Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Ilmuwan IPB Visualisasi Wajah Nenek Moyang Nusantara
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Ilmuwan IPB Visualisasi Wajah Nenek Moyang Nusantara

    Jane DoePublish date2026-08-07
    Murianews.com
    Share
    Facebook

    Berita



    Murianews, Kudus – Ramai dibagikan gambar tiga dimensi (3D) yang diklaim sebagai hasil visualisasi wajah nenek moyang nusantara yang dilakukan ilmuwan IPB. Setelah ditelisik, Tim Cek Fakta Murianews.com menemukan, uggahan tersebut merupakan hoaks.



    Unggahan itu sendiri ramai beredar di sejumlah platform media sosial, baik di Facebook, Instagram, hingga Threads. Salah satunya diunggah sebuah akun Facebook bernama Jakarta Spotlight pada 31 Juli 2026 lalu.



    Dalam unggahannya, akun tersebut menampilkan dua foto 3D tampak depan dan samping yang diklaim sebagai hasil rekonstruksi wajah nenek moyang pertama nusatara



    Gambar pertama diberi narasi beriku ”ILMUWAN IPB SUKSES REKONSTRUKSI MODEL 3D WAJAH NENEK MOYANG PERTAMA NUSANTARA”.



    Sementara di gambar kedua, menggunakan narasi ”Menggunakan fosil, tulang dan tengkorak purba yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur, rekonstruksi disusun melalui berbagai analisis ilmiah dan perbandingan dengan manusia modern maupun primate”.



    ”Wajah nenek moyang kita nih gesss! Manusia awal di Indonesia. Berhasil divisualisasikan dengan model 3D oleh ilmuwan IPB,” demikian keterangan unggahan tersebut.



    Setelah ditelusuri lebih lanjut, unggahan gambar 3D yang diklaim sebagai hasil rekonstruksi wajah nenek moyang Nusantara karya ilmuwan IPB adalah tidak benar.



    Adapun penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com selengkapnya dapat disimak di halaman berikut.

    HASIL CEK FAKTA





    Tim Cek Fakta Murianews.com melakukan penelusuran dengan membuka informasi resmi dari IPB University.



    Melalui akun Instagram resminya @ipbtoday, IPB menegaskan gambar 3D yang diklaim visualisasi nenek moyang Nusantara dan mencatut ilmuwan IPB itu tidak benar.



    ”Berdasarkan data riset dan informasi internal, ilmuwan IPB tidak pernah melakukan penelitian untuk menciptakan 3D wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara,” tulis IPB.



    IPB menyebut, berdasarkan penelusuran, informasi itu berasal dari akun-akun yang mempublikasikan meme.



    ”Informasi bahwa ilmuwan IPB University berhasil membuat model 3D untuk memvisualisasikan wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara adalah tidak benar atau hoaks,” lanjut keterangan IPB dari akun Instagram @ipbtoday.



    Melalui akun Instagram resminya itu, IPB mengimbau agar masyarakat tidak menerima informasi secara serta-merta.



    Klarifikasi IPB dapat disimak di sini.

    KESIMPULAN





    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, klaim ilmuwan IPB berhasil memvisualisasi wajah nenek moyang Nusantara merupakan disinformasi bersifat misleading content (konten menyesatkan).



    Tidak ada sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut. IPB justru menegaskan unggahan yang mencatut ilmuwan IPB beriasil memvisualisasi wajah nenek moyang Nusantara tidak benar.



    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com terkait unggahan gambar 3D yang diklaim sebagai hasil visualisasi wajah nenek moyang Nusantara oleh tim ilmuwan IPB. (Dok. Murianews)

    Publish date : 2026-08-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.