Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Hypnic Jerk Terjadi Karena Darah Dan Jantung Berhenti Dan Menyebabkan Kematian
    Misleading Content

    [SALAH] Hypnic Jerk Terjadi Karena Darah Dan Jantung Berhenti Dan Menyebabkan Kematian

    Jane DoePublish date2022-04-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Sebuah akun Facebook bernama Leofan memposting sebuah narasi di grup Random Knowledge Zone(RKZ) mengenai hypnic jerk yang diklaim disebabkan oleh darah dan nafas yang berhenti sehingga otak membuat kejutan. Lalu dalam narasi disebutkan bahwa hypnic jerk merupakan proses yang menyebabkan kematian apabila otak tidak memberikan kejutan. Postingan ini mendapatkan atensi sebanyak 117 reaksi, 14 komentar dan 8 kali dibagikan.

    HASIL CEK FAKTA

    Melansir Sciencedirect.com, dalam jurnal Therapy in Sleep Medicine menjelaskan bahwa hypnic jerk merupakan kontraksi mioklonik nonstereotipe yang tiba-tiba dari semua atau sebagian besar otot tubuh (terutama otot aksial dan sebagian besar proksimal) yang terjadi selama keadaan terjaga dengan tenang pada individu yang mencoba untuk tertidur dan selama tidur ringan.

    Selain itu melansir alodokter.com, hypnic jerk yang hanya sesekali dialami atau bukan disebabkan oleh kondisi medis serius, umumnya akan membaik sendiri tanpa pengobatan khusus. Namun, jika kondisi ini semakin mengganggu jam tidur disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

    Dengan demikian, klaim hypnic jerk terjadi karena darah dan jantung berhenti dan menyebabkan kematian tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Bukan karena darah dan jantung terhenti namun terjadi karena kontraksi mioklonik nonstereotipe yang tiba-tiba dari semua atau sebagian besar otot tubuh (terutama otot aksial dan sebagian besar proksimal) yang terjadi selama keadaan terjaga dengan tenang pada individu yang mencoba untuk tertidur dan selama tidur ringan, dan kebanyakan tidak berbahaya.

    Rujukan

    https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/hypnic-jerk

    https://www.alodokter.com/hypnic-jerk-bisa-mengganggu-tidur-malam-anda

    Publish date : 2022-04-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.