSIHoaks Tautan Kupon Undian Berhadiah BNI Tahun 2025Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Mobil Siti Fadilah Meledak di Tol Jakarta-Cikampek Pertama-tama, Tirto memperhatikan unggahan tersebut dengan seksama dari awal hingga selesai. Terlihat pengunggah mengambil cuplikan dari acara “Seputar iNews Siang”. Untuk memastikan kebenaran, Tirto memasukkan kata kunci “Seputar iNews berita meledaknya mobil Siti Fadilah” di mesin pencarian Google. Hasilnya, kami diarahkan ke sebuah unggahan dari akun resmi iNews bernama pengguna “officialinews” di TikTok. Lewat unggahan itu, iNews menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan ledakan bom di Tol Jakarta–Cikampek adalah tidak benar, alias hoaks. Tirto kemudian melakukan pengecekan menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui apakah unggahan tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). Hasilnya menunjukkan indikasi penggunaan AI sebesar 99,7 persen. 100 2025-12-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer. Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake. Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video. Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda. Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter. Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh. Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil. Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini. Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi. Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam. Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih. "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025). Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem. “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025). Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelundupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penyelendupan Emas 3,5 Ton di Bandara IMIP Morowali Tim pemeriksa fakta Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri mesin pencari untuk mencari informasi terkait klaim penemuan 3,5 ton emas di Bandara IMIP Morowali. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah pernah ada laporan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mengonfirmasi klaim tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan memang terdapat sejumlah pelanggaran strategis di kawasan Bandara IMIP Morowali. Namun, pelanggaran yang dimaksud tidak berkaitan dengan penyelundupan emas. Melansir laporan Kompas TV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, menyampaikan bahwa aparat berhasil mengungkap beberapa pelanggaran hukum di wilayah terkait. Salah satunya adalah penangkapan dua kapal pengangkut nikel ore ilegal oleh TNI Angkatan Laut pada 25 November 2025 di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Anang juga menjelaskan adanya penindakan lain yang terjadi pada 5 Desember 2025. Saat itu, personel Kopasgat TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral oleh seorang warga negara asing berinisial MY. Pelaku kedapatan membawa lima paket serbuk nikel campuran dan empat paket serbuk nikel murni. Bahan mineral tersebut dibawa menggunakan pesawat Super Air Jet dengan rute Weda Bay, Manado. Berdasarkan laporan tersebut, tidak ditemukan informasi maupun bukti adanya penyelundupan emas, apalagi dalam jumlah 3,5 ton, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Pelanggaran yang terungkap justru berkaitan dengan penyelundupan nikel ore dan serbuk nikel, serta pelanggaran distribusi bahan mineral lainnya. Tirto kemudian melanjutkan penelusuran menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri asal-usul gambar yang digunakan dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar yang beredar merupakan tangkapan layar dari sebuah thumbnail video YouTube. Thumbnail itu berasal dari video yang diunggah akun YouTube "SUARA LANGIT" dengan judul “3,5 TON EMAS HILANG!! PRABOWO & PURBAYA TURUN TANGAN!! SIAPA YANG MAU RAMPAS KEKAYAAN NEGERI?!”. Gambar thumbnail tersebut identik dengan yang digunakan dalam unggahan di media sosial. Setelah menonton lengkap video berdurasi 26 menit 15 detik itu, tidak ditemukan bukti yang menyebutkan bahwa dugaan kebocoran atau penyelundupan emas 3,5 ton terjadi di Bandara IMIP Morowali. Sepanjang video, pembahasan hanya berkutat pada isu selisih data impor emas, dugaan pencucian uang, serta kritik terhadap sistem pengawasan negara secara umum, tanpa menyebut lokasi tertentu, termasuk bandara IMIP Morowali. Video ini diunggah pada 26 November 2025 dan telah diberi penanda sebagai konten hasil modifikasi atau sintetis. Pemilik video juga mencantumkan peringatan bahwa materi tersebut dibuat untuk tujuan edukasi, informasi, dan diskusi publik. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Sekjen Kemensos Umumkan Tunjangan Kesehatan untuk PMI Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa berbagai kanal resmi Kementerian Sosial, termasuk situs web dan akun media sosial institusi itu. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi yang mendukung adanya program tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta untuk PMI. Saat menelaah video yang beredar, Tirto juga menemukan sejumlah kejanggalan. Gerakan bibir Sekjen Kemensos Robben Rico tampak tidak alami dan tidak selaras dengan suara yang terdengar. Ketidaksinkronan ini mengindikasikan bahwa video tersebut kemungkinan telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, Tirto memindai video itu menggunakan perangkat deteksi AI dari Hive Moderation. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 96 persen dibuat dengan AI. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video itu merupakan hasil manipulasi digital. Video tersebut diduga merupakan hasil manipulasi dari foto Sekjen Kemensos Robben Rico yang sebelumnya dimuat di situs resmi Kemensos. Foto itu diambil saat Robben menghadiri Rapat Usulan Pembentukan Peningkatan Unit Pelaksana Kementerian Sosial di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PANRB pada Kamis (14/3/2024). Gambar tersebut kemudian tampaknya diproses menggunakan teknologi AI hingga menghasilkan video dengan audio yang seolah-olah menampilkan Robben mengumumkan adanya tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta bagi PMI. 100 2025-12-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Gunung Erupsi Bersamaan dengan Banjir Sumatra ADVERTISEMENT Sebagai informasi, Sumatra memang tengah dirundung duka. Dalam beberapa pekan terakhir, puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dikaitkan dengan cuaca ekstrem. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (10/12/2025) pukul 18.00 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut telah merenggut 969 jiwa. Sementara itu, sebanyak 252 orang dinyatakan hilang, dan 5 ribu lebih orang lainnya mengalami luka-luka. Kembali ke klaim soal erupsi gunung berapi di tengah banjir Sumatra. Tirto menelusuri informasi tersebut ke sejumlah lembaga terkait, termasuk BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hasil penelusuran tidak menemukan satu pun laporan mengenai adanya erupsi gunung berapi selama banjir melanda Sumatra. Tidak ada pula laporan resmi dari pihak berwenang maupun pemberitaan dari media kredibel mengenai kejadian tersebut. Media Tempo, melalui kanal Cek Fakta, pernah menelusuri klaim serupa. Tempo bahkan mendapat konfirmasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, yang memastikan tidak ada gunung berapi yang meletus di wilayah terdampak banjir. Sibolga, yang disebut-sebut sebagai lokasi dalam beberapa unggahan, juga tidak memiliki gunung berapi. Gunung berapi aktif yang terdekat berada di Kabupaten Karo, yaitu Gunung Sinabung, dengan jarak sekitar 250 kilometer dari Sibolga. Tirto kemudian mengamati ulang video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, terlihat sejumlah elemen visual yang tampak tidak alami, misalnya aliran banjir berwarna coklat yang tidak terlihat organik. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video yang beredar di Instagram itu selanjutnya diperiksa menggunakan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah kontennya dihasilkan oleh AI. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa video erupsi gunung berapi yang diklaim terjadi saat banjir di Sumatra memiliki probabilitas 96,6 persen sebagai konten buatan AI. 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tirto memulai penelusuran melalui Google Search dengan kata kunci “Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia”. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan berita resmi maupun pernyataan dari PSSI yang menyebut Kapadze telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Baca juga:Mafindo: 1.593 Hoaks Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebaliknya, sejumlah laporan media justru memberitakan Kapadze telah resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Uzbekistan, Navbahor, terhitung sejak 1 Desember 2025. Informasi ini sejalan dengan pemberitaan mengenai kunjungan Kapadze ke Indonesia pada akhir November 2025. Dalam laporan Antara, Kapadze memang mengakui dirinya pernah dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Namun, dia menegaskan bahwa komunikasi itu masih bersifat awal dan belum menghasilkan pembicaraan serius. “Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada komunikasi awal, tidak ada keputusan atau kesepakatan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia. Selanjutnya, Tirto juga melakukan pengecekan langsung ke situs Transfermarkt, sumber yang menjadi dasar klaim dalam unggahan yang beredar. Dengan memasukkan kata kunci “Timur Kapadze” pada kolom pencarian, halaman resmi profil Kapadze menunjukkan data yang konsisten dengan pemberitaan media. Dia tercatat sebagai Pelatih Kepala Navbahor FC sejak 1 Desember 2025. Pun, tak ada informasi bahwa dia pernah menjabat sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa tampilan pada tangkapan layar akun Aditya Anggoro tidak sesuai dengan data resmi Transfermarkt. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut kemungkinan besar telah dimodifikasi dan tidak mencerminkan informasi resmi. Baca juga:Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial 100 2025-12-12
    Berita
    CekFakta
    Foto di Media Sosial Bukan Erawati, Korban Kebakaran Hong Kong Melihat sekilas unggahan yang beredar di media sosial menimbulkan kecurigaan akan gambar buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami melakukan verifikasi terhadap foto yang beredar di media sosial. Langkah pertama adalah memeriksa foto tersebut menggunakan alat pendeteksi gambar buatan AI, Hive Moderation. Perangkat ini dapat memberi petunjuk kalau sebuah konten direkayasa secara generatif. Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan bahwa probabilitas foto tersebut merupakan gambar buatan AI mencapai 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa foto yang beredar sangat besar kemungkinannya bukan merupakan foto asli Erawati, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Hive Moderation Periksa Fakta Foto Erawati Migran Hong Kong. Cerita Erawati naik ke permukaan sejak diberitakan Sabtu (29/11/2025) oleh detik.com. Erawati disebut terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Kabar soal Erawati didapat dari para relawan PMI di Hong Kong. Bayi yang ada di pelukan Erawati dikabarkan selamat. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV, Suyitno, suami mendiang Erawati menunjukkan foto Erawati dengan kerudung warna ungu. Di lain kesempatan saat ditemui awak media, Suyitno juga menunjukkan beberapa fotonya bersama Erawati. Dalam foto tersebut terlihat wajah Erawati terlihat berbeda dengan penampakannya di unggahan media sosial. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Potensi Tsunami & Megathrust di Lampung ADVERTISEMENT BMKG Lampung melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa informasi mengenai potensi tsunami dan megathrust pada 3-9 Desember 2025 adalah tidak benar. BMKG menjelaskan bahwa informasi yang benar pada periode tersebut adalah adanya Peringatan Dini Pasang Maksimum yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Lampung. Peringatan itu muncul karena adanya fenomena supermoon. “Informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon,” tulis keterangan resmi BMKG Lampung pada Senin (8/12/2025). BMKG juga menambahkan bahwa kajian mengenai potensi megathrust di Selat Sunda memang sudah lama ada dan bukan hal baru. Namun, kajian tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkannya dengan prediksi waktu terjadinya gempa. Hingga kini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa megathrust akan terjadi. “Hingga kini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa, oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber, serta perlu juga mempersiapkan mitigasi bencana gempa maupun tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan tersebut. Baca juga:Info BMKG Gempa M4,6 Guncang Sabang Dirasakan hingga Banda Aceh Senada, pemerintah melalui unggahan dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga turut membantah narasi soal potensi ancaman tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks. Hingga Kamis (11/12/2025) atau saat artikel periksa fakta ini dipublikasikan, tidak ada informasi atau keterangan resmi yang membenarkan telah terjadi tsunami dan megathrust di Provinsi Lampung pada tanggal 3-9 Desember 2025. Meski demikian, Indonesia memang termasuk salah satu negara dengan kerentanan bencana alam yang tinggi, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kerentanan ini berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Interaksi ketiga lempeng tersebut menciptakan berbagai zona rawan, termasuk zona megathrust yang menjadi salah satu sumber ancaman terbesar. Zona megathrust merupakan kawasan subduksi, yakni wilayah tempat lempeng samudra terdorong masuk ke bawah lempeng benua. Dalam proses ini, energi tektonik terakumulasi dalam jumlah sangat besar selama periode yang panjang. Ketika energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, gempa bermagnitudo tinggi dapat terjadi, dan dalam banyak kasus berpotensi memicu tsunami dengan dampak yang luas. Di Indonesia, beberapa zona megathrust terbentang di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Aktivitas di zona-zona ini telah tercatat dalam sejumlah peristiwa besar, termasuk gempa dan tsunami Aceh pada 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang. 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Tunai untuk Makan Bergizi Gratis dari PLN Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat dalam unggahan. Baca juga:Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Saat tautan diakses, pengguna diarahkan pada sebuah laman dengan tampilan “Selamat! Bantuan Tunai PLN. PLN memberikan bantuan tunai kepada Makan Bergizi Gratis. Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp1.500.000,00.” Dalam tautan tersebut, terdapat sebuah foto yang menunjukan suasana pendistribusian MBG yang diawasi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima; Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu; dan Dirut PLN, Darmawan Prasodjo. Selain itu, di bawah foto tersebut dicantumkan pula 4 pertanyaan yang diklaim harus dijawab untuk mendapatkan bantuan sejumlah Rp1,5 juta. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk menjawab pertanyaan “Apakah kamu tahu? PLN?, “Berapa usiamu?”, “Bagaimana menurutmu tentang PLN?” dan “Apakah Anda pria atau wanita?”. Setelah jawaban diverifikasi, pengunjung diarahkan pada laman bertuliskan: “Selamat! Jawaban Anda telah berhasil disimpan! Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Anda harus memilih kotak yang benar dengan hadiah di dalamnya. Kamu punya 3 kesempatan. Semoga berhasil!” Halaman tersebut menampilkan beberapa kotak hadiah berwarna biru yang harus dipilih pengunjung untuk mengklaim hadiah tersebut. Setelah memilih dan mendapatkan hadiah, pengunjung diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor WhatsApp dan membagikan kabar bantuan tersebut ke 5 grup atau 20 teman pada WhatsApp untuk mengklaim hadiah tersebut. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas tautan tersebut dengan menggunakan urlscan.io. Hasilnya menunjukan tautan tersebut tidak ada kaitannya dengan domain resmi PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah CLOUDFLARENET dengan domain utama bcode.buzz. Ia dibuat pada 2 Desember 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Baca juga:Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs tersebut. Tirto lantas melakukan pencarian di mesin pencarian Google dengan kata kunci “PLN berikan bantuan tunai makan bergizi gratis”. Hasilnya selaras dengan laporan yang ditulis oleh Kompas bahwa tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan bantuan tunai PLN adalah tidak benar. Terkait foto pada tautan tersebut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik untuk memastikan keaslian gambar. Hasilnya mengarahkan pada laporan yang ditulis Metronews.com yang memang memperlihatkan proses pengawasan distribusi MBG yang diambil pada peresmian bantuan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11/2025). Melansir laman resmi PLN, PLN bersama TNI Angkatan Udara memang memberikan bantuan dengan membangun dapur 2 SPPG di Lanud Atang Sendjaja dalam bentuk Program Gizi Keluarga Sehat untuk mendukung Program MBG. Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan PLN memberikan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk masyarakat. Baca juga:Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali Dengan demikian, informasi yang mengklaim PLN memberikan bantuan tunai untuk MBG kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner singkat adalah tidak benar. “Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja. Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur. Semuanya bergerak dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” begitu tegas Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Melansir laman Instagram resmi PT PLN (Persero), pihak PLN menghimbau agar masyarakat wapada terhadap penipuan dan informasi palsu yang mengatasnamakan bantuan tunai dari PLN. Seluruh informasi terkait PLN dapat diperoleh secara valid dan benar melalui situs web, kanal media sosial resmi, PLN Mobile, dan contact center PLN 123. Baca juga:Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara 100 2025-12-11
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Sapi di Atap saat Banjir Sumatra Tirto memulai penelusuran terhadap video yang beredar tersebut menggunakan pendeteksi konten AI dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu memiliki kemungkinan 99,7 persen merupakan hasil buatan AI, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa visual dalam video bukanlah peristiwa nyata. Hive Moderation Periksa Fakta Sapi di atas Atap Saat Banjir. Pencarian lanjutan dilakukan melalui Google Search menggunakan kata kunci “sapi naik ke atap saat banjir”. Hasil penelusuran memperlihatkan sejumlah unggahan yang mengaitkan video itu dengan lokasi berbeda-beda. Misalnya, pada akun "jalungga_post", dijelaskan bahwa peristiwa sapi di atap rumah itu disebut terjadi di Vietnam Tengah akibat banjir bandang. Namun, unggahan ini telah diberi label oleh TikTok sebagai konten yang dihasilkan oleh AI dan berpotensi tidak relevan. Di sisi lain, dalam unggahan Facebook, di bagian kolom komentar akun "Arya Hariyono", video tersebut diklaim berasal dari Madura. Adanya perbedaan klaim lokasi tanpa didukung bukti kredibel, laporan media resmi, atau sumber lain yang dapat diverifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi valid mengenai tempat maupun waktu peristiwa tersebut. Ketiadaan sumber terpercaya, ditambah hasil analisis dari pendeteksi AI yang menunjukkan probabilitas sangat tinggi bahwa video merupakan rekayasa, menguatkan kesimpulan bahwa video sapi yang berada di atas atap rumah tersebut kemungkinan besar adalah konten buatan AI, bukan kejadian nyata. 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BMKG Sebut Badai Siklon Tropis 97S Kepung Pulau Jawa Melalui unggahan di akun media sosial resminya, BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai siklon 97S yang disebut akan “mengepung” Pulau Jawa adalah tidak benar. Lembaga tersebut menyatakan bahwa narasi yang beredar di Facebook pada awal Desember itu bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. BMKG menekankan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi apa pun terkait kejadian sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca terkini selalu disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat diminta merujuk hanya pada sumber resmi untuk memperoleh informasi yang akurat. “Faktanya: BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG dalam unggahan akun resminya, Jumat (5/12/2025). Meski begitu, BMKG memang pernah mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Siklon Tropis 97S. Namun, peringatan tersebut tidak dikeluarkan pada awal Desember dan tidak berkaitan dengan wilayah Jawa. Peringatan itu dirilis pada 18 November 2025 dan ditujukan untuk wilayah timur Indonesia. Pada saat itu, bibit siklon yang terpantau di Laut Timor, tepatnya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, berada dalam kategori peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam sejak peringatan diterbitkan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat itu menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi sebagai dampak penguatan status 97S. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, sambil terus mewaspadai perkembangan cuaca di wilayah masing-masing. “BMKG hadir memantau perkembangan 97S ini setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya adalah tetap waspada dan terus memantau informasi resmi. Mari kita jaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” kata Faisal, Selasa (18/11/2025). Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah nonfrontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Baca juga:Mekanisme Siklon Tropis yang Picu Cuaca Ekstrem di Asia TenggaraApa Itu Bibit Siklon Tropis 93W & 91S? Cek Info-Prediksi BMKG 100 2025-12-10
    Berita
    CekFakta
    Salah, Lowongan Kerja PLN Desember 2025 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan pendaftaran yang terdapat di dalam unggahan. Saat tautan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah laman dengan tampilan bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA!!!”. Di halaman tersebut, tidak ditemukan logo resmi PT PLN (Persero) secara utuh, alamat kantor, kontak resmi perusahaan, maupun informasi legal yang menunjukkan bahwa laman tersebut terafiliasi dengan PLN. Pengunjung diminta untuk mengisi nama pengguna dan nomor Telegram aktif. Pada laman itu juga tertulis imbauan agar pendaftar menggunakan akun Telegram supaya proses pendaftaran disebut “lebih cepat”. Tirto kemudian memeriksa kredibilitas situs daftarsekarangjg.viillil.com melalui layanan WHOIS. Hasilnya menunjukkan bahwa domain tersebut tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan PT PLN (Persero). Domain itu terdaftar di bawah Unstoppable Domains Inc. Domain tersebut baru dibuat pada 23 September 2025 dan hanya berlaku hingga 23 September 2026. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut, tertera bahwa untuk saat ini, per Selasa (9/12/2025) ketika Tirto mengecek lamannya, seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. Teranyar, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga membantah narasi yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diganti dengan uang tunai. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan, narasi yang beredar luas di media sosial TikTok tersebut merupakan berita bohong atau hoaks. "Beredar unggahan pada platform media sosial TikTok mengenai Menteri Keuangan yang mengusulkan MBG diganti dengan uang. Dengan ini, kami menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks," tegas Deni, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (8/12/2025). Pada kesempatan yang sama, Deni juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati atas penipuan yang mengatasnamakan Menkeu, pejabat atau pegawai Kementerian Keuangan lainnya. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk bisa lebih bijak dalam bermedia sosial. "Harap berhati-hati terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kementerian Keuangan. Marilah kita bijak bermedia sosial," tuturnya. 100 2025-12-08
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Sambutan Warga Aceh dan Padang ke Dedi Mulyadi Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menonton video yang beredar dari awal hingga akhir. Sekilas, rekaman itu memang memperlihatkan kerumunan warga di tepi jalan yang tampak menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.Namun, setelah menelaah seluruh bagian video, tidak ditemukan satu pun petunjuk yang dapat mengonfirmasi klaim bahwa momen itu terjadi di Aceh atau Padang, apalagi bahwa Dedi disambut oleh “ribuan warga” di dua daerah tersebut.Sebaliknya, dalam video justru terlihat sebuah mobil dinas berpelat merah milik Dinas Perhubungan yang mengawal rombongan. Nomor polisi kendaraan itu menggunakan kode Z yang merupakan kode pelat untuk wilayah Jawa Barat bagian timur--meliputi Garut, Tasikmalaya (kota dan kabupaten), Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, dan Sumedang.Sementara itu, Padang menggunakan kode BA dan Aceh menggunakan kode BL. Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa dalam video tidak terjadi di Padang maupun Aceh. Baca juga:Dedi Mulyadi Sesalkan OJK Tak Loloskan Helmy Yahya Komisaris BJB Tirto reverse image search @lusi.mustika6 Baca juga:Nama Dedi Mulyadi Dicatut dalam Gratifikasi Proyek PJU di Jabar situs resmi 100 2025-12-09
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, TNI Ambil Alih Bandara IMIP Morowali 100 2025-12-08
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Evakuasi Kucing saat Banjir di Sumatra Utara let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengamati keseluruhan video berdurasi 10 detik tersebut. Dalam video, tidak terdapat keterangan waktu dan tempat yang spesifik. Kami justru menemukan beberapa hal mencurigakan dari tayangan tersebut, mulai dari bentuk kaki dan ekor yang tidak proporsional.Induk kucing terlihat menggigit anaknya dan anak kucing tersebut terlalu tenang dalam kondisi basah kuyup terjebak di atas pohon dengan banjir yang deras. Terdengar pula suara kucing mengeong seolah ketakutan, tapi mulut kedua kucing tersebut tidak terbuka sama sekali.Lebih lanjut, pada detik ke 00:08, di dalam perahu karet terdapat tim penyelamat yang berusaha memegang kucing. Jika dilihat dengan saksama, tangan tersebut tidak wajar karena memiliki lebih dari 5 jari.Hal mencurigakan lain adalah perahu karet yang tidak bergerak sama sekali, padahal arus banjir sangat deras menerjang. Kecacatan visual seperti ini banyak ditemukan pada konten yang direkayasa dengan AI. Baca juga:Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Hive Moderation (reverse image research) Tempo Tirto Detik , Elephas maximus sumatranus) Baca juga:Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun 100 2025-12-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Video Israel dan Amerika Kirim Bantuan ke Sibolga Tirto memulai penelusuran dengan menelusuri sumber asli dari setiap gambar yang muncul dalam rangkain gambar dalam video tersebut. Kami mencoba menelusuri tiap gambar dengan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens. Pencarian pertama, gambar helikopter berwarna hijau yang muncul pada detik ketiga. Hasil pencarian menunjukkan itu merupakan foto helikopter angkut menengah Lockheed Martin US-101. Foto ini diambil dekat Pentagon, Washington D.C., pada 28 Januari 2005 berdasar arsip Science Photo Gallery. Melihat garis waktunya, foto tersebut adalah foto dari 20 tahun lalu yang sama sekali tidak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga. Selain itu, tidak ditemukan informasi aktivitas armada tersebut yang memiliki hubungan dengan peristiwa banjir di Sumatra pada akhir November 2025. Pencarian berikutnya, tekait gambar tiga helikopter yang tampak mengibarkan bendera Israel pada detik keempat. Hasil pencaian menunjukkan itu bukanlah rekaman aktivitas bantuan kemanusiaan. Foto tersebut merekam pertunjukan udara helikopter Blackhawk milik Israel dalam upacara kelulusan pilot Angkatan Udara Israel di Pangkalan AU Hatzerim, gurun Negev, Israel selatan, pada 22 Desember 2021, seperti yang diberitakan Antara. Pencarian ketiga, terhadap gambar rumah-rumah yang terendam banjir pada detik kelima. Ini adalah foto asli kondisi banjir bandang di Sumatra Utara, dipublikasikan oleh Tribun Medanpada Selasa (2/12/2025). Meskipun menggambarkan kondisi banjir di Sumatra Utara pada awal Desember 2025, gambar tersebut tak menunjukkan adanya bantuan dari pihak AS ataupun Israel. Foto ini tidak memiliki hubungan dengan dua gambar helikopter sebelumnya. Lebih lanjut, pencarian melalui mesin pencarian dengan kata kunci “Israel dan Amerika kirim bantuan ke Sibolga” juga tidak mengarahkan ke informasi resmi maupun pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi tersebut. 100 2025-12-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025 Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024. Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”. Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip). Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru. Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024. Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar, Iuran BPJS Naik 50 Persen Tim Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BPJS ajukan kenaikan tarif bayar bulanan 50%” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan unggahan akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, yakni “bpjskesehatan_ri”, yang berisi klarifikasi terkait kabar kenaikan iuran tersebut. “Hingga saat ini tidak ada kenaikan iuran ataupun perubahan regulasi terkait penyesuaian iuran BPJS Kesehatan,” tulis akun resmi BPJS Kesehatan di Instagram pada 3 November 2025. BPJS Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis informasi mengenai BPJS Kesehatan yang belum diketahui kebenarannya, terutama konten-konten di media sosial tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang tidak memiliki sumber yang jelas. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan kebenaran informasi tersebut melalui kanal-kanal resmi BPJS Kesehatan,” terang BPJS Kesehatan. Pihak BPJS menulis, jika terdapat informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS, masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165. Perlu diketahui, melansir Tirto, hingga saat ini, kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum final. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengadakan pembahasan tarif BPJS dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (8/10/2025). “Ada (pembahasan iuran), tapi belum final. Baru permukaannya aja jadi belum bisa dibawa, didiskusikan ke media, jadi belum clear,” kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Mengutip pemberitaan Tirto, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan akan naik apabila ekonomi Indonesia tumbuh enam persen. Ia menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, masyarakat akan lebih mampu menyerap dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "(Kenaikan) iuran BPJS (Kesehatan) yang jelas kan gini, ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari. Kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih. Dalam pengertian, ekonominya tumbuh ada 6 persen lebih," ujarnya, kepada awak media, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (23/10/2025). Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan tarif iuran BPJS, apalagi sebesar 50 persen. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Bagikan Bansos Rp50 Juta di Akhir Tahun Pertama, Tirto melakukan pencarian informasi mengenai bantuan sosial senilai Rp50 juta yang disebut-sebut dibagikan oleh Prabowo melalui Google Search Engine. Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut. Sebaliknya, yang muncul adalah sejumlah laporan media yang membahas bahwa informasi tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks yang telah beredar sebelumnya dalam berbagai bentuk. Tirto juga menelusuri keaslian video yang menampilkan seolah-olah Prabowo memberikan pernyataan resmi terkait penyaluran bantuan sosial itu. Tirto menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan 99,5 persen dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Periksa Fakta Tirto Prabowo Bagi-bagi uang 50 juta. foto/hotline periksa fakta tirto Dengan demikian, video tersebut kemungkinan bukan rekaman asli Prabowo memberikan pernyataan, melainkan pengolahan ulang dari foto atau visual lain yang kemudian dimanipulasi menjadi format video menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Penelusuran diperluas dengan memeriksa akun-akun yang menyebarkan unggahan serupa. Akun-akun tersebut diketahui rutin mempublikasikan konten dengan pola narasi dan klaim yang sama mengenai bantuan sosial, salah satunya akun Facebook bernama "dana.bantuan.bansos.h.prabowo.subianto.r.464939". Akun tersebut, beserta akun lain yang mengunggah klaim serupa, bukan merupakan akun resmi pemerintah maupun akun pribadi resmi milik Prabowo. Akun resmi Prabowo sendiri adalah "Prabowo Subianto", yang bercentang biru/terverifikasi dan memiliki 11 juta pengikut per 3 Desember 2025. Di akun resmi Presiden Prabowo, tidak ditemukan unggahan serupa. Tidak ditemukan pula tautan atau referensi yang menghubungkan akun-akun tersebut dengan sumber resmi mana pun. 100 2025-12-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Anies Tumpengan Menyambut Penahanan Roy Suryo Tirto melakukan penelusuran video Anies Baswedan dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan sumber video asli tersebut berasal dari kanal YouTube "ENO Glowing Channel" dengan judul “Bersama Anies, Syukuran Gelar Nasi Tumpeng Ala Warga Pandeglang Usai Peresmian Jembatan”. Video tersebut merupakan dokumentasi peresmian dan peluncuran organisasi Aksi Bersama yang ditandai dengan pembangunan jembatan gotong royong yang diberi nama Titian Persatuan, pada Kamis (14/5/2025) di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Melansir Tirto, Aksi Bersama merupakan organisasi masyarakat yang digagas oleh Anies Baswedan sebagai wadah kolaboratif untuk mewujudkan perubahan di Indonesia. Dengan demikian, tumpengan yang digelar Anies Baswedan berkaitan dengan peluncuran organisasi Aksi Bersama serta peresmian jembatan gotong royong. Acara tersebut tidak memiliki hubungan dengan klaim narasi yang menyebutkan bahwa tumpengan dilakukan karena kabar penahanan Roy Suryo. 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menkeu Purbaya Tolak Usulan DPR RI Terkait Pajak Baru Tim Riset Tirto menelusuri narasi penolakan Purbaya terhadap pajak baru usul DPR. Kami mencoba mengambil cuplikan narasi yang tersebar di media sosial itu. Hasil pencarian mengarahkan ke sebuah artikel dari situs newslan.id berikut. Artikel tersebut tak mencantumkan informasi kapan dan di momen apa Purbaya menyampaikan penolakan pajak dari DPR. Hal ini membuat kecurigaan akan narasi tersebut makin kuat. Meski mencantumkan informasi kalau mereka adalah media cetak, online, dan TV, situs tersebut tak terdaftar di Dewan Pers. Kami juga tidak bisa menemukan informasi dari media kredibel ataupun keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, situs resmi DPR, ataupun dari pihak Purbaya sendiri yang mendukung kebenaran narasi tersebut. Kami malah menemukan artikel dari Suara Merdeka, yang mengatakan klaim yang Purbaya menolak usulan DPR RI terkait pajak baru adalah tidak benar. “Saya tidak pernah menyebut kata-kata 'Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!, hal itu tidak benar alias hoaks,” kata Purbaya saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Senin (1/12/2025). Bantahan Purbaya juga dikonfrimasi oleh Republik Merdeka. "Tidak pernah ada peristiwa seperti itu antara saya dan DPR," tegas Purbaya, Selasa (2/12/2025). “Tolong beritakan bahwa ini hoaks,” sambungnya mengutip situs RMOL.id Mengutip situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya memang menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 27 November 2025. Purbaya menyampaikan kepada DPR RI terkait pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada Triwulan III 2025. Pada kesempatan itu dia juga sempat membahas soal kegagalan negara menciptakan lapangan kerja dan perlambatan ekonomi. Purbaya juga sempat membahas soal pajak. Namun konteksnya, dia mengatakan kalau kinerja pengumpulan pajak yang cenderung melemah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun. Kami tidak menemukan adanya usulan pajak baru dan perdebatan antara Purbaya dan anggota Komisi XI DPR RI terkait hal itu. 100 2025-12-04
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Mahjong Online Tirto memeriksa klaim tersebut dengan melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) terhadap video Raffi Ahmad, yang muncul di awal video menggunakan perangkat Google Lens. Hasilnya, Tirto menemukan video yang identik di akun resmi Raffi Ahmad di TikTok. Video Raffi yang mengenakan kemeja putih itu ternyata berasal dari unggahan di akun TikTok “raffi_nagita” pada 6 Februari 2025. Dalam unggahan tersebut, Raffi terlihat sedang mempromosikan program berhadiah dari dari salah satu bank di Indonesia. “Ada Wonderful Holiday dari Wonder by BNI, bikin liburan nggak cuma mimpi lagi,” ucap Raffi di dalam video. Dalam video asli berdurasi 57 detik itu, tidak ada sama sekali kata-kata Raffi yang mempromosikan situs judi mahjong. Lebih lanjut, untuk menelusuri kemungkinan adanya rekayasa Akal Imitasi (AI), Tirto memeriksa video tersebut menggunakan layanan Hive Moderation. Hasil analisis memberikan skor 98,9 persen, yang menandakan bahwa konten tersebut besar kemungkinan mengandung unsur AI atau deepfake. Bukti Hive Moderation Raffi Ahmad. FOTO/Istimewa 100 2025-12-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Kemunculan Buaya di Banjir Sibolga Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video berdurasi sekitar 13 detik tersebut. Terdapat beberapa hal mencurigakan dari klip tersebut. Mulai dari tiga orang yang berdiri di atas atap tidak bergerak sama sekali, sampai dengan banjir yang terlalu tenang dalam kondisi hujan lebat. Berdasar kecurigaan itu, kami mencoba melakukan penelusuran lebih jauh dengan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video buaya di Sibolga, Sumatra Utara yang tersebar di media sosial mempunyai kemungkinan 99,8 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi. Hasil penelusuran gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan ke video berikut di TikTok. Video tersebut tayang sejak 23 Oktober 2025. Unggahan menyebut kejadian seekor buaya yang muncul saat banjir melanda pemukiman. Namun, video tersebut dijelaskan dengan jelas kalau buatan AI. "Simulasi ini dibuat dengan teknologi AI Generatif untuk menggambarkan situasi ekstrem yang bisa terjadi di sekitar manusia," begitu tulis pemilik akun. Penelusuran lebih lanjut, lewat penelusuran di mesin pencarian tidak mengarahkan ke hasil apapun. Tidak ada informasi dari sumber resmi ataupun media nasional mengenai munculnya buaya dalam kejadian banjir di Sibolga. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Munculnya Harimau Saat Banjir di Sibolga Tim Riset Tirto memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim munculnya harimau di Sibolga Tapanuli tersebut memiliki kemungkinan 96 persen dibuat dengan menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ditelusuri lebih jauh, ketika cuplikan video dilihat dengan saksama, tampak bahwa gambar harimau yang muncul dan berjalan dalam genangan air di antara rumah warga memiliki resolusi rendah sehingga terlihat kurang jelas. MediaTribun Pekanbaru juga menyatakan informasi mengenai harimau Sumatra menjadi korban banjir adalah tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada laporan atau pemberitaan yang membenarkan klaim bahwa harimau muncul di permukiman warga saat banjir terjadi di Sibolga. Memang, ada hewan yang dilaporkan terseret oleh banjir yang melanda, Sumatra, termasuk seekor gajah sumatera yang ditemukan mati di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 100 2025-12-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bantuan Dana untuk Gereja dari Kemenag & Kedubes Australia Pertama-tama Tirto mencoba mencari informasi mengenai dana bantuan yang diklaim dari pemerintah Australia tersebut di mesin pencari Google. Namun, tidak ada satupun rilis resmi dan pemberitaan kredibel yang mendukung informasi tersebut. Tirto juga mencoba menelaah isi surat yang dibagikan akun itu. Jika diperhatikan, sejak awal kalimat sudah terjadi kesalahan penulisan dan ejaan yang digunakan dalam isi surat. Hal ini semakin meragukan klaim bahwa surat tersebut adalah informasi resmi yang dibuat oleh instansi pemerintahan. Penelusuran Tirto, pihak dari Kemenag diwakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen sudah membantah informasi yang beredar ini. Lewat laman resmi, Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Masyarakat, khususnya gereja dan lembaga keagamaan diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing. “Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Dirjen Bimas Kristen, Jeane di Jakarta, Rabu (17/09/2029). Dia juga menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah. “Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya,” tegas Dirjen. Lebih lanjut, Dirjen meminta seluruh masyarakat kristen di Indonesia memperkuat literasi digital, agar tidak mudah terprovokasi dan tertipu dengan informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada Selasa (18/11/2025), Ditjen Bimas Kristen juga sempat mengunggah konten yang membantah adanya kerja sama dengan Pemerintah Australia. Video itu menjelaskan Kemenag tidak pernah bekerja sama dengan Pemerintah Australia untuk menyerahkan bantuan. Dalam memberikan bantuan, Kemenag juga tidak pernah meminta pembayaran. Di sisi lain, Kedubes Australia juga sudah mewanti-wanti masyarakat lewat kanal medsos pribadinya untuk tidak mempercayai informasi mencurigakan yang mencatut Kedubes. “Jika Anda melihat akun yang mencurigakan, laporkan dan beri tahu kami,” tulis Kedubes Australia. Sementara itu, akun Facebook pengunggah surat tersebut juga ditengarai bukan akun resmi milik Kemenag maupun Kedubes Australia. Akun itu baru dibuat pada 2 November 2025. Lebih lanjut, akun itu juga hanya mengiklankan postingan terkait klaim surat bantuan tersebut. Ini ditengarai merupakan bentuk penipuan (scam) atau phising yang mengincar data pribadi masyarakat dengan klaim bantuan. Salah satu unggahan akun tersebut pada 9 November 2025, berupa video yang mempromosikan program dana bantuan ini. Saat Tirto mencoba menyaksikan video tersebut, terdengar audio yang mencurigakan. Benar saja, setelah dilakukan pemindaian dengan perangkat Hive Moderation, didapatkan skor 99 persen audio dari video tersebut diduga buatan kecerdasan buatan. Periksa Fakta surat bantuan DAP mencatut Kemenag. foto/hotline periksa fakta tirto Tirto sudah berkali-kali membongkar modus serupa yang menyebarkan informasi bantuan untuk masyarakat dengan mencatut instansi pemerintah. Baca juga:Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASNHoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS KesehatanHoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 100 2025-11-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Program MBG Akan Diganti dengan Uang Tunai Mula-mula, Tirto menyaksikan keseluruhan video konferensi pers Mensesneg Prasetyo tersebut. Di video tersebut tidak ada pernyataan langsung dia yang menyatakan kalau MBG akan diganti dengan uang tunai. Kami kemudian melakukan pencarian sumber video asli dengan metode reverse image search (pencarian gambar terbalik). Hasilnya ditemukan sumber video asli berasal dari kanal YouTube resmi Tribunnews dengan judul “Ribuan Siswa Alami Keracunan MBG di Berbagai Daerah, Istana Minta Maaf: Bukan yang Kita Harapkan”. Video tersebut pertama kali tayang pada 19 September 2025. Di dalamnya memuat pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meminta maaf atas sejumlah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video lengkap tersebut, bagian yang menjadi potongan pada unggahan Facebook memperlihatkan Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan mengubah skema MBG menjadi uang tunai. Ia menjelaskan bahwa ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, namun bukan berarti merupakan opsi terbaik. Menurutnya, skema pemberian makan secara langsung kepada siswa di sekolah saat ini dinilai pemerintah sebagai konsep yang paling tepat. "Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo dalam video tersebut. Lebih lanjut, penelusuran Tirto justru mengarahkan ke pernyataan tegas dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menolak usulan mengganti MBG dengan bantuan uang tunai. Detik melansir, Dadan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengganti skema MBG menjadi bantuan uang tunai langsung ke orang tua penerima manfaat. Ia menilai mekanisme penyaluran uang berpotensi menghilangkan manfaat utama program, termasuk tujuan jangka panjang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. "Untuk uang tunai kan sudah ada bantuan langsung tunai (BLT). Jadi kami tidak ingin melakukan itu (ubah skema)," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). Dia juga menambahkan, pemberian uang tunai membuka risiko penyaluran yang tidak tepat sasaran dan menghambat pengembangan ekosistem pangan lokal. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id. Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru. “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025). phising. Tirto Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu Kemnaker November 2025 Tirto menelusuri tautan registrasi7-bsu.updateterkini2025.com yang dicantumkan dalam unggahan untuk memverifikasi kebenaran klaim. Saat situs dibuka, halaman tersebut menampilkan formulir pengecekan BSU 2025 dengan mencantumkan logo milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengunjung diminta mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, memilih provinsi, serta mencantumkan nomor Telegram aktif sebelum dapat menekan tombol “Cek Status”. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto memeriksanya melalui layanan urlscan.io. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa domain tersebut berlokasi di Ascension Island dan domain tersebut tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Kemnaker. Perlu diketahui, mengutip Tirto, BSU merupakan program pemerintah untuk meringankan beban pekerja terdampak inflasi dan kondisi ekonomi, terutama bagi pekerja dengan upah di bawah batas tertentu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemnaker menyatakan bahwa belum ada arahan mengenai pencairan BSU Tahap 2. Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak akan dicairkan pada Oktober 2025, meskipun beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa tahap kedua akan segera disalurkan. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menegaskan bahwa hingga kini tidak ada instruksi resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan program BSU. Dengan demikian, pencairan bantuan tahun ini dipastikan hanya berlangsung pada periode Juni-Juli 2025. Pengecekan status BSU dapat dilakukan melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Setelah membuka laman tersebut, pengguna yang belum memiliki akun diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, sementara mereka yang sudah terdaftar dapat langsung masuk menggunakan email, NIK, dan kata sandi. Pengguna kemudian perlu memastikan seluruh data profil telah terisi lengkap dan sesuai dengan informasi yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, status penerimaan bantuan dapat dilihat dengan membuka menu “Bantuan Subsidi Upah”. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada laman ini, pengguna diminta mengisi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status kepesertaan BSU, termasuk apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. 100 2025-11-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Penemuan Gua Penuh Emas di Suriah Tirto melakukan penelusuran dengan meteode reverse image search (pencarian gambar terbalik) dari video di dalam unggahan. Terdapat sejumlah hasil pencarian yang mengarahkan ke video YouTube (tautan 1, tautan 2, tautan 3). Video-video tersebut mencantumkan watermark sumber video yang mengindikasikan video adalah buatan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Hasil pencarian lain juga mengarahkan ke video berikut dari unggahan kanal @MarcusTheGoldChaser. Video tersebut juga mendapat penanda dari YouTube kalau konten tersebut adalah konten hasil modifikasi atau hasil sintetis yang dibuat secara digital. Tirto juga melakukan pemindaian untuk mendeteksi kandungan AI dengan perangkat Hive Moderation. Hasiln pemindaian menunjukkan peluang 90,5 persen video dibuat menggunakan AI atau konten palsu. Hasil pencarian lebih lanjut, menggunakan mesin pencarian dengan kata kunci “Gua penuh emas ditemukan di Suriah”, tidak ditemukan sumber yang membenarkan informasi ini. Justru melalui portal berita Syria 24, Direktur Pariwisata Jihad al-Wider mengatakan bahwa rumor penemuan artefak berharga atau emas di dalam gua sama sekali tidak benar. Dijelaskan juga kronologis munculnya lubang atau gua tersebut dikarenakan runtuhnya tanah saat seorang warga sipil sedang menggali yang kemudian dievakuasi dan diamankan oleh Unit Keamanan Internal. Lubang tersebut masih di isolasi, sambil menunggu survei dan operasi penilaian teknis untuk memastikan sifatnya. Wali kota Al-Hara juga mengonfirmasi bahwa situasi tersebut masih belum jelas, penemuan rongga arkeologis yang ditemukan belum diketahui kedalaman dan sifatnya. “Karena sifat berbahaya (yang belum diketahui) dan banyaknya kerumunan orang, membuat pekerjaan arkeologi menjadi sangat sulit.” sebutnya. Melalui informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa penemuan gua emas bukan informasi yang benar. Penemuan yang ditemukan adalah rongga arkeologis yang belum diketahui sifat dan isi dalamnya. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan BSI Pertama, Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs https://darkgreen-dunlin-847638.hostingersite.com. Pada Rabu (26/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, bila menilik alamatnya, situs itu jelas bukan situs resmi BSI dan tidak berhubungan dengan BSI. Situs resmi BSI adalah https://www.bankbsi.co.id/. Penelusuran juga dilakukan melalui situs dan media sosial resmi Bank BSI. Hasilnya, Tirto tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah di November hingga Desember sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. BSI memang pernah mengadakan program undian Byond Berkah 2025. Ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang bermigrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI. Sayangnya, program ini berlangsung pada periode mulai 1 Februari hingga 30 April 2025 alias sudah berakhir. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik BSI. Akun resmi BSI di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Syariah Indonesia” dan tidak memublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi BSI. Melalui unggahan di akun Facebook resminya, BSI justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok gebyar berhadiah yang mengatasnamakan BSI, termasuk yang beredar di Facebook. BSI mengingatkan untuk tidak mengakses link mencurigakan, memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana. Baca juga:Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah BSI mengajak nasabahnya menjadi teliti dan cermat, serta memastikan agar mendapat informasi melalui akun resmi BSI. 100 2025-11-27
    Berita
    CekFakta
    Salah, Surat Panggilan Interview Diklaim dari Sampoerna Tim Riset Tirto menelusuri foto surat itu dan menggunakan Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Kami menemukan dokumen undangan interview HM Sampoerna pada situs Scribd. Scribd adalah platform digital yang menyediakan akses ke jutaan dokumen, termasuk e-book, buku audio, dan makalah. Surat yang diunggah di Scribd memiliki tampilan yang sama dengan yang beredar, lengkap dengan logo PT HM Sampoerna Tbk, nomor surat 0198/A42022/SAMPOERNA/V/2025, dan tanda tangan atas nama Riyan Dwi Harimukti, S.E. Namun, ada perbedaan tanggal; dokumen di Scribd mencantumkan jadwal interview 11–14 September 2025, sedangkan surat yang beredar mencantumkan 24–27 November 2025. Tirto mengonfirmasi terkait surat ini pada PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa surat tersebut tidak resmi. Melansir situs PT HM Sampoerna Tbk pula, rekrutmen dilakukan oleh Tim Talent Acquisition melalui tiga tahap: pendaftaran (mengirim resume), seleksi (screening resume, tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, dan presentasi studi kasus bisnis), dan pemberitahuan kepada pelamar yang lolos. Kandidat yang berhasil akan dihubungi langsung oleh Tim Talent Acquisition. Artinya, undangan interview resmi hanya dikirimkan melalui akun resmi Sampoerna kepada pelamar yang sudah melalui proses seleksi, bukan datang secara tiba-tiba. Tirto juga menerima pernyataan dari PT HM Sampoerna Tbk, bahwa perusahaan dan konsultan rekrutmennya tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. "Pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon dan surat elektronik resmi Sampoerna," bunyi pernyataan resmi dari PT HM Sampoerna. Terkait transportasi, Sampoerna juga menyatakan tidak pernah menunjuk biro perjalanan tertentu untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun, untuk transportasi darat, laut, maupun udara terkait proses perekrutan. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan seleksi penerimaan pekerja di PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang akhir-akhir ini berkembang dan dilakukan oleh oknum/pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Sampoerna," lanjut pernyataan tersebut. Terakhir, Sampoerna menyatakan, orang yang mendapat undangan wawancara dapat melakukan verifikasi terkait hal ini dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat e-mail recruitment@sampoerna.com, dengan mencantumkan subyek e-mail "Konfirmasi Rekrutmen". 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Bobby Nasution Sebut Iblis Tak Dipanggil Penegak Hukum Pertama-tama Tirto mencoba mengecek apakah video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengecekan video tersebut di laman Hive Moderation memang mendeteksi indikasi penggunaan generated AI, tetapi terdeteksi sangat kecil, hanya 1,3 persen. Karena itu, kami mengecek kembali ke laman pendeteksi AI lain yakni Resemble. Laman ini mampu mendeteksi audio yang sudah dimanipulasi oleh AI dengan keakuratan mencapai 90 persen. Hasilnya, audio yang digunakan dalam video itu memang masuk kategori fake alias palsu. Ini memperkuat bukti bahwa video Bobby yang beredar itu sudah dimanipulasi dengan AI. Setelahnya, Tirto mencoba memverifikasi kebenaran klaim dalam video yang beredar pada pemberitaan nasional yang kredibel. Kami mencari lewat Google dengan kata kunci: ‘Bobby Nasution, hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum’. Tidak ditemukan satupun pemberitaan nasional yang kredibel menampilkan informasi terkait Bobby pernah menyatakan kalimat demikian. Justru, kalimat tersebut dilontarkan oleh ahli hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, dalam satu pemberitaan di laman inilah.com dengan judul artikel, "Jangan Jadi Pengecut! KPK Didesak Jemput Paksa Menantu Jokowi di Kasus Korupsi Jalan Sumut". Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) didesak menjemput paksa Bobby Nasution agar dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Ficar, kehadiran Bobby penting untuk menemukan dugaan kerugian negara dalam pergeseran anggaran APBD yang menjadi pondasi proyek senilai lebih dari Rp150 miliar itu. "Di muka hukum siapa pun sama, wajib dipanggil secara paksa jika diperlukan. Hanya iblis saja yang tidak bisa dipanggil oleh penegak hukum, termasuk KPK," ucap Ficar. Dengan begitu, video yang menampilkan Bobby Nasution menyatakan hanya iblis yang tak bisa dipanggil penegak hukum terbukti hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kalimat tersebut aslinya bersumber dari pemberitaan soal Abdul Fickar Hadjar saat mengomentari kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). 100 2025-11-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Dilarang ke Luar Negeri oleh Presiden Pertama, Tim Riset melakukan penelusuran terkait klaim “Jokowi dilarang ke luar negeri oleh Presiden” melalui mesin pencarian dan sumber-sumber resmi terkait kebijakan perjalanan pejabat negara. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun dokumen, pernyataan pemerintah, atau laporan media kredibel yang menyebut adanya larangan bepergian untuk Jokowi, baik oleh Presiden maupun institusi negara lainnya. Tidak ada catatan resmi mengenai pembatasan perjalanan terhadap Jokowi yang biasanya, bila hal ini terjadi, pastinya akan ditemukan pernyataan kepolisian atau pemberitaan media arus utama. Pada 18 November 2025, Jokowi juga menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum di Singapura. Dia menjadi pembicara di acara tersebut, pada Jumat (21/11/2025). Hal itu tidak mungkin bisa ia lakukan kalau dia mendapat larangan pergi ke luar negeri dari Presiden Prabowo. Kedua, soal isu penolakan Jokowi memperlihatkan ijazah. Penelusuran menunjukkan bahwa Jokowi tidak menolak menunjukkan ijazah kepada pengadilan. Mengutip detik Jateng, ia menyatakan siap memperlihatkannya bila diminta oleh hakim, tetapi tidak berkewajiban menunjukkannya kepada massa demonstran atau pihak yang tidak memiliki dasar hukum untuk meminta dokumen tersebut. Jika menyaksikan kata-kata dari orang dalam video juga terlihat narasi yang dibangun memiliki karakteristik konten provokatif dengan menggabungkan klaim palsu. Unggahan itu memanfaatkan isu hangat (ijazah palsu Jokowi), serta menyertakan ajakan tindakan yang dapat memicu ketegangan sosial. Tidak ditemukan pula bukti bahwa video tersebut merujuk pada sumber berita kredibel. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id. Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru. “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025). phising. Tirto Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes, juga menjelaskan kalau proses pembuatan vaksin tetanus kiwari aman. Prosesnya dimulai dengan menumbuhkan clostridium tetani dalam media kultur steril. Dari proses tersebut akan dihasilkan racun tetanospasmin. Toksin akan dinonaktifkan dengan formaldehida sehingga menjadi toksoid. Toksoid kemudian akan dimurnikan berkali-kali. "[Kemudian] dicampur dengan adjuvant aluminium agar imun tubuh mengenla antigen dengan baik," terangnya. Hasil dari proses-proses tersebut kemudian dikemas secara steril dan diuji dalam ratusan tahap kemanan. "Tidak ada daging busuk, darah busuk, atau organ busuk yang digunakan [dalam proses membuat vaksina tetanus]," tegas dr. Wilson. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Dokter Wilson juga menambahkan dalam tahap pengembangan vaksin, bakteri dapat ditumbuhkan pada media kultur yang mengandung unsur hewani, seperti ekstrak jantung sapi misalnya. "Namun bahan tersebut hanya menjadi media pertumbuhan, bukan bagian dari vasin yang disuntikan," terang dia. Dia juga menekankan industri vaksin modern sudah diwajibkan melalui proses pemurnian yang ketat, sterilisasi, uji toksisitas, uji kontaminasi, dan uji keamanan. "Sehingga produk akhir aman dan sangat jauh dari klaim, 'organ busuk'," tambah Wilson. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dalam hal tetanus, menonaktifkan toksin tetanus menjadi toksoid tetanus. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Setelah proses penonaktifan toksin tetanus, kadar formaldehida yang tersisa sangat kecil, biasanya Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Alumni UGM Protes Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video itu dan menemukan kejanggalan. Suara perekam video justru menyatakan bahwa sivitas akademika UGM yang berkumpul untuk menuju ke DPRD. Bukan pergi ke Jakarta sebagaimana klaim pengunggah video. Kami lantas menggunakan Google Lens, melakukan teknik pencarian gambar terbalik untuk menemukan sumber asli dari video tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan dan artikel yang memiliki gambar identik dengan suasana yang ditangkap dalam video. Kesamaan terlihat jelas dari spanduk bertuliskan "Bersama Rakyat UGM Full Melawan" yang terlihat dari informasi yang beredar. Dalam pemberitaan Kompas.com di YouTube, dipastikan bahwa video yang beredar adalah momen ketika mahasiswa UGM berkumpul di kampus untuk melakukan aksi protes terkait RUU Pilkada pada tahun lalu. Selain itu, artikel dalam laman resmi kampus UGM mengonfirmasi informasi yang menyebut bahwa video tersebut adalah momen ketika mahasiswa UGM hendak melakukan protes soal RUU Pilkada pada tahun lalu. Di artikel tersebut bahkan menyertakan mahasiswa yang juga membentangkan spanduk identik dengan yang tersorot dalam video. Momen tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan momen alumni UGM yang hendak ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah sarjana. Sama sekali tak ada narasi soal ijazah Jokowi dalam artikel yang tayang di laman resmi UGM maupun pemberitaan media nasional. Pun di video aslinya tidak ada teks yang ditempel dalam video yang menyebut alumni UGM meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya. Tirto juga tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel yang mendukung narasi adanya mahasiswa UGM yang akan ke Jakarta untuk meminta Jokowi menunjukkan ijazah. 100 2025-11-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Mahfud MD Usul Penghapusan Tilang ke Prabowo Tirto menelusuri klaim ini dengan memeriksa sumber visual, pemberitaan resmi, serta arsip pernyataan Mahfud MD. Melansir Kompas.com, Mahfud MD memang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu. Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi Mahfud yang mendukung ataupun memerintahkan penghentian tilang seperti yang dinarasikan dalam unggahan tersebut. Pencarian menggunakan kata kunci “Mahfud MD Usulkan Hapus Tilang” dalam arsip berita maupun pernyataan publik Mahfud juga tidak mengarah pada informasi yang selaras dengan klaim itu. Melansir laman Polri, disebut bahwa kepolisian memang telah menghentikan praktik tilang manual dan beralih ke penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE dan sistem Cakra Presisi. Namun, perubahan ini merupakan kebijakan internal Polri dan tidak ada keterkaitan langsung dengan Mahfud MD dalam kapasitasnya saat ini. Tidak ada pula pernyataan resmi dari institusi kepolisian yang menyebutkan bahwa tilang dihentikan sepenuhnya; yang berubah hanyalah mekanisme penindakannya. Tirto juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan dengan melakukan reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut berasal dari dokumentasi Antara Foto yang diambil pada Rabu (22/11/2023). Saat itu, Mahfud MD masih menjabat sebagai Menko Polhukam, sementara Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berbincang menjelang pelantikan Panglima TNI di Istana Negara. Foto ini tidak memiliki keterkaitan dengan isu penghentian tilang maupun dengan posisi Mahfud MD saat ini. Penggunaan foto lama dari konteks berbeda menunjukkan adanya upaya membingkai narasi yang menyesatkan. Secara keseluruhan, penelusuran tidak menemukan dasar faktual yang mendukung klaim bahwa Mahfud MD mengusulkan penghentian tilang atau terlibat dalam penyusunan kebijakan terkait. Foto yang dipakai dalam unggahan juga tidak relevan dengan isi narasi dan berasal dari peristiwa yang berbeda. 100 2025-11-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id. Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru. “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025). phising. Tirto Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Israel Robek Bendera Indonesia di Sidang PBB Tirto melakukan penelusuran dengan memeriksa sumber visual, verifikasi berita atau informasi resmi, meninjau pemberitaan media internasional, serta mencari dasar klaim mengenai “1000 Rudal Khan”. Hasil pemeriksaan terhadap gambar yang beredar menunjukkan bahwa visual tersebut bukan dokumentasi asli dari sidang PBB. Foto thumbnail yang digunakan berasal dari video YouTube yang diunggah oleh akun @suara irma dengan judul yang sama. Video tersebut jika ditonton secara penuh, berisi penjelasan dampak dan apa yang akan terjadi jika terjadi perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Seluruh visual dramatis hanya terdapat pada thumbnail, tidak terdapat dalam isi video. Ini menunjukkan bahwa gambar dan judul pada thumbnail itu sengaja direkayasa untuk meningkatkan daya tarik dan memancing klik. Dalam keterangan deskripsi video, pihak Youtube juga telah memberi label video label sebagai "Altered or synthetic content" yang mengindikasikan konten memuat atau sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau suntingan digital. Hasil pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation, hasilnya menunjukan salah satu potongan gambar dari video itu dinilai 95,9 persen kemungkinan buatan AI. Sementara pemindaian sepotong video tersebut bahkan menunjukkan 99 persen konten tersebut terindikasi buatan AI, baik konten audio maupun visualnya. Periksa Fakta Israel Robek Bendera Indonesia. FOTO/Hotline Periksa Fakta tirto Sementara itu hasil penelusuran di mesin pencarian, tidak ditemukan berita atau informasi resmi yang menyiarkan informasi ini. Hingga Jumat (21/11/2025), tidak ditemukan satupun dokumentasi yang memverifikasi insiden perobekan bendera Indonesia oleh Israel. Jika benar ada tindakan provokatif seperti itu, PBB hampir pasti akan mengeluarkan pernyataan resmi mengingat hubungan diplomatik antarnegara menjadi salah satu isu yang sangat sensitif. Namun hingga tulisan ini dibuat, tidak ada rilis atau catatan dari Sekretariat PBB terkait kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula respons atau pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun Israel. Insiden menyangkut simbol negara biasanya akan memicu reaksi cepat dari pihak yang dirugikan, termasuk nota diplomatik atau konferensi pers, tetapi tidak ada satu pun langkah itu yang dapat ditelusuri. Ketiadaan reaksi resmi dari dua negara serta tidak adanya pemberitaan di media internasional menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berlandaskan fakta. Bagian lain narasi pada unggahan yang menyebut adanya serangan “1000 Rudal Khan” juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hasil pencarian, tidak ditemukan jenis rudal bernama “Khan” yang digunakan dalam konflik modern sebagaimana diklaim warganet. Serangan berskala besar seperti penembakan ribuan rudal biasanya akan menjadi perhatian utama media internasional karena dampak keamanan yang sangat besar. Namun tidak ada satu pun berita kredibel yang melaporkan peristiwa semacam itu pada rentang waktu yang disebutkan. Dengan demikian, seluruh klaim mengenai perobekan bendera Indonesia dan serangan rudal tersebut tidak memiliki landasan faktual, baik dari segi dokumentasi visual, pemberitaan resmi. 100 2025-11-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Bantuan Insentif Guru Non-ASN ADVERTISEMENT Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di tiap unggahan tersebut. Seluruh tautan tersebut mengarahkan kami ke halaman situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta data diri seperti nama, nomor telepon dan jenis kelamin. Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik instansi resmi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berkaitan dengan klaim ini. Domain atau alamat asal situs-situs tersebut bahkan tidak ada yang berakhiran .go.id, mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Lebih lanjut, akun penggunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun Facebook resmi milik Kemendikdasmen ataupun instansi pemerintah lain yang terkait. Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain. Kemendikdasmen melalui keterangan resminya, telah mengeluarkan peringatan mengenai beredarnya berbagai tautan dan laman palsu yang mengatasnamakan bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Dalam penjelasannya, instansi tersebut menegaskan bahwa tautan tersebut merupakan modus penipuan berbentuk phishing yang bertujuan mencuri data pribadi para calon korban. "Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP (one-time password), atau informasi keuangan. Jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu," ujar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen dalam postingan Instagram, dikutip Senin (1/9/2025). 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id. Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru. “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025). phising. Tirto Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pemilu 2029 Tirto melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci ‘puan maharani anies baswedan pemilu 2029’ ke mesin pencarian. Hasilnya tidak ada pemberitaan resmi, pernyataan tokoh, ataupun rilis partai politik yang mendukung narasi bahwa Puan Maharani akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan untuk Pemilu 2029, ataupun narasi kalau kolaborasi keduanya telah menargetkan 68 persen suara. Sebaliknya, yang justru banyak ditemukan adalah laporan-laporan pemeriksa fakta dari berbagai media dan lembaga verifikasi yang menegaskan bahwa klaim mengenai Puan dan Anies tersebut merupakan informasi palsu. Narasi serupa pernah beberapa kali beredar sebelumnya dan telah dibantah karena tidak memiliki dasar yang jelas untuk mendukung klaim tersebut. Situs Jabar Saber Hoaks dan Radio Republik Indonesia, sempat melabeli konten serupa sebagai hoaks. Tirto juga melakukan penelusuran dengan reverse image search terhadap foto yang digunakan dalam video tersebut. Foto yang digunakan merupakan foto Puan Maharani saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Video lengkap sidang dapat dilihat di sini. Dalam rapat tersebut, Puan terlihat mengenakan kebaya hijau dengan selendang merah, serupa dengan potongan di media sosial. Dalam pidato sekitar 50 menit itu, Puan menyampaikan beragam hal, terutama soal pencapaian, tapi tidak ada keterangan yang berhubungan dengan gagasan untuk menggandeng Anies Baswedan di pemilu 2029 sama sekali. Di lain sisi, Anies Baswedan melalui akun media sosialnya belum mengunggah langkah politik yang akan diambilnya untuk pemilu 2029. Anies justru asyik mengikuti beberapa kegiatan bersama keluarga seperti trekking, menonton bioskop, hingga menghadiri seminar sebagai pembicara. Hingga saat ini, PDI-P, tempat Puan bernaung juga belum memberikan keterangan resmi apapun soal pasangan calon mana yang akan diusung di Pemilu 2029 nanti. Dengan begitu, tidak ada informasi resmi yang memverifikasi informasi ini benar adanya. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan penunjang untuk klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. 100 2025-11-21
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BI Keluarkan Uang Baru Hasil Redenominasi Tirto menelusuri situs resmi Bank Indonesia (BI), satu-satunya lembaga yang berwenang menerbitkan uang kertas di Indonesia. Hingga Rabu (19/11/2025), tidak ditemukan satu pun uang dengan nominal hasil redenominasi seperti yang ditampilkan dalam unggahan. BI juga tidak mengumumkan adanya desain uang baru maupun rencana penerbitan uang redenominasi. Tirto kemudian memeriksa gambar dalam klaim tersebut menggunakan perangkat pemindai AI, Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan indikasi 96,9 persen bahwa gambar itu merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan dokumen resmi. Dari laporan Tirto sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyederhanaan digit rupiah tidak akan diterapkan tahun ini maupun tahun 2026. Meski RUU Redenominasi telah masuk Renstra Kemenkeu, keputusan penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia. "Redenom itu kebijakan Bank Sentral, dan itu dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya. Tapi nggak sekarang atau tahun depan. Nggak, nggak tahun depan," ujar dia, kepada awak media, di Universitas Airlangga, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025). Purbaya pun menegaskan, redenominasi mata uang Garuda merupakan menjadi tanggung Bank Indonesia. Karenanya kapan waktu yang tepat untuk menerapkan redenominasi rupiah pun akan ditentukan oleh Bank Sentral. Penegasan serupa disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo. Ia mengatakan redenominasi membutuhkan waktu 5-7 tahun sejak undang-undang terkait diundangkan. Sebab, sebelum kebijakan siap diimplementasikan, Bank Indonesia harus melakukan beberapa proses terlebih dahulu, mulai dari penyusunan undang-undang redenominasi hingga memastikan transparansi harga barang. “(Proses itu) perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak undang-undang sampai kemudian selesai” dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Perry memperinci bahwa pada tahap pertama Bank Indonesia harus menyusun undang-undang redenominasi. Terkait hal ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2029 sebagai inisiatif pemerintah atas usulan Bank Indonesia. 100 2025-11-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks, Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Terima Suap Rp280 Miliar Pertama-tama, Tim Riset Tirto menelusuri tangkapan layar artikel berita yang disertakan dalam unggahan beberapa akun yang memposting narasi serupa. Kami memasukan kata kunci “Bupati Ponorogo Sebut Jokowi Menerima Fee Rp280 Miliyar Dari Adiknya Sera Terima Uang Di Rumah Jokowi di Solo” (sesuai konteks judul artikel yang tertera) ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun artikel berita yang menerbitkan narasi tersebut. Justru, ditemukan banyak artikel berita yang menangkis narasi itu dan melabeli hal tersebut sebagai kabar hoaks. Lebih lanjut, kami melakukan reverse image search menggunakan Google Images dan berfokus pada gambar sosok para tersangka yang menjadi gambar muka artikel. Alhasil, ditemukan sumber asli foto tersebut yang berasal dari pemberitaan Gelora News. Berita di Gelora News aslinya bertajuk, "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi". Foto berita sama persis dengan tangkapan layar narasi-narasi di media sosial yang mengklaim Sugiri Sancoko menyebut Jokowi menerima uang suap. Tak hanya itu, tanggal terbit berita di Gelora News tersebut juga sama, yakni 9 November 2025. Tidak hanya berbeda judul, berita di Gelora News itu sama sekali tidak membahas tentang pembagian uang Rp280 miliar hasil suap Sugiri kepada Jokowi. Isinya justru terkait proses pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo yang mengungkap peran adik dan ipar Sugiri. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Adanya Kenaikan Biaya Transaksi Bank Bengkulu Tirto mencoba menelusuri tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut. Namun, pada Selasa (18/11/2025) atau saat artikel ini ditulis, tautan itu sudah tidak dapat diakses. Jika dilihat dari alamat domainnya, tautan tersebut juga tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu, yakni bankbengkulu.co.id. Upaya penelusuran lebih lanjut dilakukan melalui situs dan akun media sosial resmi Bank Bengkulu. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi atau keterangan resmi yang mendukung klaim adanya perubahan tarif biaya transaksi dari Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu per bulan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Bengkulu justru mengingatkan masyarakat bahwa belakangan marak penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Modus yang digunakan antara lain permintaan biaya transaksi tambahan, verifikasi transfer, hingga ajakan melakukan peningkatan layanan rekening. Bank Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Pihak bank juga menekankan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah terverifikasi centang biru. “Waspada Penipuan Berkedok Biaya Transaksi!#SobatBankBengkulu. Saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu dengan alasan: “Biaya transaksi tambahan” “Verifikasi transfer” “Upgrade layanan rekening”. Ingat! Bank Bengkulu TIDAK PERNAH meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi,” tulis keterangan Bank Bengkulu dalam unggahan resminya (21/10/2025). phising. Tirto Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriBeragam Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank LampungHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-19
    Berita
    CekFakta
    Salah, Video Mensesneg Umumkan Perombakan Posisi Menkeu Purbaya Tim Riset Tirto pertama-tama mengecek laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Di bagian daftar menteri Kabinet Merah Putih, masih tertera nama Purbaya yang menduduki jabatan Menkeu. Purbaya sendiri menggantikan Sri Mulyani dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025. Untuk mengecek keaslian video yang berseliweran, Tirto mencoba memasukkan tangkapan layar footage Prasetyo ke mesin penelusuran Google Image. Hasilnya, kami menemukan video serupa pernah diunggah akun TikTok resmi IDX Channel. Rekaman itu dibagikan pada 8 September 2025. Meski konteks video merupakan dokumentasi pengumuman perombakan, Purbaya dalam momen itu justru baru dilantik. Video dengan versi lebih panjang juga disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Pada sore hari ini, Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susuan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo dalam video asli, Senin (8/9/2025). Lima kementerian yang mengalami perubahan susunan meliputi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Kemenkeu, Kementerian Koperasi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain 5 kementerian yang mengalami perubahan susunan, ada pula 1 kementerian baru, yaitu Menteri Haji dan Umrah. Perombakan pada 8 September itu merupakan reshuffle jilid II pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah itu, Prabowo juga sempat melakukan perombakan lagi pada kabinetnya, tepatnya pada 17 September 2025. Pada reshuffle jilid III tersebut, terdapat sejumlah menteri dan wakil menteri yang dilantik. Djamari Chaniago misalnya, resmi mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang baru, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya kena reshuffle pada Senin (8/9/2025). Lagi-lagi, tidak ada informasi bahwa posisi Purbaya sebagai Menkeu tergeser. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025 Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut. Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela. Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini. Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Ada Aturan Baru soal Tilang Manual pada 2026? Tim Riset Tirto memulai penelusuran dengan mengetik kata kunci “aturan tilang baru 2026” di mesin perambah Google. Alih-alih menemukan berita kredibel yang mengonfirmasi klaim ini, kami justru menemukan narasi tersebut telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Divisi Humas Polri. Permintaan soal tilang manual memang sempat mengemuka dari warganet, di tengah kondisi lalu lintas yang dianggap semakin semrawut belakangan. Beberapa warga menilai, sejak diberlakukannya sistem ETLE, pengendara menjadi lebih berani melanggar aturan karena merasa pengawasan di lapangan menurun. Dilaporkan Kompas, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Argo Wiyono menyebut bahwa tilang manual atau tilang langsung di tempat masih tetap diberlakukan secara terbatas, khusus untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan serius di jalan raya. “Tilang manual saat ini diberlakukan untuk knalpot brong dan balap liar. Sementara pelanggaran lainnya tetap dimaksimalkan melalui sistem e-TLE,” ujar Argo kepada Kompas.com, Senin (10/11/2025). Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menegaskan bahwa tilang manual bisa digelar secara situasional dan selektif prioritas. Polisi sendiri memang memprioritaskan tilang elektronik sebagai upaya membangun sistem transportasi modern, transparan, dan minim interaksi langsung. Pada 2026, polisi bahkan berencana memperbanyak kamera ETLE. Menukil CNN Indonesia, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan pihaknya berencana memasang 5.000 kamera ETLE di seluruh Indonesia sebagao salah satu upaya transformasi digitalisasi di bidang penegakan hukum lalu lintas. Agus mengatakan dengan adanya penambahan kamera ETLE itu maka penegakan hukum atau tilang secara manual hanya memiliki porsi 5 persen saja. Sejauh ini, belum ada perubahan nominal denda dari pelanggaran lalu lintas. Besaran denda tilang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Sesuai pasal 280 UU itu, setiap orang yang mengemudikan kendaraan nermotor di jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. 100 2025-11-18
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Roy Suryo Pingsan usai Ditetapkan Tersangka Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Dalam rekaman itu, Roy Suryo tampak berjalan dengan kondisi lemas dan dipapah oleh dua orang di sampingnya. Namun, tidak ada satu pun adegan yang menunjukkan mantan Menpora itu pingsan. Selain itu, video tersebut tidak memuat penanda waktu maupun konteks kejadian yang jelas. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri asal-usul video melalui teknik reverse image search di Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke sebuah tayangan identik yang diunggah kanal YouTube Kompas TV berjudul “Diperiksa Penyidik Selama 12 Jam sebagai Tersangka Kasus Meme Stupa, Roy Suryo Sakit!”, yang dipublikasikan pada (26/7/2022). Kemungkinan besar cuplikan video yang tersebar dalam klaim unggahan berasal dari video yang diunggah kanal Youtube Kompas TV pada tahun 2022 tersebut. Konteks aslinya adalah dokumentasi lama ketika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo. Pada saat itu, Roy Suryo memang tampak kelelahan setelah diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka penistaan agama, bahkan sempat menggunakan kursi roda karena kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan pantauan Tirto, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025) pagi untuk menjalani pemeriksaan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Meski demikian, Roy Suryo dkk diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing setelah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama lebih dari sembilan jam. “Setelah ini, kepada ketiga tersangka, kami perbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada para wartawan, Kamis malam. Iman menjelaskan ketiga orang tersangka itu tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana karena mereka telah mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi resmi maupun pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim yang menyebut Roy Suryo pingsan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyatakan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-11-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah Setelah melacak isu soal suap Jokowi kepada Rektor UGM di mesin pencarian Google, tidak ditemukan pemberitaan resmi yang memuat informasi ini. Justru pihak kampus UGM telah mengklarifikasi keabsahan ijazah Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan berdasarkan keterangan pada laman resminya pada 21 Maret 2025. Keterangan itu dimuat, setelah muncul klaim seorang mantan dosen dari Universitas Mataram bernama Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi dari Jokowi sebagai lulusan UGM. Keraguannya berpangkal pada lembar pengesahan dan sampul skripsi menggunakan font Times New Roman, yang menurutnya belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an. Belakangan, Rismon menjadi salah satu tersangka yang dijerat kepolisian dengan UU ITE terkait kasus tudingan pemalsuan ijazah Jokowi ini. Dalam artikel yang dimuat UGM, ada keterangan para pejabat kampus dan teman Jokowi semasa kuliah. Salah satunya Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang, yang bilang bahwa “Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok." Salah satu teman seangkatan Jokowi bernama Frono Jiwo, juga mengatakan Jokowi merupakan teman satu angkatannya. Jokowi dan Frono sama-sama masuk kuliah tahun 1980 dan wisuda bersama pada 1985. “Kami seangkatan dengan Pak Jokowi. Ijazah saya bisa dibandingkan dengan ijazahnya Pak Jokowi. Semua sama kecuali nomor kelulusan ijazah dari Universitas dan Fakultas,” kata Frono. Pun, tak ada indikasi atau bukti bahwa Jokowi juga melakukan suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu. 100 2025-11-14
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Vaksin Tetanus Terbuat dari Daging Busuk? Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis dan komposisi vaksin untuk tetanus. Antara lain Vaksin Tetanus dan Difteri (Td), Vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTaP), Vaksin Tetanus, Difteri, Pertusis (Tdap), dan Vaksin Tetanus Toxoid (TT). Mengutip Kids Health, vaksin ini mengandung toksin tetanus yang telah diinaktivasi dan tidak mengandung bakteri hidup. Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada Vaksin Td merek TENIVAC misalnya, mengandung bahan aktif berikut: 5 Lf toksoid tetanus dan 2 Lf toksoid difteri. Bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan dan ≤5,0 µg formaldehida residu. Kemudian pada Vaksin Tdap merek Adacel, kandungannya antara lain 5 Lf toksoid tetanus, 2 Lf toksoid difteri, dan antigen pertusis aselular (2,5 µg PT terdetoksifikasi, 5 µg FHA, 3 µg pertaktin, 5 µg FIM). Bahan-bahan lain per dosis 0,5 mL meliputi 1,5 mg aluminium fosfat (0,33 mg aluminium) sebagai adjuvan, ≤5 µg residu formaldehida, Tokosoid adalah toksin (racun) dari bakteri yang telah dinonaktifkan sehingga tidak berbahaya, tetapi masih punya kemampuan untuk memacu respons imun. Penggunaannya pada vaksin tetanus dan difteri umum dan banyak digunakan. Sementara halaman National Library of Medicine (NIH) memaparkan, pembuatan toksoid tetanus melalui inaktivasi galur toksigenik lostridium tetani. Galur toksik tersebut ditumbuhkan dalam media cair, dimurnikan, kemudian diolah dengan formaldehida untuk menghilangkan sifat patogeniknya. Setelah pemurnian dan sterilisasi, toksoid tetanus dikombinasikan dengan garam aluminium atau kalsium. Antigen toksoid ini kemudian biasanya digunakan dalam kombinasi dengan antigen difteri dan pertusis dalam bentuk vaksinasi. Proses ini mengambil bakteri penyebab penyakit tetanus yang melalui inaktivasi kemampuan toksin lewat perlakuan kimia (formalin), panas, atau radiasi. Sementara kalau memanfaatkan daging busuk ada risiko menumbuhkan toksin aktif. Vaksinolog University of Auckland, Helen Petousis-Harris, menjelaskan pemakaian organ binatang busuk pada vaksin tetanus juga kurang tepat. "(ini) kesalahan penafsiran yang bersifat inflamasi," tuturnya mengutip AAP Factcheck. Meskipun beberapa vaksin tetanus menggunakan media yang berasal dari produk hewani, termasuk jantung sapi, untuk menumbuhkan kultur bakteri awal, bahan-bahan ini "dimurnikan, disterilkan, dan diuji secara ketat", ujarnya. "Menyebutnya sebagai 'organ yang membusuk' tidaklah akurat," tambah dia. Sementara itu, mengutip U.S. Food and Drug Administration, kandungan formaldehida sebagaimana yang diklaim berbahaya di dalam unggahan, merupakan zat yang digunakan untuk menonaktifkan virus agar tidak menyebabkan penyakit, dan untuk mendetoksifikasi toksin bakteri. Selain itu, mengutip Vaccine Knowledge University of Oxford, meskipun formaldehida dianggap sebagai bahan kimia buatan manusia, tetapi dalam jumlah kecil, formaldehida juga ditemukan secara alami dalam aliran darah. Sementara terkait kandungan aluminium dalam vaksin juga telah melalui pengendalian yang ketat. Aluminium ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan efektivitas secara aman. Jumlah aluminium yang diizinkan FDA dalam vaksin jauh lebih sedikit daripada yang ditemukan dalam ASI dan susu formula bayi. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUH Perdata? Setelah menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto tak menemukan adanya rekaman pembacaan putusan soal Gibran dinyatakan melanggar UU dan KUH Perdata. Dalam video, narator hanya mengatakan bahwa agenda sidang hari itu yakni pembacaan gugatan oleh pihak penggugat. Untuk mencari asal mula dan konteks utuh rekaman aslinya, kami mencoba mengambil salah satu frame video dan memasukkannya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, Tirto menemukan klip identik diunggah kanal YouTube tvOneNews pada hari sidang gugatan digelar, yakni Senin (3/11/2025). Menurut keterangan, penggugat menuduh Gibran dan KPU melakukan perbuatan melawan hukum karena syarat pendaftaran calon wakil presiden diduga tidak terpenuhi. Agenda sidang hari itu merupakan pembacaan penetapan, setelah sebelumnya sempat tertunda karena keberatan penggugat atas kuasa hukum KPU. “Penggungat yakni Subhan Palal menegaskan, seluruh dokumen dan bukti telah dipersiapkan untuk dibuka pada tahap pembuktian. Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan data pendidikan Gibran di situs resmi KPU, yang menyebutkan pendidikan terakhirnya adalah S1,” ujar narator dalam video asli. Sepanjang video, tidak ada informasi terkait putusan hakim atas gugatan yang dilayangkan. Saat melakukan penelusuran Google, Tirto juga tidak menemukan adanya berita kredibel maupun resmi yang melaporkan hakim menyatakan Gibran melanggar UU. Sebagai tambahan informasi, seorang pengacara bernama Subhan Palal menggugat keabsahan jabatan Wakil Presiden RI yang diemban Gibran Rakabuming Raka. Gugatan ini dilayangkan Subhan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan sidang perdananya pada Senin (8/9/2025). Subhan mengatakan bahwa dalam sidang perdananya ini dia membawa sejumlah dokumen gugatan yang harus diserahkan. Adapun poin tuntutan yang diminta adalah terkait jabatan Gibran sebagai wapres yang dinilai tak sah. “Nah, petitumnya, satu minta gugatan dikabulkan pasti. Kedua, minta dinyatakan itu tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Ketiga, jabatan wakil presiden harus dianggap tidak sah. Harus dinyatakan tidak sah,” tutur Subhan kepada wartawan di PN Jakpus, Senin (8/9/2025). Dalam gugatannya, Subhan menunjuk dua pihak sebagai tergugat, yaitu Gibran secara pribadi serta KPU sebagai penyelenggara pemilu. Jumlah tuntutan kerugian yang diajukan Subhan mencapai Rp125 triliun, dengan perhitungan agar dibagi rata ke seluruh warga negara. Teranyar, Subhan juga membacakan isi gugatan perdatanya terhadap Gibran di persidangan pada Senin (3/11/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Bahwa Tergugat 1 saat mencalonkan diri sebagai Wapres RI diketahui dan sadar bahwa syarat pendidikannya cacat hukum, tidak memenuhi syarat cawapres karena tidak pernah tamat SMA atau sederajat,” ujar Subhan membacakan isi petitum dalam sidang di PN Jakpus. Namun, belum ada putusan dari persidangan ini. 100 2025-11-13
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Hadiah Undian BNI Wondr November 2025 Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, pertama-tama Tim Riset Tirto mengecek akun Instagram resmi milik Bank BNI, @bni46, yang telah terverifikasi. Terdapat informasi soal rejeki wondr BNI sebagai berikut. Namun berdasar informasi dalam unggahan akun resmi tersebut dijelaskan kalau pengguna kartu debit BNI dan wondr by BNI otomatis terdaftar dalam program ini. Program rejeki wondr BNI bekerja dengan sistem poin yang didapat dari menambah saldo tabungan dan transaksi harian. Lebih lanjut, kami melakukan penelusuran lewat mengecek tautan pendaftaran yang tertera dalam unggahan. Hasilnya, kami diarahkan ke salah satu alamat situs website yang tidak ada kaitannya dengan situs resmi milik Bank BNI. Lewat situs WhereGoes, pelacakan ujung dari situs tersebut mengarah kepada domain yang bertulis https://sandybrown-camel-839048.hostingersite.com/. Domain tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan BNI. Kami juga menengarai bahwa tautan tersebut merupakan situs phishing yang mengarahkan nasabah agar mengisi data pribadi. Hal ini terungkap dari ujung situs di atas yang mengarah kepada tautan dengan nama https://datanya.html/. Namun tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Ketika situs yang diklaim sebagai laman pendaftaran dicek menggunakan URLScan, tidak ditemui tautan resmi yang terhubung dengan situs resmi BNI. Justru ditampilkan poster yang mengatasnamakan pengambilan kupon Wondr Bank BNI yang sudah sering kali digunakan dalam situs-situs penipuan. Baca juga:Hoaks Kenaikan Biaya Admin Bank Negara, dari BRI, sampai MandiriHoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 BulanHoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Sebagai informasi, situs resmi Bank BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/, kami menelusuri akun Facebook pengunggah klaim kupon berhadiah dari BNI tersebut. Disimpulkan bahwa sejumlah akun tersebut bukanlah akun media sosial resmi milik Bank BNI. Bahkan, lewat keterangan pers di situs resmi pada 6 Juni 2025, BNI mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menegaskan bahwa BNI tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun kepada nasabah untuk proses klaim hadiah undian, termasuk dalam program undian terbaru rejeki Wondr BNI. “Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya,” ujar Corina dalam keterangan tersebut. Dijelaskan Corina, Rejeki Wondr BNI 2025 merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah Setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi digital Wondr by BNI. Kupon undian rejeki Wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi Wondr, dan peningkatan saldo tabungan. Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Selain itu, nasabah juga dapat menukarkan Poin+ yang dimiliki menjadi kupon undian, namun penukaran ini hanya dapat dilakukan sendiri oleh nasabah melalui aplikasi Wondr, dan tidak melalui pihak manapun. Corina juga menegaskan bahwa seluruh program undian resmi BNI, termasuk rejeki Wondr BNI 2025, tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Maka, dapat dipastikan laman Facebook penyebar narasi tautan undian berhadiah khusus bertajuk “Hadiah Wondr BNI” bukanlah dari akun resmi BNI dan berpotensi penipuan. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Imam Shamsi Ali Baca Al-Qur'an di Pelantikan Zohran Berdasarkan penelusuran Tirto per Selasa (11/11/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis Zohran Mamdani sendiri belum dilantik secara resmi sebagai Wali Kota New York. Dikutip dari NBC, Zohran sendiri baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Artinya, belum ada acara pelantikan seperti yang diklaim dalam narasi unggahan. Untuk memverifikasi kebenaran klain ini, Tirto menghubungi langsung Imam Shamsi Ali. Kami mendapatkan video yang berisi klarifikasi langsung dari Imam Shamsi Ali yang membantah unggahan yang mengeklaim dirinya membacakan Al-Qur'an saat pelantikan Zohran. Imam Shamsi Ali menegaskan video dirinya yang membaca Al-Qur'an di pelantikan Wali Kota New York, Zohran Mamdani tidaklah benar. Hal ini disebabkan bahwa Zohran baru akan dilantik pada 1 Januari 2026. Konteks asli video itu adalah rekaman lama saat ia membacakan Al-Qur'an setelah tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu. “Pembacaan Al-Quran (dalam) video itu tidak ada hubungannya dengan Zohran Mamdani. Al-Quran itu saya baca ketika setelah terjadi (peristiwa) 9/11 pada tahun 2001 yang lalu,” ujar Imam Shamsi Ali dalam video yang diterima Tirto, Senin (11/11/2025). Imam Shamsi Ali juga telah memberikan keterangan resmi yang membantah klaim itu di akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) berikut ini. 100 2025-11-12
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis Untuk mengecek narasi di atas, Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi akun Instagram dan situs resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang memuat terkait program pemutihan sertifikat tanah gratis. Justru, pada situs resmi Kementerian ATR/BPN, sudah ditegaskan banyak klaim-klaim yang mencatut nama instansi mereka padahal informasi itu adalah hoaks. Di medsos, biasanya akun-akun tersebut mencatut nama ATR/BPN dan menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis yang disertai tautan pendaftaran. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. “Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” kata dia dalam keterangan dalam situs ATR/BPN. Kami juga mencoba menelusuri tautan yang dibagikan oleh pengunggah akun. Namun, tidak ditemukan bahwa tautan tersebut adalah situs resmi milik pemerintah. Domain yang dipakai juga tidak berakhiran ‘go.id’ yang menjadi ciri dari situs resmi pemerintah. Selain itu, pengecekan keaslian poster yang disertakan dalam unggahan itu menunjukkan, gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan artifisial alias konten AI. Hasil ini didapat setelah kami mengecek gambar tersebut di laman Hive Moderation yang menyatakan hasil 99,9 persen konten dibuat menggunakan kecerdasan artifisial. Modus tautan pendaftaran palsu yang meminta data pribadi sering kali merupakan upaya untuk melakukan aktivitas penipuan dan phishing. Tirto sudah banyak membongkar modus tautan-tautan palsu mengatasnamakan instansi pemerintah, yang ditengarai adalah modus penipuan dengan memanfaatkan data pribadi masyarakat. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Rekrutmen Nasional PLN Beredar di Media Sosial Tirto membuka tautan https://rekrutmen-pln123.de/ untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, halaman menampilkan tulisan “Loker Terbaru BUMN PLN (Persero)” dengan daftar posisi yang disebutkan sebelumnya. Di bawahnya, tertera pula syarat umum pelamar, termasuk batas usia 18-40 tahun, pengalaman kerja minimal satu tahun, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN (Persero). Situs tersebut juga mencantumkan sejumlah dokumen yang harus dilampirkan, seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah, KTP, pasfoto, serta nomor WhatsApp. Pada bagian akhir, tercantum tautan pendaftaran dengan tulisan “DAFTAR”, yang diklaim sebagai akses resmi milik PLN. Ketika Tirto mengklik tautan pendaftaran, kami diarahkan kepada Google Form yang harus diisi calon pendaftar. Terdiri dari e-mail, nama lengkap, nomor telepon, asal kota dan provinsi, alamat lengkap, jenis kelamin, lulusan terakhir, posisi yang diinginkan, dan CV serta surat lamaran. Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut didaftarkan. Namun, tidak ditemukan informasi yang memadai. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs. Tirto lantas melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “rekrutmen PLN”, hasilnya mengarahkan kami pada situs resmi PLN yakni rekrutmen.pln.co.id. Alamat situs ini juga dicantumkan di bio Instagram resmi PLN. Di dalam situs tersebut tertera kalau untuk saat ini seluruh proses rekrutmen resmi PLN sudah ditutup. 100 2025-11-11
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan #inline3 {margin:1.5em auto} #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;} let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR. Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025). 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya. Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.” Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung. Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba. “Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi. Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment. “Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya. 100 2025-11-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Undian Berhadiah Mencatut Nama Bank Jateng Tirto menelusuri tautan yang tercantum di bagian akhir unggahan tersebut. Hasilnya, tautan itu mengarah ke situs jateng.relt.my.id. Saat diperiksa pada Kamis (6/11/2025), tautan tersebut sudah tidak dapat diakses. Sebagai informasi, situs itu bukan merupakan situs resmi Bank Jateng. Situs resmi Bank Jateng adalah bankjateng.co.id. Tirto juga menelusuri situs resmi Bank Jateng dan tidak menemukan informasi mengenai program undian berhadiah sebagaimana diklaim di unggahan tersebut. Lebih lanjut, akun Facebook yang menyebarkan klaim juga bukan akun resmi milik Bank Jateng. Akun resmi Bank Jateng di Facebook telah terverifikasi dengan nama “Bank Jateng”, dan tidak pernah mempublikasikan undian serupa. Informasi tentang undian itu juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Bank Jateng. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Bank Jateng justru mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jateng, termasuk yang beredar di Facebook. Pihak Bank Jateng menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, OTP, saldo terakhir, atau kata sandi, melalui media sosial maupun tautan apa pun. Contoh unggahan yang patut diwaspadai juga berupa ajakan pendaftaran undian berhadiah, mirip seperti unggahan yang Tirto temukan di media sosial. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia. 100 2025-11-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Diskon Listrik PLN selama 3 Bulan Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero). Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang Menukil situs resmi PLN, dalam siaran pers bertanggal 17 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN memang kembali memberikan promo diskon tambah daya listrik 50 persen yang berlaku mulai 17 hingga 30 Oktober 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Oktober 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan nasional. “Dalam momentum HLN ke-80, PLN ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui program OOTD. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat melalui akses listrik yang andal dan terjangkau,” ujar Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50 persen dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari biaya normal Rp7.025.250. Alih-alih mendaftar ke akun Telegram, Adi menjelaskan untuk memperoleh e-voucher diskon tambah daya, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar, melalui pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau e-mail terdaftar. Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kepala KSP Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Pertama-tama Tirto mencoba memasukan kata kunci judul artikel berita yang disertakan dalam unggahan klaim. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya satupun artikel berita dengan judul tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search terhadap foto thumbnail yang digunakan dalam unggahan artikel berita tersebut. Hasilnya, kami menemukan artikel identik dari media SindoNews.Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis artikel dan waktu artikel diunggah. Meski demikian, artikel asli berjudul "Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat". Artikel tersebut tidak membahas usulan Qodari agar Gibran menjadi pahlawan nasional. Artikel asli membahas sidang gugatan perdata ijazah SMA Wapres Gibran yang akan digelar Senin (27/10/2025) lalu di PN Jakarta Pusat. Selanjutnya, Tirto juga tidak menemukan satupun pernyataan dari Kepala KSP Qodari yang mengusulkan nama Gibran sebagai pahlawan nasional. Sebagai informasi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah memberikan berkas usulan daftar tokoh yang dianggap berhak menyandang gelar pahlawan nasional pada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari keseluruhan 40 nama yang telah resmi diajukan tersebut tidak ada nama Gibran. List lengkap daftar 40 tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional bisa dilihat di sini. 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Token Listrik Gratis PLN Selama 3 Bulan let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Tim Riset Tirto mula-mula mengecek akun yang menyebarkan informasi tersebut. Diketahui, akun “new.loker.indonesia” menyertakan tautan pendaftaran pada bio akun. Lalu, kami memeriksa link tautan pendaftaran tersebut dengan memanfaatkan urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukan tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero).Tautan tersebut berkomunikasi dengan 3 IP di 2 negara melalui 3 domain untuk melakukan 12 transaksi HTTP. IP utama 104.21.39.218 terletak di Ascension Island, dikelola oleh CLOUDFLARENET dari AS. Domain utama yang digunakan adalah info.hexnas.it.com. Sertifikat TLS untuk keamanan komunikasi diterbitkan oleh WE1 pada 10 Oktober 2025 dan berlaku selama 3 bulan.Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data nama lengkap, nomor handphone aktif dan asal provinsi. Disebut, pendaftaran akan dilakukan melalui akun Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun resmi PT PLN, dan dibuat pada Oktober 2024. Akun tersebut juga hingga saat ini telah berubah nama akun sebanyak 3 kali. Baca juga:Dari Pelita ke Cahaya: Perjalanan Tandeallo Menjemput Terang PLN e-voucher Baca juga:PLN Siap Jalankan Proyek Smart Grid Meski Biaya Tinggi e-voucher Reward e-mail e-voucher let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} 100 2025-11-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Louis van Gaal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester United dan Timnas Belanda tersebut telah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025). “Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl. Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin. Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna. Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan. “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson. Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme. Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid). Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas. “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya. Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang. Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal. Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia. “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson. Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu. Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Tim Riset Tirto mula-mula melakukan pemindaian tautan yang disertakan menggunakan perangkat urlscan.io. Hasil penelusuran menunjukkan tautan yang beredar tidak mengarah ke situs resmi BPJS Kesehatan maupun institusi resmi pemerintah lainnya. Di halaman awal, laman tersebut justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi tempat tinggal. Kemudian masyarakat diarahkan untuk klik tombol “putihkan” seolah-olah dengan hanya mengisi data-data tersebut maka tunggakan otomatis dihapuskan. Padahal, tidak semua pemegang BPJS Kesehatan akan mendapat pemutihan dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan sejumlah ketentuan agar program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status atau kategori kepesertaan. “Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen. Dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan,” Kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Selain mereka yang kini masuk kategori PBI, pemutihan juga cuman berlaku bagi peserta yang benar-benar tidak mampu sesuai data pemerintah. BPJS Kesehatan juga hanya akan menghapus tunggakan iuran hingga dua tahun. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari 24 bulan, sisa kewajiban di luar batas tersebut tidak akan dihapus. Adapun langkah-langkah mengecek tunggakan melalui aplikasi JKN Mobile yakni dengan memilih menu "Info Peserta". Dalam menu tersebut, masyarakat bisa melihat status kepesertaan aktif atau tidak. Lalu untuk mengetahui apakah Anda punya tunggakan iuran, pilih "Menu Lainnya" dan pencet "Info Iuran". Dengan begitu, publik bisa mengetahui besar iuran yang harus dibayarkan sesuai kelas yang telah dipilih. Hingga kini tidak ada informasi tautan seperti dalam narasi beredar untuk melakukan pendaftaran pemutihan iuran BPJS Kesehatan. Modus menyertakan tautan pendaftaran di media sosial banyak dilakukan berbagai akun. Hal ini bisa mengarah ke upaya pencurian data, phising. Dalam beberapa waktu belakangan modus seperti ini Tirto temukan terkait pencairan bansos. Baca juga:Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos KemensosSalah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Puan Minta Kejagung Tidak Menzalimi Koruptor? Tim Riset Tirto mula-mula melakukan penelusuran Google. Kami menggunakan beberapa variasi kata kunci, seperti “Puan Maharani" intext:koruptor juga manusia” dan “Puan Maharani*koruptor juga manusia” untuk menelusuri pernyataan Puan yang berhubungan dengan narasi itu dan lansiran-lansiran soal Puan yang memuat pernyataan terebut. Hasilnya, kami tak menjumpai adanya sumber resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim. Narasi serupa memang disebarkan oleh banyak akun media sosial, namun keseluruhannya bukanlah akun resmi maupun saluran berita dari media terpercaya. Sejumlah unggahan yang memuat narasi ini juga hanya berbentuk foto atau pun video yang tidak berkaitan dengan klaim, seperti bisa dilihat di sini, di sini, sini, dan di sini. Tirto lalu menelusuri foto Puan berbaju hitam yang disematkan dalam unggahan berseliweran. Dengan memasukkan gambar itu ke mesin telusur Google Image, kami menemukan potret identik dimuat di laman Antara dalam bentuk klip. Foto itu rupanya merupakan momen Puan membicarakan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50. Dilaporkan Antara, Senin (9/1/2023), petinggi PDIP itu mengatakan aka nada kejutan yang disampaikan saat peringatan HUT partainya. Dia mengaku tidak menutup kemungkinan jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mengumumkan nama calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDIP di acara HUT tersebut. “Pastinya setiap ada ulang tahun itu pasti ada surprise, tapi namanya surprise, saya juga gak tahu.yang tahu cuman ibu ketua umum, tapi pasti ada surprise yang akan disampaikan,” katanya dalam video asli. Dalam rekaman asli, Puan tak menyinggung perihal koruptor. Menyoal koruptor, Puan sendiri pernah mengutarakan pandangan merespons kemungkinan hukuman mati bagi pelaku-pelaku itu. Menukil Kumparan, Kamis (12/12/2019), Puan menuturkan sebaiknya rencana itu dikaji lebih dalam agar tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). Puan mengatakan, memang sudah terdapat undang-undang yang mengatur hukuman mati di Indonesia. Untuk itu, ia tak ingin rencana itu justru melanggar undang-undang yang telah ada. Tapi lagi-lagi, Tirto tak menemukan adanya pernyataan Puan meminta Kejagung untuk tidak menzalimi koruptor dan memikirkan kesejahteraan koruptor. DPR memang sempat melontarkan narasi serupa, tapi hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Selasa (20/5/2025), Hasbiallah meminta Kejagung tidak bersikap berlebihan dalam menindak perkara korupsi, dengan dalih jangan sampai tindakan hukum itu justru menzalimi para pelaku korupsi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa bukan Puan yang menyatakan hal tersebut. 100 2025-11-05
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli. Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu. Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar. “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025). Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya. “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya. Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita. Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen. Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto 100 2025-11-04
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Louis van Gaal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester United dan Timnas Belanda tersebut telah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025). “Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl. Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin. Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna. Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan. “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson. Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme. Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid). Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas. “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya. Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang. Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal. Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia. “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson. Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu. Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Indonesia Lolos Piala Dunia Lewat Jalur Wild Card FIFA Tidak ada informasi maupun bukti kredibel yang disertakan oleh para pengunggah dalam klaim tersebut. Unggahan itu hanya menampilkan kolase foto yang berisi potret skuad timnas Indonesia, foto Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, serta foto Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun demikian, seluruh unggahan visual tersebut sama sekali tidak memiliki keterkaitan atau kekuatan bukti terhadap klaim yang disampaikan. Misalnya, foto Prabowo dan Presiden FIFA kemungkinan besar berasal dari situs resmi kepresidenan. Konteks asli foto tersebut adalah saat kepala negara menerima kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut berlangsung pada akhir September 2025, artinya sebelum laga kualifikasi ronde keempat digelar. Selain itu, isi pertemuan itu tidak membahas mengenai Indonesia yang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card tanpa kualifikasi, melainkan mengenai komitmen kerja sama antara kedua pihak untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Lebih lanjut, Tirto menelusuri klaim ini melalui kanal resmi FIFA. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari organisasi tersebut yang menyebut bahwa Indonesia telah diumumkan lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card. Tidak ada nama Indonesia dalam daftar negara yang sudah dipastikan berlaga di Piala Dunia 2026 maupun yang lolos ke ronde kelima kualifikasi. Hal serupa juga terlihat di situs resmi PSSI. Tidak terdapat informasi apa pun yang membenarkan klaim bahwa Indonesia secara resmi masuk ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card yang diberikan. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Ustaz Adi Hidayat Bagikan Rp1 Miliar untuk TKI Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarahkan ke video milik YouTube Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut terlihat Ustaz Adi Hidayat memang sedang berpidato dengan pakaian serba putih, dan latar panggung dengan layar putih dan ornamen tumbuh-tumbuhan. Mimbar berlogo Burung Garuda juga menunjukkan penampakan yang sama dengan unggahan yang beredar di media sosial. Isi tayangan YouTube itu menyoal Presiden Prabowo Subianto yang meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin pada 23 April 2025. Dalam acara momen itu, Adi Hidayat menjadi pembicara sekaligus inisiator Gerina. Terlihat, Adi Hidayat menyampaikan pernyataannya pada menit ke-13 sampai menit ke-28 dalam rekaman YouTube milik Sekretariat Presiden tersebut. Menyamakan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video sekitar menit 19:31. Di pidato tersebut Adi Hidayat membicarakan soal program Gerina, dari proses awal memulai, studi yang dilakukan, sampai dengan tujuan program. Dari pidato sekitar 15 menit tersebut tak ada sekalipun dia membahas soal TKI ataupun membagikan uang Rp1 miliar ke 10 orang. Tayangan dari Sekretariat Presiden itu juga dipublikasikan ulang di kanal YouTube terverifikasi “Adi Hidayat Official”. Di video tersebut terdapat watermark lambang kanal yang ada di pojok kanan atas video, serupa dengan potongan video yang tersebar di Facebook. Video ini isinya sama persis dengan video dari konten Sekretariat Presiden. Sehingga tak ada juga ucapan Adi Hidayat soal TKI dan soal bagi uang Rp1 miliar. Dalam pencarian lebih lanjut kami juga menemkukan akun Instagram terverifikasi @adihidayatofficial. Akun itu menghubungkan ke akun Facebook "Ustadz Adi Hidayat ادي هدايت". Akun Facebook tersebut, meski tidak memiliki centang, tanda verifikasi, tapi berisikan konten yang sama dengan unggahan di Instagram. Akun itu juga punya 505 ribu pengikut. Sementara akun “Ust. Adi Hidayat Official LC.MA” yang mengunggah narasi bagi-bagi Rp1 miliar, terlihat hanya punya 45 pengikut dan baru dibuat pada 23 September 2025. Indikasi kuat akun ini adalah akun penipu yang mencatut nama Ustaz Adi Hidayat. Kembali ke video yang beredar di Facebook. Jika dicermati gerakan tangan Adi Hidayat dengan kata-katanya juga terlihat tidak natural dan tidak sinkron. Jika melakukan penyamaan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video dari Sekretariat Presiden sekitar menit 19:20. "[...] terdapat landasan dengan baik dan secara akademik, secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Maka Pak Mentan dapatlah lahan ini. Tidak mudah mengolah lahan ini karena ternyata ini PMK. Lahan yang mustahil dan sulit bisa ditanam. Maka apa yang kami lakukan? Setelah merenung, kita duduk [...]," begitu ucapan Adi dalam pidato yang dipotong itu. Teks yang berbeda antara asli dan potongan yang ada di media sosial ini menimbulkan curiga kalau konten dimanipulasi dengan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami mencoba melakukan pemindaian menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasilnya pemindai mendeteksi sekitar 71,9 persen kemungkinan video dibuat dengan AI. Terutama bagian audionya. Hive Moderation Video Ustaz Adi Hidayat. Ini menunjukkan kemungkinan besar konten audio dalam video tersebut dimanipulasi dengan AI. Apalagi video dari akun resmi Adi Hidayat dan Sekretariat Presiden menunjukkan kalau pada momen pidato Adi Hidayat, dia tidak membahas soal TKI dan bagi-bagi uang Rp1 miliar. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Video Jokowi Menegur Purbaya Soal Utang Kereta Cepat, Benarkah? Tim Tirto menelusuri asal-usul video yang beredar tersebut. Melalui pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa potongan video itu merupakan duplikasi dari unggahan media massa. Cuplikan yang digunakan identik dengan video di kanal YouTube Okezone. Sementara itu, video serupa diunggah pula oleh kanal Kompas.com. Berdasarkan video tersebut, konteks pernyataan Jokowi bukan terjadi pada 19 Oktober 2025 seperti klaim dalam unggahan, melainkan saat pertemuan dengan para kepala daerah di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 13 Agustus 2024. Dalam forum itu, Jokowi menjelaskan besarnya pengeluaran untuk menutup biaya operasional transportasi massal seperti MRT dan LRT. Ia tidak menampik, bahwa pada tahap awal, operasional moda transportasi publik memang belum menguntungkan secara ekonomi. Namun, Jokowi juga menekankan bahwa kerugian akibat kemacetan jauh lebih besar dibanding beban subsidi transportasi publik. Tidak ada pernyataan dalam video yang menyinggung Purbaya. Selain itu, pada saat pidato disampaikan, Purbaya bahkan belum menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Dalam potongan video itu, Jokowi justru menyebut nama Heru Budi Hartono untuk mengonfirmasi data operasional LRT-MRT di Jakarta. Heru diketahui menjabat sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 16 Oktober 2022–18 Oktober 2024. Sebagai tambahan konteks, hubungan antara Jokowi dan Purbaya yang disebut dalam unggahan sebenarnya merujuk pada isu berbeda, yakni soal utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bukan LRT-MRT. Dalam kasus tersebut, Danantara sempat berencana merestrukturisasi utang proyek perusahaan pembuat kereta cepat, KCIC, melalui skema pembiayaan pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya kemudian menyatakan menolak skema ini. Ia menilai lembaga pengelola kekayaan negara seharusnya mampu menyelesaikan masalah utangnya secara mandiri karena sebelumnya telah memperoleh penyertaan modal dari dividen yang tidak disetorkan ke negara. Purbaya juga menegaskan agar utang yang timbul dari proyek BUMN tidak serta-merta dibebankan kepada APBN. “Kalau ke APBN agak lucu. Karena untungnya ke dia, susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua gitu,” ujar Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025). Pasca penolakan itu, Jokowi sempat ditanya awak media mengenai sikap Menkeu terhadap skema pembiayaan proyek Whoosh. Dalam kesempatan menghadiri acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025), Jokowi memilih tidak menanggapi langsung pertanyaan tersebut, seperti yang terlihat di video yang diunggah Kompas. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Salah, Tautan Pendaftaran Digitalisasi Bansos Kemensos Tim Riset Tirto mula-mula mengecek profil akun pengunggah. Akun itu tercatat tak terlalu banyak aktivitas dan baru dibikin pada 15 Oktober 2025. Akun itu bukanlah akun asli Kemensos lantaran akun “Kementerian Sosial RI” resmi bercentang biru dan sudah dibuat sejak 2016. Saat dicek menggunakan urlscan.io, Tirto menemukan tautan yang disebarkan akun palsu tidak mengarah pada akun resmi Kemensos. Laman itu justru meminta beberapa data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin. Baca juga:Stiker Label Miskin Tak Etis, Pendataan Bansos Harus Diperbaiki Kemensos sendiri memang mendorong transformasi digital dalam program perlindungan sosial. Hal itu disebut bertujuan agar bantuan makin akurat, adil, dan tepat sasaran. Lewat unggahan Facebook, Minggu (20/4/2025), Kemensos menyatakan bakal menghadirkan sistem Digital Public Infrastructure (DPI) dengan tiga pilar utama: Identitas Digital, Pembayaran Digital, dan Data Exchange, yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” tulis Kemensos dalam takarirnya. Pada September lalu, prototipe Portal Bansos Digital mulai diuji coba terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui skema digital baru ini, warga penerima manfaat dapat mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik. "Kenapa di bansos? Karena ini akan impactful (ke masyarakat). Selama ini memang banyak isu dalam penyelenggaraan bansos. Hipotesanya bahwa dengan kita menjalankan Transformasi digital mengadopsi DPI ini maka penyelenggaraan bansos lebih baik lagi dari sisi penargetan, supaya lebih tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, dikutip dari lansiran Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi. Uji coba lalu sudah menargetkan 640 ribu keluarga dari kelompok ekonomi terbawah (desil 1–5) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam satu bulan ke depan, setidaknya 300 ribu kepala keluarga diharapkan sudah teregistrasi. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum program diperluas secara nasional. Kemensos sudah pernah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang membuka pendaftaran bansos. Adapun penerima bansos Program Kartu Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah masyarakat yang terlah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan pemerintah daerah atau dapat mengajukan lewat aplikasi Cek Bansos. 100 2025-11-03
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Louis van Gaal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester United dan Timnas Belanda tersebut telah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025). “Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl. Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin. Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna. Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan. “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson. Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme. Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid). Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas. “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya. Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang. Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal. Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia. “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson. Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu. Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Indonesia Lolos Piala Dunia Lewat Jalur Wild Card FIFA Tidak ada informasi maupun bukti kredibel yang disertakan oleh para pengunggah dalam klaim tersebut. Unggahan itu hanya menampilkan kolase foto yang berisi potret skuad timnas Indonesia, foto Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, serta foto Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun demikian, seluruh unggahan visual tersebut sama sekali tidak memiliki keterkaitan atau kekuatan bukti terhadap klaim yang disampaikan. Misalnya, foto Prabowo dan Presiden FIFA kemungkinan besar berasal dari situs resmi kepresidenan. Konteks asli foto tersebut adalah saat kepala negara menerima kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut berlangsung pada akhir September 2025, artinya sebelum laga kualifikasi ronde keempat digelar. Selain itu, isi pertemuan itu tidak membahas mengenai Indonesia yang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card tanpa kualifikasi, melainkan mengenai komitmen kerja sama antara kedua pihak untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Lebih lanjut, Tirto menelusuri klaim ini melalui kanal resmi FIFA. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari organisasi tersebut yang menyebut bahwa Indonesia telah diumumkan lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card. Tidak ada nama Indonesia dalam daftar negara yang sudah dipastikan berlaga di Piala Dunia 2026 maupun yang lolos ke ronde kelima kualifikasi. Hal serupa juga terlihat di situs resmi PSSI. Tidak terdapat informasi apa pun yang membenarkan klaim bahwa Indonesia secara resmi masuk ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card yang diberikan. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Ustaz Adi Hidayat Bagikan Rp1 Miliar untuk TKI Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarahkan ke video milik YouTube Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut terlihat Ustaz Adi Hidayat memang sedang berpidato dengan pakaian serba putih, dan latar panggung dengan layar putih dan ornamen tumbuh-tumbuhan. Mimbar berlogo Burung Garuda juga menunjukkan penampakan yang sama dengan unggahan yang beredar di media sosial. Isi tayangan YouTube itu menyoal Presiden Prabowo Subianto yang meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin pada 23 April 2025. Dalam acara momen itu, Adi Hidayat menjadi pembicara sekaligus inisiator Gerina. Terlihat, Adi Hidayat menyampaikan pernyataannya pada menit ke-13 sampai menit ke-28 dalam rekaman YouTube milik Sekretariat Presiden tersebut. Menyamakan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video sekitar menit 19:31. Di pidato tersebut Adi Hidayat membicarakan soal program Gerina, dari proses awal memulai, studi yang dilakukan, sampai dengan tujuan program. Dari pidato sekitar 15 menit tersebut tak ada sekalipun dia membahas soal TKI ataupun membagikan uang Rp1 miliar ke 10 orang. Tayangan dari Sekretariat Presiden itu juga dipublikasikan ulang di kanal YouTube terverifikasi “Adi Hidayat Official”. Di video tersebut terdapat watermark lambang kanal yang ada di pojok kanan atas video, serupa dengan potongan video yang tersebar di Facebook. Video ini isinya sama persis dengan video dari konten Sekretariat Presiden. Sehingga tak ada juga ucapan Adi Hidayat soal TKI dan soal bagi uang Rp1 miliar. Dalam pencarian lebih lanjut kami juga menemkukan akun Instagram terverifikasi @adihidayatofficial. Akun itu menghubungkan ke akun Facebook "Ustadz Adi Hidayat ادي هدايت". Akun Facebook tersebut, meski tidak memiliki centang, tanda verifikasi, tapi berisikan konten yang sama dengan unggahan di Instagram. Akun itu juga punya 505 ribu pengikut. Sementara akun “Ust. Adi Hidayat Official LC.MA” yang mengunggah narasi bagi-bagi Rp1 miliar, terlihat hanya punya 45 pengikut dan baru dibuat pada 23 September 2025. Indikasi kuat akun ini adalah akun penipu yang mencatut nama Ustaz Adi Hidayat. Kembali ke video yang beredar di Facebook. Jika dicermati gerakan tangan Adi Hidayat dengan kata-katanya juga terlihat tidak natural dan tidak sinkron. Jika melakukan penyamaan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video dari Sekretariat Presiden sekitar menit 19:20. "[...] terdapat landasan dengan baik dan secara akademik, secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Maka Pak Mentan dapatlah lahan ini. Tidak mudah mengolah lahan ini karena ternyata ini PMK. Lahan yang mustahil dan sulit bisa ditanam. Maka apa yang kami lakukan? Setelah merenung, kita duduk [...]," begitu ucapan Adi dalam pidato yang dipotong itu. Teks yang berbeda antara asli dan potongan yang ada di media sosial ini menimbulkan curiga kalau konten dimanipulasi dengan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami mencoba melakukan pemindaian menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasilnya pemindai mendeteksi sekitar 71,9 persen kemungkinan video dibuat dengan AI. Terutama bagian audionya. Hive Moderation Video Ustaz Adi Hidayat. Ini menunjukkan kemungkinan besar konten audio dalam video tersebut dimanipulasi dengan AI. Apalagi video dari akun resmi Adi Hidayat dan Sekretariat Presiden menunjukkan kalau pada momen pidato Adi Hidayat, dia tidak membahas soal TKI dan bagi-bagi uang Rp1 miliar. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Video Jokowi Menegur Purbaya Soal Utang Kereta Cepat, Benarkah? Tim Tirto menelusuri asal-usul video yang beredar tersebut. Melalui pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa potongan video itu merupakan duplikasi dari unggahan media massa. Cuplikan yang digunakan identik dengan video di kanal YouTube Okezone. Sementara itu, video serupa diunggah pula oleh kanal Kompas.com. Berdasarkan video tersebut, konteks pernyataan Jokowi bukan terjadi pada 19 Oktober 2025 seperti klaim dalam unggahan, melainkan saat pertemuan dengan para kepala daerah di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 13 Agustus 2024. Dalam forum itu, Jokowi menjelaskan besarnya pengeluaran untuk menutup biaya operasional transportasi massal seperti MRT dan LRT. Ia tidak menampik, bahwa pada tahap awal, operasional moda transportasi publik memang belum menguntungkan secara ekonomi. Namun, Jokowi juga menekankan bahwa kerugian akibat kemacetan jauh lebih besar dibanding beban subsidi transportasi publik. Tidak ada pernyataan dalam video yang menyinggung Purbaya. Selain itu, pada saat pidato disampaikan, Purbaya bahkan belum menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Dalam potongan video itu, Jokowi justru menyebut nama Heru Budi Hartono untuk mengonfirmasi data operasional LRT-MRT di Jakarta. Heru diketahui menjabat sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 16 Oktober 2022–18 Oktober 2024. Sebagai tambahan konteks, hubungan antara Jokowi dan Purbaya yang disebut dalam unggahan sebenarnya merujuk pada isu berbeda, yakni soal utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bukan LRT-MRT. Dalam kasus tersebut, Danantara sempat berencana merestrukturisasi utang proyek perusahaan pembuat kereta cepat, KCIC, melalui skema pembiayaan pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya kemudian menyatakan menolak skema ini. Ia menilai lembaga pengelola kekayaan negara seharusnya mampu menyelesaikan masalah utangnya secara mandiri karena sebelumnya telah memperoleh penyertaan modal dari dividen yang tidak disetorkan ke negara. Purbaya juga menegaskan agar utang yang timbul dari proyek BUMN tidak serta-merta dibebankan kepada APBN. “Kalau ke APBN agak lucu. Karena untungnya ke dia, susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua gitu,” ujar Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025). Pasca penolakan itu, Jokowi sempat ditanya awak media mengenai sikap Menkeu terhadap skema pembiayaan proyek Whoosh. Dalam kesempatan menghadiri acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025), Jokowi memilih tidak menanggapi langsung pertanyaan tersebut, seperti yang terlihat di video yang diunggah Kompas. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Menteri Purbaya Sebut Pertamina Kelewat Pintar Tirto melakukan penelusuran terkait klaim yang mencatut nama Menteri Purbaya dengan mengamati gambar tersebut. Kami mendapati watermark akun Instagram lain dengan nama @suarahatisangistri yang kemungkinan merupakan pengunggah asli konten itu. Namun, kami tidak menemukan unggahan dengan narasi serupa dalam akun @suarahatisangistri. Lalu, Tirto melakukan penelusuran lanjutan dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut Pertamina kelewat pintar” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada konten YouTube MerdekaDotCom yang diunggah pada Rabu (1/10/2025) dengan judul “Menkeu Purbaya Kesal Sebut Pertamina Malas: Ganti saja Dirutnya!”. Video berdurasi 8:59 menit tersebut menampilkan Menteri Keuangan Purbaya tengah mengikuti Raker dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa (30/9/2025). Dalam Raker tersebut, Purbaya secara umum melontarkan kritik kepada Pertamina. Menkeu mengatakan bahwa Pertamina pada 2018 pernah berjanji untuk membangun 7 kilang minyak dalam kurun 5 tahun. Namun, tidak ada satu pun kilang yang berhasil dibuat saat ini. Purbaya kemudian menyebut Pertamina malas karena tidak pernah membangun kilang baru, tapi sama sekali tidak menyebut soal narasi “kelewat pintar, sedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia”. "Jadi, kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau kita enggak bisa bikin proyeknya, cuman pertaminannya males-malesan aja," begitu kata Purbaya pada menit ke 06:38 dalam video tersebut. Purbaya menyebutkan bahwa Indonesia mengalami rugi besar sehingga mengimpor minyak dan pupuk dari Singapura. Dengan demikian, diperlukan adanya dukungan untuk menyediakan dan memperbaiki alat-alat produksi, seperti kilang minyak, agar Indonesia bisa memproduksi BBM sendiri. “Karena kita rugi besar. Kita impor dari mana, dari Singapura minyak dan produk-produk minyaknya,” tegas Purbaya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI. Tirto juga melakukan konfirmasi kepada Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, terkait narasi “menyedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia” tersebut. Fadjar menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar. Fadjar menjelaskan bahwa proses bisnis hulu hingga hilir Pertamina diawasi ketat oleh pemerintah dan lembaga terkait, serta dijalankan sesuai ketentuan hukum dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Seluruh kegiatan ekspor-impor minyak Pertamina dilakukan atas izin dan pengawasan pemerintah. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan BBM bagi masyarakat tetap aman,” sebut Fadjar melalui keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025). Baca juga:Ekspansi ke Filipina, Pertamina NRE Operasikan 600 MW PLTSPertamina Patra Niaga SMEXPO Palembang 2025 Hadirkan UMKM Lokal Sebagai informasi, melansir CNBC Indonesia, Pertamina terakhir kali membangun kilang pada 1995 di Indonesia bagian timur. Itu adalah yang dikenal sebagai Kilang Kasim. Hingga kini, Pertamina sudah mengoperasikan 6 kilang besar, yaitu Kilang Balikpapan, Kilang Plaju, Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Dumai, dan Kilang Kasim. Menurut artikel yang ditulis Radar Blitar, Indonesia tercatat sebagai negara dengan cadangan minyak sekitar 4,8 miliar barel. Produksi harian mencapai 580 ribu barel, tapi kapasitas kilang di Indonesia tidak mampu mengolah seluruh minyak mentah yang diproduksi. Karena itulah, Indonesia mengekspor minyak mentah ke negara lain, salah satunya Singapura yang tidak memiliki ladang minyak. Singapura sendiri memiliki ekosistem pengolahan minyak mentah sejak dekade 1960-an. Kebutuhan bensin di Singapura hanya sekitar 150 ribu barel per hari dan mengalami surplus produksi BBM lebih dari 1 juta barel. Kelebihan produksi itulah yang diekspor, salah satunya ke Indonesia. Sebagai konteks tambahan, Indonesia mengekspor minyak mentah beberapa negara, salah satunya ke Singapura. Indonesia juga mengimpor lagi dalam bentuk BBM. Melansir CNBC Indonesia, data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor minyak mentah Indonesia mengalami peningkatan sepanjang 2024. Bahkan, nilai ekspor minyak mentah RI tercatat mencapai 2.228.458.183 dolar Amerika Serikat atau Rp36,9 triliun. CNBC Indonesia juga menjelaskan bahwa volume ekspor minyak mentah ke Singapura mencapai 334.080.868 kilogram dengan nilai 219.682.507 dolar AS. Di sisi lain, impor BBM dari Singapura sepanjang Januari-Desember 2024 tercatat mencapai 15.072.544.366 kilogram dengan nilai 11.404.019.938 dolar AS. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program 3 Juta Rumah Subsidi Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau instansi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kementerian PKP dan baru dibuat pada 7 Oktober 2025, atau cuma sehari sebelum informasi yang diberikan diunggah. Diberitakan Antara, Menteri PKP Maruarar Sirait sempat mengatakan pemerintah memang akan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap pada akhir April 2025. Ia mengatakan program itu menyasar kelompok pekerja informal, seperti pedagang sayur, pedagang bakso, dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji. Program ini berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan NTB. Namun, tidak informasi program ini didapatkan dengan pendaftaran mandiri lewat tautan di Facebook. Masyarakat bisa mengunjungi laman https://pkp.go.id/ untuk mengecek informasi resmi untuk program bantuan rumah subsidi. Berbagai link pendaftaran yang tersebar di medsos dan meminta data pribadi, biasanya merupakan modus phising atau penipuan. 100 2025-11-01
    Berita
    CekFakta
    Video Ketua MPR Sindir Gibran dengan Kata Pertama-tama, Tim Riset Tirto mencoba mencari tahu sumber asli video. Dengan memasukkan tangkapan layar footage Muzani ke mesin penelusuran Google Image, kami menjumpai klip identik disiarkan kanal YouTube “Liputan 6” pada Oktober 2024. Rekaman Muzani itu rupanya merupakan momen sidang MPR pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2024 – 2029. Akan tetapi, dalam video aslinya Muzani sama sekali tak menyindir Gibran dan menyebut “fufufafa”. “Sebelum kami menutup acara ini izinkan kami membacakan tiga buah pantun. Di hutan Papua pergi mencari madu, makan sarden sama papeda. Kita semua pasti akan rindu pernah punya presiden yang suka bagi-bagi sepeda. Masak kue talam jangan digulung, masak ikan pepes jangan dipanggang,” kata Muzani dalam dokumentasi asli. “Berpeci hitam dan memakai sarung, Kyai Ma'ruf Amin akan selalu kita senang. Pergi ke Glodok nonton barongsai, mampir Pasar Baru beli kain gorden, tugas kami pimpinan MPR sudah selesai, melantik Pak Prabowo kini jadi presiden,” lanjutnya. Tirto juga memastikan video yang diunggah oleh kanal YouTube Kompas, seperti klaim yang tertera di klip beredar. Kompas TV menyiarkan video Muzani berpantun ini dengan tajuk “Kala Pantun Ketua MPR Ahmad Muzani Buat Prabowo Geleng Kepala hingga Jokowi Tepuk Tangan”. Namun, sama seperti Liputan 6, Muzani tidak menyinggung Gibran dan menyebut “fufufafa”. Itu artinya, di bagian akhir video ini telah dimanipulasi secara digital. Setelah kami mencoba mengecek bagian akhir video menggunakan bantuan Hive Moderation, tertera kemungkinan video memuat konten AI atau deepfake, persentasenya mencapai 86,6 persen. Artinya, video yang disebarkan di media sosial telah mengalami proses penyuntingan dari video aslinya. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Purbaya Sebut pada 2026 Guru Honorer Diangkat PNS, Apa Iya? Untuk memverifikasi klaim yang berseliweran, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Purbaya guru honorer wajib jadi PNS”, Hasilnya, kami sama sekali tak menemukan adanya pernyataan Purbaya sebagaimana dalam klaim. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Polda Jawa Barat. Pernyataan Purbaya yang paling mendekati yakni ketika ia bicara soal wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan. Meski ada kemungkinan kenaikan gaji para ASN pada 2026, dilansir Kompas, Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan belum mengetahui detail lebih lanjutnya. “Kalau kemungkinan kan selalu ada, cuma peluangnya berapa kita enggak tahu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (21/10/2025). Kabar kenaikan gaji ASN sempat muncul dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam aturan itu tertulis rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, serta pejabat negara. Dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, sebelumnya tidak tercatat adanya rencana kenaikan gaji ASN maupun pejabat negara. Kebijakan tersebut juga dimasukkan dalam delapan program quick wins pada perbaikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 Namun, Kemenpan RB menegaskan rencana itu belum dibahas pemerintah. Adapun kenaikan gaji PNS terakhir dilakukan pada 2024 sebesar 8 persen, bersamaan dengan kenaikan pensiun 12 persen, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan inflasi. 100 2025-10-31
    Berita
    CekFakta
    Hoaks BEM UI Gelar Demo Desak Prabowo Copot Purbaya let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');}); Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut tidak menyertakan bukti maupun keterangan kredibel untuk memperkuat tudingan bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Meski demikian, beberapa unggahan konsisten menampilkan foto seorang mahasiswa yang mengenakan jaket almamater kuning khas UI.Tirto kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui konteks dan identitas mahasiswa dalam foto tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dicatut dalam klaim itu adalah Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru.Mengacu pada pemberitaan RMOL, Diallo yang mewakili BEM UI disebut mendesak agar Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Baca juga:Prabowo Dongkol Nonton Podcast Kritik Dirinya tapi Tetap Dicatat RMOL BeritaSatu Beritasatu.com, Baca juga:Pertemuan Prabowo dengan Presiden Brasil Hasilkan 8 Kesepakatan Baca juga:Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama demi Hadapi Tantangan let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');}); #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sebagai langkah verifikasi tambahan, Tirto menelusuri seluruh kanal resmi milik BEM UI. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan maupun keterangan tertulis yang menyebut bahwa BEM UI mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menteri Keuangan Purbaya. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pencairan BLT Kesra Periode Oktober 2025 Tim Riset Tirto mula-mula mengecek tautan yang berlalu-lalang dengan memanfaatkan bantuan urlscan.io. Dari situ kami menemukan bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, maupun institusi pemerintah lainnya. Di halaman depan tautan, masyarakat justru diminta data-data pribadi, seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Telegram. Akun pengunggah juga diketahui bukan akun asli Kemensos dan baru dibuat pada 16 Oktober 2025. Pemerintah pada tahun ini memang mengumumkan dua program paket ekonomi, salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program itu diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan ini disalurkan pada bulan Oktober hingga Desember 2025. “Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Menko Perekonomian, dinukil dari laman Sekretriat Kabinet (Setkab). Menurut Airlangga, bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kemensos kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako. Menyoal penyalurannya, Airlangga mengatakan kalau penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga mulai minggu depan. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga yang dimulai pada Senin (20/10/2025). Seperti dilaporkan Kompas, masyarakat bisa mengecek nama penerima BLT Kesra 2025 secara mandiri melalui dua cara, antara lain lewat situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos di HP. Tirto tak menjumpai adanya informasi situs lain seperti yang beredar di media sosial. Jika lewat situs resmi, masyarakat bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id dan memilih data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data”. Dari situ sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”. 100 2025-10-30
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video KDM Umumkan Bantuan untuk TKI dan TKW Sebagai langkah awal, Tim Riset Tirto mencoba mengecek informasi akun pengunggah yang mengatasnamakan KDM. Akun itu bukanlah akun asli KDM dan diketahui baru dibuat pada 26 Oktober tahun ini, alias sama seperti tanggal unggahan. Di beranda akun “Bantuan KDM” tak terlihat adanya unggahan lain selain video KDM berbagi bantuan kepada TKI dan TKW. Saat awal-awal dibikin, akun tersebut juga hanya memasang foto profil dan foto cover bergambar sosok Dedi Mulyadi. Jika video KDM diamati dengan saksama, sebetulnya terdapat tanda-tanda adanya keterlibatan kecerdasan buatan/AI. Sebab, audio yang menyerupai suara Dedi Mulyadi itu tidak sesuai dengan gerak bibir KDM dalam video. Untuk membuktikan hal tersebut, Tirto mengecek video ini dengan bantuan Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan audionya dihasilkan oleh generatif AI atau deepfake memang mencapai 99 persen. Tim Riset Tirto lalu mencari tahu konteks asli video KDM. Dengan menyalin tangkapan layar klip itu ke mesin penelusuran Google Image, kami menemukan bahwa video aslinya berasal dari akun Facebook resmi “Kang Dedi Mulyadi” yang bercentang biru. Dalam klip asli, KDM sedang berbicara soal mendidik anak, bukan bagi-bagi bantuan. Dedi bilang, ketika menitipkan anak ke sekolah, maka orang tua sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru, untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita. “Manakala anak kita berbuat kenakalan di sekolah dan gurunya memberikan hukuman dan hukuman itu masih dalam batas kewajaran, maka kita harus menerimanya. Dan ketika pulang sekolah ketika anak kita mendapat hukuman dari gurunya, kita harus memberikan hukuman lagi agar anak kita merasa bahwa dirinya melakukan tindakan yang salah,” kata KDM dalam video asli. Dia menceritakan soal upaya pihaknya membangun hubungan guru dan orang tua siswa yang konstruktif dan punya landasan hukum. Sebelum orang tua menyerahkan anaknya ke sekolah, Pemprov Jawa Barat menandatangani surat pernyataan, yang didalamnya menyatakan tidak akan mempidanakan guru yang memberikan hukuman pada anaknya dengan tujuan memberikan pendidikan Sepanjang 2 menit 22 detik, KDM sama sekali tidak menyinggung soal bantuan kepada TKI dan TKW. Itu artinya, audio video tersebut telah dimanipulasi menggunakan AI. 100 2025-10-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Louis van Gaal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester United dan Timnas Belanda tersebut telah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025). “Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl. Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin. Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna. Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan. “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson. Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme. Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid). Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas. “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya. Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang. Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal. Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia. “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson. Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu. Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Indonesia Lolos Piala Dunia Lewat Jalur Wild Card FIFA Tidak ada informasi maupun bukti kredibel yang disertakan oleh para pengunggah dalam klaim tersebut. Unggahan itu hanya menampilkan kolase foto yang berisi potret skuad timnas Indonesia, foto Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, serta foto Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun demikian, seluruh unggahan visual tersebut sama sekali tidak memiliki keterkaitan atau kekuatan bukti terhadap klaim yang disampaikan. Misalnya, foto Prabowo dan Presiden FIFA kemungkinan besar berasal dari situs resmi kepresidenan. Konteks asli foto tersebut adalah saat kepala negara menerima kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut berlangsung pada akhir September 2025, artinya sebelum laga kualifikasi ronde keempat digelar. Selain itu, isi pertemuan itu tidak membahas mengenai Indonesia yang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card tanpa kualifikasi, melainkan mengenai komitmen kerja sama antara kedua pihak untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Lebih lanjut, Tirto menelusuri klaim ini melalui kanal resmi FIFA. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari organisasi tersebut yang menyebut bahwa Indonesia telah diumumkan lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card. Tidak ada nama Indonesia dalam daftar negara yang sudah dipastikan berlaga di Piala Dunia 2026 maupun yang lolos ke ronde kelima kualifikasi. Hal serupa juga terlihat di situs resmi PSSI. Tidak terdapat informasi apa pun yang membenarkan klaim bahwa Indonesia secara resmi masuk ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card yang diberikan. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Ustaz Adi Hidayat Bagikan Rp1 Miliar untuk TKI Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarahkan ke video milik YouTube Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut terlihat Ustaz Adi Hidayat memang sedang berpidato dengan pakaian serba putih, dan latar panggung dengan layar putih dan ornamen tumbuh-tumbuhan. Mimbar berlogo Burung Garuda juga menunjukkan penampakan yang sama dengan unggahan yang beredar di media sosial. Isi tayangan YouTube itu menyoal Presiden Prabowo Subianto yang meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin pada 23 April 2025. Dalam acara momen itu, Adi Hidayat menjadi pembicara sekaligus inisiator Gerina. Terlihat, Adi Hidayat menyampaikan pernyataannya pada menit ke-13 sampai menit ke-28 dalam rekaman YouTube milik Sekretariat Presiden tersebut. Menyamakan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video sekitar menit 19:31. Di pidato tersebut Adi Hidayat membicarakan soal program Gerina, dari proses awal memulai, studi yang dilakukan, sampai dengan tujuan program. Dari pidato sekitar 15 menit tersebut tak ada sekalipun dia membahas soal TKI ataupun membagikan uang Rp1 miliar ke 10 orang. Tayangan dari Sekretariat Presiden itu juga dipublikasikan ulang di kanal YouTube terverifikasi “Adi Hidayat Official”. Di video tersebut terdapat watermark lambang kanal yang ada di pojok kanan atas video, serupa dengan potongan video yang tersebar di Facebook. Video ini isinya sama persis dengan video dari konten Sekretariat Presiden. Sehingga tak ada juga ucapan Adi Hidayat soal TKI dan soal bagi uang Rp1 miliar. Dalam pencarian lebih lanjut kami juga menemkukan akun Instagram terverifikasi @adihidayatofficial. Akun itu menghubungkan ke akun Facebook "Ustadz Adi Hidayat ادي هدايت". Akun Facebook tersebut, meski tidak memiliki centang, tanda verifikasi, tapi berisikan konten yang sama dengan unggahan di Instagram. Akun itu juga punya 505 ribu pengikut. Sementara akun “Ust. Adi Hidayat Official LC.MA” yang mengunggah narasi bagi-bagi Rp1 miliar, terlihat hanya punya 45 pengikut dan baru dibuat pada 23 September 2025. Indikasi kuat akun ini adalah akun penipu yang mencatut nama Ustaz Adi Hidayat. Kembali ke video yang beredar di Facebook. Jika dicermati gerakan tangan Adi Hidayat dengan kata-katanya juga terlihat tidak natural dan tidak sinkron. Jika melakukan penyamaan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video dari Sekretariat Presiden sekitar menit 19:20. "[...] terdapat landasan dengan baik dan secara akademik, secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Maka Pak Mentan dapatlah lahan ini. Tidak mudah mengolah lahan ini karena ternyata ini PMK. Lahan yang mustahil dan sulit bisa ditanam. Maka apa yang kami lakukan? Setelah merenung, kita duduk [...]," begitu ucapan Adi dalam pidato yang dipotong itu. Teks yang berbeda antara asli dan potongan yang ada di media sosial ini menimbulkan curiga kalau konten dimanipulasi dengan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami mencoba melakukan pemindaian menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasilnya pemindai mendeteksi sekitar 71,9 persen kemungkinan video dibuat dengan AI. Terutama bagian audionya. Hive Moderation Video Ustaz Adi Hidayat. Ini menunjukkan kemungkinan besar konten audio dalam video tersebut dimanipulasi dengan AI. Apalagi video dari akun resmi Adi Hidayat dan Sekretariat Presiden menunjukkan kalau pada momen pidato Adi Hidayat, dia tidak membahas soal TKI dan bagi-bagi uang Rp1 miliar. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Video Jokowi Menegur Purbaya Soal Utang Kereta Cepat, Benarkah? Tim Tirto menelusuri asal-usul video yang beredar tersebut. Melalui pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa potongan video itu merupakan duplikasi dari unggahan media massa. Cuplikan yang digunakan identik dengan video di kanal YouTube Okezone. Sementara itu, video serupa diunggah pula oleh kanal Kompas.com. Berdasarkan video tersebut, konteks pernyataan Jokowi bukan terjadi pada 19 Oktober 2025 seperti klaim dalam unggahan, melainkan saat pertemuan dengan para kepala daerah di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 13 Agustus 2024. Dalam forum itu, Jokowi menjelaskan besarnya pengeluaran untuk menutup biaya operasional transportasi massal seperti MRT dan LRT. Ia tidak menampik, bahwa pada tahap awal, operasional moda transportasi publik memang belum menguntungkan secara ekonomi. Namun, Jokowi juga menekankan bahwa kerugian akibat kemacetan jauh lebih besar dibanding beban subsidi transportasi publik. Tidak ada pernyataan dalam video yang menyinggung Purbaya. Selain itu, pada saat pidato disampaikan, Purbaya bahkan belum menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Dalam potongan video itu, Jokowi justru menyebut nama Heru Budi Hartono untuk mengonfirmasi data operasional LRT-MRT di Jakarta. Heru diketahui menjabat sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 16 Oktober 2022–18 Oktober 2024. Sebagai tambahan konteks, hubungan antara Jokowi dan Purbaya yang disebut dalam unggahan sebenarnya merujuk pada isu berbeda, yakni soal utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bukan LRT-MRT. Dalam kasus tersebut, Danantara sempat berencana merestrukturisasi utang proyek perusahaan pembuat kereta cepat, KCIC, melalui skema pembiayaan pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya kemudian menyatakan menolak skema ini. Ia menilai lembaga pengelola kekayaan negara seharusnya mampu menyelesaikan masalah utangnya secara mandiri karena sebelumnya telah memperoleh penyertaan modal dari dividen yang tidak disetorkan ke negara. Purbaya juga menegaskan agar utang yang timbul dari proyek BUMN tidak serta-merta dibebankan kepada APBN. “Kalau ke APBN agak lucu. Karena untungnya ke dia, susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua gitu,” ujar Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025). Pasca penolakan itu, Jokowi sempat ditanya awak media mengenai sikap Menkeu terhadap skema pembiayaan proyek Whoosh. Dalam kesempatan menghadiri acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025), Jokowi memilih tidak menanggapi langsung pertanyaan tersebut, seperti yang terlihat di video yang diunggah Kompas. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Menteri Purbaya Sebut Pertamina Kelewat Pintar Tirto melakukan penelusuran terkait klaim yang mencatut nama Menteri Purbaya dengan mengamati gambar tersebut. Kami mendapati watermark akun Instagram lain dengan nama @suarahatisangistri yang kemungkinan merupakan pengunggah asli konten itu. Namun, kami tidak menemukan unggahan dengan narasi serupa dalam akun @suarahatisangistri. Lalu, Tirto melakukan penelusuran lanjutan dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut Pertamina kelewat pintar” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada konten YouTube MerdekaDotCom yang diunggah pada Rabu (1/10/2025) dengan judul “Menkeu Purbaya Kesal Sebut Pertamina Malas: Ganti saja Dirutnya!”. Video berdurasi 8:59 menit tersebut menampilkan Menteri Keuangan Purbaya tengah mengikuti Raker dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa (30/9/2025). Dalam Raker tersebut, Purbaya secara umum melontarkan kritik kepada Pertamina. Menkeu mengatakan bahwa Pertamina pada 2018 pernah berjanji untuk membangun 7 kilang minyak dalam kurun 5 tahun. Namun, tidak ada satu pun kilang yang berhasil dibuat saat ini. Purbaya kemudian menyebut Pertamina malas karena tidak pernah membangun kilang baru, tapi sama sekali tidak menyebut soal narasi “kelewat pintar, sedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia”. "Jadi, kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau kita enggak bisa bikin proyeknya, cuman pertaminannya males-malesan aja," begitu kata Purbaya pada menit ke 06:38 dalam video tersebut. Purbaya menyebutkan bahwa Indonesia mengalami rugi besar sehingga mengimpor minyak dan pupuk dari Singapura. Dengan demikian, diperlukan adanya dukungan untuk menyediakan dan memperbaiki alat-alat produksi, seperti kilang minyak, agar Indonesia bisa memproduksi BBM sendiri. “Karena kita rugi besar. Kita impor dari mana, dari Singapura minyak dan produk-produk minyaknya,” tegas Purbaya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI. Tirto juga melakukan konfirmasi kepada Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, terkait narasi “menyedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia” tersebut. Fadjar menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar. Fadjar menjelaskan bahwa proses bisnis hulu hingga hilir Pertamina diawasi ketat oleh pemerintah dan lembaga terkait, serta dijalankan sesuai ketentuan hukum dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Seluruh kegiatan ekspor-impor minyak Pertamina dilakukan atas izin dan pengawasan pemerintah. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan BBM bagi masyarakat tetap aman,” sebut Fadjar melalui keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025). Baca juga:Ekspansi ke Filipina, Pertamina NRE Operasikan 600 MW PLTSPertamina Patra Niaga SMEXPO Palembang 2025 Hadirkan UMKM Lokal Sebagai informasi, melansir CNBC Indonesia, Pertamina terakhir kali membangun kilang pada 1995 di Indonesia bagian timur. Itu adalah yang dikenal sebagai Kilang Kasim. Hingga kini, Pertamina sudah mengoperasikan 6 kilang besar, yaitu Kilang Balikpapan, Kilang Plaju, Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Dumai, dan Kilang Kasim. Menurut artikel yang ditulis Radar Blitar, Indonesia tercatat sebagai negara dengan cadangan minyak sekitar 4,8 miliar barel. Produksi harian mencapai 580 ribu barel, tapi kapasitas kilang di Indonesia tidak mampu mengolah seluruh minyak mentah yang diproduksi. Karena itulah, Indonesia mengekspor minyak mentah ke negara lain, salah satunya Singapura yang tidak memiliki ladang minyak. Singapura sendiri memiliki ekosistem pengolahan minyak mentah sejak dekade 1960-an. Kebutuhan bensin di Singapura hanya sekitar 150 ribu barel per hari dan mengalami surplus produksi BBM lebih dari 1 juta barel. Kelebihan produksi itulah yang diekspor, salah satunya ke Indonesia. Sebagai konteks tambahan, Indonesia mengekspor minyak mentah beberapa negara, salah satunya ke Singapura. Indonesia juga mengimpor lagi dalam bentuk BBM. Melansir CNBC Indonesia, data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor minyak mentah Indonesia mengalami peningkatan sepanjang 2024. Bahkan, nilai ekspor minyak mentah RI tercatat mencapai 2.228.458.183 dolar Amerika Serikat atau Rp36,9 triliun. CNBC Indonesia juga menjelaskan bahwa volume ekspor minyak mentah ke Singapura mencapai 334.080.868 kilogram dengan nilai 219.682.507 dolar AS. Di sisi lain, impor BBM dari Singapura sepanjang Januari-Desember 2024 tercatat mencapai 15.072.544.366 kilogram dengan nilai 11.404.019.938 dolar AS. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video Rekaman Gempa di Sulawesi Utara Tirto mengamati video tersebut dari awal hingga akhir. Meski demikian, kami tidak menemukan adanya satupun petunjuk yang memberi petunjuk momen tersebut merekam dampak gempa bumi di sebuah toko di wilayah Sulawesi Utara. Untuk menelusuri asal usul dan konteks utuh video tersebut, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images. Hasilnya, kami menemukan video serupa telah diunggah oleh sejumlah akun di beragam platform sejak beberapa bulan lalu. Tirto menemukan sejumlah kesamaan keterangan dalam beberapa video tersebut, yang menyebut video tersebut merupakan momen gempa yang terjadi di Myanmar pada bulan Maret 2025 lalu. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh sejumlah akun di beragam platform, di antaranya “RowanCreed-s4p”,“mymtvshow”, “K24Turkce” dan “ahaber”. Salah satu pengunggah video tersebut yaitu “ahaber” merupakan akun resmi dari salah satu media kredibel asal Turki bernama A Haber. Dalam keterangan unggahan akun yang telah terverifikasi resmi itu, disebutkan bahwa momen tersebut adalah peristiwa gempa bumi yang terjadi di Myanmar Maret lalu. "Rekaman baru terkait gempa berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar muncul ke publik," tulis keterangan takarir akun tersebut pada (15/5/2025). Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitude 7.7 (earthquake.usgs.gov) dengan titik gempa berjarak 13 KM arah utara-barat laut dari Kota Sagaing, Myannmar pada Jumat, (28/3/2025) sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Gempa juga dirasakan hingga ke wilayah Thailand. Seperti dilansir Antara, selain menyebabkan getaran sangat keras di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, gempa tersebut juga dirasakan di Thailand dan China yang berbatasan dengan Myanmar. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Berita Tirto Sebut CT Berikan Mobil ke Ponpes Lirboyo Redaksi Tirto memastikan tidak pernah menerbitkan berita dengan judul “Sowan ke Ponpes Lirboyo Chairul Tanjung Bawa 5 Pajero dan 5 Alphard Sebagai Permintaan Maaf TRANS7.” Verifikasi ini dapat dibuktikan dengan tidak ditemukannya berita tersebut di situs resmi Tirto. Pencarian melalui direktori maupun kolom pencarian situs Tirto tidak menghasilkan artikel dengan judul maupun isi seperti yang tercantum dalam tangkapan layar yang beredar. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa tangkapan layar yang mencatut nama Tirto merupakan konten palsu atau hasil manipulasi visual. Salah satu akun TikTok dengan nama handle “esmeyoung3” memberikan klarifikasi bahwa video yang digunakan dalam unggahan viral tersebut merupakan miliknya. Ia menegaskan bahwa momen dalam video tersebut tidak berkaitan dengan klaim pemberian mobil oleh Chairul Tanjung kepada Pondok Pesantren Lirboyo sebagai bentuk permintaan maaf. "Mengaku benar dan paling pinter karna gak mondok tp suka mencuri video orang lain yg notabene alumni pondok? Ketahuan nipu, mitnah, nyuri video orang pondokan lagi," tulis takarir dengan waktu unggah 20 Oktober 2025 lalu. Tirto juga melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dan pencarian dengan kata kunci terkait melalui Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video identik memang telah diunggah sebelumnya oleh akun TikTok “esmeyoung3” pada (4/9/2025). Berdasarkan keterangan dalam unggahan asli, video tersebut merekam momen ketika Gus Rom menerima kiriman dua mobil dari santrinya yang berasal dari Sumatra. Dalam video tersebut, diketahui bahwa Gus Rom menerima mobil tersebut namun kemudian mengembalikannya kepada santri yang mengirimnya. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa video yang dicatut dalam narasi viral itu tidak ada kaitannya dengan klaim pemberian mobil dari Chairul Tanjung kepada Pondok Pesantren Lirboyo sebagai upaya permintaan maaf. 100 2025-10-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kedatangan STY Oktober 2025 untuk Kembali Latih Timnas Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran menunjukkan foto maupun potongan video yang ditampilkan akun itu menduplikasi unggahan media massa. Berikut foto asli dari hasil pencarian. Salah satu foto unggahan di media sosial sebenarnya menunjukkan juga petunjuk berupa watermark atau logo Bola.com. Berdasar keterangan penyerta gambar (caption) foto disebutkan kalau kejadian dalam foto adalah saat STY berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (26/1/2025), saat dia akan pulang ke Korea Selatan.Lebih lanjut, mengidentifikasi suasana dan pakaian yang dikenakan STY, kaos putih berlengan panjang dan syal Indonesia, serupa dengan kejadian saat dia akan kembali ke Korea Selatan, usai mengakhiri kerja sama dengan PSSI, Januari lalu. Sejumlah pemberitaan dari media massa menunjukkan kondisi keramaian yang serupa. Misalnya dokumentasi dari iNewsdanKompasTV berikut. Momen itu adalah saat STY bertolak ke Korea Selatan, bukan tiba di Indonesia. Dalam momen itu STY sempat menyampaikan pesan. “Walaupun saya meninggalkan Indonesia tetapi sepakbola Indonesia akan tetap maju dan berkembang. Minta dukungan suporter agar timnas bisa lebih baik dan saya percaya itu. Dukungan suporter sangat penting pada Maret ini dan jadi mohon dukungan agar bisa lolos ke piala dunia 2026," begitu pesan STY. Sama halnya dengan video yang terkait dalam unggahan di media sosial. Video tersebut juga memotong beberapa bagian video dari momen pulang kampung STY, Januari 2025 lalu. Klip-klip tersebut dirangkai dan ditambah narasi tak berdasar. Sementara itu artikel soal kedatangan STY diunggah akun tanpa identitas yang jelas. Situs tersebut tidak mencantumkan penulis maupun redaksi media yang jelas. Pihak PSSI, sampai dengan Selasa (21/10/2025), mengatakan belum ada kepastian soal siapa yang mengisi kursi pelatih selepas Kluivert didepak. Pembahasan siapa pengganti Kluivert dikabarkan bakal ditentukan dalam rapat Exco PSSI. “Belum [ditentukan pelatih baru], besok baru mau rapat,” ujar Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat kepada awak media, Senin (20/10/2025), mengutip Kompas.com. 100 2025-10-22
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg Tirto membuka tautan daftarsekarang25.registrasi.web.id untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, kami diminta untuk mengisi data pribadi yang terdiri dari nama lengkap sesuai dengan e-KTP dan mengisi nomor telepon Telegram aktif. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut terdaftar. Namun, hasil pencarian menunjukkan bahwa tidak ditemukan data WHOIS untuk domain tersebut. Menurut keterangan dari WHOIS, terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab. Antara lain domain tersebut tidak benar-benar ada atau penyedia domain tidak membuka akses data. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs, apalagi situs tersebut meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telepon, tanpa kejelasan instansi yang bertanggung jawab. Penelusuran di URLscan.io juga tidak membuahkan hasil, yang artinya sumber domainnya juga tidak definitif berhubungan dengan Kementerian Sosial. Selain itu, perlu diketahui, melansir Antara, hingga saat ini, subsidi untuk LPG 3 kilogram tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Menurut penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, subsidi tersebut diberikan dalam bentuk selisih harga jual. Harga asli satu tabung LPG 3 kg sebenarnya mencapai Rp42.750, namun masyarakat hanya perlu membayar Rp12.750 per tabung. Dengan demikian, pemerintah menanggung selisih sebesar Rp30.000 per tabung, atau sekitar 70 persen dari harga aslinya. Skema subsidi ini tercatat menghabiskan dana sebesar Rp80,2 triliun dalam APBN 2024, dan dinikmati oleh kurang lebih 41,5 juta pengguna. 100 2025-10-21
    Berita
    CekFakta
    Video Menkeu Purbaya Bagi-Bagi Uang, Apa Benar? Usai menyimak video secara utuh, Tim Riset Tirto menemukan beberapa kejanggalan, antara lain perkataan Purbaya yang tidak selaras dengan mimik mulutnya, dan gerak ekspresi wajah Purbaya yang terlihat kaku. Temuan seperti itu biasanya menandakan campur tangan kecerdasan buatan/AI. Untuk membuktikannya, kami mencoba memasukkan klip Purbaya ke situs pengecek AI, Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan video itu memuat konten AI-generated atau deepfake mencapai 99,9 persen dan keterlibatan AI terletak dalam audionya. Tirto lantas mencari konteks asli rekaman Purbaya. Dengan memanfaatkan metode pencarian gambar terbalik atau reverse image search di Google Image, kami menemukan video identik diunggah kanal YouTube @Update_IDN. Dalam unggahan itu, Purbaya yang sedang memakai jas hitam dan dasi biru muda, justru menyampaikan soal amanah baru yang dipegang, yakni sebagai Menteri Keuangan. Untuk mencari rekaman utuhnya, Tirto mengetik kata kunci “pidato Purbaya saat menjabat” di kolom pencarian Google. Dokumentasi Purbaya memberikan pidato pertama sebagai Menteri itu salah satunya disiarkan oleh kanal YouTube CNN Indonesia. Dalam klip asli yang diunggah pada Selasa (9/9/2025) lalu, Purbaya sama sekali tidak menyinggung soal program berbagi rezeki dan bagi-bagi uang. “Hari ini adalah momen yang penuh makna bagi saya pribadi, sekaligus bagi kita semua, karena menandai dimulainya babak baru pengabdian saya di Kementerian Keuangan. Saya merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh Bapak Presiden,” kata Purbaya dalam rekaman asli. Serah terima jabatan Menteri Keuangan itu digelar di Jakarta. Purbaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kini diamanahkan memimpin Kementerian Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Artinya, video Purbaya bagi-bagi uang yang berseliweran tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Lagipula, akun Facebook pengunggah bukan merupakan akun resmi Purbaya dan baru dibuat pada tanggal yang sama seperti unggahannya, yakni 10 Oktober 2025. 100 2025-10-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks FIFA Pecat Wasit yang Pimpin Laga Indonesia vs Irak Tirto telah mengamati video yang disertakan secara menyeluruh, mulai dari awal hingga akhir. Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ditemukan pernyataan dari Gianni Infantino yang menyebut bahwa FIFA akan memecat wasit Ma Ning. Selain itu, tidak ditemukan pula pernyataan resmi dari Ma Ning, terkait pengakuan dirinya tentang adanya kesalahan dalam kepemimpinannya yang disebut-sebut merugikan Indonesia. Klaim yang beredar dalam video tersebut disampaikan semata-mata melalui narasi oleh narator, tanpa disertai bukti yang kredibel untuk mendukung pernyataan tersebut. Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri asal usul cuplikan klip Gianni Infantino yang disertakan dalam awal video. Dengan menggunakan teknik reverse image search, kami menemukan bahwa klip tersebut berasal dari kanal Youtube PSSI TV berjudul “Pesan Khusus Presiden FIFA Gianni Infantino” yang diunggah pada 2 November 2019. Video tersebut merupakan video lama yang tidak terkait dengan konteks kekinian yaitu kualifikasi Piala Dunia 2026. Lebih lanjut, dalam video itu, Gianni Infantino selaku Presiden FIFA sendiri, tidak membahas apapun tentang wasit Ma Ning asal China. Dalam video itu, pria asal Italia tersebut hanya memberikan pesan kepada PSSI yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada tahun 2019 lalu. Tirto juga menelusuri situs resmi FIFA. Hasilnya, hingga Senin (20/10/2025) atau saat artikel periksa fakta ini di tulis tidak ditemukan keterangan resmi yang menyebut bahwa FIFA secara resmi telah memecat wasit Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak. 100 2025-10-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Mahfud MD Bagikan Bansos Hasil Perampasan Aset Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Mahfud, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian mengarahkan kami ke artikel berita yang diterbitkan oleh Antara. Mahfud terlihat mengenakan batik yang sama, juga dengan aksesori pin merah putih di dadanya, serta latar belakang pola dan perisai Burug Garuda yang sama seperti potongan video yang tersebar di media sosial. Keterangan foto tersebut menyebut foto berasal dari tahun 2021, saat Mahfud, yang kala itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam, memberikan pernyataan terkait perkembangan Satgas BLBI, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Artikel yang tayang tahun 2021 tersebut juga sama sekali tak menyebutkan bansos dari hasil perampasan aset. Dalam kesempatan itu, Mahfud menyatakan obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sering melobi pemerintah sehingga pelunasan utangnya tertunda. Foto Mahfud dalam artikel tersebut sama persis dengan video yang ada di Facebook. Karenanya, Tirto mencurigai foto tersebut dimanipulasi menggunakan akal imitasi (artificial intelligence, AI) agar menjadi video, yang isinya berbicara sesuai dengan input dari penyebar video. Kami mengecek audio video tersebut lewat platform pendeteksi audio AI generate bernama Resemble AI. Hasil pengecekan menyimpulkan bahwa audio tersebut palsu atau dipalsukan. Kami juga mencoba melakukan pemindaian video, terutama di bagian Mahfud berbicara menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan skor agregat 99 persen, video adalah buatan atau dimanipulasi dengan AI. Bagian audio menjadi hal yang paling mendapat sorotan buatan AI, hasil pemindaian Hive Moderation. Hive Moderation Periksa Fakta Video hoaks Mahfud MD. Tirto juga mengecek akun yang mencatut nama Mahfud sebagai nama Facebook tersebut. Tak ditemukan indikasi bahwa akun tersebut merupakan media sosial asli milik Mahfud. Justru, akun ini lebih seperti akun palsu karena baru dibuat pada 25 September 2025. Lewat pengecekan medsos resmi Mahfud di Facebook dan Instagram yang ditandai dengan adanya centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan dari Mahfud soal bansos dari hasil perampasan aset. Temuan ini memperkuat dugaan video Mahfud bagi-bagi bansos yang beredar di Facebook, merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Modus seperti ini banyak digunakan sebagai upaya penipuan (scam) atau juga upaya untuk pengumpulan data pribadi. Tirto berkali-kali menemukan modus serupa di media sosial. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim 74% Kematian Disebabkan oleh Vaksin COVID-19 Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari artikel yang dicantumkan dalam video. Tirto memasukkan judul artikel “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” ke mesin pencarian Google, dan hasilnya menunjukkan bahwa artikel serupa memang pernah diunggah di situs SSRN, platform yang digunakan Preprints with The Lancet untuk berbagi naskah pracetak (preprint) penelitian tahap awal. Artikel tersebut diunggah pada 5 Juli 2023. Namun, naskah tersebut dihapus kurang dari 24 jam setelah diunggah. Pihak Preprints with The Lancet menyatakan bahwa makalah tersebut “melanggar kriteria penyaringan” karena kesimpulannya tidak didukung oleh metodologi penelitian yang memadai. “Pracetak ini telah dihapus oleh Preprints with The Lancet karena kesimpulan penelitian tidak didukung oleh metodologi penelitian. Preprints with The Lancet berhak menghapus makalah yang telah dipublikasikan jika kami memutuskan bahwa makalah tersebut melanggar kriteria penyaringan kami,” tulis Preprints with The Lancet. Dengan demikian, makalah itu tidak melalui proses peninjauan sejawat (peer review), yakni tahap penting dalam publikasi ilmiah untuk menilai validitas dan kualitas penelitian sebelum diterbitkan. Melalui laman resminya, Preprints with The Lancet menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok jurnal The Lancet dan SSRN untuk memfasilitasi pembagian awal hasil riset. Namun, naskah yang diunggah di sana bukan publikasi resmi The Lancet dan tidak sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal tersebut. “Pracetak yang tersedia di sini bukan merupakan publikasi The Lancet atau sedang dalam proses peninjauan oleh jurnal The Lancet. Pracetak ini merupakan makalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat,” terang Preprints with The Lancet. Pracetak yang tersedia hanyalah penelitian tahap awal yang belum melalui proses peninjauan sejawat. “Temuan ini tidak boleh digunakan untuk pengambilan keputusan klinis atau kesehatan masyarakat, maupun disajikan tanpa menyoroti fakta-fakta tersebut,” bunyi keterangan The Lancet juga. 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Video Menteri Yusril Minta Ammar Zoni Dibebaskan, Apa Benar? Tim Riset Tirto pertama-pertama melakukan penelusuran Google untuk mengonfirmasi klaim yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan pemberitaan yang membenarkan narasi Yusril minta aparat membebaskan Ammar Zoni. Tirto kemudian mengecek video yang berseliweran. Dengan memasukkan tangkapan layar salah satu frame video ke mesin telusur Yandex, kami menjumpai rekaman identik ditayangkan kanal YouTube MerdekaDotCom pada Januari 2025. Judul klip aslinya yakni “Cerita Yusril Diminta Soeharto Sebelum Meninggal Agar Status Terdakwa Dicabut”. Alih-alih membahas Ammar Zonni, Yusril menceritakan momen ketika mantan Presiden Soeharto meminta bantuan mencabut status terdakwa yang melekat pada dirinya sebelum meninggal. Yusril yang saat itu menduduki posisi Menteri Sekretaris Negara kemudian menemui Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh untuk membahas hal tersebut. Akhirnya status Soeharto sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dicabut pada 2006 karena alasan kesehatan. Yusril bilang, penetapan status tersangka pada seseorang harus ada batasan waktunya. Artinya, narasi soal Yusril membebaskan atau meminta aparat membebaskan Ammar Zoni tidak terbukti kebenarannya. Selain dikabarkan meminta aparat membebaskan Ammar Zoni, Yusril juga sempat diklaim menjenguk Ammar di Nusakambangan. Namun demikian, klaim tersebut juga terbukti tak benar dan telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-10-28
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia Klaim yang menyebut bahwa Louis van Gaal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester United dan Timnas Belanda tersebut telah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir. Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI. “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia. Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025). “Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl. Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere. 100 2025-10-27
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin. Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung. Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna. Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan. “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson. Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme. Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid). Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas. “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya. Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang. Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal. Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia. “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson. Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu. Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Indonesia Lolos Piala Dunia Lewat Jalur Wild Card FIFA Tidak ada informasi maupun bukti kredibel yang disertakan oleh para pengunggah dalam klaim tersebut. Unggahan itu hanya menampilkan kolase foto yang berisi potret skuad timnas Indonesia, foto Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, serta foto Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun demikian, seluruh unggahan visual tersebut sama sekali tidak memiliki keterkaitan atau kekuatan bukti terhadap klaim yang disampaikan. Misalnya, foto Prabowo dan Presiden FIFA kemungkinan besar berasal dari situs resmi kepresidenan. Konteks asli foto tersebut adalah saat kepala negara menerima kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut berlangsung pada akhir September 2025, artinya sebelum laga kualifikasi ronde keempat digelar. Selain itu, isi pertemuan itu tidak membahas mengenai Indonesia yang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card tanpa kualifikasi, melainkan mengenai komitmen kerja sama antara kedua pihak untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Lebih lanjut, Tirto menelusuri klaim ini melalui kanal resmi FIFA. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari organisasi tersebut yang menyebut bahwa Indonesia telah diumumkan lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card. Tidak ada nama Indonesia dalam daftar negara yang sudah dipastikan berlaga di Piala Dunia 2026 maupun yang lolos ke ronde kelima kualifikasi. Hal serupa juga terlihat di situs resmi PSSI. Tidak terdapat informasi apa pun yang membenarkan klaim bahwa Indonesia secara resmi masuk ke Piala Dunia 2026 melalui jalur wild card yang diberikan. 100 2025-10-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Ustaz Adi Hidayat Bagikan Rp1 Miliar untuk TKI Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarahkan ke video milik YouTube Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut terlihat Ustaz Adi Hidayat memang sedang berpidato dengan pakaian serba putih, dan latar panggung dengan layar putih dan ornamen tumbuh-tumbuhan. Mimbar berlogo Burung Garuda juga menunjukkan penampakan yang sama dengan unggahan yang beredar di media sosial. Isi tayangan YouTube itu menyoal Presiden Prabowo Subianto yang meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin pada 23 April 2025. Dalam acara momen itu, Adi Hidayat menjadi pembicara sekaligus inisiator Gerina. Terlihat, Adi Hidayat menyampaikan pernyataannya pada menit ke-13 sampai menit ke-28 dalam rekaman YouTube milik Sekretariat Presiden tersebut. Menyamakan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video sekitar menit 19:31. Di pidato tersebut Adi Hidayat membicarakan soal program Gerina, dari proses awal memulai, studi yang dilakukan, sampai dengan tujuan program. Dari pidato sekitar 15 menit tersebut tak ada sekalipun dia membahas soal TKI ataupun membagikan uang Rp1 miliar ke 10 orang. Tayangan dari Sekretariat Presiden itu juga dipublikasikan ulang di kanal YouTube terverifikasi “Adi Hidayat Official”. Di video tersebut terdapat watermark lambang kanal yang ada di pojok kanan atas video, serupa dengan potongan video yang tersebar di Facebook. Video ini isinya sama persis dengan video dari konten Sekretariat Presiden. Sehingga tak ada juga ucapan Adi Hidayat soal TKI dan soal bagi uang Rp1 miliar. Dalam pencarian lebih lanjut kami juga menemkukan akun Instagram terverifikasi @adihidayatofficial. Akun itu menghubungkan ke akun Facebook "Ustadz Adi Hidayat ادي هدايت". Akun Facebook tersebut, meski tidak memiliki centang, tanda verifikasi, tapi berisikan konten yang sama dengan unggahan di Instagram. Akun itu juga punya 505 ribu pengikut. Sementara akun “Ust. Adi Hidayat Official LC.MA” yang mengunggah narasi bagi-bagi Rp1 miliar, terlihat hanya punya 45 pengikut dan baru dibuat pada 23 September 2025. Indikasi kuat akun ini adalah akun penipu yang mencatut nama Ustaz Adi Hidayat. Kembali ke video yang beredar di Facebook. Jika dicermati gerakan tangan Adi Hidayat dengan kata-katanya juga terlihat tidak natural dan tidak sinkron. Jika melakukan penyamaan gestur Adi saat berpidato, terlihat unggahan di media sosial mencatut video dari Sekretariat Presiden sekitar menit 19:20. "[...] terdapat landasan dengan baik dan secara akademik, secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Maka Pak Mentan dapatlah lahan ini. Tidak mudah mengolah lahan ini karena ternyata ini PMK. Lahan yang mustahil dan sulit bisa ditanam. Maka apa yang kami lakukan? Setelah merenung, kita duduk [...]," begitu ucapan Adi dalam pidato yang dipotong itu. Teks yang berbeda antara asli dan potongan yang ada di media sosial ini menimbulkan curiga kalau konten dimanipulasi dengan akal imitasi (artificial intelligence, AI). Kami mencoba melakukan pemindaian menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasilnya pemindai mendeteksi sekitar 71,9 persen kemungkinan video dibuat dengan AI. Terutama bagian audionya. Ini menunjukkan kemungkinan besar konten audio dalam video tersebut dimanipulasi dengan AI. Apalagi video dari akun resmi Adi Hidayat dan Sekretariat Presiden menunjukkan kalau pada momen pidato Adi Hidayat, dia tidak membahas soal TKI dan bagi-bagi uang Rp1 miliar. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Video Jokowi Menegur Purbaya Soal Utang Kereta Cepat, Benarkah? Tim Tirto menelusuri asal-usul video yang beredar tersebut. Melalui pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa potongan video itu merupakan duplikasi dari unggahan media massa. Cuplikan yang digunakan identik dengan video di kanal YouTube Okezone. Sementara itu, video serupa diunggah pula oleh kanal Kompas.com. Berdasarkan video tersebut, konteks pernyataan Jokowi bukan terjadi pada 19 Oktober 2025 seperti klaim dalam unggahan, melainkan saat pertemuan dengan para kepala daerah di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 13 Agustus 2024. Dalam forum itu, Jokowi menjelaskan besarnya pengeluaran untuk menutup biaya operasional transportasi massal seperti MRT dan LRT. Ia tidak menampik, bahwa pada tahap awal, operasional moda transportasi publik memang belum menguntungkan secara ekonomi. Namun, Jokowi juga menekankan bahwa kerugian akibat kemacetan jauh lebih besar dibanding beban subsidi transportasi publik. Tidak ada pernyataan dalam video yang menyinggung Purbaya. Selain itu, pada saat pidato disampaikan, Purbaya bahkan belum menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Dalam potongan video itu, Jokowi justru menyebut nama Heru Budi Hartono untuk mengonfirmasi data operasional LRT-MRT di Jakarta. Heru diketahui menjabat sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 16 Oktober 2022–18 Oktober 2024. Sebagai tambahan konteks, hubungan antara Jokowi dan Purbaya yang disebut dalam unggahan sebenarnya merujuk pada isu berbeda, yakni soal utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bukan LRT-MRT. Dalam kasus tersebut, Danantara sempat berencana merestrukturisasi utang proyek perusahaan pembuat kereta cepat, KCIC, melalui skema pembiayaan pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya kemudian menyatakan menolak skema ini. Ia menilai lembaga pengelola kekayaan negara seharusnya mampu menyelesaikan masalah utangnya secara mandiri karena sebelumnya telah memperoleh penyertaan modal dari dividen yang tidak disetorkan ke negara. Purbaya juga menegaskan agar utang yang timbul dari proyek BUMN tidak serta-merta dibebankan kepada APBN. “Kalau ke APBN agak lucu. Karena untungnya ke dia, susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua gitu,” ujar Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025). Pasca penolakan itu, Jokowi sempat ditanya awak media mengenai sikap Menkeu terhadap skema pembiayaan proyek Whoosh. Dalam kesempatan menghadiri acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025), Jokowi memilih tidak menanggapi langsung pertanyaan tersebut, seperti yang terlihat di video yang diunggah Kompas. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Menteri Purbaya Sebut Pertamina Kelewat Pintar Tirto melakukan penelusuran terkait klaim yang mencatut nama Menteri Purbaya dengan mengamati gambar tersebut. Kami mendapati watermark akun Instagram lain dengan nama @suarahatisangistri yang kemungkinan merupakan pengunggah asli konten itu. Namun, kami tidak menemukan unggahan dengan narasi serupa dalam akun @suarahatisangistri. Lalu, Tirto melakukan penelusuran lanjutan dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut Pertamina kelewat pintar” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada konten YouTube MerdekaDotCom yang diunggah pada Rabu (1/10/2025) dengan judul “Menkeu Purbaya Kesal Sebut Pertamina Malas: Ganti saja Dirutnya!”. Video berdurasi 8:59 menit tersebut menampilkan Menteri Keuangan Purbaya tengah mengikuti Raker dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa (30/9/2025). Dalam Raker tersebut, Purbaya secara umum melontarkan kritik kepada Pertamina. Menkeu mengatakan bahwa Pertamina pada 2018 pernah berjanji untuk membangun 7 kilang minyak dalam kurun 5 tahun. Namun, tidak ada satu pun kilang yang berhasil dibuat saat ini. Purbaya kemudian menyebut Pertamina malas karena tidak pernah membangun kilang baru, tapi sama sekali tidak menyebut soal narasi “kelewat pintar, sedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia”. "Jadi, kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau kita enggak bisa bikin proyeknya, cuman pertaminannya males-malesan aja," begitu kata Purbaya pada menit ke 06:38 dalam video tersebut. Purbaya menyebutkan bahwa Indonesia mengalami rugi besar sehingga mengimpor minyak dan pupuk dari Singapura. Dengan demikian, diperlukan adanya dukungan untuk menyediakan dan memperbaiki alat-alat produksi, seperti kilang minyak, agar Indonesia bisa memproduksi BBM sendiri. “Karena kita rugi besar. Kita impor dari mana, dari Singapura minyak dan produk-produk minyaknya,” tegas Purbaya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI. Tirto juga melakukan konfirmasi kepada Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, terkait narasi “menyedot minyak dari Indonesia, mengirimkannya ke Singapura, dan menjualnya kembali ke Indonesia” tersebut. Fadjar menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar. Fadjar menjelaskan bahwa proses bisnis hulu hingga hilir Pertamina diawasi ketat oleh pemerintah dan lembaga terkait, serta dijalankan sesuai ketentuan hukum dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Seluruh kegiatan ekspor-impor minyak Pertamina dilakukan atas izin dan pengawasan pemerintah. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan BBM bagi masyarakat tetap aman,” sebut Fadjar melalui keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025). Baca juga:Ekspansi ke Filipina, Pertamina NRE Operasikan 600 MW PLTSPertamina Patra Niaga SMEXPO Palembang 2025 Hadirkan UMKM Lokal Sebagai informasi, melansir CNBC Indonesia, Pertamina terakhir kali membangun kilang pada 1995 di Indonesia bagian timur. Itu adalah yang dikenal sebagai Kilang Kasim. Hingga kini, Pertamina sudah mengoperasikan 6 kilang besar, yaitu Kilang Balikpapan, Kilang Plaju, Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Dumai, dan Kilang Kasim. Menurut artikel yang ditulis Radar Blitar, Indonesia tercatat sebagai negara dengan cadangan minyak sekitar 4,8 miliar barel. Produksi harian mencapai 580 ribu barel, tapi kapasitas kilang di Indonesia tidak mampu mengolah seluruh minyak mentah yang diproduksi. Karena itulah, Indonesia mengekspor minyak mentah ke negara lain, salah satunya Singapura yang tidak memiliki ladang minyak. Singapura sendiri memiliki ekosistem pengolahan minyak mentah sejak dekade 1960-an. Kebutuhan bensin di Singapura hanya sekitar 150 ribu barel per hari dan mengalami surplus produksi BBM lebih dari 1 juta barel. Kelebihan produksi itulah yang diekspor, salah satunya ke Indonesia. Sebagai konteks tambahan, Indonesia mengekspor minyak mentah beberapa negara, salah satunya ke Singapura. Indonesia juga mengimpor lagi dalam bentuk BBM. Melansir CNBC Indonesia, data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor minyak mentah Indonesia mengalami peningkatan sepanjang 2024. Bahkan, nilai ekspor minyak mentah RI tercatat mencapai 2.228.458.183 dolar Amerika Serikat atau Rp36,9 triliun. CNBC Indonesia juga menjelaskan bahwa volume ekspor minyak mentah ke Singapura mencapai 334.080.868 kilogram dengan nilai 219.682.507 dolar AS. Di sisi lain, impor BBM dari Singapura sepanjang Januari-Desember 2024 tercatat mencapai 15.072.544.366 kilogram dengan nilai 11.404.019.938 dolar AS. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video Rekaman Gempa di Sulawesi Utara Tirto mengamati video tersebut dari awal hingga akhir. Meski demikian, kami tidak menemukan adanya satupun petunjuk yang memberi petunjuk momen tersebut merekam dampak gempa bumi di sebuah toko di wilayah Sulawesi Utara. Untuk menelusuri asal usul dan konteks utuh video tersebut, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images. Hasilnya, kami menemukan video serupa telah diunggah oleh sejumlah akun di beragam platform sejak beberapa bulan lalu. Tirto menemukan sejumlah kesamaan keterangan dalam beberapa video tersebut, yang menyebut video tersebut merupakan momen gempa yang terjadi di Myanmar pada bulan Maret 2025 lalu. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh sejumlah akun di beragam platform, di antaranya “RowanCreed-s4p”,“mymtvshow”, “K24Turkce” dan “ahaber”. Salah satu pengunggah video tersebut yaitu “ahaber” merupakan akun resmi dari salah satu media kredibel asal Turki bernama A Haber. Dalam keterangan unggahan akun yang telah terverifikasi resmi itu, disebutkan bahwa momen tersebut adalah peristiwa gempa bumi yang terjadi di Myanmar Maret lalu. "Rekaman baru terkait gempa berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar muncul ke publik," tulis keterangan takarir akun tersebut pada (15/5/2025). Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitude 7.7 (earthquake.usgs.gov) dengan titik gempa berjarak 13 KM arah utara-barat laut dari Kota Sagaing, Myannmar pada Jumat, (28/3/2025) sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Gempa juga dirasakan hingga ke wilayah Thailand. Seperti dilansir Antara, selain menyebabkan getaran sangat keras di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, gempa tersebut juga dirasakan di Thailand dan China yang berbatasan dengan Myanmar. 100 2025-10-23
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Berita Tirto Sebut CT Berikan Mobil ke Ponpes Lirboyo Redaksi Tirto memastikan tidak pernah menerbitkan berita dengan judul “Sowan ke Ponpes Lirboyo Chairul Tanjung Bawa 5 Pajero dan 5 Alphard Sebagai Permintaan Maaf TRANS7.” Verifikasi ini dapat dibuktikan dengan tidak ditemukannya berita tersebut di situs resmi Tirto. Pencarian melalui direktori maupun kolom pencarian situs Tirto tidak menghasilkan artikel dengan judul maupun isi seperti yang tercantum dalam tangkapan layar yang beredar. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa tangkapan layar yang mencatut nama Tirto merupakan konten palsu atau hasil manipulasi visual. Salah satu akun TikTok dengan nama handle “esmeyoung3” memberikan klarifikasi bahwa video yang digunakan dalam unggahan viral tersebut merupakan miliknya. Ia menegaskan bahwa momen dalam video tersebut tidak berkaitan dengan klaim pemberian mobil oleh Chairul Tanjung kepada Pondok Pesantren Lirboyo sebagai bentuk permintaan maaf. "Mengaku benar dan paling pinter karna gak mondok tp suka mencuri video orang lain yg notabene alumni pondok? Ketahuan nipu, mitnah, nyuri video orang pondokan lagi," tulis takarir dengan waktu unggah 20 Oktober 2025 lalu. Tirto juga melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dan pencarian dengan kata kunci terkait melalui Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video identik memang telah diunggah sebelumnya oleh akun TikTok “esmeyoung3” pada (4/9/2025). Berdasarkan keterangan dalam unggahan asli, video tersebut merekam momen ketika Gus Rom menerima kiriman dua mobil dari santrinya yang berasal dari Sumatra. Dalam video tersebut, diketahui bahwa Gus Rom menerima mobil tersebut namun kemudian mengembalikannya kepada santri yang mengirimnya. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa video yang dicatut dalam narasi viral itu tidak ada kaitannya dengan klaim pemberian mobil dari Chairul Tanjung kepada Pondok Pesantren Lirboyo sebagai upaya permintaan maaf. 100 2025-10-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kedatangan STY Oktober 2025 untuk Kembali Latih Timnas Tirto melacak asal-usul konten yang tersebar di media sosial tersebut. Kami mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran menunjukkan foto maupun potongan video yang ditampilkan akun itu menduplikasi unggahan media massa. Berikut foto asli dari hasil pencarian. Salah satu foto unggahan di media sosial sebenarnya menunjukkan juga petunjuk berupa watermark atau logo Bola.com. Berdasar keterangan penyerta gambar (caption) foto disebutkan kalau kejadian dalam foto adalah saat STY berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (26/1/2025), saat dia akan pulang ke Korea Selatan.Lebih lanjut, mengidentifikasi suasana dan pakaian yang dikenakan STY, kaos putih berlengan panjang dan syal Indonesia, serupa dengan kejadian saat dia akan kembali ke Korea Selatan, usai mengakhiri kerja sama dengan PSSI, Januari lalu. Sejumlah pemberitaan dari media massa menunjukkan kondisi keramaian yang serupa. Misalnya dokumentasi dari iNewsdanKompasTV berikut. Momen itu adalah saat STY bertolak ke Korea Selatan, bukan tiba di Indonesia. Dalam momen itu STY sempat menyampaikan pesan. “Walaupun saya meninggalkan Indonesia tetapi sepakbola Indonesia akan tetap maju dan berkembang. Minta dukungan suporter agar timnas bisa lebih baik dan saya percaya itu. Dukungan suporter sangat penting pada Maret ini dan jadi mohon dukungan agar bisa lolos ke piala dunia 2026," begitu pesan STY. Sama halnya dengan video yang terkait dalam unggahan di media sosial. Video tersebut juga memotong beberapa bagian video dari momen pulang kampung STY, Januari 2025 lalu. Klip-klip tersebut dirangkai dan ditambah narasi tak berdasar. Sementara itu artikel soal kedatangan STY diunggah akun tanpa identitas yang jelas. Situs tersebut tidak mencantumkan penulis maupun redaksi media yang jelas. Pihak PSSI, sampai dengan Selasa (21/10/2025), mengatakan belum ada kepastian soal siapa yang mengisi kursi pelatih selepas Kluivert didepak. Pembahasan siapa pengganti Kluivert dikabarkan bakal ditentukan dalam rapat Exco PSSI. “Belum [ditentukan pelatih baru], besok baru mau rapat,” ujar Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat kepada awak media, Senin (20/10/2025), mengutip Kompas.com. 100 2025-10-22
    Berita
    CekFakta
    Salah, Klaim Bantuan Tunai Rp300 Ribu untuk Pemilik LPG 3 Kg Tirto membuka tautan daftarsekarang25.registrasi.web.id untuk menelusuri kebenaran klaim. Ketika memasuki situs, kami diminta untuk mengisi data pribadi yang terdiri dari nama lengkap sesuai dengan e-KTP dan mengisi nomor telepon Telegram aktif. Untuk menelusuri asal-usul situs tersebut, Tirto menggunakan situs WHOIS untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut terdaftar. Namun, hasil pencarian menunjukkan bahwa tidak ditemukan data WHOIS untuk domain tersebut. Menurut keterangan dari WHOIS, terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab. Antara lain domain tersebut tidak benar-benar ada atau penyedia domain tidak membuka akses data. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan terhadap kredibilitas situs, apalagi situs tersebut meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telepon, tanpa kejelasan instansi yang bertanggung jawab. Penelusuran di URLscan.io juga tidak membuahkan hasil, yang artinya sumber domainnya juga tidak definitif berhubungan dengan Kementerian Sosial. Selain itu, perlu diketahui, melansir Antara, hingga saat ini, subsidi untuk LPG 3 kilogram tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Menurut penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, subsidi tersebut diberikan dalam bentuk selisih harga jual. Harga asli satu tabung LPG 3 kg sebenarnya mencapai Rp42.750, namun masyarakat hanya perlu membayar Rp12.750 per tabung. Dengan demikian, pemerintah menanggung selisih sebesar Rp30.000 per tabung, atau sekitar 70 persen dari harga aslinya. Skema subsidi ini tercatat menghabiskan dana sebesar Rp80,2 triliun dalam APBN 2024, dan dinikmati oleh kurang lebih 41,5 juta pengguna. 100 2025-10-21
    Berita
    CekFakta
    Video Menkeu Purbaya Bagi-Bagi Uang, Apa Benar? Usai menyimak video secara utuh, Tim Riset Tirto menemukan beberapa kejanggalan, antara lain perkataan Purbaya yang tidak selaras dengan mimik mulutnya, dan gerak ekspresi wajah Purbaya yang terlihat kaku. Temuan seperti itu biasanya menandakan campur tangan kecerdasan buatan/AI. Untuk membuktikannya, kami mencoba memasukkan klip Purbaya ke situs pengecek AI, Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan video itu memuat konten AI-generated atau deepfake mencapai 99,9 persen dan keterlibatan AI terletak dalam audionya. Tirto lantas mencari konteks asli rekaman Purbaya. Dengan memanfaatkan metode pencarian gambar terbalik atau reverse image search di Google Image, kami menemukan video identik diunggah kanal YouTube @Update_IDN. Dalam unggahan itu, Purbaya yang sedang memakai jas hitam dan dasi biru muda, justru menyampaikan soal amanah baru yang dipegang, yakni sebagai Menteri Keuangan. Untuk mencari rekaman utuhnya, Tirto mengetik kata kunci “pidato Purbaya saat menjabat” di kolom pencarian Google. Dokumentasi Purbaya memberikan pidato pertama sebagai Menteri itu salah satunya disiarkan oleh kanal YouTube CNN Indonesia. Dalam klip asli yang diunggah pada Selasa (9/9/2025) lalu, Purbaya sama sekali tidak menyinggung soal program berbagi rezeki dan bagi-bagi uang. “Hari ini adalah momen yang penuh makna bagi saya pribadi, sekaligus bagi kita semua, karena menandai dimulainya babak baru pengabdian saya di Kementerian Keuangan. Saya merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh Bapak Presiden,” kata Purbaya dalam rekaman asli. Serah terima jabatan Menteri Keuangan itu digelar di Jakarta. Purbaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kini diamanahkan memimpin Kementerian Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Artinya, video Purbaya bagi-bagi uang yang berseliweran tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Lagipula, akun Facebook pengunggah bukan merupakan akun resmi Purbaya dan baru dibuat pada tanggal yang sama seperti unggahannya, yakni 10 Oktober 2025. 100 2025-10-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks FIFA Pecat Wasit yang Pimpin Laga Indonesia vs Irak Tirto telah mengamati video yang disertakan secara menyeluruh, mulai dari awal hingga akhir. Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ditemukan pernyataan dari Gianni Infantino yang menyebut bahwa FIFA akan memecat wasit Ma Ning. Selain itu, tidak ditemukan pula pernyataan resmi dari Ma Ning, terkait pengakuan dirinya tentang adanya kesalahan dalam kepemimpinannya yang disebut-sebut merugikan Indonesia. Klaim yang beredar dalam video tersebut disampaikan semata-mata melalui narasi oleh narator, tanpa disertai bukti yang kredibel untuk mendukung pernyataan tersebut. Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri asal usul cuplikan klip Gianni Infantino yang disertakan dalam awal video. Dengan menggunakan teknik reverse image search, kami menemukan bahwa klip tersebut berasal dari kanal Youtube PSSI TV berjudul “Pesan Khusus Presiden FIFA Gianni Infantino” yang diunggah pada 2 November 2019. Video tersebut merupakan video lama yang tidak terkait dengan konteks kekinian yaitu kualifikasi Piala Dunia 2026. Lebih lanjut, dalam video itu, Gianni Infantino selaku Presiden FIFA sendiri, tidak membahas apapun tentang wasit Ma Ning asal China. Dalam video itu, pria asal Italia tersebut hanya memberikan pesan kepada PSSI yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada tahun 2019 lalu. Tirto juga menelusuri situs resmi FIFA. Hasilnya, hingga Senin (20/10/2025) atau saat artikel periksa fakta ini di tulis tidak ditemukan keterangan resmi yang menyebut bahwa FIFA secara resmi telah memecat wasit Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak. 100 2025-10-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menteri Purbaya Sebut Harga Dasar Pertalite Rp4.000/Liter Tirto melakukan penelusuran terkait klaim yang mencatut nama Purbaya dengan mengetikkan kata kunci “Menteri Keuangan Purbaya Sebut Harga Asli Pertalite Rp 4.000” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada YouTube KompasTV dengan judul “[FULL] Di Depan DPR, Menkeu Purbaya Beberkan Harga Asli Pertalite, Solar hingga LPG.” Video itu berisi Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Purbaya pada Selasa (30/9/2025) untuk mendalami dan menelaah rincian serta progres dari Realisasi Kompensasi dan Subsidi yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. Pada menit 06:04 Perbaya menjelaskan harga pertalite yang sebenarnya bukan Rp4.000. “Untuk pertalite masyarakat hanya membayarkan Rp10.000 per liter dari harga keekonomian Rp11.700 per liter,” begitu yang diucapkan Purbaya pada Raker tersebut. Dilansir CNBC Indonesia, rapat tersebut berlangsung sekitar 1,5 jam dan menyepakati lima poin. Salah satu poin tersebut percepatan pembayaran subsidi dan kompensasi dari pemerintah ke BUMN penugasan dari semula prosesnya memakan waktu 3 bulan menjadi hanya 1 bulan. Penelusuran juga mengarahkan pada artikel yang ditulis Antara Jatim bahwa selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi. Pemerintah memberikan subsidi harga solar yang seharusnya berharga Rp11.950 per liter, dijual kepada masyarakat dengan harga Rp6.800 per liter. Subsidi untuk Pertalite dengan harga yang seharusnya Rp11.700 per liter, dijual dengan harga Rp10.000 per liter atau disubsidi Rp1.700 per liter (15 persen). Sehingga total anggaran untuk subsidi tersebut sebesar Rp56,1 triliun pada APBN 2024 dan diberikan kepada 157,4 juta kendaraan. Kami juga menemukan artikel klarifikasi yang ditulis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementrian Keuangan pada Kamis (16/10/2025) dengan judul “Hoaks Menkeu Menyatakan Harga Pertalite Sebenarnya Rp 4.000”. Artikel tersebut menegaskan bahwa klaim beredar yang mencatut nama Purbaya menyebut harga pertalite sebenarnya Rp 4.000 adalah tidak benar. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Jika Sobatkeu menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id. 100 2025-10-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Direktur Utama Pertamina Jual SPBU di Wonogiri Sebagai informasi, Simon Aloysius Mantiri memang merupakan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) sejak November 2024. Menukil Tirto, penunjukan Simon dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024. Untuk mengetahui kebenaran dari klaim unggahan di Threads, Tirto menghubungi pihak Pertamina. Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, Pertamina menegaskan bahwa akun Threads @simon_aloysiusmantiri adalah palsu. Perusahaan memastikan bahwa Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, tidak memiliki akun Threads dan tidak pernah membuat pernyataan terkait penjualan SPBU. “Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, tidak memiliki akun Threads. Akun yang mengatasnamakan beliau di platform tersebut adalah palsu (fake account),” jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso. Pihak Pertamina mengaku telah melaporkan akun tersebut ke pengelola platform Threads. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai manajemen Pertamina dan selalu mengacu pada kanal resmi perusahaan di situs www.pertamina.com serta media sosial resmi Pertamina. “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai manajemen Pertamina dan selalu mengacu pada kanal resmi: www.pertamina.com & media sosial @pertamina,” imbuh Fadjar. Baca juga:Tidak Benar Video Penjarahan SPBU oleh Warga 100 2025-10-18
    Berita
    CekFakta
    Foto Rumah Warga Tertimpa Meteor Hasil Rekayasa AI Pertama-tama, Tirto mencoba mencari informasi soal dugaan adanya korban dalam kejadian meteor melintas di langit Cirebon pekan lalu. Hasil pencarian menggunakan Google, tidak ada sumber pemberitaan kredibel yang menyatakan ada warga yang terdampak peristiwa tersebut. Selain itu, dalam artikel yang tayang di Tirto, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon pada Senin (6/10/2025) menyatakan petugas telah melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang disebut warga sebagai lokasi jatuh benda langit tersebut, mulai kawasan Ciperna hingga Cirebon timur. Pengecekan dilakukan di jalur arteri dan tol, termasuk berkoordinasi dengan para kepala desa untuk memastikan tidak ada peristiwa luar biasa di wilayah masing-masing. "Sampai saat ini kami belum mendapatkan data atau informasi yang menunjukkan adanya meteor jatuh dan sejenisnya," kata Kepala Polresta Cirebon, Kombes Sumarni. Selanjutnya mencoba mengecek keaslian foto yang diunggah oleh akun tersebut. Hal ini didasari kecurigaan kami bahwa gambar tersebut merupakan hasil rekaan melalui teknologi kecerdasan buatan (AI). Tirto mengecek keaslian foto tersebut dengan platform pengecek AI yakni Hive Moderation. Alhasil, ternyata Hive Moderation menilai 99,9 persen foto tersebut terindikasi merupakan hasil rekaan AI. Sebelumnya, Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin telah menyebutkan dentuman dan visual bola api yang disaksikan warga di sekitar Cirebon, Jawa Barat, memang jatuhnya meteor besar. Namun, Thomas menilai benda langit tersebut jatuh di Laut Jawa, dan tidak membahayakan warga. Ia menyebutkan meteor tersebut jatuh di wilayah Laut Jawa, setelah sebelumnya melintasi wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon dari arah barat daya sekitar, Minggu (5/10), pukul 18.35-18.39 WIB. Suara dentuman yang besar, ujar dia, dihasilkan oleh proses masuknya meteor ke wilayah dengan atmosfer yang lebih rendah. "Ketika memasuki atmosfer yang lebih rendah, (maka) menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman dan terdeteksi oleh BMKG Cirebon pukul 18.39.12 WIB," kata dia dalam pemberitaan Antara. 100 2025-10-17
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Koperasi Desa Merah Putih Sediakan Layanan Pinjaman Online Tirto mencoba memeriksa akun Facebook yang mencatut nama ‘Koperasi Merah Putih’ dan mengklaim menyediakan layanan pinjaman online. Setelah dicek ke laman profil akun, tidak ditemukan bukti bahwa akun tersebut merupakan akun resmi Koperasi Desa Merah Putih atau akun resmi milik Kementerian Koperasi. Akun tersebut juga baru dibuat pada 10 Oktober 2025 yang membuatnya semakin janggal. Selain itu, ujung dari semua unggahan soal pinjol dan di bagian deskripsi profil tercantum nomor kontak yang terarah ke kontak WhatsApp. Nomor tersebut tak terdaftar di informasi apapun soal Kementerian Koperasi. Segala informasi soal Koperasi Merah Putih, terangkum dalam situs https://kopdesmerahputih.kop.id./. Dari situs tersebut terdapat informasi soal media sosial yang membahas Koperasi Merah Putih. Akun-akun tersebut terafiliasi dengan Kementerian Koperasi dan punya tanda centang bir (verified). Akun Facebook resmi mereka, memiliki sekitar 108 ribu pengikut. Sementara akun Instagram mereka punya 705 ribu pengikut, serta akun X (Twitter) punya 187 ribu pengikut. Di akun-akun media sosial tersebut tak ada satupun yang mencantumkan informasi soal layanan pinjaman online dari Koperasi Merah Putih. Lebih lanjut dari penelusuran Tirto, soal Koperasi Merah Putih, sejauh ini telah terbitInpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa, yang membahas soal organisasi itu. Dalam dokumen itu disebut kegiatan Koperasi Merah Putih mencakup pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik desa/kelurahan, apotek desa/kelurahan, cold storage/pergudangan, dan logistik desa/kelurahan. Salah satu layanan usaha Koperasi Merah Putih memang simpan pinjam. Namun ini berbeda dengan pinjaman online. Terkait unggahan di media sosial, terlihat juga penggunaan sejumlah gambar dan video yang tidak terkait langsung dengan narasi di media sosial. Misalnya unggahan dari akun yang mencatut nama "Koperasi Merah Putih". Hasil penelususran, dari reverse image search terhadap foto yang digunakan di postingan tersebut, kami menemukan bahwa foto tersebut diambil ketika kegiatan penyerahan akta koperasi di Medan, Sumatera Utara, Rabu (30/4/2025), yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi. Sebagaimana diberitakan Antara, Menteri Koperasi saat itu, Budi Arie Setiadi, optimistis sinergi antara Kemenkop dan Pemprov Sumut bakal mempercepat pembentukan Kopdes Merah Putih. Foto yang digunakan dalam berita tersebut, persis dengan foto yang diunggah oleh akun yang menarasikan program pinjaman online Kopdes Merah Putih. Tirto juga tidak menemukan informasi dari sumber pemberitaan kredibel serta dari laman resmi milik Kementerian Koperasi yang mengonfirmasi bahwa program Kopdes Merah Putih menyediakan layanan pinjol. Sebaliknya, Tirto menemukan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sudah menyatakan bahwa klaim tak berdasar tersebut sebagai hoaks. Laman Komdigi menyebut Wakil Menteri Koperasi saat itu, Ferry Juliantono pernah mengatakan, Presiden Prabowo sudah menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa. Menurut Ferry, Kopdes Merah Putih justru dapat menjadi solusi masyarakat agar terhindar dari rentenir serta pinjol. “Faktanya, klaim Koperasi Desa Merah Putih disebut menyediakan layanan pinjol tanpa jaminan dan agunan adalah hoaks,” tulis Komdigi. 100 2025-10-16
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Program Pembagian Kondom ke Mahasiswa dari Kemenkes Tirto menelusuri asal usul dan konteks klaim tersebut. Pertama, kami melakukan penelusuran terhadap unggahan gambar yang disertakan dalam narasi. Gambar tersebut memuat logo Kemenkes disertai keterangan teks bertuliskan “JNN Terkini Kemenkes Dukung Program Kondom Gratis Untuk Mahasiswa/i Semester 4 ke Atas”. Hasil pencarian melalui metode reverse image search dan penelusuran kata kunci terkait mengarahkan pada unggahan dari akun Instagram bernama “jawir.news.network”. Dalam unggahan tersebut, akun itu memang menarasikan bahwa Kemenkes mendukung program pembagian kondom gratis kepada mahasiswa. Namun demikian, narasi tersebut tampak sebagai klaim sepihak tanpa disertai kutipan resmi maupun tautan ke sumber dari Kemenkes. Penting untuk dicatat bahwa dalam bagian bio akun “jawir.news.network” tertera bahwa akun tersebut merupakan akun parodi dan satire. Dengan demikian, konten yang dipublikasikan tidak dapat dijadikan rujukan informasi resmi. Lebih lanjut, tidak ditemukan pernyataan ataupun keterangan resmi dari Kemenkes yang mengonfirmasi keberadaan program dimaksud. Melalui akun Instagram resminya, Kemenkes menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki program pembagian kondom gratis untuk mahasiswa. Instansi tersebut mengatakan bahwa kondom dalam program kesehatan digunakan untuk pencegahan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS), pada kelompok berisiko tinggi, seperti pekerja seks, pasangan ODHA, dan populasi kunci lainnya. Distribusi kondom gratis pun dilakukan secara terbatas melalui fasilitas kesehatan setelah pemeriksaan, atau lewat LSM dan komunitas yang melakukan pendampingan khusus. “Jangan mudah percaya pada kabar menyesatkan, dan pastikan selalu memeriksa kebenarannya melalui website atau akun resmi Kemenkes RI,” tulis Kemenkes di akun instagram resminya, Jumat (10/10/2025). 100 2025-10-16
    Berita
    CekFakta
    Benarkah Utang PLN Melonjak & Terus Alami Kerugian? Untuk memastikan kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri laporan keuangan tahunan PT PLN yang tersedia di situs resmi PLN. Berdasarkan data dalam Laporan Keuangan Kekonsolidasian Perusahaan Perseroan PT PLN Semester 1 2025 dan tahunan 2024, Tirto mendapati bahwa laba tahun berjalan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp17,7 triliun. Sebagai perbandingan, laba tahun berjalan pada 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp22 triliun. Sementara angka Rp711,2 triliun yang disebut dalam unggahan di media sosial, merujuk ke nilai jumlah liabilitas (utang) PLN tanggal 31 Desember 2024. Berdasar laporan tersebut nilainya tercatat Rp711.215.031 juta atau Rp711,2 triliun jika dibulatkan. Sebagai perbandingan, jumlah liabilitas (utang) PLN pada 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp655 triliun. Sementara itu, Laporan Keuangan PLN Semester 1 2025 mencatat liabilitas berada di angka Rp734,2 triliun. Narasi nilai utang PLN yang disebut di media sosial benar, tetapi klaim kerugian tidak tepat jika merujuk ke laporan keuangan perseroan. Baca juga:Info Tarif Listrik per kWh PLN Oktober 2025, Naik atau Turun? 100 2025-10-15
    Berita
    CekFakta
    Hoaks FIFA Nyatakan Kemenangan Irak atas Indonesia Tidak Sah Tim riset Tirto pertama-tama menyimak sampai selesai video tersebut. Dari video kurang 1 menit itu, tidak ada klip langsung dari Infantino dalam video itu yang menyatakan bahwa kemenangan Irak tidak sah. Tak ditemukan pula ucapannya soal Indonesia justru lolos ke babak kualifikasi berikutnya. Tirto juga menelusuri akun Instagram pribadi Infantino , dan tidak menemukan postingan yang mendukung klaim tersebut. Unggahan terakhir darinya justru mengapresiasi keberhasilan tim dari Eropa menembus kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam laman resmi milik FIFA juga tidak ditemukan klaim bahwa Infantino menyatakan dalam pertandingan Irak versus Indonesia, terjadi kemenangan yang tidak sah. Justru, pemberitaan Tirto sebelumnya mencatat, Tim Garuda dipastikan tak lolos ke putaran final kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah dibekuk Irak 0-1. Kekalahan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (12/10/2025) dini hari, mengulangi hasil minor Merah Putih yang pada match pertama takluk 2-3 di tangan Arab Saudi. Update klasemen Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Arab Saudi dan Irak memimpin di puncak, dengan 3 poin. Sementara Indonesia ada di dasar klasemen 0 poin. Narasi soal kecurangan wasit dan sogok-menyogok juga kerap tersebar di media sosial, jika Timnas Indonesia mengalami kekalahan. Baca juga:Hoaks FIFA Ungkap Kecurangan Timnas Vietnam Saat Lawan IndonesiaHoaks FIFA Resmi Diskualifikasi Timnas BahrainHoaks FIFA Turun Tangan Batalkan Kemenangan Qatar Atas Indonesia Tirto sebelumnya sempat membuat artikel soal klaim kecurangan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan klaim kecurangan Vietnam di ajang Piala AFF U-23. Keduanya naik di media sosial usai Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan. Terlepas dari kontroversi di laga, klaim-klaim seperti ini memanfaatkan emosi masyarakat setelah Timnas kebangaan mengalami kekalahan. Oleh karenanya, masyarakat harus berhati-hati dengan narasi yang cenderung menggugah emosi di media sosial. 100 2025-10-15
    Berita
    CekFakta
    Apa Benar Prabowo Beri Token Listrik Gratis pada Oktober 2025? Tim Riset Tirto mula-mula mengecek informasi akun TikTok pengunggah. Menurut informasi dari bionya, akun itu telah memiliki 2.443 pengikut dan mencantumkan nomor WhatsApp yang ketika dicek lewat Get Contact bernama “Loker Spr”. Meski mirip, akun itu terbukti bukan akun asli PLN. Akun TikTok resmi PLN sendiri bernama “pln_id” dengan centang biru dan telah diikuti oleh 274 ribu orang. Saat mengecek akun Instagram resmi @pln_id, PLN sebenarnya sudah pernah menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui program apa pun. PLN memberi peringatan kepada masyarakat untuk mewaspadai narasi seperti itu sebagai modus penipuan. “Electrizen, PLN tidak pernah memberikan token listrik gratis melalui program apa pun. Pastikan kamu selalu mendapatkan informasi resmi dari PLN melalui saluran resmi seperti Instagram @pln_id, Facebook PLN, Twitter @_pln_id, website www.pln.co.id, atau aplikasi PLN Mobile,” kata PLN lewat unggahan Instagramnya, Selasa (14/10/2025). PLN juga mengimbau publik untuk mengecek keaslian informasi di sumber resmi jika menjumpai tawaran mencurigakan. Sebelumnya, PLN memang sempat memberi paket stimulus ekonomi, tapi paket itu bukan berbentuk token listrik gratis. Pada Januari hingga Februari lalu, PLN memberi potongan tarif listrik 50 persen bagi pelanggan daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah. Langkah itu dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 tentang Pemberian Diskon Biaya Listrik Untuk Konsumen Rumah. Dalam pelaksanaannya, untuk pelanggan pascabayar potongan tarif 50 persen berlaku otomatis ketika pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik untuk pemakaian periode Januari dan periode Februari 2025. Sementara bagi pelanggan prabayar cukup membeli setengah (50 persen) dari biasanya untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama di manapun. Namun demikian, pada Oktober ini diketahui tidak ada informasi soal diskon listrik atau listrik gratis. Adapun foto Prabowo yang tampak sebagai header juga tak ada kaitannya dengan token listrik PLN. Saat menelusuri gambar itu memakai teknik pencarian gambar terbalik Google Image, Tirto menemukan foto identik dimuat di situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Potret aslinya merupakan momen Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan pertama pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPR RI, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025) lalu. 100 2025-10-14
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Perbandingan Harga LPG Indonesia dan Negara Lain Tirto melakukan penelusuran untuk melakukan verifikasi terkait harga LPG dari infografis yang beredar. Melansir laman resmi Pertamina Patra Niaga, di Indonesia, Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi dengan produk utamanya, Bright Gas merupakan produk LPG non-subsidi dari PT Pertamina (Persero) yang dikemas dalam tabung dengan berat 5,5 kg dan 12,6 kg (termasuk isi LPG), dengan tabung berwarna pink untuk membedakannya dari LPG 3 kg bersubsidi, yang berwarna hijau. CNBC Indonesia menjadi salah satu media di Indonesia yang konsisten melaporkan harga LPG (subsidi maupun non-subsidi). Berdasar laporan mereka harga LPG non-subsidi di pasaran tergantung pada tingkat permintaan masyarakat dan faktor geografis. Pemerintah telah menetapkan harga LPG non-subsidi di tingkat agen resmi dan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Namun, di beberapa daerah harga jual LPG Non PSO Rumah Tangga di tingkat Agen dan di luar radius 60 km dari lokasi Filling Plant ditetapkan harga jual di tingkat Agen d dengan tambahan biaya angkutan atau transportasi pengantaran. Per Oktober 2025, LPG non-subsidi 5,5 kg dijual dengan harga terendah di pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan harga Rp90.000 dan ukuran 12 kg dengan harga Rp192.000. Sedangkan harga tertinggi mencapai Rp117.000 untuk LPG 5,5 kg di Maluku dan Papua, serta Rp249.000 untuk LPG 12 kg. Harga per kg gas di Indonesia berkisar antara Rp16 ribu - Rp21 rbu/kg. Sementara itu di Malaysia, berdasar informasi yang Tirto kumpulkan setidaknya ada dua jenis tabung LPG yang dijual. Mengutip halaman situs Petronas, perusahaan energi Malaysia, terdapat LPG 12kg dan LPG 14kg. Adapun harga pasaran silinder gas memasak di Malaysia berdasar halaman Petronas yaitu RM 22.80 (sekitar Rp89 ribu) untuk Silinder LPG 12kg dan RM 26.60 (sekitar Rp104 ribu) untuk Silinder LPG 14kg. Harga per kg sekitar Rp7.400. Namun perlu dicatat dua produk tersebut adalah LPG bersubsidi. Dilansir MyStar, Datuk Seri Dr Wee Ka Siong, Presiden Malaysian Chinese Association menyatakan bahwa penggunaan tabung komersial di Malaysia menjadi lebih mahal 170% dibandingkan tabung gas bersubsidi rumah tangga yang dijual seharga RM26. Sejak 1 Mei diberlakukan aturan baru, semua tempat makan, termasuk warung kaki lima, wajib menggunakan tabung gas LPG komersial 14kg berwarna ungu seharga RM70. Sejumlah media, seperti Malaysiakini dan TheRakyatPost juga menyebut harga gas LPG non-subsidi yang sama sekitra RM70 (sekitar Rp274 ribu). Sehingga harga LPG non-subsidi di Malaysia sekitar Rp19.600/kg Sementara di Amerika Serikat, gas rumah tangga menggunakan produk propana, serupa LPG. Merujuk ke Energy Information Administration (EIA) terdapat catatan historis harga propana. Harga propana per 6 Oktober 2025 2,402 dolar Amerika Serikat (AS) per galon, dengan ukuran satu galon setara 3,79 kg. Berdasar angka tersebut harga propana untuk kebutuhan rumah tangga sekitar Rp10.000/kg. Berdasar informasi yang Tirto kumpulkan, harga produk non-subsidi, baik LPG di Malaysia dan Propana di Amerika Serikat, tidak sesuai dengan angka yang tertera di infografik. Harga LPG di Malaysia sekitar Rp7.000/kg adalah harga untuk produk subsidi. LPG non-subsidi di Negeri Jiran harganya sekitar Rp19.600/kg. Tidak terlalu jauh berebeda dengan di Indonesia. Sementara Propana di AS, harganya sekitar Rp10.000/kg, berbeda dengan klaim di infografik sekitar Rp6.400/kg. 100 2025-10-14
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Detik-Detik Rubuhnya Pesantren Sidoarjo Tirto mengamati ulang secara seksama video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Di beberapa unggahan, terdapat cuplikan layar artikel Liputan6.com berjudul "Detik-Detik Bangunan Empat Lantai di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk Saat Santri Salat Ashar Berjemaah" yang seolah membingkai video tersebut. Petunjuk tersebut menjadi salah satu petunjuk awal penelusuran kami. Tirto kemudian menelusuri artikel dengan judul tersebut di situs Liputan6. Artikel yang dimaksud diunggah oleh Liputan6pada Senin (29/9/2025) dan memuat pengakuan salah satu santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Khoziny saat peristiwa berlangsung. Namun, artikel asli tersebut tidak disertai video seperti yang beredar di media sosial, melainkan hanya foto suasana bangunan pesantren. Artikel sendiri berisi kisah pengakuan salah satu santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Khoziny saat peristiwa terjadi. Sebagai klarifikasi, Liputan6, sebagai media yang namanya dicatut dalam klaim tersebut, telah membantah kebenaran video yang beredar. Media tersebut menyatakan bahwa rekaman detik-detik ambruknya ponpes tersebut tidak benar dan kemungkinan besar merupakan video buatan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Tirto juga menemukan bukti lain berupa watermark bertuliskan “PixVerse.ai” di pojok kanan atas video, yang mengindikasikan bahwa video tersebut dibuat menggunakan platform PixVerse AI Video Generator. Platform ini mampu menghasilkan video secara otomatis dari teks, gambar, atau skrip. Selebihnya, berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tirto, tidak ditemukan video kredibel yang merekam detik-detik ketika bangunan mushala Ponpes Al-Khoziny ambruk pada Senin (29/9/2025) apalagi yang serupa dengan video tersebut. 100 2025-10-13
    Berita
    CekFakta
    Pemerintah Hapus Pajak Seluruh Pekerja Bergaji di Bawah 10 Juta? Untuk memverifikasi klaim yang berlalu-lalang, Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “pekerja gaji di bawah 10 juta bebas pajak”. Dari situ kami menemukan beberapa artikel dari sumber kredibel yang menyimpulkan bahwa bebas pajak penghasilan tak berlaku bagi semua pekerja di semua industri. Pemerintah memang kembali menerapkan kebijakan pekerja bergaji di bawah Rp10 juta bebas pajak penghasilan (PPh) pasal 21, sebagai bagian dari stimulus ekonomi. Pemerintah juga memperpanjang penerapan kebijakan itu hingga tahun depan. Namun begitu, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Penghasilan Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Dalam Rangka Stimulus Ekonomi Tahun Anggaran 2025, dijelaskan bahwa penerima manfaat kebijakan ini hanya pekerja di sektor padat karya. Pasal 3 beleid itu mengatur pembebasan pajak ini diberikan kepada pekerja di sektor industri alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, serta kulit dan barang dari kulit. Sementara pekerja yang berhak menerima pembebasan PPh ini meliputi karyawan tetap maupun kontrak. Seperti dinukil dari CNN Indonesia, awalnya, pembebasan pajak itu hanya berlaku hingga 31 Desember 2025. Namun, pemerintah melanjutkan insentif pajak itu tahun 2026 dengan jumlah penerima 1,7 juta orang. "Yang gajinya sampai Rp10 juta itu ditanggung pemerintah, ini targetnya adalah 1,7 juta pekerja dan alokasi tahun ini sudah disediakan Rp800 miliar. Jadi ini pun akan dilanjutkan tahun depan," ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025). Selain pekerja di bidang padat karya, pemerintah juga akan memberikan insentif itu untuk pekerja sektor pariwisata. Airlangga mengatakan pekerja pariwisata bergaji di bawah Rp10 juta akan bebas pajak mulai kuartal IV 2025. Pekerja sektor pariwisata itu termasuk hotel, restoran, dan kafe (horeka). Perpanjangan PPH Pasal 21 Ditanggung Pemerintah/DTP untuk pekerjaan sektor pariwisata yang baru diberlakukan ini juga akan dilanjutkan tahun depan. 100 2025-10-10
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Shin Tae-yong Dampingi Kluivert di Arab Saudi Tim Riset Tirto melakukan penelusuran Google untuk menelusuri klaim Shin Tae-yong datang ke Arab Saudi mendampingi Patrick Kluivert. Namun demikian, kami tak menemukan adanya berita kredibel maupun sumber resmi yang mengonfirmasi narasi tersebut. Tirto lalu mencari konteks asli foto Shin Tae-yong berjalan membawa koper dengan memanfaatkan Google Image. Hasilnya, gambar itu sama persis dengan header artikel BolaSport tahun 2024, berjudul “Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia OTW Arab Saudi, Satu Pemain Kembali”. Meski sama-sama berhubungan dengan Arab Saudi, potret itu merupakan momen ketika Shin Tae-yong bersiap berangkat ke Arab Saudi pada September 2024. Saat itu, timnas Indonesia akan melawan Arab Saudi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Seperti diketahui, Shin Tae-yong sudah tidak lagi melatih timnas Indonesia usai dipecat oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 6 Januari 2025. Pada Juli lalu, eks pelatih Timnas Indonesia itu direkrut jadi juru taktik baru klub Liga Korea Selatan, Ulsan HD. Kekalahan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi memang membuat posisi Tim Garuda kian sulit di Grup B Ronde 4 WCQ 2026 Asia. Selepas ini Tim Garuda di bawah asuhan Kluivert akan melakoni matchday 2 Grup B kontra Irak, pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Timnas Indonesia wajib menang demi memelihara kans lolos lewat playoff, dengan cara mengamankan posisi runner-up grup. 100 2025-10-10
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Kartu Prakerja September 2025 Mula-mula, Tim Riset Tirto mengunjungi bio akun pengunggah untuk mengecek kredibilitasnya. Akun itu nyatanya merupakan akun seumur jagung, yakni baru dibuat pada 30 September, sama dengan tanggal unggahannya soal pendaftaran program Kartu Prakerja. Tak seperti akun Facebook resmi “Kartu Prakerja” yang diikuti oleh 357 ribu orang dan bercentang biru, akun “seputar terupdate prakerja” itu hanya memiliki 10 pengikut. Indikasi kuat, akun yang menyebarkan tautan pendaftaran Kartu Prakerja 2025 merupakan akun palsu. Tirto lantas mencoba menelusuri tautan yang disertakan menggunakan pemindai tautan urlscan.io. Hasilnya, tautan yang dibubuhkan dalam unggahan tidak mengarah pada situs resmi Kartu Prakerja maupun situs resmi pemerintah lainnya. Di halaman depan, situs itu justru meminta data pribadi masyarakat seperti nama lengkap dan nomor Telegram. Modus semacam itu perlu diwaspadai agar public tak terjebak dalam penipuan maupun pencurian data atau phishing. Baca juga:Apa itu Phising dan Bagaimana Cara Menghindarinya? Jika mengecek akun Facebook dan Instagram asli @pekerja.go.id, Tirto juga tak menjumpai adanya informasi pendaftaran Kartu Prakerja 2025. Pemerintah sendiri saat ini tengah menyiapkan proses transisi Kartu Pekerja, dari yang sedianya berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dilaporkan Detik, Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Sunardi Manampiar Sinaga, menjelaskan pemerintah tengah menyiapkan perubahan regulasi untuk mengalihkan pengelolaan program Prakerja ke bawah Kemnaker. "Sampai saat ini sedang dilakukan penyusunan draft Perpres (Peraturan Presiden) transisi Prakerja ke Kemnaker dan masih proses," kata Sunardi, Jumat (16/5/2025). Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, belum bisa bicara banyak terkait konsep baru Prakerja di bawah Kemnaker. Ia meminta semua pihak bersabar hingga proses transisi selesai. 100 2025-10-09
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Presiden India Draupardi Murmu Masuk Islam Pertama-tama Tirto menyaksikan keseluruhan video tersebut dan mencurigai ada beberapa bagian gambar yang terlihat janggal, terkesan dibuat dengan akal imitasi (artificial inteligence, AI). Kami lantas mencoba mencari petunjuk dari beberapa potongan gambar dalam video. Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search). Potongan gambar yang menunjukkan Draupadi Murmu, mengenakan hijab putih dan bersimpuh, mengarahkan kami ke video berikut di YouTube. Terlihat versi lebih panjang dari video yang beredar di Facebook, berdurasi hampir 23 menit. Potongan video yang beredar di media sosial mengambil dari sekitar menit 2:10 sampai sekitar menit 4:48. Klip yang diunggah pada 23 September 2025 itu berisikan video panjang cerita tentang Presiden India masuk Islam. Uniknya meski menggunakan tagar #kisahnyata, video tersebut adalah video fiktif. Di kolom deskripsi video terdapat penjelasan kalau video tersebut adalah hasil modifikasi atau hasil sintetis. Hal ini memastikan kalau konten ini melibatkan pembuatan dengan AI. Lebih lanjut di halaman deskirpsi akun juga menyebut dengan tegas semua cerita, gambar, dan video di unggahan adalah fiksi dan dibuat dengan AI. "Konten ini dibuat semata-mata untuk hiburan dan tidak terkait dengan peristiwa atau individu mana pun," tulis deskripsi "JEJAK KISAH OFFICIAL". Pencarian lebih lanjut di mesin pencari dengan memasukan kata kunci, ‘Presiden India Draupardi Murmu masuk Islam’ tidak mengarahkan ke konten media kredibel yang mengkonfirmasi hal ini. Sebaliknya, pemberitaan media India justru menegaskan bahwa Draupardi terus aktif dalam kegiatan tradisi Hindu. Pada Februari 2025, Time of India memberitakan Presiden Draupadi Murmu melakukan ritual berendam di Sungai Gangga, Yamuna, dan Saraswati di Sangam. Dia melakukan ritual berendam suci untuk memanjatkan doa dalam upacara Mahakumbh yang melambangkan persatuan dan kerukunan sosial. Bulan lalu, pada tanggal 20, sekitar tanggal unggah video di YouTube, Draupadi Murmu juga diberitakan baru melakukan ritual Pind Daan di Gaya untuk mendoakan leluhur dan anggota keluarga yang telah meninggal. Pemberitaan kredibel dengan begitu membantah klaim bahwa Draupardi Murmu masuk Islam. 100 2025-10-09
    Berita
    CekFakta
    Narasi Satire, Pertamina Bayar Orang yang Beri Citra Positif Tirto mencoba mencari informasi serupa terkait unggahan di media sosial tersebut. Namun, kami tidak menemukan satupun informasi dari media kredibel yang mendukung narasi ini. Kami kemudian memeriksa akun pengunggah "jawir.news.network". Di keterangan deskripsi dijelaskan kalau mereka adalah akun satir dan parodi. Lebih lanjut akun JNN juga memuat highlight "disclaimer" yang menegaskan kalau konten yang dipublikasikan adalah untuk tujuan hiburan dan tidak dimaksudkan untuk menyebarkan informasi yang faktual atau serius. "Konten yang berupa meme, satir, dan ironis dihasilkan sebagai bentuk kreativitas dalam hiburan dan tidak bertujuan untuk merugikan, menyesatkan atau menyinggung pihak manapun," begitu tulis peringatan akun itu. Periksa Fakta Pertamina Bayar Rp7 Juta Posting Medsos. foto/hotline periska fakta tirto Melihat pola unggahan di akun itu juga terlihat kalau konten yang dibuat terlihat bernada parodi. Seperti unggahan soal hari ulang tahun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan yang terlihat tidak serius. Lebih lanjut VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan kalau narasi tersebut tidak benar. Mereka menyatakan tidak memberi insentif uang untuk unggahan di media sosial. “Pertamina tidak pernah mengeluarkan program atau kebijakan yang memberikan bayaran atau insentif dalam bentuk uang untuk postingan media sosial,” katanya kepada Tirto, Rabu (8/10/2025). Lebih lanjut Fadjar juga mengatakan masyarakat untuk berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap unggahan di media sosial. “Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu memeriksa sumber resmi sebelum mempercayai atau membagikan pesan yang beredar di media sosial,” tambah dia. Narasi seperti ini, yang menyesatkan dengan konten yang sangat jauh keterkaitannya, bisa masuk kategori satire. Satire adalah bentuk humor yang sering digunakan untuk menyampaikan sindiran atau komentar sosial secara tidak langsung. Dalam hal ini, konten promosi terkait imbalan dari Pertamina bagi netizen dapat diartikan sebagai bagian dari hiburan, bukan sebagai informasi serius. 100 2025-10-08
    Berita
    CekFakta
    Video Diklaim 11 Orang Meninggal Akibat MBG, Bagaimana Faktanya? Tim Riset Tirto menelusuri klaim ini dengan melakukan pencarian. Setelah memasukkan kata kunci “11 orang meninggal karena MBG”, kami menemukan video dengan narasi serupa telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Menurut penjelasan BGN dan Badan Komunikasi Pemerintah, dalam insiden Cipongkor yang dimaksud tidak ada korban meninggal dunia. Informasi itu bersumber dari camat daerah setempat. “Program Makan Bergizi Gratis sedang dan akan terus diperbaiki. Kita harus waspada dan jangan sampai insiden ini dipolitisasi. Tujuan utama Makan Bergizi Gratis adalah untuk anak-anak kita dan masa depan Indonesia,” tulis BGN dan Badan Komunikasi Pemerintah dalam unggahan Instagram kolaborasi, Minggu (28/9/2025). Sementara video di media sosial juga menyebut kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat. Mengutip Info Bandung Barat, Camat Cipongkor menjelaskan jumlah korban keracunan MBG sebanyak 133 orang. Sampai dengan Selasa (23/9/2025), saat video tersebut diambil, tidak ada korban jiwa meninggal karena MBG di Cipongkor. Menyoal korban meninggal akibat MBG, sebelumnya mencuat laporan salah seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, meninggal dunia, Selasa (30/09). Kematiannya dikaitkan dengan kasus keracunan massal program MBG hampir sepekan sebelumnya. Sekolah mengakui siswi berinisial BR yang berusia 17 tahun ini mengonsumsi paket MBG, namun namanya tak tercatat dalam daftar siswa yang mengalami keracunan pada Rabu (24/09) silam. Meski BGN menyatakan tidak ada kaitan antara kematian BR dengan MBG, seperti dikutip dari BBC Indonesia, pakar epidemiologi menegaskan pemerintah tidak bisa serta merta menyatakan dengan yakin bahwa kasus ini bukan disebabkan keracunan. Seorang siswi SD di Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi juga dikabarkan meninggal dunia diduga setelah menyantap makan MBG di sekolahnya. Dilaporkan Detik Jabar, berdasarkan laporan sementara dari petugas kesehatan di lapangan, penyebab kematian belum bisa dipastikan dan dugaan keracunan MBG dinilai kecil. Kendati ada dugaan beberapa kasus meninggal pascakonsumsi MBG, video yang beredar dengan klaim 11 orang meninggal dunia akibat MBG tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya. 100 2025-10-08
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Rekrutmen Pendamping Lokal Desa Kemendes Tirto mencoba mengakses tautan yang disertakan dalam masing-masing unggahan tersebut. Salah satu tautan yang disediakan sudah tak bisa diakses per Selasa (7/10/2025), sementara salah satu tautan lainnya mengarahkan kami ke link whatsapp pribadi atas nama “dewih” dan tautan lainnya mengarahkan kami ke situs yang berisi formulir pendaftaran. Meski demikian, tidak ditemukan logo, identitas resmi, atau elemen visual lain, yang mengindikasikan bahwa tautan whatsapp dan situs tersebut terafiliasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Melalui penelusuran menggunakan layanan URLScan, diketahui bahwa tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik Kemendes PDT. Domain utama dari situs tautan tersebut juga mencurigakan, sebab tidak berakhiran '.go.id', yang mengindikasikan situs tersebut tidak dikelola oleh pemerintah. Sebagai informasi, situs resmi dari Kemendes PDT adalah https://www.kemendesa.go.id/. Ditemukan juga bahwa Facebook pengunggah klaim tersebut juga bukan merupakan akun resmi milik instansi tersebut. Akun Facebook resmi milik instansi tersebut adalah “Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal”. Tirto melakukan penelusuran untuk memverifikasi klaim ini di kanal resmi instansi tersebut seperti di situs dan media sosial resmi Kemendes PDT. Hasilnya, per Selasa (7/10/2025) tidak ada satupun informasi yang membenarkan klaim soal adanya lowongan pekerjaan sebagai pendamping lokal desa (PLD) dengan gaji Rp10-15 juta. Dilansir dari Antara, Kemendes PDT menegaskan hingga saat ini belum ada jadwal pelaksanaan pengadaan atau rekrutmen tenaga pendamping profesional (TPP) se-Indonesia. Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Hasman Ma’ani, mengatakan informasi yang beredar di masyarakat terkait rekrutmen tersebut tidak benar alias hoaks. “Belum ada jadwal pelaksanaan pengadaan atau rekrutmen baru, sehingga apa yang menjadi berita yang sedang beredar adalah hoaks,” ujarnya seperti dilansir dari Antara, Jumat (26/9/2025). Lebih lanjut, Hasman mewakili Kemendes PDT menegaskan apabila nantinya telah ada ketetapan anggaran dan jadwal rekrutmen resmi, pelaksanaannya tidak dipungut biaya sedikit pun. “Jika didapati oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pungutan liar agar segera dilaporkan kepada pihak berwajib. Kemendes PDT tidak bertanggung jawab atas tindakan yang melanggar hukum tersebut,” kata dia. Seperti yang dilaporkan Antara, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kemendes PDT telah menyampaikan bahwa hingga saat ini rekrutmen pendamping desa memang belum dilakukan karena adanya keterbatasan anggaran. Saat ini, kata dia, pendamping desa yang ada merupakan mereka yang direkrut pada tahun 2024. "Pendamping desa yang ada sekarang di 2025 masih produk lama dari 2024. Kementerian kami belum melakukan rekrutmen baru dan penempatan baru dari pendamping desa karena keterbatasan dana yang ada," kata dia. Keterbatasan dana itu, menyebabkan para pendamping desa saat ini mendampingi lebih dari satu desa, mengingat jumlah desa di tanah air mencapai 75.266. "Maka, satu pendamping desa ada yang melakukan pendampingan untuk lebih dari satu desa. Ada (pendamping desa) mendampingi dua, bahkan tiga desa," ucap dia. 100 2025-10-07
    Berita
    CekFakta
    Salah, Jurnalis CNN Dapat Supercar Usai Tanya tentang MBG Untuk memverifikasi klaim ini, Tim Riset Tirto mula-mula mengunjungi situs resmi https://bangka.tribunnews.com/ dan memasukkan kata kunci “Jurnalis CNN dapat hadiah Supercar”. Hasilnya, kami tak menemukan adanya berita dengan tajuk serupa maupun berita yang melaporkan informasi tersebut. Kami lantas mengecek akun Facebook resmi “Bangka Pos” untuk mencari asal muasal klaim. Usai mengetik kata kunci “CNN” di kolom pencarian laman Facebook itu, Tirto menjumpai unggahan dengan foto yang sama persis bertanggal 29 September 2025. Namun begitu, judul unggahannya tak seperti narasi yang berseliweran, melainkan “Sosok Diana Valencia Gunawan, Jurnalis CNN yang Kartu Persnya Dicabut Istana Kepresidenan”. Itu artinya, judul yang asli telah dimanipulasi secara digital. Dalam unggahannya tak ada informasi soal hadiah Supercar dari presiden. Bangkapos hanya menguraikan soal alasan pencabutan ID Pers istana dan perjalanan karier DV dalam dunia jurnalistik, yang dimulai pada 2019. “Diana Valencia memulai kariernya di dunia jurnalistik pada 2019. Saat itu, ia pernah menjadi News Anchor di Kompas TV. Dua tahun kemudian, ia memutuskan untuk bergabung bersama CNN Indonesia dan kembali bertugas sebagai News Anchor. Bahkan Diana pun mendapat kesempatan untuk meliput aktivitas Presiden di Istana,” tulis Bangka Pos. Saat menelusuri narasi pemberian hadiah mobil dari presiden kepada jurnalis CNN Indonesia, kami tak menemukan adanya informasi resmi maupun laporan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut. Informasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Mengenai peristiwa pencabutan ID Pers istana DV, BPMI Setpres pada Senin (29/9/2025) lalu diketahui sudah mengembalikan tanda pengenal liputan (id pers) Istana Negara kepada DV. Hal itu dilakukan usai pihak redaksi CNN Indonesia TV menemui pihak BPMI Setpres di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres, Yusuf Permana, berujar pihaknya mengakui mengambil tanda pengenal liputan Istana milik Diana. BPMI Setpres disebut tak mengambil tanda pengenal Diana yang diterbitkan oleh kantornya. "Biro Pers dan Media tidak mengambil id profesional Mbak Diana sebagai jurnalis. Kami tidak mempunyai kewenangan itu, tapi yang diambil oleh teman-teman itu adalah ID khusus Istana. Namun demikian, ID khusus Istana itu pun sekarang akan dikembalikan kepada yang bersangkutan," ucap Yusuf kepada awak media, Senin (29/9/2025). 100 2025-10-07
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Narasi Video Megawati Ngamuk Jadi Target Pemeriksaan KPK Tim Riset Tirto mencoba menelusuri konteks asli rekaman dengan memasukkan tangkapan layar klip video itu dengan Google Image. Hasilnya, kami menemukan video identik dengan konteks lebih utuh yang diunggah akun YouTube METRO TV. Video dari YouTube itu bertajuk “Membara! Megawati Sindir Pemimpin Pengecut: Jangan Jadikan Saya Target!”. Video Megawati itu rupanya berasal dari dokumentasi kegiatan PDIP yakni penyerahan dukungan calon kepala daerah gelombang III di Dewan Pimpinan Pusat PDIP, pada 26 Agustus 2024 lalu. Rekaman utuh acara tersebut bisa dilihat di kanal YouTube Antara. Megawati saat itu tengah memberikan pidato politik di hadapan para kader. Acara tersebut terkait dengan kontestasi Pilkada 2024 lalu. Dalam salah satu momen pidatonya, Megawati menyatakan pihak yang melakukan upaya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) adalah pengecut. Megawati tidak takut dengan upaya itu, dan menegaskan bahwa dia adalah orang merdeka. Ia juga menyatakan tidak takut apabila ada pihak yang mencoba mengincarnya. “Saya suka mikir, orang yang tega melakukan TSM, itu orang pengecut tahu enggak. Tidak punya karakter. Ya pengecut dong. Kok bangsanya sendiri dibegitukan? Ya saya enggak nerima dong,” kata Megawati saat pidato. Pidato tersebut sama sekali tidak membicarakan soal Megawati menjadi target pemeriksaan KPK. Dalam konteks aslinya, video itu merupakan momen penegasan Megawati terhadap adanya dugaan praktik kotor dalam kontestasi Pemilu 2024 berupa upaya kecurangan TSM. Saat mencoba melakukan pencarian informasi untuk menelusuri pemberitaan kredibel dan sumber resmi, Tirto juga tidak menemukan ada laporan yang menyebut Megawati diperiksa oleh KPK. Baca juga:Hoaks Artikel Berita Qadari Puji Prabowo Bak Nabi SulaimanHoaks Presiden Prabowo Bekukan Fraksi PDIP 100 2025-10-06
    Berita
    CekFakta
    Tidak Tepat Menakar RON BBM dengan Alat OKTIS-2 Sebagai informasi RON alias nilai oktan di BBM adalah angka yang menunjukkan tingkat ketukan atau banyaknya ketukan (knocking) di ruang bakar kendaraan saat pembakaran. Sederhananya, RON menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan di ruang bakar kendaraan. BBM oktan tinggi (RON tinggi) memiliki kualitas yang lebih baik dibanding oktan yang lebih rendah. Meski begitu bensin oktan tinggi belum tentu mempengaruhi kinerja mesin secara signifikan. Ini karena performa mesin tidak hanya dipengaruhi penggunaan bahan bakar. Terkait dengan narasi yang beredar di internet, klaim menyebut kalau Pertamax Turbo, BBM dengan spesifikasi RON 98, mencatatkan angka RON 91, saat dilakukan pengetesan, mengarahkan narasi kecurangan dalam penjualan BBM. Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto menghubungi Pakar Bahan Bakar ITB, Dr. Ing Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri. Ia menjelaskan bahwa alat OKTIS-2, yang digunakan dalam video, tidak tepat jadi alat untuk mengukur angka oktan alias RON. “Jadi RON itu adalah ketahanan bahan bakar untuk tidak berdetonasi. Jadi harus ada pembakaran. Nah, kalau yang [video pengetesan dengan] OKTIS-2 itu kan enggak ada pembakaran. Dia hanya sensor kapasitif. Jadi tergantung dari cairan yang ada di antara sensornya. Cairan itu bisa mengalirkan listrik atau enggak,” jelas laki-laki yang akrab disapa Yus itu. Dia menjabarkan cara kerja OKTIS-2. Alat itu akan, menampilkan angka rendah di layar kalau cairan memiliki kemampuan menghantarkan listrik. Sedangkan cairan yang tidak menghantarkan listrik akan menunjukkan angka yang lebih tinggi. Artinya, nilai yang muncul pada OKTIS-2 tidak menunjukkan angka oktan bahan bakar, melainkan mencerminkan sifat dielektrik cairan yang diuji. Yus menerangkan, untuk menguji RON, idealnya menggunakan mesin Cooperative Fuel Research (CFR) F1 dengan standar ASTM D2699. “Jadi kalau yang metode ASTM itu, pertama adalah bahan bakar yang mau diuji RON-nya itu dipakai sebagai bahan bakar untuk mesin namanya CFR Engine,” papar Yus. Dalam metode ini, bahan bakar yang akan diuji digunakan langsung pada mesin CFR, yang memungkinkan penyesuaian rasio kompresi dengan cara menaikkan atau menurunkan posisi silinder. Mesin dijalankan pada putaran 600 RPM, kemudian rasio kompresi ditingkatkan hingga muncul tanda-tanda detonasi atau knocking. Setelah itu, bahan bakar tersebut dibandingkan dengan campuran standar n-heptana dan iso-octana. Perbandingan antara kedua bahan inilah yang menentukan nilai RON. Misalnya, jika campurannya terdiri dari 98 persen iso-octana dan 2 persen n-heptana, maka bahan bakar tersebut memiliki RON 98. Metode inilah yang digunakan secara ilmiah untuk menentukan angka oktan bahan bakar, bukan dengan alat seperti OKTIS-2. Yus menekankan bahwa alat OKTIS-2 yang digunakan dalam video tidak dapat mengukur angka oktan (RON) karena alat tersebut bekerja dengan mendeteksi sifat dielektrik cairan, yakni kemampuan cairan dalam menghantarkan listrik, bukan melalui proses pembakaran sebagaimana metode pengukuran RON yang sebenarnya. Lebih lanjut, Yus menjelaskan bahwa sifat dielektrik atau kapasitif cairan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan angka oktan. Yus juga menyebut bahwa alat OKTIS-2 sebenarnya bisa dikalibrasi agar hasilnya menyesuaikan standar tertentu, sebagaimana dilakukan di Rusia. Namun, hal itu tidak membuat alat tersebut sahih untuk mengukur RON. Di Indonesia, alat ini berpotensi menghasilkan kesimpulan keliru karena dua alasan: (1) penggunaannya sering dilakukan tanpa pemahaman bahwa alat tersebut hanya memberikan indikasi dan (2) alatnya tidak dikalibrasi dengan bahan bakar yang beredar di Indonesia. “Jadi OKTIS itu hanya indikasi saja, tapi tidak mengukur RON. Kalau dipakai di kita, satu, yang menggunakan belum tentu tahu bahwa alat itu bisa disetting RON atau AKI (Anti-Knocking Index). Kedua, tidak dikalibrasi dengan bahan bakar yang ada di Indonesia,” tuturnya. Pada Maret 2025 lalu, bersama dengan kanal OtoHub, Yus, juga sempat melakukan pengujian terhadap sejumlah BBM menggunakan alat OKTIS-2 ini. Selain menerangkan fungsi alat yang lebih untuk menakar kemampuan mengalirkan listrik pada cairan, dia juga memperagakan bagaimana OKTIS-2 punya dua setelan dengan kode "PNY" dan "USA". Dalam eksperimen dalam video terlihat Yus dan kru OtoHub mengujikan beragam BBM dari berbagai merek dengan berbagai spesifikasi. Menggunakan alat OKTIS-2 yang diset "PNY" yang disebut dapat mengukur RON, alat tersebut menunjukkan angka yang selalu lebih besar dari spesifikasi yang diberikan oleh penyedia BBM. Misal BBM RON 92 dari merek merah hasil pengujian OKTIS-2 menunjukkan angka 106. Contoh lain BBM RON 95 dari brand hijau menunjukkan angka 102. Dalam eksperimen ini, pencelupan OKTIS-2 ke dalam cairan dilakukan selama tiga kali untuk tiap cairan dan menggunakan dua alat OKTIS-2. Hasilnya pun cenderung konsisten. Sementara saat melakukan pengujian dengan setelan “USA”, seperti dijelaskan Yus, ini untuk mengukur Anti-Knocking Index (AKI). Angkanya cenderung lebih kecil dibanding angka RON. Dalam eksperimen yang sama Yus juga menunjukkan hasil pengujian dengan mesin CFR yang sesuai standar ASTM D-2699-23. Hasilnya pengujian terhadap BBM yang dijual di Indonesia, hampir semuanya menunjukkan angka RON yang hanya berbeda 0,1-0,5 dibanding klaim dari masing-masing penyedia SPBU. Adapun isu soal BBM dengan nilai RON tak sesuai ini bukan hanya beredar pada Oktober 2025. Kami menemukan narasi serupa banyak beredar di internet sebelumnya, misalnya unggahan pada September 2025 ini. Modusnya sama terkait pengujian spesifikasi RON BBM tertentu dengan alat OKTIS-2. 100 2025-10-06
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Presiden Prabowo Bekukan Fraksi PDIP ADVERTISEMENT Sejumlah unggahan yang menyebarkan klaim ini menyertakan unggahan video dan foto. Hasil penelusuran Tirto terhadap salah satu video yang beredar menunjukkan bahwa tayangan tersebut hanya berisi narasi sepihak yang dibacakan oleh seorang narator. Narasi itu menyebut bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memerintahkan fraksinya untuk walk out dari ruang sidang DPR RI dan menolak pembahasan RUU Perampasan Aset. Namun, tidak ada dokumentasi visual, pernyataan resmi, atau cuplikan sidang yang mendukung tuduhan tersebut. Faktanya, mengutip laporan Kompas, Fraksi PDIP justru menyatakan dukungan terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDIP di Badan Legislasi (Baleg) DPR, I Nyoman Parta, dalam rapat kerja bersama Menteri Hukum dan HAM serta Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas, yang membahas evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025. "Tentu Fraksi PDI Perjuangan, poksi (kelompok fraksi), memberikan dukungan agar ini dibahas," ujar Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI-P di Baleg I Nyoman Parta dalam rapat kerja, Selasa (9/9/2025). Lebih lanjut, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang membenarkan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto membekukan Fraksi PDI Perjuangan. Klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum maupun fakta yang valid. Secara konstitusional dan menurut hukum di Indonesia, presiden tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan atau membekukan partai politik. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, yang telah diubah melalui UU Nomor 2 Tahun 2011, tidak terdapat satu pun ketentuan yang memberikan kewenangan kepada presiden untuk membubarkan atau membekukan partai politik. Fraksi PDIP sendiri masih aktif di DPR RI. Hal ini setidaknya terlihat dalam unggahan akun media sosial resmi mereka yaitu @bantengsenayan. Seperti yang dilaporkan Tirto, Perampasan Aset terkait Dugaan Tindak Pidana resmi masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2025-2026. RUU Perampasan Aset masuk bersama 51 daftar rancangan maupun revisi undang-undang yang disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (23/9/2025). Ketua Badan Legislasi (Baleg), Bob Hasan, mengungkapkan terdapat 23 RUU baru yang masuk dalam perubahan Prolegnas 2025-2026. Keputusan tersebut berdasarkan kesepakatan Baleg bersama panitia dan Kementerian Hukum (Kemenkum). Adapun salah satu RUU itu adalah RUU Perampasan Aset terkait Dugaan Tindak Pidana. “Di antaranya RUU tentang Perampasan Aset atau RUU Perampasan Aset terkait Dugaan Tindak Pidana, selanjutnya, RUU tentang Transportasi Online, RUU tentang Pekerja Lepas atau RUU tentang Pekerja Platform Indonesia atau RUU tentang Pekerja Ekonomi GIG, dan RUU tentang Satu Data Indonesia,”kata Bob Hasan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/9/2025). 100 2025-10-03
    Berita
    CekFakta
    Ustaz Abdul Somad Bakal Diangkat Jadi Penasihat Polri, Apa Iya? Setelah menyimak cuplikan, Tim Riset Tirto mencoba menelusuri klaim ini lewat penelusuran Google. Kami memasukkan kata kunci, “Kapolri berencana angkat UAS sebagai penasihat Polri” di mesin perambahan Google, namun tak menemukan adanya berita kredibel yang mengonfirmasi. Dari pencarian itu Tirto justru menemukan unggahan Instagram resmi divisi Humas Polri tentang kegiatan keagamaan Polri yang mengundang UAS. Klip yang berseliweran tampak identik dengan unggahan Divisi Humas Polri. Kegiatan itu diselenggarakan di Mabes Polri, Jakarta pada Jumat (26/9/2025). Menurut informasi, kegiatan diawali dengan salat Jumat berjemaah bersama UAS, kemudian disusul dengan tausiah dan ceramah agama dari UAS. “Acara ini diikuti oleh jajaran Polda, Polres, dan Polsek secara serentak. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan bahwa tausiah tersebut menjadi penyemangat moral dan spiritual bagi anggota Polri. Melalui kegiatan ini, Polri ingin memperkuat persatuan, toleransi, dan kedekatan dengan masyarakat serta tokoh agama,” tulis Divisi Humas Polri dalam keterangannya. Video momen tersebut juga ditayangkanKompas TV bertajuk Kapolri: Tim Akselerasi Transformasi Polri Selaras dengan Komite Reformasi Polri Prabowo. Dalam video dan berita yang berseliweran, tidak ditemukan wacana soal pengangkatan UAS menjadi penasihat Polri. UAS sendiri hanya menyampaikan pesan keagamaan terkait toleransi, kekuatan mental, menghadapi tugas dan menjadi seseorang yang amanah. Sementara Listyo saat itu sebenarnya menyinggung soal Tim Akselerasi Transformasi Polri. Ia menegaskan tim yang dibentuknya tidak bertentangan dengan Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Komite Reformasi Polri, sementara Kapolri sudah lebih dulu membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah. Kapolri menyebut tim bentukan Polri ini akan berjalan selaras dengan Komite Reformasi Polri. Tim tersebut nantinya bertugas melaksanakan rekomendasi hingga mengidentifikasi masalah sebagai langkah perbaikan internal Polri. Namun, tidak disebutkan sama sekali soal rencana UAS menjadi penasihat Polri. 100 2025-10-03
    Berita
    CekFakta
    Demo Petani Bawa Traktor ke SPBU Tidak Terjadi pada Tahun 2025 Tirto mengamati video yang disertakan dalam unggahan dari awal hingga akhir. Kami tidak menemukan adanya informasi utuh terkait konteks peristiwa dan waktu kejadian dalam video terjadi. Untuk menelusuri konteks asli dan asal usul video tersebut kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dan penelusuran dengan menggunakan kata kunci terkait. Hasilnya, kami menemukan dua petunjuk terkait video tersebut. Pertama, unggahan video di kanal youtube “KOMPASTV MAKASSAR” berjudul “Petani di Takalar Ramai Ramai Bawa Traktor ke SPBU Protes Ditolaknya Beli BBM #KSS” yang diunggah pada (16/12/2018). Kanal YouTube tersebut mengunggah video serupa seperti yang tertera dalam klaim unggahan yang memperlihatkan sejumlah traktor beriringan masuk SPBU. Meski demikian, keterangan dalam unggahan menyebut, video itu merupakan momen ketika sejumlah petani di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan melakukan aksi demonstrasi pada Desember 2018. Dalam aksi itu, para petani menuntut pihak SPBU untuk tidak mempersulit petani ketika membeli solar bersubsidi. Setelah aksi unjuk rasa tersebut, pihak pengelola SPBU akhirnya menyatakan kesediaannya untuk memenuhi tuntutan para petani terkait pembelian solar bersubsidi. Namun, sebagai syarat, petani diwajibkan menyertakan surat rekomendasi resmi dari pemerintah desa dan dinas terkait. Petunjuk kedua berasal dari arsip pemberitaan situs media Fajar, dalam artikel berjudul "Dilarang Beli BBM Pakai Jerigen, Petani Bawa Traktor ke SPBU", yang diunggah pada (12/12/2018). Artikel itu melaporkan bahwa Aliansi Masyarakat Tani Mangarabombang bersama Celebes Law and Transparency menggelar unjuk rasa di depan SPBU Bontomanai, Takalar, sebagai respons terhadap kebijakan larangan pembelian BBM jenis solar menggunakan jeriken. Dengan demikian, video yang kini kembali beredar dan dikaitkan dengan kebijakan BBM subsidi tahun 2025, sejatinya merupakan peristiwa lama yang terjadi pada Desember 2018. Tidak ada kejadian serupa pada tahun 2025. 100 2025-10-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Artikel Berita Qadari Puji Prabowo Bak Nabi Sulaiman Pertama-tama, Tirto melakukan penelusuran dengan metode reverse image search untuk mencari sumber asli artikel yang dicatut tersebut. Alhasil, kami diarahkan pada sebuah artikel media Merdeka.com yang memiliki foto kover berita dan waktu publikasi serupa dengan tangkapan layar. Namun, judul asli artikel itu sama sekali berbeda dari narasi yang dibagikan di Facebook. Dalam judul aslinya di Merdeka.com, tertera: ‘Dilantik Jadi KSP, Qodari: Kita Akan Jelaskan Program Presiden Prabowo yang Bagus-Bagus’. Artikel tersebut berisi informasi pelantikan Qadari sebagai Kepala KSP yang baru. Dalam badan berita juga tidak ditemukan pujian dari Qadari yang menyebut kebijakan Prabowo mirip Nabi Sulaiman. Kami juga menelusuri lebih dalam apakah Qadari pernah memberikan pertanyaan kepada publik yang menyebut kebijakan Prabowo mirip Nabi Sulaiman. Penelusuran dilakukan dengan mencari kata kunci terkait melalui mesin pencarian Google dan pemberitaan kredibel. Begitu pula melalui pemantauan di akun media sosial resmi milik Qadari. Hasilnya, tidak ada satupun pernyataan darinya yang menyebut kebijakan Prabowo mirip Nabi Sulaiman. 100 2025-10-02
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Menhan Sjafrie Umumkan Kebijakan Pajak Kendaraan Gratis Tirto mengamati dengan seksama video yang disertakan dalam unggahan. Kami menemukan beberapa keanehan, di antaranya suara yang ada dalam video tersebut nampak tidak sinkron dengan gerak bibir Sjafrie. Selain itu, suara tersebut juga nampak berbeda dengan suara asli Menhan Sjafrie. Untuk menelusuri asal usul dan konteks sebenarnya dari video tersebut, Tirto melakukan verifikasi menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images. Hasil pencarian mengarah pada sebuah video identik yang diunggah oleh kanal YouTube resmi TVRI Nasional dengan judul “Keterangan Pers Menteri Pertahanan, Kantor Presiden, 31 Agustus 2025.” Video tersebut diunggah pada Minggu (31/8/2025). Dalam video aslinya, Sjafrie Sjamsoeddin memberikan keterangan pers usai Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih yang berlangsung pada hari yang sama. Sepanjang pernyataannya, tidak ditemukan satu pun bagian yang menyebut atau mengumumkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor secara gratis hingga akhir 2025, seperti yang diklaim dalam versi video yang beredar. Laporan Tirto menjabarkan dalam kesempatan tersebut Sjafrie menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus bersama rakyat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional. “Presiden menekankan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dan TNI untuk tetap solid bekerja demi tercapainya keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar Sjafrie. Ia juga menyampaikan bahwa Presiden telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu mengambil langkah tegas dan terukur terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk aksi perusakan fasilitas umum, penjarahan, maupun gangguan terhadap penegakan hukum. Pernyataan tersebut berkaitan dengan situasi keamanan yang sempat memanas pada akhir Agustus 2025. Lebih lanjut, hingga Rabu (1/10/2025) ataus saat artikel periksa fakta ini ditulis tidak ada satupun keterangan maupun informasi resmi dari instansi terkait yang membenarkan klaim bahwa pemerintah mengeluarkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor secara gratis hingga akhir tahun 2025. 100 2025-10-01
    Berita
    CekFakta
    Salah, Najwa Shihab Dilantik Jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan Setelah menyaksikan video sepanjang 1 menit 30 detik, Tim Riset Tirto mendapati adanya indikasi gabungan beberapa footage, dua di antaranya adalah rekaman acara pelantikan dan cuplikan pertemuan Najwa bersama Prabowo. Dalam pertemuan itu, Najwa tampak mengenakan luaran berwarna pink. Dengan adanya sosok Erick Thohir dalam klip pelantikan, kami menaksir video itu diambil dari dokumentasi momen reshuffle 17 September 2025, di mana Erick diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Rekaman pelantikan utuhnya bisa dilihat di siaran YouTube Sekretariat Presiden dan terlihat sama persis dengan video yang berlalu-lalang. Lalu untuk mengecek konteks asli video pertemuan Najwa dan Prabowo, Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “video Prabowo bersama Najwa Shihab”. Dari situ, kami menemukan klip identik diunggah akun YouTube resmi Najwa Shihab. Tayangan aslinya bertajuk “Poin Penting Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Media”. Video itu tak ada hubungannya dengan pelantikan Najwa menjadi menteri, melainkan momen dialog Prabowo dengan sejumlah pemimpin media di kediamannya, di Hambalang, Sabtu (6/9/2025) lalu. Prabowo saat itu tengah ditanya mengenai respons terhadap tuntutan rakyat yang mencuat pascademo akhir Agustus lalu. Ia kemudian menjawab sejumlah tuntutan masuk akal dan lainya normatif. “Kalau tarik TNI dari pengamanan sipil, ya saudaralah yang menilai apa ini masuk akal atau tidak. Ya tugasnya TNI adalah menjaga rakyat dari ancaman manapun,” kata Prabowo dalam video asli. Sepanjang rekaman, tidak ditemukan adanya perbincangan mengenai pelantikan Najwa sebagai menteri pemberdayaan perempuan. Dalam tiga kali reshuffle yang sudah dilakukan Prabowo pun, tidak ada nama Najwa dalam jabatan menteri di Kabinet Merah Putih. Menukil laman resmi https://www.wapresri.go.id/, Arifatul Choiri Fauzi masih tercatat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 100 2025-10-01
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Kejagung Tetapkan Bahlil sebagai Tersangka Korupsi Migas Pertama-tama, Tim Riset Tirto melakukan penelusuran dengan menonton video yang beredar secara utuh dari awal hingga akhir. Namun, dalam video tersebut tidak ditemukan satu pun pernyataan dari Harli Siregar yang menyebut bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola migas. Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian menggunakan kata kunci yang relevan terkait klaim tersebut melalui mesin pencari Google. Hingga Selasa (30/9/2025) atau saat artikel periksa fakta ini disusun, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung maupun pemberitaan dari media kredibel yang membenarkan klaim bahwa Bahlil telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara korupsi tata kelola migas. Untuk menelusuri asal-usul dan konteks video yang beredar, Tirto menggunakan teknik reverse image search melalui Google Images dan penelusuran kata kunci terkait di Google. Hasilnya, ditemukan video serupa yang telah diunggah oleh kanal YouTube Kompas TV dengan judul “BREAKING NEWS - Kejagung Geledah Kantor Ditjen Migas ESDM”, yang dipublikasikan pada 10 Februari 2025. Konteks asli dari video tersebut adalah konferensi pers yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung setelah melakukan penggeledahan di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas Kementerian ESDM pada Februari 2025 lalu. Berdasarkan pemberitaan Tirto, penggeledahan tersebut dilakukan di Gedung Ditjen Migas Kementerian ESDM, Jakarta Selatan, pada Senin malam (10/2/2025). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung saat itu, Harli Siregar, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan di sejumlah ruangan, yaitu ruang Direktur Pembinaan Usaha Hulu, ruang Direktur Pembinaan Usaha Hilir, dan ruang Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM. Harli menerangkan bahwa upaya penggeledahan yang berlangsung selama hampir tujuh jam tersebut merupakan bagian dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018–2023. Dengan demikian, berdasarkan penelusuran yang dilakukan, dapat dipastikan bahwa dalam kasus tersebut, Kejaksaan Agung sama sekali tidak menetapkan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebagai tersangka, sebagaimana dinarasikan dalam unggahan yang beredar di media sosial. 100 2025-09-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Ribuan Ojol Demo Gegara Dilarang Gunakan BBM Subsidi Tirto melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul dan konteks foto yang digunakan pengunggah klaim menggunakan metode reverse image search lewat Google Images. Saat pencarian difokuskan pada bagian kolase yang menampilkan Bahlil, hasil mengarahkan ke video pemberitaan yang diunggah tvOneNews di YouTube pada 21 September 2025. Video tersebut menampilkan konferensi pers yang dilangsungkan oleh jajaran Kementerian ESDM perihal kebijakan pengaturan BBM non-subsidi. Bahlil sebagai Menteri ESDM yang menyampaikan paparan kepada awak media. Jika disimak, dalam penyampaian Bahlil sama sekali tidak disampaikan hadirnya kebijakan untuk membatasi BBM subsidi untuk kalangan ojol. Namun bisa dipastikan, penyebar klaim di Facebook memang menggunakan potongan klip konferensi pers jajaran Kementerian ESDM tersebut dalam video yang dipostingnya. Sebab pakaian hingga orang-orang yang berada di sekeliling Bahlil sama persis. Sementara itu, dalam pemberitaan Tirto, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, membantah adanya informasi di media sosial terkait larangan penggunaan BBM jenis Pertalite bagi pengemudi ojol. Anggia menjelaskan isu tersebut tidak benar. Anggia menyatakan bahwa pemerintah memahami kekhawatiran publik, khususnya bagi pelaku usaha mikro seperti pengemudi ojol. Setiap opsi kebijakan yang diambil oleh pemerintah mempertimbangkan dan mengutamakan aspek kesejahteraan dan keberpihakan kepada kelompok rentan serta melindungi kepentingan pengemudi ojek online. "Hingga saat ini tidak ada kebijakan apapun terkait pengaturan penggunaan BBM jenis Pertalite bagi pengemudi ojek online atau ojol," tulis Anggia. Ia mengimbau seluruh informasi terkait BBM hanya merujuk sumber resmi Kementerian ESDM agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebelumnya, isu tersebut pertama berhembus pada November 2024, ketika itu Bahlil mengisyaratkan tidak memasukkan pengemudi ojol dalam daftar penerima subsidi BBM tepat sasaran. Hal itu dikarenakan menurutnya kendaraan yang digunakan para pengemudi ojol buat usaha, sementara subsidi BBM ditekankan untuk penggunaan transportasi publik seperti angkutan umum. Namun, pernyataan tersebut kemudian diralat pada Desember 2024 guna menenangkan kekhawatiran masyarakat. Bahlil menyampaikan bahwa pengemudi ojek online akan tetap mendapatkan subsidi bahan bakar minyak, dengan menggunakan skema usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). "Sekali lagi kami tegaskan informasi yang beredar tidak benar dan kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi informasi, terutama yang beredar di media sosial," ujar Anggia. 100 2025-09-30
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Netanyahu Akan Perangi Indonesia karena Dukung Palestina Tirto menelusuri video yang disertakan dalam unggahan tersebut dan menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satu hal yang mencolok adalah ketidaksinkronan antara suara dan gerak bibir Benjamin Netanyahu dalam video itu. Ketidaksesuaian ini menimbulkan dugaan bahwa video tersebut telah mengalami penyuntingan. Untuk menelusuri asal-usul dan konteks asli video tersebut, kami menggunakan teknik reverse image search (pencarian gambar terbalik) serta pencarian dengan kata kunci terkait di mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah pada sebuah video serupa yang diunggah oleh akun resmi IsraeliPM dengan judul "PM Netanyahu's Speech at the Portuguese Synagogue in Amsterdam", yang dipublikasikan pada 19 Januari 2012. Kami menonton video tersebut secara keseluruhan, dari awal hingga akhir. Isinya adalah pidato Perdana Menteri Benjamin Netanyahu saat mengunjungi Sinagoga Portugis di Amsterdam, Belanda, pada tahun 2012. Kegiatan itu juga terdokumentasi dalam situs resmi Pemerintah Israel. Lebih jauh, dalam pidato tersebut tidak ditemukan satu pun pernyataan Netanyahu yang menyebutkan akan memerangi negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, atau Pakistan. Ia juga tidak menyebut ketiga negara tersebut sebagai pengecut, sebagaimana yang diklaim dalam unggahan yang beredar. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB baru-baru ini Netanyahu sendiri tidak menyebut apapun terkait klaim tersebut. Dilansir dari Antara, Netanyahu, yang berbicara pada urutan pertama pada hari keempat atau hari terakhir sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB, justru mengatakan bahwa dirinya serta negara-negara lain mencatat kata-kata yang penuh semangat yang disampaikan oleh Presiden Indonesia. “Dan saya mencatat, seperti halnya Anda juga pasti mencatat, kata-kata yang penuh semangat yang disampaikan di sini oleh Presiden Indonesia. Ini adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dan ini juga merupakan pertanda tentang apa yang bisa terjadi di masa depan,” ucap Netanyahu. Netanyahu mengklaim bahwa para pemimpin Arab dan Muslim yang berpikiran maju mengetahui bahwa jika bekerja sama dengan Israel akan memberi mereka akses pada teknologi-teknologi mutakhir dari Israel, termasuk di bidang kedokteran, sains, pertanian, air, pertahanan, kecerdasan buatan, dan banyak bidang lainnya. “Saya percaya bahwa dalam beberapa tahun ke depan, Timur Tengah akan terlihat sangat berbeda. Banyak dari mereka yang hari ini memerangi Israel, akan lenyap besok. Para pembawa damai yang berani akan menggantikan mereka,” ucapnya. 100 2025-09-29
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Tautan Pendaftaran Program Pemutihan Pinjol dari OJK Tim Riset Tirto mencoba mengecek ke mana arah tautan yang disertakan dalam unggahan yang beredar. Dengan mengunjungi tautan itu, kami menjumpai bahwa tautan tidak mengarah pada laman resmi OJK maupun situs resmi lembaga lainnya. Di halaman awal, pengguna justru diminta untuk memasukkan data-data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telegram. Data itu menjadi syarat agar pengguna kemudian bisa mengklik “mendaftar”. Situs-situs yang meminta data pribadi seperti ini patut menjadi perhatian karena bisa mengarah pada phishing atau bahkan penipuan. Apalagi, akun Facebook pengunggah juga bukan akun resmi dari lembaga manapun. Akun "informasi terbaru" itu diketahui baru dibuat pada 19 September 2025 dan hanya diikuti oleh satu orang. Untuk memastikan narasi ini, Tirto lantas mengecek akun Instagram resmi @ojkindonesia. Lewat unggahan Instagramnya, Kamis (4/9/2025), OJK rupanya sudah memastikan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online. “Waspada Penipuan Mengatasnamakan OJK. Sobat OJK, Penipuan marak terjadi. Hati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan OJK. OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online,” kata OJK. OJK mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi yang mengatasnamakan OJK ke kontak OJK 157. Publik juga bisa mengakses akun resmi media sosial OJK, seperti X @ojkindonesia dan TikTok ojk_indonesia. OJK sendiri sudah merilis data terkait jumlah penyelenggara Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LBBTI)/Fintech P2PL yang berizin. Per 31 Juli 2025, total ada 96 perusahaan penyelenggara LPBBTI/Fintech P2PL yang berizin di OJK atau pinjol legal. 100 2025-09-29
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video Penjarahan SPBU oleh Warga 100 2025-09-29
    Berita
    CekFakta
    Eko Patrio Minta Maaf Lalu Promosi Judol: Video Manipulasi AI Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) pada bagian klip yang menampilkan wajah Eko, untuk menelusuri keaslian serta sumber utama video tersebut. Salah satu hasil pencarian memang mengarahkan kami ke unggahan akun Instagram pribadi milik Eko. Tirto diarahkan ke sebuah postingan yang diunggah Eko pada 30 Agustus 2025 lalu. Dalam video itu, kemeja putih, celana, sampai latar belakang yang digunakan sama persis dengan klip Eko diklaim tengah mempromosikan judol di Facebook. Bahkan jika diperhatikan, terdapat penanda waktu yang sama dalam kedua video tersebut. Namun begitu, perbedaan besar terdapat pada isi video yang diunggah langsung oleh akun Instagram Eko. Dalam video yang diunggah oleh Eko sendiri di akunnya, ia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui tindakannya menimbulkan keresahan publik dan berjanji memperbaiki diri. Eko ditemani rekannya sesama politisi PAN, Sigit Purnomo atau lebih dikenal sebagai Pasha Ungu ketika menyampaikan permohonan maaf. “Saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan. Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan yang ada. Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," papar Eko dalam unggahan pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 19.00 WIB itu. Sebagai konteks, sejumlah massa menjarah sejumlah rumah politisi Senayan pada hari itu. Seperti rumah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Nafa Urbach, hingga Eko sendiri. Malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, massa bergerak ke rumah Eko Patrio di Setiabudi. Seiring dengan bertambahnya jumlah massa, mereka bergerak masuk dan mengambil barang-barang. Beberapa di antaranya adalah kulkas, dispenser air, TV, sepatu, dan karpet. Baca juga:Momen Penjarahan di Rumah Sahroni hingga Eko Patrio Lantas, bagaimana dengan video Eko yang sama persis namun menyebarkan narasi untuk mendaftar di situs judol? Dugaan terbesar Tirto, video itu sudah disunting dan dimanipulasi dengan menggunakan teknologi akal imitasi alias Artificial Intelligence (AI). Karenanya, kami mengecek keabsahan video tersebut dengan laman pendeteksi konten AI bernama Resemble AI. Laman ini dapat mendeteksi apakah telah terjadi penyuntingan pada audio dengan menggunakan AI. Alhasil, seperti dugaan, video beredar yang menampilkan permohonan maaf Eko Patrio sambil mempromosikan situs judol dinyatakan laman pendeteksi sebagai konten berstatus palsu (fake). Narasi seputar penggunaan akal imitasi untuk mereka adegan atau menyunting video menjadi tidak sesuai konteksnya telah cukup banyak tersebar di media sosial. Tirto sempat membedah dan memberi label hoaks untuk sejumlah kejadian. Baca juga:Video Sahroni Ditangkap Polisi di Bandara, Bagaimana Faktanya? Hasil pemeriksaan fakta Tirto menunjukkan video berisi Eko Patrio meminta maaf sambil mempromosikan situs judol yang tersebar di media sosial bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading). Video tersebut telah terbukti disunting dengan akal imitasi yang ditambahkan narasi tidak sesuai konteksnya dan justru mengajak masyarakat untuk mengakses situs judi online. Konteks asli video tersebut adalah permintaan Eko Patrio pada akhir Agustus 2025 lalu terkait tindakannya sebagai anggota dewan. Hasil pemeriksaan konten AI mengonfirmasi video tersebut sebagai konten palsu. Eko Patrio tidak membuat konten promosi judol itu. 100 2025-09-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Ricuh Pengisian BBM di SPBU Lumajang Tirto menyimak keseluruhan isi video dari awal hingga selesai. Tidak ditemukan petunjuk bahwa warga yang berkerumun sedang mengisi BBM di SPBU tersebut. Dalam komentar unggahan itu, ditemukan klarifikasi yang menyatakan bahwa video tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya. “Halo, Sobat. Terkait informasi terkait SPBU 5467315 Sentul, Kab. Lumajang, berikut kami sampaikan: Video yang viral di media sosial yang menyebutkan adanya kerusuhan/penjarahan di SPBU adalah tidak benar (hoaks). Rekaman CCTV membuktikan bahwa tidak terjadi kerusakan maupun penjarahan. Kejadian pada Rabu (17/9/2025) malam merupakan keributan antar pemuda usai karnaval Desa Sentul akibat konsumsi minuman keras. Keributan tersebut tidak ada kaitannya dengan operasional SPBU. Saat kejadian, SPBU sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Kondisi SPBU kini normal kembali beroperasi, pelayanan konsumen berjalan lancar. Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU telah berkoordinasi dengan Pemda dan aparat terkait, serta melakukan pembersihan area SPBU pascakejadian,” tulis akun “patraniaga.jatimbalinus.” Akun tersebut, menurut keterangan di lamannya, merupakan akun resmi PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Region Jawa Timur, Bali, NTT, dan NTB. Senada, berdasarkan pernyataan yang diterima Tirto dari Pertamina Patra Niaga pada Kamis (25/9/2025), video kericuhan yang disebut terjadi di SPBU Lumajang sebenarnya merekam peristiwa pada Rabu (17/9/2025) ketika karnaval di Desa Sentul berlangsung. Hujan deras membuat penonton berdesakan berteduh di area SPBU yang sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Keributan terjadi akibat pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU. Tidak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar jeli dan teliti terhadap berbagai bentuk disinformasi yang beredar. “Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” imbau Roberth pada keterangannya. Masyarakat dapat memastikan kebenaran informasi terkait Pertamina, melalui kanal resmi perusahaan, seperti Pertamina Call Center 135 dan akun resmi media sosial Pertamina. Selain itu, Tirto juga menemukan klarifikasi dari Humas Polres Lumajang melalui unggahan Instagram pada Kamis (25/9/2025). Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa video yang mengklaim telah terjadi penyerangan warga terhadap SPBU Sentul di Lumajang, Jawa Timur, adalah tidak benar. “Ini dapat saya jelaskan sebagai berikut. Pada hari Rabu (17/9/2025) di wilayah Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, diselenggarakan karnaval dari sore hingga lewat tengah malam. Sekitar pukul 10 malam, hujan lebat turun. Penonton dan peserta karnaval berteduh di SPBU. Entah apa sebabnya, terjadi perkelahian. Itu urusan mereka, bukan urusan SPBU. Hanya ada perkelahian, tidak ada kejadian lain,” jelas perwakilan dari Polres Lumajang dalam unggahan video tersebut. Polres Lumajang menegaskan SPBU dalam keadaan aman dan mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menerima, menyebarkan, dan memposting ulang informasi. Masyarakat diimbau selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah atau kepolisian sebelum membagikannya. 100 2025-09-26
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video SPBU Dibakar Massa Karena Aturan Pembatasan Isi BBM Pertama-tama, Tirto menyimak keseluruhan isi video dari awal hingga selesai. Namun, tidak ditemukan petunjuk kalau SPBU tersebut dibakar oleh massa yang marah. Video hanya menampilkan sejumlah pihak tengah berusaha memadamkan api. Namun, Tirto menemukan petunjuk di sekitar detik-30 video. Terlihat sebuah baliho yang menunjukkan dua orang pria berbaju merah berdampingan dengan angka “2” besar di sebelahnya. Baliho itu kemungkinan adalah perangkat kampanye. Terdapat potongan nama “Muz” dan “Fad” dalam video itu. Hasil penelusuran lebih lanjut mengarahkan kami ke kemungkinan baliho itu alat kampanye Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Selanjutnya Tirto menelusuri kebenaran klaim tersebut menggunakan metode reverse image search di Google Images. Hasilnya ditemukan video identik di akun Instagram “makassar society” pada Sabtu (12/10/2024) Akun tersebut mengunggah video yang sama. Hal ini dapat dikenali dari baliho di pagar SPBU, pria berbaju merah yang memegang selang untuk memadamkan api, dan lalu-lalang kendaraan yang sama di depan lokasi. Dalam keterangannya, akun itu menyebut insiden terjadi di SPBU Sabussalam dan disebabkan korsleting mobil pick-up saat pengisian BBM. Pencarian Tirto turut menemukan artikel berita dari Serambinews berjudul “BREAKING NEWS - SPBU Oyon di Kota Subulussalam Terbakar” yang tayang pada Kamis (10/10/2024). Artikel itu menampilkan thumbnail foto yang sama dengan momen kebakaran dalam video unggahan, terlihat dari baliho yang terpasang di pagar SPBU sebagaimana temuan awal Tirto. Dalam artikelnya dijelaskan bahwa kebakaran terjadi di SPBU Jalan Teuku Umar, Simpang Terminal Terpadu, Kota Subulussalam, Aceh, pada Kamis (10/10/2024) sekitar pukul 12.20 WIB. Meski begitu, artikel tersebut tidak memuat keterangan mengenai penyebab kebakaran. Selain itu, ditemukan pula artikel dari Antara, yang berisi pernyataan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terkait kebakaran di salah satu SPBU di Kota Subulussalam. Menurut penjelasannya, hasil peninjauan awal menunjukkan kebakaran terjadi saat mobil pick-up Suzuki Carry tengah melakukan pengisian Pertalite. Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, Fadjar Djoko Santoso selaku Vice President Corporate Communication Pertamina menegaskan bahwa klaim adanya kebijakan larangan isi bensin bagi penunggak pajak keliru. “Terkait informasi yang beredar di media sosial terkait aturan pembatasan sejumlah hari dalam pembelian BBM serta larangan bagi penunggak pajak adalah tidak benar atau hoax,” ucapnya kepada Tirto. Ia mengimbau supaya masyarakat selalu mengecek informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina. Terkait narasi aturan pembatasan pengisian BBM bagi kendaraan yang menunggak pajak ini juga beredar dalam versi lain di media sosial. Terdapat tambahan narasi kalau kendaraan roda empat dan motor besar harus ada jarak tujuh hari pengisian, sementara sepeda motor kecil, jarak empat hari. Beberapa narasi di media sosial mencatut video seorang pria di SPBU yang membacakan ketentuan tersebut. Salah duanya akun Indra Kurniawan (arsip) dan Lintang Pitu (arsip) berikut Hasil penelusuran Tirto menemukan, narasi tersebut juga tidak benar dan kemungkinan terkait dengan informasi pembatasan pengisian BBM yang dikaitkan dengan pembakaran SPBU. Faktanya, versi lengkap video soal pengumuman pembatasan pengisian BBM yang tersebar di internet adalah potongan. Versi lengkapnya kami temukan sudah beredar sejak 11 September 2025. Narasi soal jeda pengisian BBM dan pembatasan pembelian kendaraan yang pajaknya mati adalah rekaman dari SPBU di Pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di akhir video lengkap tersebut terlihat pihak berwajib menekankan kejadian tersebut terjadi di Sabu Raijua. Mengutip situs resmi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, memang sedang terjadi kelangkaan BBM di sana. Pada 1 September 2025, Sekda Sabu, Septenius M. Bule Logo, bahkan telah meminta ASN di sana untuk menaati aturan pembatasan antrean, larangan pengisain ulang, serta ketentuan wajib pajak kendaraan. “Pengisian BBM diatur dengan ketentuan: motor bebek hanya sekali full tank untuk 4 hari, motor besar dan mobil 6 kali full tank untuk 7 hari, sedangkan petani, nelayan, dan kapal rute Raijua menyesuaikan rekomendasi dinas terkait,” tulis keterangan Pemkab. Sementara mengutip informasi dari media lokal, FokusNusaTenggara, Bupati Sabu Raijua, Riwu Kore, telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pertamina untuk mengatasi kelangkaan BBM yang telah terjadi sejak Agustus 2025 lalu. Informasi dari Pertamina cabang Kupang, kelangkaan terjadi lataran kapal pengangkut BBM yang biasa melayani rute Sabu Raijua dan Rote, kini mendapat tambahan trayek ke Pulau Semau. Kebutuhan tiga daerah yang harus ditopang oleh daya angkut yang tidak meningkat membuat stok BBM yang dikirim ke Sabu Raijua berkurang yang diikuti dengan kelangkaan BBM. Pihak Pertamina Patra Niaga juga menegaskan informasi mengenai adanya pembatasan pengisian BBM hingga tujuh hari untuk mobil dan empat hari untuk motor, serta larangan pengisian bagi kendaraan yang menunggak pajak, adalah tidak benar atau hoaks. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar jeli dan teliti terhadap berbagai bentuk disinformasi yang sering beredar. “Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” jelas Roberth. Selain itu, dia juga mengatakan kebakaran SPBU terjadi akibat kebijakan tersebut juga merupakan hoaks. Video yang disebarkan akun tertentu merupakan rekaman lama dari peristiwa berbeda, yakni kebakaran SPBU di Aceh. Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa penyaluran BBM, khususnya BBM Subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan mekanisme yang berlaku, sehingga lebih tepat sasaran dan transparan. 100 2025-09-25
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Prabowo Akan Hapus Jabatan Kepala Desa Tirto melakukan penelusuran terhadap video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Setelah diamati secara utuh, video berdurasi singkat itu hanya menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto dengan narasi teks yang mengklaim jabatan kepala desa akan dihapus. Tidak ditemukan pernyataan, konteks, maupun keterangan langsung dalam video tersebut yang mendukung klaim bahwa Prabowo akan menghapus jabatan kepala desa. Tidak ditemukan pula ucapan dari Prabowo yang menyatakan bahwa dirinya akan menghapus jabatan kepala desa. Klaim tersebut semata-mata muncul dari narasi teks yang ditambahkan dalam unggahan video, bukan berasal dari isi video itu sendiri. Tirto juga melakukan penelusuran lewat mesin pencari Google dengan kata kunci: ‘Prabowo menghapus jabatan kepala desa’. Hasilnya, tidak ditemukan satupun pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Justru, ditemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang sudah melabeli klaim Prabowo akan menghapus jabatan kepala desa sebagai hoaks. Artikel itu terbit pada April 2025 lalu, yang menandakan narasi serupa kembali disebarkan di media sosial saat ini. “Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto akan menghapus jabatan kepala desa atau kades,” tulis Komdigi. “Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar,” lanjut pernyataan Komdigi. 100 2025-09-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Pengunduran Diri Presiden Prabowo di September 2025 Tirto mula-mula mencoba menyaksikan keseluruhan video pendek tersebut. Dalam video tersebut, meski mencantumkan kutipan dalam teks, nyatanya Prabowo tidak berkata apa-apa. Latar audio dalam video tersebut juga hanya musik bernadakan minor. Tirto kemudian mencoba menelusuri asal-usul video tersebut. Kami mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap salah satu potongan video tersebut. Hasil pencarian mengarahkan ke sejumlah potongan video lain dengan narasi yang berbeda-beda. Beberapa yang banyak beredar adalah konten disinformasi soal Prabowo menangis karena sedih melihat rakyat melakukan demonstrasi terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Narasi ini telah kami selidiki dan kuat terindikasi hoaks. Baca juga:Hoaks Video Prabowo Menangis karena Rakyat Demo DPR Pencarian lebih lanjut menunjukkan kalau video yang beredar ini adalah momen lampau dari tahun 2023. Tepatnya sekitar Desember 2023. Presiden Prabowo kala itu menyampaikan pidato saat memberikan modal usaha koperasi sebesar Rp15 miliar. Kami juga menemukan video serupa dari dokumentasi media Viva dan TribunNews yang menunjukkan momen Prabowo menangis saat menyampaikan pidato di hadapan para anggota muda Koperasi Mekar Digital Sejahtera (MDS), Sabtu (16/12/2023). Prabowo menangis saat menyampaikan rasa syukurnya diangkat sebagai Ketua Dewan Kehormatan MDS dan bisa berkontribusi langsung dengan bantuan dana Rp15 miliar kepada koperasi. Lebih lanjut, kami juga tidak menemukan narasi apapun di halaman resmi pemerintah yang menyebut pengunduran diri Prabowo. Seperti yang sudah disebut sebelumnya video yang sama, dengan narasi yang berbeda telah digunakan untuk menyebarkan narasi bohong. Hal ini tidak saja menunjukkan kalau narasi yang tersebar di media sosial bermaksud mengelabui dengan konten video lama, tapi juga menunjukkan penggunaan aset video dari kejadian lampau untuk membuat narasi baru yang tidak benar-benar terjadi. Video tersebut juga banyak digunakan saat kampanye Pemilu 2024 lalu. Beragam narasi ditempelkan dengan potongan klip tersebut. 100 2025-09-24
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Informasi Media Sosial, KPK Sita Semua Aset Sahroni & Puan Tirto menonton video yang disertakan dalam unggahan dari awal hingga akhir. Potongan klip itu hanya berisikan teks yang disertakan dalam video. tak ada narasi penguat lain terkait klaim KPK menyita aset milik Sahroni dan Puan Maharani. Tirto juga melakukan penelusuran lewat mesin pencarian Google dengan kata kunci: "KPK menyita aset milik Sahroni dan Puan Maharani”, hasilnya tidak ditemukan satupun sumber pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Jika hanya memasukan kata kunci “Sahroni” ke mesin pencarian Google dan mengklik sesi menu berita, topik terbaru media pemberitaan soal Sahroni justru menyoroti kemunculannya secara daring dalam acara Musyawarah Nasional Ikatan Motor Indonesia (IMI). Hal ini menjadi kehadiran publik Sahroni secara terbuka setelah dinonaktifkan sebagai anggota DPR fraksi Partai Nasdem. Kami juga melakukan hal yang sama untuk kata kunci ‘Puan Maharani’. Hasil pencarian mengarahkan berita terbaru terkait politisi PDIP itu adalah tanggapannya soal ucapan Joko Widodo yang sempat menyatakan meminta relawan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode. Tak ada satupun informasi yang mendukung klaim di media sosial tersebut. Dari situs resmi KPK, juga tidak ditemukan satupun informasi soal penyetaan aset Puan Maharani ataupun Sahroni. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah membantah kebenaran video yang diklaim penyitaan aset milik Sahroni dan Puan Maharani ini. Komdigi mengkategorikan klaim tersebut sebagai hoaks. 100 2025-09-24
    Berita
    CekFakta
    Klaim Menkeu Purbaya Minta Sumbangan pada Rakyat, Apa Benar? Tim Riset Tirto mula-mula mencoba menelusuri asal muasal artikel dan konteks aslinya. Untuk memulai pencarian, kami menggunakan teknik advance search di mesin pencarian Google dengan mengetik kata kunci “Menkeu Purbaya meminta rakyat menyumbang site:www.gelora.co”. Hal itu dilakukan untuk membatasi pencarian di situs resmi Gelora. Namun begitu, kami tak menemukan satu pun berita Gelora dengan tajuk tersebut. Tirto lantas mencoba mengambil tangkapan layar header gambar Purbaya dan menyalinnya ke mesin telusur Google Image. Hasilnya, kami menjumpai artikel Gelora dengan keterangan waktu dan header yang sama persis. Artikel aslinya berjudul “Menkeu Purbaya Minta Maaf, Akui Salah Ngomong Soal Tuntutan 17+8”. Dalam laporan tersebut, Menkeu Purbaya meluruskan pernyataannya yang kontroversial terkait tuntutan rakyat 17+8 pasca demonstrasi Agustus 2025. Purbaya meminta maaf karena salah ucap dalam pernyataan sebelumnya. “Saya masih pejabat baru di sini. Menterinya juga menteri kagetan. Jadi, kalau ngomong katanya, kalau kata Ibu Sri Mulyani kayak koboi. Waktu di LPS sih enggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di (Kementerian) Keuangan beda, Ibu. Salah ngomong langsung dipelintir sana-sini. Jadi, kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf,” kata dia dalam konferensi pers usai Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025). Dalam pernyataan perdananya usai dilantik, Purbaya memang sempat menilai tuntutan 17+8 hanya datang dari “sebagian kecil rakyat”. Ucapannya itu menuai kritik luas karena dianggap meremehkan aspirasi publik. Purbaya juga sempat menegaskan bahwa tuntutan itu akan hilang seiring pertumbuhan ekonomi 6–7 persen yang ditargetkannya di kemudian hari. Menurutnya, dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, masyarakat akan lebih sibuk mencari kerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ketimbang berdemonstrasi. Kesimpulannya, judul artikel asli Gelora terbukti telah disunting secara digital. Saat mencoba melakukan penelusuran lanjutan, Tirto juga tak menemukan adanya berita terkait pernyataan Purbaya meminta sumbangan kepada rakyat jika ingin ekonomi kembali maju. Narasi ini juga telah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 100 2025-09-23
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Video Rumah Kapolda Bali Digeruduk Massa Berdasarkan hasil penelusuran Tirto lewat metode reverse images search, potongan video pendek soal klaim penggerudukan massa di rumah Kapolda Bali tersebut diambil dari unggahan di akun YouTube milik Mata Revolusi NKRI. Keterangan dalam video pendek yang diunggah di YouTube pada 31 Agustus 2025 tersebut justru memberikan keterangan peristiwa terjadi di Markas Polda Bali. Dalam tayangan video di akun YouTube tersebut, sama persis dengan video yang beredar di bulan September dengan klaim narasi penggerudukan oleh demonstran di rumah Kapolda Bali. Bangunan dalam video memang cocok dengan kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang sempat diunggah juga dalam akun YouTube Bid Humas Polda Bali, 4 Agustus 2022. Aksi massa di depan Markas Polda Bali juga terekam unggahan akun YouTube Tribun Bali ketika peristiwa demonstrasi pecah di pelbagai daerah pada 30 Agustus 2025. Kericuhan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA ketika sejumlah pengunjuk rasa melempar batu ke arah petugas dan gedung Mapolda. Selain itu, Polda Bali juga secara langsung telah membantah narasi yang beredar terkait adanya penggerudukan di rumah Kapolda Bali. Hal ini disampaikan lewat media sosial resmi mereka dan lewat pernyataan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy. "Video tersebut memang ada, tetapi itu bukan kediaman Kapolda Bali. Sekali lagi, itu bukan kediaman Kapolda Bali," kata Ariasandy mengutip detik Bali. Ariasandy menjelaskan video yang beredar merupakan demonstrasi ketika 30 Agustus 2025 pecah di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali, tepatnya di Jalan Kamboja, Denpasar. "Kami sangat menyesalkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab membuat konten dengan narasi hokas seperti itu, apalagi saat ini Bali sedang berduka karena bencana banjir bandang," ucap Ariasandy. Ariasandy menegaskan Polda Bali memastikan melacak pembuat dan penyebar konten hoaks tersebut. Jika terbukti, kata dia, pelakunya bakal ditindak tegas. "Mari bersama kita jaga Bali dengan bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah percaya ataupun menyebarkan berita-berita hoaks seperti itu," ajak mantan Kabid Humas Polda NTT itu. Dengan begitu, klaim narasi terkait penggerudukan di rumah Kapolda Bali sebetulnya adalah video yang diambil ketika massa melakukan unjuk rasa di depan Markas Polda Bali pada 30 Agustus lalu. Video tersebut disalahgunakan dengan klaim bahwa peristiwa tersebut terjadi di depan rumah Kapolda Bali. 100 2025-09-22
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Video Prabowo Menangis karena Rakyat Demo DPR ADVERTISEMENT Tirto melakukan penelusuran terhadap video yang disertakan dalam unggahan tersebut. Setelah diamati secara utuh, video berdurasi singkat itu hanya menampilkan Presiden Prabowo Subianto tengah mengusap matanya yang tampak berkaca-kaca. Tidak ditemukan pernyataan, konteks, maupun keterangan apa pun dalam video tersebut yang mendukung klaim bahwa Prabowo menangis akibat aksi demonstrasi pembubaran DPR. Selain itu, tidak ditemukan pula ucapan dari Prabowo yang menyatakan bahwa dirinya menangis karena merasa terharu rakyat tidak kecewa padanya, melainkan kepada DPR. Klaim tersebut semata-mata muncul dari narasi teks yang ditambahkan dalam unggahan video, bukan berasal dari isi video itu sendiri. Tirto kemudian menelusuri asal usul dan konteks video tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search dan pencarian dengan menggunakan metode kata kunci terkait di platform pencarian video youtube. Hasilnya, kami menemukan video serupa diunggah di kanal Youtube VIVA.CO.ID berjudul “Tangis Haru Prabowo Pecah Saat Kasih Bantuan Rp15 M ke Koperasi Ini” yang diunggah pada 18 Desember 2023. Video tersebut merekam momen ketika Prabowo, yang saat itu masih berstatus sebagai calon presiden, menitikkan air mata saat berpidato di hadapan para anggota muda Koperasi Mekar Digital Sejahtera (MDS) dalam acara Silaturahmi Nasional pada Sabtu (16/12/2023). Tangis Prabowo muncul sebagai ungkapan rasa syukur setelah dirinya diangkat sebagai Ketua Dewan Kehormatan MDS, sekaligus saat memberikan bantuan sebesar Rp15 miliar kepada koperasi tersebut. Dengan demikian, video yang beredar merupakan rekaman lama dan tidak berkaitan dengan demonstrasi pembubaran DPR yang terjadi pada Agustus dan September 2025. Hingga penelusuran ini dilakukan, tidak ditemukan video yang memperlihatkan Prabowo menangis akibat aksi demonstrasi tersebut. Selain itu, tidak ada pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. 100 2025-09-22
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Pertamina Rugi Rp982 Triliun dari Penjualan Pertamax Untuk memverifikasi kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mengunjungi situs Pertamina untuk melihat laporan keuangan tahunan PT Pertamina (Persero). Tirto mendapatkan laporan keuangan tahun 2024 PT Pertamina yang telah diaudit oleh firma akuntansi Ernst & Young (EY). Berdasarkan dokumen audit, Entitas Induk PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai 3,125 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada periode tahun 2024. Nilai ini setara dengan Rp52,04 triliun. Nilainya lebih kecil dibanding tahun 2023 yang mencapai 4,441 miliar dolar AS (sekitar Rp73,94 triliun). Namun angka ini menunjukkan narasi kerugian ratusan triliun Indonesia, dalam hal ini Pertamina sebagai penjual BBM, tak tepat. Sementara, angka Rp982 triliun yang disebut dalam unggahan di Facebook tadi tidak ditemukan dalam laporan keuangan resmi Pertamina. Angka tersebut lebih mendekati estimasi potensi kerugian negara, akibat kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina subholding periode 2018–2023. Rangkuman Tirto, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar menyatakan bahwa kerugian negara dalam perkara dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang bisa mencapai Rp193,7 triliun/ tahun. Sehingga jika periodenya lima tahun sekitar Rp968,5 triliun atau hampir Rp1 kuadriliun. Meski demikian, Harli menegaskan perhitungan tersebut masih bersifat estimasi kasar dan perlu diperiksa lebih lanjut oleh ahli keuangan. Sementara itu, klaim bahwa Malaysia melalui Petronas mencetak keuntungan ratusan triliun memang sesuai dengan laporan keuangan resmi perusahaan tersebut. Mengutip Antara, Petronas membukukan keuntungan bersih sebesar RM80,7 miliar atau sekitar Rp267,99 triliun pada tahun buku 2023. Angka ini tidak jauh berbeda dari klaim yang beredar di media sosial, yakni Petronas meraih untung Rp280 triliun. Sementara itu pihak Pertamina juga membantah narasi soal kerugian mereka akibat menjual Pertamax. Mereka menjabarkan pola penetapan harga BBM di Indonesia yang punya batas berdasar acuan pasar internasional. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa penetapan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) umum di Indonesia mengacu pada ketentuan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan dari Keputusan Menteri ESDM Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar. “Penetapan harga BBM umum mengacu pada ketentuan dalam Keputusan Menteri ESDM yang mengatur formula perhitungan harga dasar,” kata Fadjar. Melalui formula tersebut, pemerintah menetapkan batas atas harga berdasarkan harga acuan pasar internasional seperti Mean of Platts Singapore (MOPS)/Argus, ditambah dengan biaya distribusi serta margin badan usaha maksimal 10 persen. Setiap badan usaha, termasuk Pertamina, wajib mengikuti regulasi ini dalam menentukan Harga Jual Eceran (HJE) BBM umum. Fadjar juga secara tegas menampik klaim kerugian Rp982 triliun akibat penjualan Pertamax. “Informasi mengenai penjualan Pertamax dengan rugi 982 triliun merupakan informasi yang tidak berdasar dan merupakan false information,” tegasnya. Perlu diketahui, harga Pertamax di Indonesia dan Malaysia juga memiliki kebijakan subsidi yang berbeda. Mengutip CNBC Indonesia, pemerintah Malaysia memberikan subsidi pada BBM berkualitas tinggi, yaitu bensin RON 95 (setara Pertamax Plus) dan Solar dengan cetane number (CN) di atas 51 (hampir setara Pertamina Dex). Kebijakan ini membuat harga BBM dengan kualitas tinggi di Malaysia tetap lebih murah bagi konsumen. Sebaliknya, di Indonesia subsidi dan kompensasi diberikan untuk BBM dengan kualitas lebih rendah, yakni bensin RON 90 (Pertalite), Solar subsidi (CN 48), serta minyak tanah (kerosene). Adapun harga Pertamax (RON 92) tidak disubsidi, sehingga harganya lebih tinggi dibandingkan Malaysia. 100 2025-09-20
    Berita
    CekFakta
    Hoaks Pernyataan Luhut soal Ekonomi RI Akan Kalahkan AS Untuk memastikan kebenaran tangkapan layar berita ini, Tim Riset Tirto mula-mula mengunjungi situs resmi CNN Indonesia dan memasukkan kata kunci judul laporan yang beredar. Hasilnya, kami tak menemukan satu pun artikel dengan tajuk seperti itu. Saat Tirto memasukkan foto cover ke Google Image, kami menemukan artikel asli CNN Indonesiadengan keterangan waktu yang sama persis. Laporan aslinya berjudul “Respons Luhut soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat”. Dalam laporan tersebut sama sekali tak memuat soal Jokowi. Alih-alih menyebut perbaikan ekonomi jika Jokowi kembali memimpin, Luhut sebenarnya tengah merespons penilaian Aliansi Ekonomi Indonesia (AEI) yang menyebut Indonesia sedang mengalami darurat ekonomi. Luhut mengatakan telah berdiskusi secara terbuka dengan ekonom-ekonom tersebut selama dua jam soal penilaian mereka. Ia mengaku mendengar paparan AEI terkait tantangan dan arah kebijakan ekonomi nasional. Dari hasil diskusi, Luhut bilang ada satu hal yang ia garisbawahi soal masukan AEI; pemerintah perlu melakukan deregulasi kebijakan, serta penyederhanaan birokrasi karena dinilai ekonom masih menghambat iklim usaha dan investasi yang kondusif. Pernyataan Luhut itu disampaikan lewat akun Instagramnya, Jumat (12/9/2025). Tirto sendiri tidak menemukan adanya pemberitaan lain yang melaporkan pernyataan Luhut soal ekonomi akan membaik saat Jokowi kembali menjadi RI 1 pada empat tahun mendatang. 100 2025-09-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Puteri Komarudin Resmi Jadi Menpora RI Klaim yang menyebut bahwa Puteri Komarudin telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia adalah tidak benar. Sejak pencopotan Dito Ariotedjo dari posisi tersebut pada Senin (8/9/2025), jabatan Menpora RI masih kosong hingga Presiden Prabowo secara resmi melantik mantan Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebagai Menpora RI, pada Rabu (17/9/2025). Nama Puteri Komarudin memang sempat disebut-sebut sebagai salah satu calon pengganti Dito, bersama dengan beberapa nama lain yang beredar di publik, termasuk Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Meski demikian, keduanya tidak dilantik oleh Prabowo menjadi Menpora RI. Per Jumat (19/9/2025), atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Puteri Komarudin masih aktif menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia tercatat duduk di Komisi XI DPR RI yang membidangi urusan keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan. Sebagai tindak lanjut dari reshuffle Kabinet Merah Putih, Kemenpora RI telah melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Pemuda dan Olahraga dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir pada Rabu (17/9/2025) sore. Erick Thohir kini resmi menjabat sebagai Menpora RI periode 2025–2029, menggantikan Dito Ariotedjo. 100 2025-09-19
    Berita
    CekFakta
    Tidak Benar Narasi Anies Baswedan Masuk Kabinet Merah Putih Pertama-tama Tirto mencari informasi di pencarian Google dengan kata kunci “Anies Baswedan dilantik menjadi menteri Kabinet Merah Putih”. Namun tidak ada satupun artikel dari media kredibel yang memberitakan atau mendukung narasi tersebut. Selanjutnya, kami melakukan penelusuran gambar lewat metode reverse images search dan berfokus pada video ketika Anies dan Prabowo saling menyapa. Hasilnya, membawa Tirto ke sebuah video pemberitaan di kanal YouTube resmi milik Metro TV. Video tersebut menampilkan agenda penetapan pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pilpres 2024, Rabu (24/4/2024) silam. Acara yang digelar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu juga dihadiri Anies Baswedan dengan wakilnya saat itu, Abdul Muhaimin Iskandar. Setelah menyampaikan pidato, Prabowo dan Gibran langsung menyalami Anies-Muhaimin. Prabowo menghampiri keduanya lalu mengguncang gemas badan Anies usai bersalaman. Mereka juga tampak berbincang kecil sambil bercanda. Adegan tersebut sama persis dengan video di Facebook yang diklaim sebagai momen Anies menjadi menteri Kabinet Merah Putih. Sehingga video yang beredar itu sama sekali tidak berkaitan dengan klaim Anies Baswedan masuk ke Kabinet Merah Putih. Video yang beredar dengan narasi Anies masuk Kabinet Merah Putih adalah video lama ketika penghujung Pilpres 2024. Video tersebut dinarasikan seolah-olah momen pelantikan Anies sebagai menteri pemerintahan Prabowo. Sebagai informasi, Rabu (17/9/2025), Presiden Prabowo secara resmi melantik dua jabatan menteri dan tiga wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029. Acara pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta. Menteri dan wakil menteri itu dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029. Tidak ada nama Anies Baswedan dalam surat keputusan tersebut. Berikut deretan menteri dan wakil menteri yang dilantik Prabowo hari ini, 17 September 2025: Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menkopolkam Erick Thohir sebagai Menpora Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri Naniek S Dayang sebagai Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP 100 2025-09-18
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.