Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»»Hoaks! Kemensos Tidak Pernah Buka Pendaftaran Bansos Rp5,4 Juta Lewat Link Ini

    Hoaks! Kemensos Tidak Pernah Buka Pendaftaran Bansos Rp5,4 Juta Lewat Link Ini

    Jane DoePublish date2026-02-02
    Sukabumi Update
    Share
    Facebook

    Berita

    SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat diimbau waspada terhadap beredarnya informasi palsu yang mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos), terkait penyebaran tautan pendaftaran penyaluran bantuan sosial (Bansos). Sebuah unggahan yang kini viral di Facebook tersebut mengklaim bahwa Kemensos memberikan bansos dengan dana cair sebesar Rp. 5.4 juta. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi mengenai bansos tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

    Klaim yang Beredar

    Unggahan yang beredar luas di media sosial yaitu Facebook, memuat narasi bahwa Kementerian Sosial memberikan bansos berupa uang tunai dan non tunai sebesar Rp. 5,4 Juta yang pendaftarannya dilakukan melalui tautan. Banyak masyarakat yang mempercayai dan ikut menyebarkan informasi tersebut. Klaim ini pun dengan cepat viral dan memicu kegembiraan di kalangan masyarakat yang mengira adanya bantuan dari pemerintah tersebut.

    Fakta yang Sebenarnya

    Berdasarkan informasi dan imbauan dari website Kementerian Kementrian Sosial (Kemensos), informasi mengenai pengumuman Bantuan sosial yang mengatasnamakan Kemensos dengan dana cair Rp. 5,4 Juta adalah tidak benar dan merupakan konten hoaks.

    Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan tidak pernah memberikan Bantuan Sosial dengan pendaftarannya melalui tautan tersebut atau apapun seperti yang beredar di media sosial tersebut.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan akun Facebook tersebut tidak mengarah pada laman resmi Kemensos, tetapi justru mengarah pada laman yang meminta pengisian data pribadi. Laman tersebut lalu meminta pengunjung untuk memasukkan data pribadi dan akun telegram. Waspada, hal tersebut merupakan salah satu bentuk modus penipuan digital yaitu phising dan dapat merugikan masyarakat.

    Adapun program bantuan sosial resmi dari Kemensos yaitu Bantuan Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH, diberikan kepada masyarakat yang namanya telah terdaftar dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, apabila terdapat masyarakat yang layak menerima bantuan akan tetapi belum terdaftar dalam DTKS, bisa langsung diusulkan oleh Pemerintah Daerah atau mengajukan sendiri melalui aplikasi Cek Bansos di menu Usal-Sanggah.

    Oleh karenanya, berita mengenai bantuan sosial dari Kemensos tersebut hanyalah isu yang dibuat oleh masyarakat semata alias hoaks dan masyarakat dihimbau agar berhati-hati dan lebih memperhatikan kembali dari mana informasi tersebut berasal agar tidak asal menerima sebuah informasi yang tidak sesuai dengan faktanya.

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN

    Informasi yang menyebutkan bahwa Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial senilai Rp.5,4 Juta adalah hoaks atau informasi palsu. Kemensos tidak pernah membuka pendaftaran bantuan sosial melalui tautan di akun Facebook seperti informasi yang beredar tersebut.

    Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dan lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, terutama yang menyangkut program bantuan sosial dari pemerintah. Informasi mengenai bantuan sosial dari pemerintah lebih baik diakses melalui laman resmi Kemensos. Selalu verifikasi informasi melalui sumber-sumber terpercaya dan resmi sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi.

    Sumber: laman resmi KemensosPenulis: Siti Sayyidatunnisa, Mahasiswa Magang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Sukabumi

    Publish date : 2026-02-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.