Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks, Said Aqil Siradj Terpilih sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
    CekFakta

    Hoaks, Said Aqil Siradj Terpilih sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031

    Jane DoePublish date2026-09-03
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Beredar narasi di media sosial terkait terpilihnya Said Aqil Siradj sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Muktamar ke-35 NU.

    Salah satu akun Facebook yang membagikan poster serta narasi soal keterpilihan tersebut adalah akun Facebook bernama "Ronggo Lawe" (arsip) pada 30 Agustus 2026.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Dalam poster yang beredar, tampak foto diri Said Aqil mengenakan batik hijau dan mengenakan peci. Tertulis dalam poster itu bahwa Said Aqil terpilih sebagai Rais Aam PBNU.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    "Alhamdulillah, selamat dan sukses, Prof Dr Said Aqil Siradj terpilih menjadi Rois Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Muktamar NU ke-35," demikian keterangan yang tertulis pada poster yang diunggah akun Facebook tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Dalam poster yang sama turut tercantum bendera hijau NU serta bangunan berwarna hijau yang memampangkan tulisan NU.

    Hingga artikel ini ditulis pada Rabu (02/09/2026) unggahan tersebut masih beredar di media sosial dan rentan untuk dibagikan ulang.

    Unggahan serupa juga ditemukan pada akun Facebook "Tab Roni Chanel", "Asrofi Rofi Asrofi", dan akun Instagram @terbitjabar.

    Selamat dan sukses atas terpilihnya Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj sebagai Rois A’amm PBNU. Semoga amanah, diberikan kesehatan, keluasan ilmu, dan kekuatan untuk membawa Nahdlatul Ulama menjadi organisasi yang semakin kokoh dan bermanfaat bagi umat serta bangsa.

    Lima tahun ke depan bukanlah perjalanan yang ringan. Justru di sinilah kepemimpinan akan diuji: apakah NU mampu semakin dekat dengan persoalan nyata masyarakat, memperkuat pendidikan, meningkatkan kemandirian ekonomi warga, serta menjaga marwah ulama dan tradisi keilmuan.

    Kritik yang membangun juga perlu disampaikan.

    NU membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga berani melakukan evaluasi internal. Jangan sampai kepentingan elite, perebutan pengaruh, atau politik praktis mengalahkan kepentingan jamaah dan umat."

    Hingga Rabu (02/09/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 1,8 ribu tanda suka, 368 komentar, dan 21 dibagikan ulang.

    Lantas, benarkah klaim pada unggahan tersebut?

    Baca juga:Hasil Muktamar NU 2026: Siapa Rais Aam & Ketum PBNU Terpilih?

    Periksa Fakta Rois Am PBNU Said Agil Siradj. foto/hotline periksa fakta tirto

    HASIL CEK FAKTA

    Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mulai pekan lalu. Pemilihan Rais Aam PBNU digelar di lokasi yang sama pada 30 Agustus 2026.

    Sebagaimana diberitakan oleh Tirto, KH Miftachul Akhyar kembali terpilih menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Miftachul Akhyar sebelumnya menjabat sebagai Rais Aam PBNU untuk periode 2021-2026.

    Ia kembali dipercaya memimpin jajaran ulama PBNU setelah dipilih secara mufakat oleh sembilan anggota Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

    Salah satu anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, mengatakan sembilan anggota AHWA mengambil keputusan secara musyawarah mufakat untuk menentukan Rais Aam PBNU periode mendatang.

    "Setelah melakukan musyawarah tertutup, anggota Ahlul Halli wal 'Aqdi secara mufakat memutuskan bahwa nama Kiai Haji Miftachul Akhyar dipilih menjadi Rais Aam Pengurus Besar masa khidmat 2026-2031," kata Anwar saat membacakan hasil musyawarah AHWA, Minggu (30/8/2026).

    KH Miftachul Akhyar telah menjabat Rais Aam PBNU sejak 2018. Sementara itu, Abdul Hakim Mahfud resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Kiai yang akrab disapa Gus Kikin itu resmi terpilih melalui Muktamar ke-35 NU yang digelar pada Senin (31/8/2026).

    Rais Aam sendiri merupakan pimpinan tertinggi dalam struktur kepengurusan PBNU yang memiliki peran utama dalam memimpin bidang keagamaan dan memberikan arah dalam persoalan keumatan.

    Sementara, Ketum PBNU merupakan jajaran tanfidziyah (pelaksana) tertinggi yang melaksanakan seluruh kebijakan dan program yang telah digariskan oleh jajaran syuriyah PBNU.

    Baca juga:Siapa Saja 9 Ulama Jadi Anggota AHWA di Muktamar ke-35 NU?

    KESIMPULAN

    Dengan demikian, unggahan yang menyatakan Said Aqil Siradj terpilih sebagai Rais Aam PBNU adalah tidak benar, sehingga klaim dalam unggahan tersebut bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pemilihan Rais Aam PBNU digelar di lokasi yang sama pada 30 Agustus 2026.

    Dalam pemilihan tersebut, KH Miftachul Akhyar kembali terpilih menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031, dan KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) menjadi Ketum PBNU masa khidmat 2026–2031.

    Adapun Said Aqil merupakan Ketua Umum PBNU periode 2010-2021. Kemudian, ia menjabat Mustasyar NU periode 2022-2027.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/share/1HE8p9zmck/

    https://www.facebook.com/photo?fbid=29245469758386251&set=a.619604351399507

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=1781400112869205&set=a.109818906694009

    https://www.instagram.com/p/DcpdWXXp3xh/

    https://tirto.id/hasil-muktamar-nu-2026-siapa-rais-aam-ketua-umum-pbnu-terpilih-hB4i

    https://tirto.id/miftachul-akhyar-terpilih-kembali-jadi-rais-aam-pbnu-hB3T

    https://tirto.id/agenda-lengkap-muktamar-nu-2026-rangkaian-acaranya-hBG1

    https://tirto.id/siapa-saja-9-ulama-jadi-anggota-ahwa-di-muktamar-ke-35-nu-hB3Q

    https://tirto.id/gus-kikin-ditetapkan-jadi-ketua-umum-pbnu-2026-2031-hB32

    Publish date : 2026-09-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.