Berita
ADVERTISEMENT
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @purbamznv3r (arsip) pada Kamis (19/02/2026). Dalam video tersebut, terlihat Purbaya mengenakan setelan jas dan celana berwarna biru tua dengan lencana khusus. Ia menyatakan ingin mendengar suara masyarakat dan menanyakan apakah publik setuju atau tidak jika koruptor kelas kakap dihukum mati.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Saya mau dengar suara rakyat, setuju atau tidak, koruptor kelas kakap layak dihukum mati? Kalau setuju, follow dulu akun ini, bagikan dan simpan. Semoga nanti akan ada gerakan kebijakan dari saya untuk rakyat Indonesia," kata Purbaya dalam video tersebut.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Purbaya Dukung Hukum Mati Koruptor.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Baca juga:Manipulasi Foto Netanyahu bersama Prabowo SubiantoHoaks Kejagung Tetapkan Luhut Tersangka Kasus Korupsi Batu Bara
Dalam pernyataannya, ia juga meminta masyarakat memberikan dukungan kepada akun pengunggah dengan mengikuti akun, membagikan, serta menyimpan unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
Hingga Rabu (25/02/2026), unggahan tersebut telah ditonton hingga sekitar 336,6 ribu kali dan mendapatkan sekitar 22,8 ribu tanda suka, 10 ribu komentar, 3351 disimpan, serta 5032 kali dibagikan.
Lantas, benarkah Purbaya meminta pendapat masyarakat terkait hukum mati koruptor?
HASIL CEK FAKTA
Setelah dibandingkan dengan versi aslinya, tidak ditemukan adanya pernyataan Purbaya yang menanyakan kepada masyarakat soal setuju atau tidaknya hukuman mati bagi koruptor, seperti yang diklaim dalam video yang beredar. Purbaya juga tidak mengajak publik untuk mengikuti akun tertentu, membagikan, atau menyimpan video sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tertentu.
Baca juga:Hoaks Purbaya Bongkar Fakta Hidden Debt dan IKN Terancam Dijual
Dalam video klip tersebut, pembahasan berfokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya justru menyampaikan pandangannya bahwa MBG merupakan program yang baik dan mendukung pilar “Sumitronomics”, yakni pemerataan pembangunan, stabilitas ekonomi, serta percepatan pertumbuhan yang tinggi.
Ia juga menegaskan, bahwanya dirinya tidak pernah mengkritik MBG karena dinilai menjadi program yang bagus jika dijalankan dengan optimal.
Kami menyadari adanya perbedaan antara video asli dan versi yang beredar, khususnya pada bagian audio dan isi pernyataan, kami kemudian menganalisis video tersebut menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation untuk mengidentifikasi kemungkinan manipulasi berbasis AI.
Periksa Fakta Manipulasi Video Purbaya soal Dukung Hukuman Mati Koruptor
Hasil analisis menunjukkan bahwa probabilitas video tersebut merupakan hasil rekayasa atau manipulasi berbasis AI sebesar 74,5 persen. Sementara itu, untuk bagian audio atau pernyataan suara dalam video, terdeteksi memiliki kemungkinan sebesar 97,8 persen sebagai hasil sintesis atau rekayasa AI.
Angka tersebut menunjukkan bahwa secara visual terdapat indikasi kuat video telah mengalami pengolahan atau penyuntingan digital, dan secara audio hampir dapat dipastikan bahwa suara yang terdengar bukan rekaman asli, melainkan hasil kloning atau manipulasi berbasis kecerdasan buatan.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa video yang beredar telah diedit dan dimodifikasi dari sumber aslinya untuk membentuk narasi berbeda dari konteks sebenarnya.
KESIMPULAN
Baca juga:Hoaks Video Haji Isam Bagikan Bantuan Tunai
Faktanya, video asli yang diunggah akun resmi CNN Indonesia pada 5 November 2025 merupakan cuplikan program CNN Economic Spesial Hari Keuangan yang membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan mengenai hukuman mati bagi koruptor.
Rujukan
https://www.tiktok.com/@purbamznv3r
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=318__cb=7420c22495__oadest=
https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=319__cb=8c3cb55adb__oadest=
https://tirto.id/manipulasi-foto-netanyahu-bersama-prabowo-subianto-hrpn
https://tirto.id/hoaks-kejagung-tetapkan-luhut-tersangka-kasus-korupsi-batu-bara-hqxR
https://www.tiktok.com/@cnnindonesia/video/7569161454008470791?is_from_webapp=1&sender_device=pc
https://www.youtube.com/live/7yFRUG9q2FM?si=GUyTj1xrQdosU3hU
https://tirto.id/hoaks-purbaya-bongkar-fakta-hidden-debt-dan-ikn-terancam-dijual-hquk
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://tirto.id/hoaks-video-haji-isam-bagikan-bantuan-tunai-hqmY
Publish date : 2026-02-27

