Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Radiasi 5G Menyebabkan Gelaja Mirip Flu
    Misleading Content

    [SALAH] Radiasi 5G Menyebabkan Gelaja Mirip Flu

    Jane DoePublish date2022-02-17
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa radiasi 5G menyebabkan gejala mirip flu. Unggahan tersebut muncul saat perusahaan telekomikasi meluncurkan teknologi 5G di seluruh Amerika Serikat dan saat negara tersebut menghadapi Covid-19 yang dapat menyebabkan gejala yang sama seperti flu.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, informasi tersebut salah. Faktanya, dilansir dari AFP, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS di halaman web berjudul “Bukti Ilmiah untuk Keamanan Ponsel” mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang konsisten atau kredibel tentang masalah kesehatan yang disebabkan oleh paparan energi frekuensi yang dipancarkan oleh ponsel.

    Selain itu, Marvin Ziskin, profesor radiologi dan fisika medis di Temple University School of Medicine di Philadelphia, Pennsylvania, menyebut klaim media sosial sebagai informasi palsu yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti orang dan tanpa pembenaran ilmiah.

    “Influenza, yang biasa disebut flu, disebabkan oleh virus. Namun, gejala mirip flu bisa disebabkan oleh virus dan bakteri. Baik virus maupun bakteri tidak dapat melakukan perjalanan pada transmisi 5G,” katanya.

    Dengan demikian, klaim radiasi 5G dapat menyebabkan gelaja mirip flu adalah informasi yang salah dan termasuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Fathia IS.

    Informasi tersebut salah. Faktanya, profesor radiologi dan fisika medis di Temple University School of Medicine di Philadelphia, Pennsylvania, menyebut klaim media sosial tersebut merupakan informasi palsu yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti orang dan tanpa pembenaran ilmiah.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.9XB239

    https://www.politifact.com/factchecks/2021/dec/21/blog-posting/no-5g-technology-does-not-cause-covid-19-symptoms/

    Publish date : 2022-02-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.