Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks Video Kader PDIP Mengaku Butuh PKI
    CekFakta

    Hoaks Video Kader PDIP Mengaku Butuh PKI

    Jane DoePublish date2026-01-23
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Sebuah video yang menampilkan sejumlah orang berpakaian merah dengan atribut dan bendera PDI Perjuangan (PDIP) beredar di media sosial. Video tersebut diklaim memperlihatkan kader PDIP yang mengaku “butuh PKI”. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook "Ade Kurniawan" (arsip) pada Senin (24/11/2025).

    ADVERTISEMENT

    Dalam video itu, terlihat beberapa orang meneriakkan yel-yel secara bersama-sama. Ucapan mereka kemudian dilengkapi dengan transkrip audio yang memunculkan klaim seolah-olah mereka mengatakan “butuh PKI”.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Pada bagian bawah unggahan, turut disertakan video lain yang menampilkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berbicara, namun tanpa disertai audio.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Gila kader pdip ini mengaku butuh PKI,” tulis pengunggah di videonya.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta PDI bilang butuh PKI. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hingga Kamis (22/01/2026), unggahan tersebut telah ditonton sekitar 359 ribu kali, memperoleh kurang lebih 2,6 ribu tanda reaksi, 2 ribu komentar, serta dibagikan sebanyak 1,1 ribu kali. Video dengan narasi serupa juga ditemukan beredar di Facebook melalui beberapa unggahan lainnya, antara lain ini, ini, ini, dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Kolom komentar menunjukkan adanya respons beragam dari masyarakat. Sejumlah pengguna mempercayai klaim tersebut dan melontarkan komentar negatif terhadap PDI Perjuangan, serta menyatakan penolakan keras terhadap PKI.

    Namun, tidak sedikit pula warganet yang meragukan kebenaran transkrip dalam video. Mereka menilai ucapan dalam video telah disalahartikan dan tidak sesuai dengan terjemahan yang ditampilkan.

    Lantas, benarkah dalam video tersebut Kader PDIP mengatakan butuh PKI?

    HASIL CEK FAKTA

    Tirto memulai penelusuran dengan mencari versi video yang sama namun memiliki kualitas visual dan audio yang lebih baik. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan sebuah video serupa yang diunggah oleh akun YouTube @Deny Cagur pada 27 Juni 2020. Video tersebut diunggah dengan judul “Aku PDI Perjuangan, Aku Dudu PKI”. Dalam video ini, tampak jelas sekelompok orang mengenakan atribut dan bendera PDI Perjuangan.

    Berbeda dengan video yang beredar di Facebook, unggahan di YouTube tersebut tidak menampilkan transkrip teks. Oleh karena itu, kami mendengarkan secara langsung yel-yel yang diteriakkan dalam video untuk memastikan ucapan yang sebenarnya.

    Dari hasil pendengaran yang lebih jelas, yel-yel yang diucapkan adalah sebagai berikut:

    “Aku PDI Perjuangan, Aku dudu PKI! HTI J*****, Khilafah Keluar Dari Indonesia!”

    Temuan ini menunjukkan bahwa transkrip yang ditampilkan pada video viral di Facebook tidak sesuai dengan ucapan asli dalam video. Frasa yang diklaim sebagai “aku butuh PKI” ternyata merupakan “aku dudu PKI”.

    Untuk memastikan makna kata tersebut, Tirto merujuk pada Kawruh Basa. Dalam bahasa Jawa, kata dudu berarti “bukan” dan digunakan untuk menyatakan penolakan, bantahan, atau ketidaksesuaian terhadap suatu pernyataan. Dengan demikian, kalimat “aku dudu PKI” bermakna “aku bukan PKI”.

    Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga menunjukkan bahwa video ini telah beredar sejak 2020 dan berulang kali dimunculkan kembali dengan narasi serupa, yakni klaim bahwa kader PDIP mengaku “butuh PKI”. Klaim tersebut telah dibantah sebelumnya, dengan bukti bahwa kata dudu disalahartikan atau dipelintir menjadi butuh.

    KESIMPULAN

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebut video tersebut memperlihatkan kader PDI Perjuangan mengaku “butuh PKI” adalah tidak benar. Narasi yang beredar di media sosial muncul akibat kesalahan penafsiran terhadap ucapan dalam video, sehingga bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim tersebut. Ucapan yang terdengar dalam video adalah “aku dudu PKI”, yang dalam bahasa Jawa berarti “aku bukan PKI”, sehingga justru menunjukkan penolakan terhadap PKI, bukan pengakuan atau dukungan.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/reel/1569667727400205

    https://archive.ph/SxAxC

    https://www.facebook.com/BeritadanInformasi02/videos/1170433179990742/?mibextid=9drbnH&s=yWDuG2&fs=e

    https://www.facebook.com/share/v/1CREWhHV4C/

    https://www.facebook.com/share/v/17hDoZQe4w/

    https://www.facebook.com/share/v/17XCqXMHtu/

    https://www.youtube.com/watch?v=K1JlC0Ug8k0

    https://youtu.be/K1JlC0Ug8k0?si=TSokKLK_nlAu7BGm

    https://kawruhbasa.com/arti-dudu/

    Publish date : 2026-01-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.