Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Foto dengan Klaim Vaksin Bisa Mengubah Warna Darah
    CekFakta

    Keliru, Foto dengan Klaim Vaksin Bisa Mengubah Warna Darah

    Jane DoePublish date2022-01-05
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah foto yang memperlihatkan dua kantong darah dengan warna berbeda beredar di media sosial Facebook. Foto itu diunggah akun ini di Facebook pada 21 September 2021.
    Pada foto itu dua kantong darah yang berbeda warnanya itu diberi keterangan tambahan, “darah orang yang sudah di vaksin” untuk keterangan kantong darah yang berwarna merah gelap dan “darah orang yang belum divaksin” untuk keterangan foto pada kantong darah berwarna merah. 
    Unggahan foto dengan klaim Vaksin Bisa Mengubah Warna Darah

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk menguji klaim tersebut, Tempo mula-mula menelusuri informasi dampak vaksin terhadap darah pada sumber kredibel. Hasilnya diketahui vaksin tidak berdampak terhadap perubahan warnah darah. Informasi ini sempat beredar ada Oktober 2021Menurut Dr. Pampee Young, kepala petugas medis layanan biomedis di Palang Merah Amerika Serikat seperti dikutip dari USA TODAY, tidak ada substansi klaim bahwa vaksin COVID-19 mengubah warna darah.
    Palang Merah Amerika Serikat, memeriksa semua unit yang disumbangkan dan pihaknya belum melihat bahwa unit darah yang divaksinasi COVID-19 mengubah warna darah.
    Young  mengatakan pada sel darah merah mengandung molekul yang disebut hemoglobin, yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan memberi warna merah pada sel, Tingkat oksigen dalam sel darahlah menentukan warna merah pada darah. Ketika darah meninggalkan jantung, darah itu kaya oksigen dan berwarna merah cerah. Darah yang kembali ke jantung memiliki lebih sedikit oksigen, menghasilkan warna yang lebih gelap.
    Dr. PJ Utz, profesor imunologi dan reumatologi Universitas Stanford di Amerika Serikat, seperti dilansir AFP mengatakan tidak ada sama sekali hubungan vaksinasi dengan warna darah. Warna pada darah sebenarnya ditentukan oleh seberapa banyak oksigen dalam darah, dan itu adalah hal yang sangat bervariasi,"Jika Anda menyumbangkan 15 kantong darah, Anda akan melihat berbagai warna merah sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan sama sekali dengan sampel darah itu."
    Dan Milner, kepala petugas medis di American Society for Clinical Pathology, juga mengatakan hal yang sama bahwa variasi warna darah berasal dari tingkat oksigenasi, yang berubah berdasarkan "tingkat penggunaan jaringan yang berbeda, jika mereka (pasien) memiliki lebih banyak otot, lebih banyak lemak, apakah darah itu berasal dari lengan yang dominan atau tidak."

    KESIMPULAN


    Dari hasil pemeriksaan fakta TEMPO, klaim vaksin bisa mengubah warna darah, Keliru. Perubahan warna pada darah tidak berhubungan sama sekali dengan vaksin. Dr. Pampee Young, kepala petugas medis layanan biomedis di Palang Merah Amerika Serikat mengatakan belum ada temuan vaksin bisa mengubah warna darah.
    Perubahan warna pada darah sesungguhnya dipengaruhi sel darah merah yang mengandung molekul hemoglobin mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan memberi warna merah pada sel. Tingkat oksigen dalam sel darahlah menentukan warna merah pada darah. Ketika darah meninggalkan jantung, darah itu kaya oksigen dan berwarna merah cerah. Darah yang kembali ke jantung memiliki lebih sedikit oksigen, menghasilkan warna yang lebih gelap.
    TIM CEKFAKTA TEMPO

    Rujukan

    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=2077000295786400&set=a.2026664537486643&type=3

    https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2021/09/26/fact-check-covid-19-vaccines-dont-change-blood-color/5821288001/

    https://periksafakta.afp.com/

    https://http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9VA2A7-1

    Publish date : 2022-01-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.