• [KLARIFIKASI] JANGAN MENGKONSUMSI BAWANG YANG TELAH DIKUPAS, KARENA MENYERAP KUMAN DAN VIRUS DI UDARA

    Sumber: www.facebook.com
    Tanggal publish: 17/08/2019

    Berita

    “Bawang yang telah dikupas tidak disarankan untuk dikonsumsi karena bakteri dapat mencemari bawang yang sudah terkupas tersebut, di mana jika dibiarkan seperti itu maka bawang-bawang merah ini bisa teroksidasi dan selanjutnya dapat mengarah menimbulkan dampak negatif, yakni masalah kesehatan. Berita terkait bawang dapat menarik kuman dan virus influenza diudara tidaklah benar, menurut National Onion Association(NOA). Sebuah organisasi yang mewakili petani, pedagang, eksporter, dan importer bawang merah di Amerika Serikat, Tak ada bukti ilmiah bahwa bawang merah mentah yang dipotong bisa menyerap kuman atau meredakan udara dari racun”

    Narasi:

    JANGAN SIMPAN BAWANG MERAH YANG SUDAH DIKUPAS UNTUK DIKONSUMSI…??

    ( Kecuali berencana untuk tidak mengkonsumsinya setelah di kupas ).

    Akhirnya rasa penasaran kenapa bawang merah yang sudah dikupas tidak boleh dipakai lagi, berikut alasannya

    Alasannya..
    Ketika epidemi influenza merebak di banyak tempat di dunia, seorang Dokter memperhatikan

    “Ada keluarga yang sama sekali tak tersentuh oleh demam influenza”

    Ketika ia mengunjunginya, mendapati keluarga ini tiap hari menaruh bawang merah yang telah dikupas di piring dan meletakkannya di setiap kamar di rumah itu.

    Ketika ia mengambil salah satu piring dengan metoda bakteriologis yang semestinya, ia mendapati seluruh permukaan bawang itu penuh virus influenza yang sudah inaktif.

    Bawang merah itu memfokuskan virus ke dalam dirinya, lalu membunuhnya.

    Bukan hanya virus saja, tapi juga bakteri, semuanya terkumpul di situ dalam keadaan sudah inaktif atau mati.

    Beberapa toko yang memasang bawang merah di sekitar tokonya juga terbebas dari serangan epidemi dan mendapati karyawannya lebih sehat.

    Jadi tempatkanlah beberapa butir bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga.

    Ganti setiap hari, maka anda akan terbebas dari virus dan bakteri.

    Seorang penderita radang paru berat (pneumonia) menjalani perawatan bawang merah sebagai berikut :

    Ambil sebutir bawang merah, iris kedua ujungnya.

    Salah satu ujungnya dicocok dengan garpu, lalu tangkai garpu dimasukkan sebuah botol agar dapat berdiri.

    Taruh di samping ranjang penderita, semalaman paginya bawang merah berubah jadi kehitaman karena penuh kuman. Kemudian dibuang, ganti dengan yang baru.

    Penderita lebih cepat sembuh.
    Apa efek dari semuanya ini..??

    Bawang merah mentah yang telah dikupas adalah magnet kuat bagi kuman.

    Jadi jangan menyimpan bawang merah mentah yang sudah dikupas, walaupun dalam lemari es.

    Sebab itu sama dengan anda menyimpan kuman dalam lemari es anda.

    Begitu pula kentang mentah,
    Setelah diiris atau dikupas mudah sekali dimasuki kuman.

    Karena itu sebaiknya mengupas bawang merah mentah hanya jika langsung hendak dimasak. Jangan menjadi untuk persediaan.

    Sumber : Grup Pecinta Tanaman Obat

    Hasil Cek Fakta

    Penjelasan:

    Penggunaan bawang merah selain memberikan cita rasa tersendiri yang menjadikan masakan semakin nikmat, bawang merah juga telah lama dikenal dengan manfaat kesehatannya. Menurut buku ‘Healing Foods’ dari DK Publishing, bawang merah mengandung puluhan senyawa kimia obat yang memiliki sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi, serta dapat meningkatkan kesehatan jantung juga usus.

    Akan tetapi dalam pemakaiannya, agar praktis dan menghemat waktu persiapan memasak, tidak sedikit orang yang suka mengupas dan memotong terlebih dahulu bawang merah lalu disimpan hingga saat tiba waktu ingin digunakan. Namun disebutkan diyakini bawang merah ini tidak seharusnya disimpan dalam keadaan sudah terkupas. Baik itu disimpan biasa ataupun disimpan dalam lemari pendingin. Sebagaimana diwarta Ndtv, Rabu (14/3/2018) menurut Praktisi Kesehatan dan Pelatih Kesehatan Makrobiotik Shilpa Arora, bakteri dapat mencemari bawang yang sudah terkupas tersebut, di mana jika dibiarkan seperti itu maka bawang-bawang merah ini bisa teroksidasi dan selanjutnya dapat mengarah menimbulkan dampak negatif, yakni masalah kesehatan. Maka dari itu, disarankan untuk mengupas dan memotong-motong bawang merah tersebut ketika baru hendak digunakan atau dengan kata lain bukan dipersiapkan sebelumnya.

    Ahli gizi dan ahli diet Parmeet Kaur menyebutkan, ketika bawang merah ini dipotong maka dinding sel pada bawang menjadi terganggu, air dan cairan dilepaskan di mana ini kemungkinan mengandung nutrisi yang mendorong terjadinya pertumbuhan bakteri. Lalu saat bawang merah yang sudah dikupas dan diiris-iris tersebut disimpan di tempat dan dingin dan lembap, hingga akhirnya bawang-bawang ini jadi basah dan lembap, suhu temperatur yang dingin dan lembap tersebut lah yang memicu menjadikan bawang jadi basah sehingga bisa menjadi busuk, sebagai hasil kombinasi proses dari pertumbuhan bakteri dan pembusukan.

    Dijelaskan oleh National Onion Association (NOA). Sebuah organisasi yang mewakili petani, pedagang, eksporter, dan importer bawang merah di Amerika Serikat yang ada sejak 1913. Dalam sebuah artikelnya, situs tersebut menjelaskan bahwa bawang merah mentah yang dipotong dan diletakkan di ruangan, kemudian bisa menyerap kuman dan racun, hanyalah mitos. ”Tak ada bukti ilmiah bahwa bawang merah mentah yang dipotong bisa menyerap kuman atau meredakan udara dari racun,” tulis artikel tersebut. Menurut tulisan itu, mitos tersebut memang sudah melegenda dan tersebar di seantero dunia. Bukan hanya tulisan dari NOA. Sebuah tulisan di The Wall Street Journal berjudul, ”Home Flu Cures: Bad Medicine?” juga mengatakan demikian. Menurut tulisan itu, tak ada satu pun ahli biologi yang menyatakan bawang dapat menarik virus seperti sebuah perangkat penangkap lalat.

    Versi cerita terkait mitos itu banyak. Ada yang bermula dari adanya wabah flu di sebuah kampung pada 1918 dan telah menewaskan lebih dari 40 juta orang. Kemudian, ada satu keluarga yang selamat. Ketika dokter mengunjungi rumah warga yang selamat itu, ternyata ditemukan irisan bawang merah di setiap sudut ruangan. Dokter tersebut lantas memeriksa bawang itu ke laboratorium. Hasilnya (entah benar atau tidak), bawang itu disebut menyerap virus flu. (gun/c10/fat). pada intinya, tak ada bukti ilmiah bahwa bawang merah mentah yang dipotong bisa menyerap kuman atau meredakan udara dari racun. Namun tidak memugkiri bila irisan bawang yang dapatterkontaminasi dengan bakteri atau kiuman bila ditempatkan tidak pada wadah tertutup steril.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Info Rekrutmen CPNS dibuka Tanggal 23 Oktober 2019

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 16/08/2019

    Berita

    Beredar melalui pesan berantai Whatsapp info yang menyebutkan bahwa rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dibuka pada 23 Oktober 2019. Dalam isi informasi tersebut disebutkan pula beberapa posisi yang dibutuhkan pada rekrutmen CPNS tersebut. Berikut cuplikan narasinya:

    Resmi di buka pendaftaran CPNS dan PPPK (P3K) pada 23-10-2019 Pemerintah akan membuka penerimaan CPNS PPPK (P3K) tahap ke duaTahun 2019! sebayak* 150.000. Tenaga Guru (SD,SMP, SMU/SMK) sebanyak 100.000 orang; Tenaga Kesehatan (Dokter, Bidan, Perawat, dll) sebanyak 50.000 orang; Tenaga lainnya

    Adapun lulusan yang akan direkrut mulai dari tingkatan pendidikan lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV & S-1 dari berbagai jurusan. Berikut jurusan yg akan direkrut:
    1. Guru SD
    2. Guru SMP
    3. Guru SMU/SMK
    4. Dokter Umum
    5. Dokter Spesialus
    6. Dokter Gigi
    7. Bidan
    8. Perawat
    9. Analis Kesehatan
    10. Farmasi
    11. Ilmu Kesehatan Masyarakat

    Hasil Cek Fakta

    Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa pesan tersebut tidak benar. Pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah membantah isi informasi dalam pesan berantai tersebut.

    Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan membantah mengenai informasi yang tersebar melalui media Whatsapp tersebut. “Tidak benar. Belum ada info detail tentang penerimaan ASN,” kata Ridwan.

    Selain itu, bila ditelisik dari narasi informasi tersebut, diketahui bahwa narasi itu sempat beredar pada tahun 2018 dengan isu yang sama, yakni penerimaan CPNS. Isu tersebut sudah diperiksa faktanya di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] INFO REKRUTMEN CPNS 2018” pada 6 September 2018 (link hasil periksa fakta bisa dibuka di bagian referensi). Perbedaannya dengan narasi lampau hanya terletak pada panjang narasinya saja dan tanggal tahunnya.

    Selain itu, informasi terkait penerimaan CPNS 2019, hingga saat ini belum ada tanggal pastinya. Pada pemberitaan di akhir bulan Juli 2019, informasi mengenai CPNS 2019 masih dibahas oleh pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Berikut kutipan pemberitaannya:

    […] Pemerintah Berencana Buka Lowongan 100 Ribu CPNS

    akarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin memastikan pemerintah bakal membuka 100 ribu lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Selain CPNS, 75 ribu formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga dibuka pada tahun ini.

    "Untuk tahun ini akan direkrut 100 ribu CPNS kemudian 75 ribu PPPK. Jadi total 175 ribu. Ya untuk seluruh Indonesia," kata Syafruddin kepada wartawan di Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (30/7).

    Meski begitu, Syafruddin belum bisa memastikan waktu pelaksanaan seleksi CPNS itu akan digelar. Ia mengatakan jadwal seleksi masih menunggu rapat koordinasi persiapan seleksi CPNS yang akan digelar selama dua hari ke depan di Jakarta.

    Ia mengatakan rapat diperlukan guna menyusun anggaran untuk belanja pegawai. Baik anggaran di tingkat pusat mau pun daerah.


    "[Jadwal] Ini akan dibahas dua hari ini, kapan timeline-nya, kapan jadwalnya. Karena itu menyangkut anggaran, bukan hanya anggaran APBN Pemerintah Pusat juga APBD. Yaitu harus disinkronkan. Karena gaji-gaji para guru di daerah itu anggarannya APBD," kata dia.

    Tak hanya itu, Syafruddin mengatakan pemerintah akan memprioritaskan formasi CPNS bagi tenaga teknis seperti guru, tenaga medis dan tenaga profesional.

    "Jadi tenaga administrasi tidak akan direkrut," kata dia

    Selain CPNS, Syafruddin mengatakan pemerintah akan memprioritaskan lowongan formasi PPPK bagi guru dan tenaga kesehatan. Ia menegaskan kondisi saat ini masih banyak kekurangan guru dan dokter di seluruh wilayah Indonesia

    "Dokter-dokter Puskesmas kita ini baru 75 persen. Puskesmas kita itu kekurangan dokter," kata dia

    Syafruddin mengatakan pembukaan lowongan CPNS tahun ini tak lepas dari banyaknya PNS yang akan pensiun. Ia menyebut jumlah PNS yang akan pensiun sekitar 200 ribu personel.

    "Pensiun guru saja 52.000 jadi tadi dipersiapkan 200 ribuan yang akan pensiun tahun ini. Seluruh ASN," kata dia.

    Sebelumnya, Syafruddin juga pernah menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah membutuhkan 254.173 PNS. Perekrutan bakal dilakukan tahun ini.

    "Masih ada kebutuhan ASN 254.173 orang di pusat dan daerah," kata Syafruddin dalam Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Semarang pada 3 Juli lalu.

    Proses rekrutmen CPNS, lanjut mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) itu, rencananya dilaksanakan paling cepat Oktober 2019. Sementara rekrutmen PPPK sudah bisa dimulai setelah 17 Agustus.

    "Keputusannya dilaksanakan pada triwulan terakhir karena duitnya ada di sana," katanya. […]

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka informasi mengenai rekrutmen CPNS 2019 dibuka pada tanggal 23 Oktober 2019 tidak benar. Oleh sebab itu, pesan berantai tersebut masuk kategori Fabricated Content atau konten palsu.

    Mengenai informasi terbaru terkait rekrutmen CPNS 2019 baiknya memantau dari laman resmi milik Kemenpan RB di https://www.menpan.go.id/site/ atau di laman resmi milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di http://www.bkn.go.id/ agar mendapatkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Kompas
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video Jagal Sapi Meninggal Ditendang Sapi Qurban

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/08/2019

    Berita

    Beredar video yang memperlihatkan seorang jagal sapi tertendang oleh sapi Qurban. Video itu disertai narasi yang menyebutkan bahwa tukang jagalnya meninggal dunia setelah tertendang sapi tersebut.

    Berikut narasinya:

    Innalillahi...
    Tukang Jagal harus berakhir ditendang sapi

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, diketahui bahwa peristiwa dalam video itu terjadi di Cengkareng dan si jagal sapi tersebut tidak meninggal dunia. Kapolsek Cengkareng Komisaris Polisi Khoiri menyatakan bahwa informasi mengenai meninggalnya jagal sapi tertendang itu hoaks. “Ada infonya bilang kondisinya udah meninggal itu hoaks aja. Di situ anggota ada di sana,” ujarnya.

    Khoiri mengatakan, telah banyak beredar kabar bahwa jagal tersebut meninggal akibat tendangan sapi. Kondisi sebenarnya, Khoiri menjelaskan jagal kurban yang diketahui bernama Rohim (55), telah membaik meski tendangan sapi mengakibatkan lima giginya copot.

    Ia pun mengatakan, Rohim bisa tertendang sapi tersebut lantaran merasa sudah yakin dan terbiasa dalam menjagal sapi. Lantaran terlalu percaya diri, sehingga menjadi kurang waspada. “Nah, si korban merasa hal biasa. Ini umur kurang lebih, 55 tahun. Saat ikat tali, seperti di video, dia tahu harusnya waspada. Tapi karena dianggap hal biasa jadinya terus. Giginya copot lima. udah tua juga, gigi ketendang, jadi copot,” ucapnya.

    Ia mengatakan, Rohim segera dibawa ke Rumah Sakit Hermina Cengkareng untuk mendapat perawatan medis, kemudian diperbolehkan pulang. "Jadi sebenarnya si tukang jagal ini hanya bagian mengikat hewan kurban, rencananya mau potong tiga ekor sapi. Yang pertama lancar, yang kedua ada insiden," ujar Khoiri.

    Setelah terjadinya insiden tersebut, acara pemotongan sapi kurban tetap berlanjut, dan situasi berjalan kondusif. Peristiwa ini terjadi tadi pagi sekitar pukul 10.30 WIB, dalam cuplikan video yang menjadi viral saat sapi yang ditangani oleh Rohim menunjukkan gelagat mencurigakan tak mau diam saat diikat.

    Rohim berusaha mengikat sapi tersebut bersama satu kawannya. Sapi terlihat beberapa kali menggerakkan badannya. Namun, saat Rohim dalam posisi agak menunduk, kaki sapi bergerak menendang dan mengenai mulutnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • ANTARA News
    • Detik
    • Liputan 6
    • Republika Online
    • 5 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Pasangan Kakek Nenek Wafat di Mekkah Saat Haji

    Sumber: www.facebook.com
    Tanggal publish: 12/08/2019

    Berita

    “Gambar dan video yang diunggah tidak sesuai dengan klaim yang disertakan. Berada dalam frame gambar klaim adalah pasangan suami istri bernama Maimunah Yunus (70) dan Batriy Selkam (73). Keduanya merupakan warga Jl Cakalang, Kecamatan Bontoala, Makassar. Maimunah meninggal dunia pada Minggu (4/8) pukul 13.30 Wita sementara suaminya, Batriy Selkam, meninggal pada Senin (5/8) pukul 01.40 Wita. Keduanya meninggal dalam waktu yang berdekatan”.


    Narasi:

    “Innalillahi wa inna illaihi roji”un, meninggal di mekah suami istri yg ketika pakai kursi roda didorong tdk mau pisah.
    subhanallah ,,,, terenyuh hatiku yaw sungguh kebesaran Allah SWT,,,,”

    Hasil Cek Fakta

    Penjelasan:

    Berdasarkan penelusuran Tempo.com, mendapatkan data bahwa foto kakek-nenek yang meninggal itu pasangan suami istri bernama Maimunah Yunus (70) dan Batriy Selkam (73). Keduanya merupakan warga Jl Cakalang, Kecamatan Bontoala, Makassar. Maimunah meninggal dunia pada Minggu (4/8) pukul 13.30 Wita sementara suaminya, Batriy Selkam, meninggal pada Senin (5/8) pukul 01.40 Wita. Bukan Pasangan haji yang tak ingin dipisahkan, dan viral pada pemberangkatan Haji beberapa waktu lalu.

    Dengan demikian, foto jenazah kakek-nenek itu bukan pasangan yang sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah. Sebab, pasangan kakek-nenek yang videonya viral itu bernama bernama Mahmud Sopamena, 86 tahun, dan Kulsum Litiloli, 75 tahun. Keduanya berasal dari Maluku.

    Batriy Selkam meninggal karena menderita kanker tulang. Sedangkan Maimunah meninggal karena mengalami kanker otak. Jazad keduanya rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Pangkep, Sulawesi Selatan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini