Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks, Kades Hoho Alkaf Dicopot usai Ditegur Menteri Imipas
    CekFakta

    Hoaks, Kades Hoho Alkaf Dicopot usai Ditegur Menteri Imipas

    Jane DoePublish date2026-03-28
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Di media sosial, beredar luas narasi yang menyebut Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Hoho Alkaf, dicopot dari jabatannya setelah mendapat teguran terkait tato di tubuhnya dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut diunggah oleh akun bernama “Purbaya Yudhi Sadewaa” (arsip) di akun Facebook miliknya, pada 17 Februari 2026.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Dalam unggahannya, pengunggah menyebut Hoho Alkaf dianggap tidak pantas menjabat sebagai kepala desa karena memiliki tato di sekujur tubuh. Ia juga menarasikan seolah-olah Menteri Imipas Agus Andrianto menegur langsung dan menilai tato sebagai hal yang tidak layak bagi seorang pejabat publik.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis pada Jumat (27/3/2026), unggahan tersebut telah memperoleh 11 tanda suka dan 20 komentar. Dari pantauan Tirto, netizen yang berkomentar terlihat mempercayai klaim tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Lantas, bagaimana kebenaran klaimnya?

    Baca juga:Sosok Wahyu Kades Panggalih, Viral karena Video Intimidasi Warga

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Kades Hoho Diboikot. foto/hotline periksa fakta tirto

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk menelusuri kebenaran fakta, Tirto menelusuri keterangan resmi baik dari pihak Hoho Alkaf maupun Menteri Imipas Agus Andrianto.

    Tirto menemukan unggahan di akun resmi Instagram milik Hoho Alkaf, bernama pengguna “hoho_alkaff” yang membantah klaim tersebut. Unggahan tersebut juga dipublikasikan secara kolaboratif bersama akun resmi Instagram Menteri Imipas, “agusandrianto.id”, yang menunjukkan bahwa klarifikasi ini turut diketahui oleh Agus Andrianto.

    Dalam takarirnya, Hoho menilai video maupun narasi yang beredar sengaja dibuat untuk menjatuhkan dirinya dan memicu kebencian publik. Hoho juga menegaskan bahwa pihak-pihak yang menyebarkan konten tersebut memiliki tujuan tertentu yang sebenarnya tidak berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

    “Kepada netizen saya berharap untuk Lebih bijak dan lebih teliti lagi dg vidio provokasi yang bertujuan menjatuhkan seseorang untuk di benci atau untuk tidak di sukai orang banyak, arena pelaku mempunyai tujuan tertentu yang sebenarnya bukan urusan kita?,” tulis Hoho dalam keterangan unggahan.

    Baca juga:Klarifikasi Kades Soal Larangan Salat Id 20 Maret di Sukoharjo

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa bahwa Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, dicopot dari jabatannya sebab disentil Menteri Imipas Agus Andrianto terkait tato di tubuhnya adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ditemukan bukti resmi yang mendukung narasi tersebut. Sebaliknya, Hoho telah membantah klaim itu melalui unggahan di akun Instagram resminya yang juga dipublikasikan secara kolaboratif dengan akun Agus Andrianto.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/purbayayudhisadewaa/posts/pfbid0TL4TEwEtF5a3mVXewukuC5oLYKAJgnWMYd2egGEhFCd8VwtAE1z57cNu1WcQfvffl?rdid=EliIjyZ0HTVuqO1j#

    https://archive.ph/oUH3l

    https://tirto.id/sosok-wahyu-kades-panggalih-viral-karena-video-intimidasi-warga-hoMV

    https://www.instagram.com/p/DVMPkLNEmH0/

    https://www.instagram.com/agusandrianto.id/

    https://tirto.id/klarifikasi-kades-soal-larangan-salat-id-20-maret-di-sukoharjo-hsZC

    Publish date : 2026-03-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.