Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Pengantin Di Ghana Wajib Menggunakan Pakaian Pernikahan Saat Bercerai
    False Context

    [SALAH] Pengantin Di Ghana Wajib Menggunakan Pakaian Pernikahan Saat Bercerai

    Jane DoePublish date2022-02-18
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan di Tiktok oleh akun @instafakta yang berisi informasi mengenai ketentuan perceraian di Ghana yang mewajibkan pasangan tersebut memakai pakaian yang mereka gunakan ketika menikah dahulu. Peraturan ini yang diklaim dapat membuat 91% pasangan yang mengajukan permintaan perceraian membatalkan niatnya.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan informasi yang kami telusuri. Melansir africacheck.org, tidak ditemukan adanya peraturan berpakaian apa pun untuk pasangan yang ingin bercerai dalam undang-undang pernikahan Ghana.

    Selain itu melansir alamy.com, foto yang dijadikan dasar klaim ini bukanlah berasal dari pasangan yang ingin bercerai di Ghana melainkan foto tiga pengantin wanita dan tiga pria berdoa sebelum pernikahan kelompok di sebuah gereja di Kamp Pengungsi Internal Lacekocot di Pader, Uganda utara.

    Kemudian melansir factcheck.afp.com, juga menyebutkan tidak masuk akal apabila tanda-tanda dalam bahasa Prancis ditempatkan di kantor administrasi Ghana seperti “ruang perceraian” mengingat bahasa Inggris adalah bahasa resmi negara Ghana.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim pengantin di Ghana wajib menggunakan pakaian pernikahan saat bercerai adalah tidak benar dan termasuk kategori false context atau konteks yang salah.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Informasi Palsu. Faktanya dalam undang-undang pernikahan Ghana tidak menyebutkan aturan berpakaian apa pun untuk pasangan yang ingin bercerai.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/these-couples-are-getting-married-uganda-not-divorced-ghana

    https://www.alamy.com/stock-photo-lacekocot-pader-uganda-friends-and-family-gather-for-the-group-wedding-101707861.html?mid=41152&siteID=MRu_ISar6sQ-zZKpk8tdx.Njh_z9LUL.9A&utm_source=LS&utm_medium=affiliate&utm_content=US

    https://africacheck.org/fact-checks/fbchecks/ugandan-photo-used-claim-ghanaian-couples-have-wear-wedding-outfit-divorce

    Publish date : 2022-02-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.