Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Tidak Benar, Samsat dan Polantas Jaga SPBU Mulai 1 Juli 2026
    CekFakta

    Tidak Benar, Samsat dan Polantas Jaga SPBU Mulai 1 Juli 2026

    Jane DoePublish date2026-07-07
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya narasi yang menyebutkan bahwa seluruh SPBU akan dijaga oleh petugas Samsat dan Polantas.

    Salah satunya, sebuah unggahan yang beredar di media sosial Facebook, yang mengklaim mulai 1 Juli seluruh SPBU akan dijaga oleh petugas Samsat dan Polantas untuk menilang kendaraan yang belum membayar pajak.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Hildayantii S Millah,” (arsip) pada Rabu (1/7/2026). Unggahan tersebut memperlihatkan gambar SPBU dan tangkapan layar pesan WhatsApp yang diteruskan berkali-kali, berisi informasi bahwa mulai 1 Juli di setiap POM bensin akan dijaga oleh Samsat dan Polantas untuk menilang kendaraan yang belum membayar pajak. Kendaraan yang belum membayar pajak itu akan diarahkan untuk mengisi Pertamax Rp16 ribu per liter dan tidak diperbolehkan mengisi Pertalite.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Diteruskan berkali-kali

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    bapa mama kakak adik semua, sekedar info mulai 1 Juli setiap POM Bensin dijaga oleh Samsat dan Polantas, setiap kendaraan yg blm bayar pajak akan diarahkan utk mengisi pertamax yg 16rb per liternya, tdk bisa isi pertalite, dan kalau ketahuan blm bayar pajak Igsung ditilang di tempat.” Begitu isi pesan yang tertulis dalam unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (7/7/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 449 likes, 164 komentar, dan 34 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi protes warga terhadap kebijakan tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram “neneng_kulsum,” Facebook “Suroso Kaliwungu,” dan “DAvin Debby Devan.” Unggahan tersebut menampilkan gambar serupa dengan klaim seluruh POM bensin akan dijaga Samsat dan Polantas.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Hoaks, Pertamina akan Hapus Pertalite Tahun Depan

    periksa fakta POM Bensin Dijaga Samsat.

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada akun X Humas Polda Jabar @humaspoldajbr, yang menyatakan bahwa unggahan berisi informasi SPBU akan dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli 2026 tidak benar atau hoaks.

    Melansir laman Kompas, pihak PT Pertamina (Persero) dan Kepolisian (Korlantas Polri) telah mengonfirmasi bahwa narasi mengenai penjagaan SPBU oleh Samsat dan Polantas untuk menilang kendaraan yang belum bayar pajak mulai 1 Juli 2026 adalah tidak benar.

    Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron memastikan, unggahan berisi informasi penjagaan SPBU di Indonesia oleh Samsat dan Polantas adalah tidak benar.

    "Hoaks," begitu keterangan Baron, Kamis (2/7/2026), sebagaimana dikutip dari Kompas.

    Baron juga menjelaskan bahwa kegiatan seperti itu tidak diterapkan dalam pelayanan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina. Seluruh kegiatan PT Pertamina (Persero) dapat dicek melalui situs resmi Pertamina karena perusahaan akan mengumumkannya di laman tersebut.

    Senada dengan hal tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho juga mengatakan bahwa informasi soal SPBU dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli merupakan kabar bohong. "Hoaks, terima kasih," begitu keterangan Agus sebagaimana dikutip dari Kompas.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa seluruh POM bensin dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli adalah tidak benar dan tidak didukung informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Tidak Benar, Pemerintah Batasi Motor Isi Pertalite Rp50 Ribu

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan seluruh POM bensin akan dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Pihak PT Pertamina (Persero) dan Kepolisian (Korlantas Polri) membantah narasi klaim penjagaan SPBU oleh Samsat dan Polantas untuk menilang kendaraan yang belum bayar pajak mulai 1 Juli 2026.

    Kegiatan seperti itu tidak diterapkan dalam pelayanan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan selalu mengecek seluruh kegiatan PT Pertamina (Persero) melalui situs resmi Pertamina.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=4551077755218376&set=gm.1328638225693430&idorvanity=350739366816659

    https://archive.today/rJdRu

    https://www.instagram.com/reel/DaW8wY5T18F/?igsh=bGhheG16NGN2eWMx

    https://www.facebook.com/photo?fbid=2580174809063517&set=gm.2165991337577259&idorvanity=1113663059476764

    https://www.facebook.com/davin.debby.devan/photos/makin-dijajah/925561387214958/

    https://tirto.id/hoaks-pertamina-akan-hapus-pertalite-tahun-depan-pada-2027-hyxl

    https://x.com/i/status/2073651661994918106

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/07/03/144134882/hoaks-narasi-spbu-akan-dijaga-samsat-dan-polantas-mulai-1-juli-2026?page=2

    https://tirto.id/tidak-benar-pemerintah-batasi-motor-isi-pertalite-rp-50-ribu-hxWZ

    https://www.pertamina.com/id

    Publish date : 2026-07-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.