Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “Sebelum tahanan ini di eksekusi mati, dia menulis surat untuk ibunya”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “Sebelum tahanan ini di eksekusi mati, dia menulis surat untuk ibunya”

    Jane DoePublish date2022-05-15
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook Olke Keke Suak (fb.com/100027243374398) pada 29 April 2021 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan foto seorang pria asing dalam baju tahanan dan narasi sebagai berikut:

    “Sebelum tahanan ini di eksekusi mati, ia menuliskan sebuah surat yang ditujukan untuk ibunya”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang memperlihatkan foto seorang pria asing dalam baju tahanan yang diklaim adalah tahanan yang menulis surat untuk ibunya sebelum dihukum mati merupakan konten yang menyesatkan.

    Faktanya pria di foto itu adalah Jeremy Meeks dan bukan narapidana yang dihukum mati. Selain itu, tidak ditemukan bukti bahwa surat di atas benar-benar ditulis oleh seorang terpidana mati atau Jeremy Meeks.

    Sebelumnya klaim yang mirip pernah diperiksa faktanya di artikel berjudul [SALAH] “SEBELUM DI SETRUM MATI, PERMINTAAN PRIA INI MEMBUAT SURAT WASIAT PADA IBUNYA” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 16 Desember 2019.

    Dilansir dari artikel ini, Jeremy Meeks adalah seorang mantan terpidana dari Washington, Amerika Serikat, yang kini menjalani karirnya sebagai seorang model. Jeremy dijatuhi hukuman penjara pada 2014 atas kasus pencurian berat dan kepemilikan senjata api.

    Sesuai hasil pencarian di TinEye, foto Meeks dalam baju tahanan berwarna oranye tersebut telah beredar sejak 1 Juli 2014. Dalam layanan gambar daring, Imgur, diketahui bahwa foto tersebut pernah diunggah oleh akun Facebook Hot Radio. Foto itu telah dibagikan hingga 6.991 kali menyusul popularitas Meeks yang melambung setelah Kepolisian Kota Stockholm merilis fotonya yang dianggap tampan tersebut. Setelah beredarnya foto itu, Meeks memiliki banyak penggemar. Ia pun dijuluki “Hot Fellon”.

    Foto Meeks dalam baju tahanan berwarna oranye itu diambil di gedung pengadilan Kota Stockton, California, saat persidangan kasusnya pada 18 Juni 2014. Foto-foto Meeks lainnya dalam baju tahanan tersebut juga diunggah di situs stok foto, Getty Images.

    Namun, seperti yang sudah disinggung di atas, Meeks tidak dihukum mati. Dikutip dari situs media Inggris, Mirror, pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 63 bulan atau 5 tahun 3 bulan terhadap Meeks. Hukuman itu dikurangi menjadi 27 bulan atau 2 tahun 3 bulan oleh hakim yang ingin memberinya kesempatan karena tersentuh dengan surat-surat yang dikirimkan oleh penggemar Meeks. Sebuah agen pun akhirnya memberi Meeks tawaran sebagai model. Kesempatan ini membuat hidup Meeks berubah total, dari sebelumnya anggota geng kriminal menjadi seorang super star. Ia resmi keluar dari tahanan pada Maret 2016 dan menjalani hari-harinya sebagai model.

    Terkait surat wasiat liping koran dan klaim soal surat wasiat di klaim tersebut telah beredar di media sosial sejak 2015. Salah satu akun yang membagikannya adalah akun Succeed In Life Center-Malaysia pada 15 Desember 2015. Narasi yang ditulis oleh akun itu serupa dengan yang beredar saat ini di media sosial.

    Saat itu, organisasi cek fakta Amerika Serikat, Snopes, telah memverifikasi narasi yang viral tersebut. Menurut Snopes, surat itu dibagikan sebagai tuduhan atas pola asuh yang buruk, khususnya kegagalan seorang ibu untuk menegakkan kedisiplinan dan menanamkan kejujuran pada anaknya. Namun, dalam surat itu, tidak terdapat informasi tentang identitas penulis, lokasi ketika ia menulisnya, atau kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Snopes tidak menemukan bukti bahwa surat itu benar-benar ditulis oleh seorang terpidana mati atau Jeremy Meeks yang tidak menjalani hukuman mati seperti klaim yang beredar.

    KESIMPULAN

    Pria di foto itu adalah Jeremy Meeks dan bukan narapidana yang dihukum mati. Selain itu, tidak ditemukan bukti bahwa surat di atas benar-benar ditulis oleh seorang terpidana mati atau Jeremy Meeks.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2019/12/16/salah-sebelum-di-setrum-mati-permintaan-pria-ini-membuat-surat-wasiat-pada-ibunya/

    https://imgur.com/7UzMPCV

    https://www.gettyimages.fi/photos/jeremy-meeks-court-appearance?mediatype=photography&phrase=jeremy%20meeks%20court%20appearance&sort=best#

    https://www.mirror.co.uk/3am/celebrity-news/hot-felon-jeremy-meeks-harrowing-20321409

    https://www.snopes.com/fact-check/letter-death-row-inmate/

    Publish date : 2022-05-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.