Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Polisi Singkawang Gunakan Bahasa China saat Sosialisasi ke Warga
    Misleading Content

    [SALAH] Polisi Singkawang Gunakan Bahasa China saat Sosialisasi ke Warga

    Jane DoePublish date2022-01-25
    Share
    Facebook

    Berita

    Aparat POLRES SINGKAWANG sudah gunakan bahasa China, Apa harus begini nasib bangsa kita ini. bukannya bahasa Nasional Indonesia.. malah diganti dg bahasa Mandarin… Sdh kacau negara ini atau sudah melupakan PESAN atau PENGAKUAN Sumpah Pemuda.?. Piye Pa

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter @presidendungu memposting sebuah video yang memperlihatkan Polwan sedang melakukan sosialisasi di jalanan umum kepada masyarakat menggunakan bahasa Mandarin. Akun ini menyebutkan bahwa polisi sudah menggantikan bahasa Indonesia dengan bahasa China.

    Dikutip dari detik.com, Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto mengatakan anggota polisi yang ada dalam video yang diunggah akun Twitter tersebut tengah memberikan edukasi mengenai Vaksinasi Covid-19 kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat, yang didominasi oleh keturunan Tionghoa terutama kepada warga lanjut usia yang biasa menggunakan Dialek Hakka dalam percakapan sehari-hari. Cara ini digunakan agar sosialisasi lebih efektif karena menggunakan kearifan lokal.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Farid Gaban, aktivis yang juga jurnalis senior. Melalui akun Twitternya @faridgaban, Farid Gaban mengatakan bahwa pengunggah video tersebut tidak mengetahui bahwa mayoritas warga Tionghoa merupakan keturunan Tionghoa.
    “Ada yg protes kenapa polisi Singkawang melakukan sosialisasi publik dlm bahasa Tiongkok. Dijajah China katanya. Orang itu tdk tahu bahwa mayoritas warga Singkawang adalah Tionghoa, banyak darinya petani yg sama miskinnya dg petani di Jawa. Indonesia itu bukan cuma Jakarta & Jawa.” cuit Farid Gaban pada Kamis, 13 Januari 2022 lalu.

    Dengan demikian jika mengacu kepada seluruh referensi, maka informasi mengenai polisi menggunakan bahasa mandarin untuk melakukan sosialisasi ke warga Singkawang tidak benar dan masuk kedalam kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Polisi Polres Singkawang menggunakan dialek Hakka agar lebih efektif dalam sosialisasi vaksin kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat yang mayoritas merupakan keturunan Tionghoa.

    Rujukan

    https://news.detik.com/berita/d-5896931/polisi-di-singkawang-diviralkan-berbahasa-china-di-publik-begini-faktanya/

    https://twitter.com/faridgaban/status/1481241699611734018

    Publish date : 2022-01-25

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.