Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Salah, Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh Pasca Ricuh
    CekFakta

    Salah, Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh Pasca Ricuh

    Jane DoePublish date2026-08-20
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Beredar sejumlah infomasi di sosial media Facebook dengan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh buntut insiden perusakan Lambang Negara Garuda Pancasila, di Aceh, pada Sabtu (15/8/2026).

    Dalam konten yang salah satunya diunggah oleh akun bernama "Samsiar BatuBara" (arsip), tersebut, memuat gambar Prabowo tengah berpidato dengan pose tangan menunjuk, dan gambar sejumlah Anggota TNI/Polri menggiring pria yang mengenakan baju bertuliskan 'Aceh'. Unggahan tersebut juga memuat gambar Lambang Negara Garuda Pancasila dan gambar Bendera Aceh.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Selain itu, unggahan tersebut juga memuat tulisan 'SEHABIS UPACARA HARI INI, BESOK SAYA AKAN MENYURUH JAJARAN POLRI DAN TNI UNTUK MENANGKAP SEMUA MASYARAKAT ACEH, KARENA SUDAH MENGINJAK SIMBOL GARUDA. PRABOWO SUBIANTO Presiden Republik Indonesia'

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Kemudian, unggahan tersebut juga memuat tulisan 'TIDAK ADA TEMPAT BAGI PENGHINA GARUDA! NEGARA TEGAS, HUKUM HARUS DITEGAKKAN! JAGA MARWAH NEGARA, JAGA SIMBOL KEBANGSAAN!'

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pada caption postingan, pemilik akun juga menuliskan 'Presiden Prabowo menyampaikan Seluruh jajaran POLRI/TNI Untuk menangkap warga Aceh yg merusak Lambang NKRI dan menurunkan Bendera merah putih'

    Konten tersebut diunggah pada Selasa (18/8/2026). Sementara, hingga Rabu (19/8/2026) unggahan yang dibagikan ke group "Kang Deddy Mulyadi fans" itu telah mendapatkan 222 like, 248 komentar, dan 9 membagikan ulang. Konten serupa juga diunggah oleh beberapa akun media sosial lainnya. Di antaranya oleh akun Facebook "Noer Halimah Ntb" dan akun TikTok @kompededit23

    Lantas, benarkah Prabowo memerintahkan TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh?

    Baca juga:Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Usai Kericuhan

    Periksa Fakta Prabowo perintahkan tangkap semua warga Aceh. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk memastikan fakta atas klaim dalam unggahan tersebut, Tirto mula-mula menelusuri dengan kata kunci 'Prabowo Perintahkan TNI/Polri Tangkap Seluruh Warga Aceh' dan 'Warga Aceh Ditangkap Usai Rusak Lambang dan Bendera Negara' melalui mesin pencarian Google.

    Hasil penelusuran tidak menemukan pemberitaan dari media kredibel maupun keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Prabowo menyampaikan perintah dimaksud.

    Sementara, dalam sejumlah pemberitaan di media kredibel, salah satunya dalam pemberitaan Tirto, dilaporkan bahwa Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, telah menegaskan bahwa kondisi Aceh saat ini sudah mulai terkendali usai ricuh pada peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026) lalu.

    Hal itu ia sampaikan saat hendak menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

    "Beberapa kegiatan yang tentunya muncul di beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah, seluruh jajaran tentunya sudah melaksanakan langkah-langkah dan saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali," kata Listyo Senin (17/8/2026).

    Sementara, gambar Prabowo yang digunakan dalam unggahan tersebut, merupakan gambar saat Prabowo menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2026). Gambar tersebut bisa dilihat dalam pemberitaan Tirto berikut ini.

    Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya, mulai dari swasembada pangan dan energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi badan usaha milik negara (BUMN), serta pengelolaan sumber daya alam. Dalam kesempatan itu, Prabowo tidak menyampaikan perintah soal penangkapan warga Aceh.

    Baca juga:Mendorong Jalan Adil Bermartabat Selesaikan Polemik Bendera Aceh

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta Tirto, klaim yang menyebut bahwa Prabowo memerintahkan TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh pasca ricuh adalah salah dan menyesatkan atau false and misleading.

    Tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel atau sumber-sumber fakta yang dapat dipercaya, bahwa Presiden Prabowo memerintahkan TNI/Polri menangkap seluruh warga Aceh.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=122120821070693998&set=gm.4344791009165410&idorvanity=1914518448859357

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=1603180997885954&set=gm.2170876123640408&idorvanity=1154398361954861

    https://www.tiktok.com/@kompededit23/video/7675354818977828116?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7496041695453365767

    https://tirto.id/kapolri-pastikan-situasi-aceh-terkendali-usai-kericuhan-hBnT

    https://tirto.id/teks-lengkap-pidato-presiden-prabowo-di-sidang-tahunan-mpr-2026-hBgL

    https://tirto.id/mendorong-jalan-adil-bermartabat-selesaikan-polemik-bendera-aceh-hBqp

    Publish date : 2026-08-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.