Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] 2.500 Ton Minyak Goreng Tumpah Ke Laut di wilayah Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur
    False Context

    [SALAH] 2.500 Ton Minyak Goreng Tumpah Ke Laut di wilayah Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur

    Jane DoePublish date2022-03-30
    Share
    Facebook

    Berita

    “Terbaiki, 2.500 Ton seharga ±37 Milyar.. Dokumen tidak akan cair tanpa tanda tangan saya.. Jika minyak 2.500 Ton ini ku bagikan kepada rakyat, maka akan mengurangi bebab mereka, aku akan di tangkap, rakyat akan mengingatku, tapi akan melupakan”.

    HASIL CEK FAKTA

    Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah video yang memperlihatkan tentang peristiwa tumpahnya 2.500 ton cairan kuning keemasan yang dikatakan sebagai minyak goreng ke laut.

    Namun melansir dari detik.com, Dirkrimsus Polda Kaltim, Kombes Indra menyatakan bahwa setelah anggotanya melakukan pengecekan ke lokasi tumpahnya minyak goreng sebagaimana yang dijelaskan dalam video, faktanya cairan kuning keemasan yang dikatakan sebagai minyak goreng tersebut bukanlah minyak goreng, tetapi merupakan minyak inti sawit.

    Jaya Budiansyah yang merupakan penanggung jawab PT Kutai Refenery Nusantara menjelaskan bahwa penyebab tumpahan CPKO atau minyak inti sawit itu dikarenakan adanya kerobekan pada selang vacum akibat gesekan dengan bagian pinggir deck kapal. Sehingga minyak tersebut luber di atas deck kapal. Ia juga menambahkan bahwa minyak inti sawit yang tumpah ke laut itu pun hanya kurang-lebih 50 liter, bukanlah 2.500 ton.

    Selain itu, melansir dari antaranews.com, pemilik akun TikTok yang mengunggah video tersebut juga melakukan klarifikasi bahwa video yang ia buat terkait dengan peristiwa yang diklaim sebagai peristiwa tumpahnya minyak goreng ke laut sebanyak 2.500 ton itu ialah hoax dan ia menyatakan bahwa tidak ada maksud lain dalam pembuatan video tersebut selain iseng-iseng saja.

    Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait dengan 2.500 ton minyak goreng tumpah ke laut
    ialah informasi salah dan masuk ke dalam konteks yang salah.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, Dirkrimsus Polda Kaltim, Kombes Indra menyatakan bahwa setelah anggotanya melakukan pengecekan ke lokasi peristiwa tumpahnya minyak goreng tersebut, cairan kuning keemasan yang dikatakan sebagai minyak goreng itupun bukanlah minyak goreng, tetapi merupakan minyak inti sawit.

    Rujukan

    https://www.antaranews.com/berita/2775697/hoaks-video-2500-ton-minyak-goreng-tumpah-di-laut

    https://news.detik.com/berita/d-5994186/polisi-pastikan-video-viral-2500-ton-minyak-goreng-tumpah-ke-laut-hoax

    Publish date : 2022-03-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.