Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Pesan Berantai Resep Obat COVID-19
    Misleading Content

    [SALAH] Pesan Berantai Resep Obat COVID-19

    Jane DoePublish date2022-01-30
    Share
    Facebook

    Berita

    “Kami perkumpulan dokter dr wisma atlit….
    Menyampaikan :Kalau ada yg kena covid tidak perlu panik dan tidak harus ke RS kalau memang tidak terlalu parah sesak napas sampai perlu ICU dan ventilator, karena saat ini RS khusus covid semua penuh, Bisa diobati sendiri, obat di RS untuk pasien covid seperti ini:

    Antibiotik : Azitromycin 500mg 1x sehari, selama5-10 hari
    Antivirus : Favipiravir (Avigan-Indofarma) 600mg 2x sehari selama 5 hari.
    Anti batuk u/ keluarin dahak sekaligus antiOxidant : Fluimucil Eff 600mg, 1-2x sehari, selama 14 hari
    Anti radang : dexamethasone 0,5 (setelah hari ke 7-10), 3x sehari
    Penurun panas : paracetamol/dumin/panadol/ sanmol 500mg, (jika demam)
    Vit E : natur E hijau/orange
    Vit B6 dan B 12 : neorobion
    Vit D 3 dan Zinc
    Vit. C
    Usahakan berjemur matahari pagi setidaknya 10-15 menit.
    Jangan panik, berdoa dan tetap bersyukur, semangat dan gembira, karena hati yg gembira adalah obat. Selalu percaya dan yakin akan sembuh 😅

    Silahkan di share ke semua yg membutuhkan, karena ini Resep Dokter yg sudah teruji dan dipakai di RS Covid Wisma Atlit Jkt semoga dapat membantu dan cepat sembuh🙏

    http://yankes.kemkes.go.id/app/siranap/

    Ini aplikasi untuk mencari RS kosong untuk Covid dan non Covid, barangkali ada yang membutuhkan.”
    dokter wisma atlit
    siranap

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan pesan berantai daur ulang yang memodifikasi pesan berantai yang sebelumnya pada tahun lalu (2021) sudah pernah beredar dan diklarifikasi. Selain itu, tautan yang dibagikan TIDAK memuat “resep obat” seperti yang disebarkan di pesan berantai karena memang BUKAN rilis resmi dari situs SIRANAP.

    TURNBACKHOAX.ID pada 25 Juni 2021: “Informasi menyesatkan. Pemberian obat pada orang yang sakit harus sesuai dengan pengawasan tenaga medis dan obat harus diberikan sesuai kondisi pasien agar mengurangi risiko efek samping dari mengonsumsi obat tersebut.” detikHealth pada 29 Desember 2020: “Terkait pesan tersebut, dokter spesialis paru sekaligus Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI), dr Erlang Samoedro, SpP(K) mengatakan pemberian obat, meski pada pasien tanpa gejala, tetap harus dalam pengawasan medis. Obat harus diberikan sesuai kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping penggunaannya.”

    KESIMPULAN

    Hoaks daur ulang dengan modifikasi narasi dari yang sebelumnya sudah pernah beredar pada tahun lalu (2021). FAKTANYA, selain BUKAN rilis resmi oleh SIRANAP, pemberian obat meski pada pasien tanpa gejala tetap harus dalam pengawasan medis menyesuaikan kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping.

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),

    https://bit.ly/3wHx0lO /

    https://archive.md/nb52W (arsip cadangan dengan bahasa asli, English). [2] SIRANAP V 3.0,

    https://bit.ly/3g6EMho /

    https://archive.md/m3ipn (arsip cadangan). [3] turnbackhoax.id: “[SALAH] Resep Obat Untuk Pasien Covid-19”,

    https://bit.ly/3jfPK72 /

    https://archive.md/GJnOV (arsip cadangan). [4] health.detik.com: “Viral Daftar Obat untuk Pasien COVID-19, Ini Pesan Dokter Paru”,

    https://bit.ly/3KT0G5T /

    https://archive.ph/7xQ2B (arsip cadangan). [5] antaranews.com: “Hoaks! Resep obat untuk pasien COVID-19”,

    https://bit.ly/3IPUD0g /

    https://archive.ph/q3Hbq (arsip cadangan). [6] merdeka.com: “CEK FAKTA: Hoaks Resep Obat untuk Pasien Covid-19”,

    https://bit.ly/3Hdk3UV /

    https://archive.ph/hOdSO (arsip cadangan).

    Publish date : 2022-01-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.