Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Sesat, Unggahan Jokowi adalah Presiden Pertama yang Menginjakkan Kaki di Tanah Papua
    CekFakta

    Sesat, Unggahan Jokowi adalah Presiden Pertama yang Menginjakkan Kaki di Tanah Papua

    Jane DoePublish date2021-10-12
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Video berdurasi enam menit dengan judul Jokowi Adalah Presiden Pertama yang Menginjakan Kaki di Tanah Papua, diunggah akun Dukung Jokowi untuk 3 Periode sejak Mei 2021. Video itu berisi saat Presiden Joko Widodo berpidato tentang kunjungannya ke Kabupaten Nduga, Papua.
    Dalam pidato itu Jokowi menceritakan perjalanan ke Kabupaten Nduga membutuhkan waktu 4 hari karena sulitnya akses. Kesulitan ini yang mendorong pemerintah membangun jalan trans-Papua, termasuk datang beberapa kali ke Papua.
    “Jokowi Adalah Presiden Pertama yang Menginjakan Kaki di Tanah Papua,” tulis akun itu.
    Video tersebut telah ditonton 4 juta kali dan mendapatkan komentar 2,3 ribu. 
    Tangkapan layar unggahan dengan klaim bahwa Jokowi adalah Presiden Pertama yang Menginjakkan Kaki di Tanah Papua

    HASIL CEK FAKTA


    Dari hasil pemeriksaan Tempo, menunjukkan, bahwa sejumlah presiden sebelum Jokowi pernah datang ke Papua. Hanya saja tidak ada data yang cukup apakah mereka pernah datang ke Kabupaten Nduga atau tidak. 
    Video Jokowi ketika berbicara tentang Kabupaten Nduga itu, disampaikan saat acara Temu Kangen Masyarakat Indonesia di Selandia Baru pada Maret 2018. Video yang dibagikan oleh akun Dukung Jokowi untuk 3 Periode itu, hasil potongan dari video asli yang berdurasi 15:41 menit. Video asli tersebut diunggah di kanal Youtube Kementerian Sekretariat Negara RI. 
    Tempo memeriksa sejumlah pemberitaan terkait siapa saja presiden yang pernah datang ke Papua. Dari cara ini, setidaknya mulai Presiden Soeharto, Abdurrahman Wahid, Megawati hingga Susilo Bambang Yudhoyono pernah menginjakkan kaki di Papua.
    Dikutip dari Historia, situs sejarah populer Indonesia, Presiden Soeharto datang pertama kali ke Irian Barat (nama sebelum Papua) pada 1969. Kemudian pada 1973, Soeharto kembali datang. 
    Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menjabat pada 1999-2001, datang ke Papua pada 1999 dan tahun 2000. Dalam arsip pemberitaan Temp o, Gus Dur datang pada 31 Desember 1999. Saat itu, Gus Dur mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua.
    Saat presiden Indonesia dijabat oleh Megawati Soekarnoputri, dia mengunjungi Kota Jayapura pada perayaan Natal 25 Desember 2003. Saat itu, Megawati sempat melantunkan lagu My Way di depan sekitar seribu masyarakat yang memenuhi Gedung Olahraga Cenderawasih.  
    Terakhir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa kali juga diberitakan datang ke Papua. Menurut arsip Tempo, dia pertama kali datang pada 21 November 2010, 2012 dan 2014. 

    KESIMPULAN


    Dari penelusuran di atas, unggahan bahwa Presiden Jokowi adalah Presiden RI pertama yang datang ke Papua adalah menyesatkan. Video pidato Presiden Jokowi tersebut memang benar disampaikan pada Temu Kangen Masyarakat Indonesia di Selandia Baru pada Maret 2018. Akan tetapi narasi yang menyimpulkan bahwa Jokowi adalah presiden pertama yang datang ke Papua tidak tepat. Dari sejumlah pemberitaan, setidaknya empat Presiden RI sebelumnya pernah menginjakkan kaki ke Papua.
    Tim Cek Fakta Tempo

    Publish date : 2021-10-12

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.