Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks Demonstrasi di Surabaya Bawa Bendera Israel
    CekFakta

    Hoaks Demonstrasi di Surabaya Bawa Bendera Israel

    Jane DoePublish date2026-01-20
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah video di media sosial Tiktok, yang mengklaim bahwa terdapat demonstrasi di Surabaya yang menyuarakan perdamaian dengan Israel. Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Tiktok bernama “rutdangi2” (arsip), pada 9 Januari 2025.

    ADVERTISEMENT

    Di dalam unggahan tersebut, salah seorang peserta demonstrasi sedang berjalan sambil mengatakan bahwa di Surabaya ribuan umat Islam turun melakukan aksi damai.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Assalamualaikum teman-teman, ini di Surabaya ribuan umat Islam lagi turun berdamai. Kita bawa bendera Israel sebagai tanda kita ingin damai bukan benci. Semoga dunia dengar pesan kami,” ujar salah seorang peserta aksi di dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Seorang peserta aksi lainnya terlihat sedang mengibarkan bendera Israel sembari mengucap takbir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Allahuakbar, Islam agama damai,” ucapnya.

    Periksa Fakta Demo Umat Muslim Membawa Bendera Israel. foto/hotline periksa fakta tirto

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah meraih lebih dari 9.000 tanda suka dan 1.500 komentar. Dari amatan Tirto di kolom komentar, tidak sedikit netizen yang mempercayai klaim tersebut.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaimnya?

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka akun pengunggah. Dari pengamatan Tirto, pengunggah beberapa kali menyebarkan unggahan yang mempromosikan bahwa Israel menciptakan perdamaian.

    Selanjutnya, Tirto mencermati video yang diunggah. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dengan ucapan, serta orang-orang yang berada di atas truk tampak tidak menunjukkan pergerakan sama sekali, seolah-olah membeku.

    Selain itu, spanduk yang terpasang di bagian depan truk memuat tulisan “Islam Agama Dama”, dengan ejaan yang tidak lengkap karena tidak terdapat huruf “i” sebagaimana seharusnya membentuk kata “damai”.

    Sejumlah keanehan tersebut memunculkan indikasi bahwa konten dalam video tersebut kemungkinan dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI). Tirto lantas menggunakan Hive Moderation untuk mengecek persentase penggunaan AI di dalam video.

    Hasilnya, video ini memiliki 85,4 persen kemungkinan mengandung konten hasil AI

    Sementara itu, berdasarkan penelusuran Tirto terhadap pemberitaan media arus utama, aksi yang pernah terjadi di Surabaya adalah aksi solidaritas terhadap Palestina. Melansir Antara, pada 28 Maret 2025, warga menggelar aksi bela Palestina di Surabaya, Jawa Timur. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap warga Palestina yang mengalami penderitaan akibat serangan militer Israel, sekaligus menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung eksistensi Palestina.

    Selain itu, Antara juga melaporkan bahwa pada 19 April 2025, ribuan warga kembali mengikuti Aksi Bela Damai Palestina yang digelar di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, tepat di depan Gedung Negara Grahadi.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa terdapat aksi di Surabaya yang mendorong perdamaian dengan Israel adalah salah dan menyesatkan (false and misleading)

    Video yang beredar menunjukkan indikasi kuat sebagai konten hasil rekayasa AI. Dari penelusuran pemberitaan, aksi yang benar-benar terjadi di Surabaya merupakan aksi solidaritas untuk Palestina, bukan demonstrasi yang menyerukan perdamaian dengan Israel.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.tiktok.com/@rutdangi2/video/7593142098342235399

    https://archive.ph/bVLTV

    https://www.antarafoto.com/id/view/2487929/aksi-bela-palestina-di-surabaya

    https://jatim.antaranews.com/berita/908561/ribuan-warga-ikuti-aksi-bela-palestina-di-surabaya

    Publish date : 2026-01-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.