Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»»CEK FAKTA: Hoaks! Seleksi Pengangkatan Guru Swasta Tahun 2026, Jangan Dibuka Tautannya

    CEK FAKTA: Hoaks! Seleksi Pengangkatan Guru Swasta Tahun 2026, Jangan Dibuka Tautannya

    Jane DoePublish date2026-01-07
    Times Indonesia
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar informasi di media sosial mengenai seleksi pengangkatan guru swasta tahun 2026. Konten tersebut diunggah oleh akun TikTok @infoterki01 dan menyebut bahwa seleksi pengangkatan guru swasta 2026 telah resmi dibuka (https://vt.tiktok.com/ZS5mDmywa/). 

    Dalam unggahan itu tertulis narasi:
    “Resmi Dibuka Seleksi Pengangkatan Guru Swasta Tahun 2026, 1 Januari – 19 Januari 2026. Untuk info pendaftaran silahkan klik link di bio profil.”

    Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran yang mengarahkan pengguna ke sebuah laman tertentu. Benarkah informasi tersebut?

    HASIL CEK FAKTA

    Hasil penelusuran TIMES Indonesia menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
    Fakta pertama, tautan yang dicantumkan dalam unggahan tersebut mengarah ke laman https://narcfth.it.com/guruswasta2026, yang bukan domain resmi milik pemerintah. 

    Jika dibuka, laman tersebut menampilkan sebuah formulir yang mengklaim membuka “Seleksi Pengangkatan Guru Swasta 2026” dan meminta pengguna untuk login menggunakan akun Telegram serta mengisi data pribadi berupa nama dan wilayah. 

    Perlu diketahui, seluruh situs rekrutmen resmi pemerintah Indonesia, baik CPNS, PPPK, maupun seleksi guru, selalu menggunakan domain berakhiran .go.id, seperti sscasn.bkn.go.id. Penggunaan domain .com atau domain tidak jelas untuk rekrutmen ASN merupakan indikasi kuat modus penipuan. 

    Modus serupa kerap digunakan untuk phishing atau pencurian data pribadi, di mana korban diarahkan mengisi data melalui formulir tidak resmi yang terhubung dengan aplikasi perpesanan.

    Fakta kedua, tidak ditemukan pengumuman resmi dari instansi pemerintah mana pun terkait adanya “Seleksi Pengangkatan Guru Swasta Tahun 2026”. Penelusuran melalui kanal resmi Kemendikdasmen, KemenPAN-RB, maupun instansi pemerintah terkait tidak menunjukkan adanya kebijakan atau program seleksi sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. 

    Penipuan serupa juga pernah terjadi pada isu pendaftaran CPNS 2026. Kasus tersebut telah diklarifikasi oleh Liputan6.com (Cek Fakta: Tidak Benar Link Ini untuk Pendaftaran CPNS 2026 | Liputan6). Yang menyatakan bahwa tautan pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial adalah tidak benar dan tidak berasal dari pemerintah. 

    Mengutip Tirto.id, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani menjelaskan bahwa hingga saat ini formasi ASN, baik PNS maupun PPPK, hanya tersedia untuk sekolah negeri. 

    Kemendikdasmen memang membuka kebijakan penugasan guru ASN ke sekolah swasta. Namun, hal tersebut dilakukan dengan cara memindahkan guru ASN dari sekolah negeri ke sekolah swasta, bukan melalui rekrutmen atau seleksi baru bagi guru honorer swasta. 

    “Terkait formasi ASN baik PNS atau PPPK, saat ini hanya diberikan di sekolah negeri, belum ada formasi untuk sekolah swasta. Kemendikdasmen memfasilitasinya dengan memindahkan ASN di sekolah negeri itu ke sekolah swasta,” ujar Nunuk Suryani dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Rabu (26/11/2025). 

    KESIMPULAN

    Informasi yang menyebut adanya Seleksi Pengangkatan Guru Swasta Tahun 2026 adalah hoaks. Tautan yang beredar tidak berasal dari situs resmi pemerintah dan berpotensi digunakan untuk pencurian data pribadi. Hingga kini, tidak ada regulasi maupun pengumuman resmi pemerintah yang membuka seleksi ASN atau PPPK khusus untuk guru swasta. 

    TIMES Indonesia mengimbau masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, agar tidak mudah percaya pada informasi rekrutmen yang beredar di media sosial, serta selalu memverifikasi kebenaran informasi melalui situs resmi pemerintah atau media arus utama yang kredibel. 

    Rujukan

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6248627/cek-fakta-tidak-benar-link-ini-untuk-pendaftaran-cpns-2026

    Publish date : 2026-01-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.