Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Judul Berita “Ilmuwan Pfizer Memperingatkan Vaksinasi Mingguan untuk virus Omicron Mungkin Diperlukan untuk Mencegah Lockdown”
    Misleading Content

    [SALAH] Judul Berita “Ilmuwan Pfizer Memperingatkan Vaksinasi Mingguan untuk virus Omicron Mungkin Diperlukan untuk Mencegah Lockdown”

    Jane DoePublish date2021-12-19
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan di Twitter oleh akun bernama @Loenz_Nkabi, yang memposting sebuah screenshot judul artikel berita berbunyi “Pfizer Scientists Warn Weekly Vaccinations May Be Needed For Omicron Variant COVID- 19 To Prevent Lockdown”, (terjemahan Bahasa Indonesia: “Ilmuwan Pfizer Memperingatkan Vaksinasi Mingguan untuk virus Omicron Mungkin Diperlukan untuk Mencegah Lockdown”).

    Postingan @Loenz_Nkabi beredar di tengah pemberitaan mengenai virus Covid-19 varian Omicron yang telah menyebar di berbagai negara serta program vaksinasi yang masih terus digalakkan di setiap wilayah.

    HASIL CEK FAKTA

    Namun, setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, postingan @Loenz_Nkabi mengandung hoaks. Perwakilan perusahaan Pfizer, Keanna Ghazvini, mengklarifikasi bahwa pihak Pfizer tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa ilmuwan mereka memperingatkan bahwa dibutuhkan vaksinasi seminggu sekali untuk mencegah Omicron.

    Selain itu, setelah dilakukan penelusuran mengenai asal artikel aslinya, ditemukan bahwa artikel berita tersebut berasal dari website bernama thestonkmarket.com, yang menurut deskripsinya website tersebut berisikan konten-konten lelucon bergaya satire.

    Dengan begitu dapat diketahui, artikel berita yang menyebut bahwa ilmuwan Pfizer memperingatkan agar melakukan vaksinasi setiap minggu untuk mencegah penyebaran Omicron hanyalah lelucon.

    Saat ini, para ahli kesehatan dan ilmuwan sedang dalam proses mempelajari lebih dalam virus Omicron dan cara tepat pencegahannya.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim @Loenz_Nkabi adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR

    Informasi Palsu. Perusahaan farmasi Pfizer mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Selain itu, tangkapan layar judul berita tersebut diambil dari website konten lelucon.

    Rujukan

    https://www.indiatoday.in/fact-check/story/fact-check-vaccination-every-week-to-prevent-omicron-lockdown-no-its-satire-1888548-2021-12-16

    https://www.google.com/amp/s/amp.usatoday.com/amp/6476222001

    Publish date : 2021-12-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.