Berita
tirto.id - Belakangan ini beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang mengklaim adanya pembukaan seleksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2026. Unggahan itu juga menyertakan tautan untuk mendaftar seleksi Kemenkes tersebut.
ADVERTISEMENT
Unggahan itu disebarkan oleh akun bernama “Fajar Vallen” (arsip), pada 20 Januari 2026. Pengunggah mengumumkan sejumlah lowongan tenaga kesehatan yang dibuka, seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, hingga radiografer, dengan informasi gaji yang dicantumkan secara rinci.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Misalnya, untuk dokter spesialis akan mendapatkan gaji Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, hingga elektromedis mendapat gaji sebesar Rp5 juta.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Kemenkes RI kembali memanggil para talenta muda untuk bergabung jadi insan kemenkes melalui seleksi lowongan kerja tahun 2026,” tulis pengunggah di dalam takarir.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Unggahan tersebut juga menyertakan tautan untuk mendaftar, yakni https://menupendaftaran33.vedima.pro/.
Hingga artikel ini ditulis pada Senin (2/02/2025) unggahan tersebut sudah mengumpulkan 2,3 ribu tanda suka, 107 komentar, dan dibagikan lebih dari 120 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
ADVERTISEMENT
Baca juga:Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026
Periksa Fakta Tautan Pendaftaran Loker Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Unggahan itu disebarkan oleh akun bernama “Fajar Vallen” (arsip), pada 20 Januari 2026. Pengunggah mengumumkan sejumlah lowongan tenaga kesehatan yang dibuka, seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, hingga radiografer, dengan informasi gaji yang dicantumkan secara rinci.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Misalnya, untuk dokter spesialis akan mendapatkan gaji Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, hingga elektromedis mendapat gaji sebesar Rp5 juta.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Kemenkes RI kembali memanggil para talenta muda untuk bergabung jadi insan kemenkes melalui seleksi lowongan kerja tahun 2026,” tulis pengunggah di dalam takarir.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Unggahan tersebut juga menyertakan tautan untuk mendaftar, yakni https://menupendaftaran33.vedima.pro/.
Hingga artikel ini ditulis pada Senin (2/02/2025) unggahan tersebut sudah mengumpulkan 2,3 ribu tanda suka, 107 komentar, dan dibagikan lebih dari 120 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
ADVERTISEMENT
Baca juga:Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026
Periksa Fakta Tautan Pendaftaran Loker Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto
HASIL CEK FAKTA
Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan yang dilampirkan di dalam unggahan. Ketika dibuka, Tirto diarahkan ke sebuah situs dan diminta untuk mengisi asal provinsi serta nomor Telegram aktif. Di situs tersebut, tertulis bahwa pendaftaran dilakukan lewat Telegram.
Selanjutnya, Tirto menggunakan situs WHOIS untuk untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut terdaftar. Namun, tidak terdapat keterangan yang memadai terkait situs.
Periksa Fakta situs WHOIS. foto/hotline periksa tirto
Lantas, Tirto melakukan pencarian di mesin pencarian Google, dengan kata kunci “kemenkes buka lowongan pekerjaan”. Hasilnya, ditemukan rilis pers oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), berjudul “Beredar Informasi Seleksi Kemenkes 2026, Prof. Zudan: Itu Hoaks, Rekrutmen ASN Terintegrasi dan Diawasi BKN”.
Di dalam artikel tersebut, BKN membantah bahwa unggahan yang mengklaim Kemenkes membuka lowongan pekerjaan, disertai informasi gaji, adalah tidak benar atau hoaks, dan bukan bagian dari proses resmi rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN).
BKN menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dilaksanakan melalui sistem nasional yang terpusat, terintegrasi, dan berada di bawah pengawasan langsung BKN.
Kepala BKN Prof. Zudan menyatakan bahwa sampai saat ini belum terdapat pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi ASN Tahun 2026. Ia menjelaskan, setiap proses pengadaan ASN selalu diawali dengan penetapan kebutuhan secara nasional, dilanjutkan persetujuan formasi, dan diumumkan secara resmi melalui kanal pemerintah.
“BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegas Prof. Zudan, Rabu (21/01/2026), dikutip dari situs resmi BKN.
Baca juga:Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya
Selanjutnya, Tirto menggunakan situs WHOIS untuk untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut terdaftar. Namun, tidak terdapat keterangan yang memadai terkait situs.
Periksa Fakta situs WHOIS. foto/hotline periksa tirto
Lantas, Tirto melakukan pencarian di mesin pencarian Google, dengan kata kunci “kemenkes buka lowongan pekerjaan”. Hasilnya, ditemukan rilis pers oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), berjudul “Beredar Informasi Seleksi Kemenkes 2026, Prof. Zudan: Itu Hoaks, Rekrutmen ASN Terintegrasi dan Diawasi BKN”.
Di dalam artikel tersebut, BKN membantah bahwa unggahan yang mengklaim Kemenkes membuka lowongan pekerjaan, disertai informasi gaji, adalah tidak benar atau hoaks, dan bukan bagian dari proses resmi rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN).
BKN menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dilaksanakan melalui sistem nasional yang terpusat, terintegrasi, dan berada di bawah pengawasan langsung BKN.
Kepala BKN Prof. Zudan menyatakan bahwa sampai saat ini belum terdapat pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi ASN Tahun 2026. Ia menjelaskan, setiap proses pengadaan ASN selalu diawali dengan penetapan kebutuhan secara nasional, dilanjutkan persetujuan formasi, dan diumumkan secara resmi melalui kanal pemerintah.
“BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegas Prof. Zudan, Rabu (21/01/2026), dikutip dari situs resmi BKN.
Baca juga:Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyatakan bahwa Kemenkes membuka lowongan pekerjaan adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Tautan pendaftaran yang disertakan tidak terverifikasi sebagai situs resmi pemerintah, sementara BKN secara tegas menyatakan belum ada pengumuman pembukaan seleksi ASN 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Tautan pendaftaran yang disertakan tidak terverifikasi sebagai situs resmi pemerintah, sementara BKN secara tegas menyatakan belum ada pengumuman pembukaan seleksi ASN 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
https://web.archive.org/web/20260130065734/
https://tirto.id/hoaks-tautan-pendaftaran-cpns-kementerian-dalam-negeri-2026-hpFs
https://tirto.id/benarkah-cpns-2026-dibuka-untuk-fresh-graduate-ini-infonya-hpBr
Publish date : 2026-02-02

