Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Klaim Video Presiden Ashraf Ghani Meninggalkan Afghanistan pada 15 Agustus 2021
    CekFakta

    Keliru, Klaim Video Presiden Ashraf Ghani Meninggalkan Afghanistan pada 15 Agustus 2021

    Jane DoePublish date2021-08-20
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Video pendek yang diklaim saat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negaranya pada 15 Agustus 2021, beredar di Facebook. Peristiwa itu terjadi setelah milisi Taliban berhasil menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul.
    Berdurasi 16 detik, video tersebut berisi rekaman Presiden Ashraf Ghani menaiki pesawat kepresidenan diiringi sejumlah staf. Dia kemudian melambaikan tangan sesaat sebelum masuk pesawat. Terdengar juga isakan tangis dalam video itu.
    “Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negaranya yg berada di ambang pengambilalihan total oleh Taliban, dengan pemberontak mencapai pinggiran ibukota setelah menguasai sebagian besar negara,” tulis akun yang mengunggah video ini pada 15 Agustus lalu.
    Video itu sendiri telah ditonton 100 kali. 

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil pemeriksaan fakta Tempo, menunjukkan bahwa video tersebut diambil saat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan menghadiri Konferensi Central and South Asia: Regional Connectivity, Challenges, and Opportunities di Uzbekistan ada 15 Juli 2021, satu bulan sebelum milisi Taliban berhasil menduduki ibu kota Afghanistan sepenuhnya.
    Untuk memverifikasi video tersebut, Tempo memfragmentasi video menjadi sejumlah gambar dengan InVID. Dari gambar-gambar tersebut, kemudian ditelusuri kembali menggunakan reverse image milik Google.
    Video yang sama pernah dipublikasikan di akun Twitter, Tolonews pada 15 Juli 2021. Tolonews adalah jaringan televisi 24 jam yang berbasis di Afghanistan. 
    Tolonews memberikan keterangan, “Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Kabul pagi ini untuk kunjungan dua hari ke Uzbekistan, kata Istana Kepresidenan.” 
    Tangkapan layar akun Tolonews dengan keterangan, “Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Kabul pagi ini untuk kunjungan dua hari ke Uzbekistan, kata Istana Kepresidenan. 
    Dalam video aslinya, tidak ada musik dan suara isak tangisan dari seorang perempuan. Sehingga, diduga video yang menyebar di Facebook tersebut telah disunting.
    Kehadiran Presiden  Ashraf Ghani dalam konferensi tersebut ditayangkan di channel RTA Afghanistan pada 17 Juli 2021. RTA Afghanistan adalah saluran televisi milik negara di Afghanistan yang diluncurkan pada tahun 1977.  
    RTA Afghanistan menayangkan video saat Presiden  Ashraf Ghani berpidato dalam Konferensi di Uzbekistan tersebut selama 15 menit. 
    Tangkapan layar video di Youtube saat Presiden Afganistan Ashraf Ghani speech di Uzbekistan

    KESIMPULAN


    Dari pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan, video 16 detik yang diklaim saat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani terbang meninggalkan negaranya pada 15 Agustus 2021, adalah keliru. Video tersebut diambil saat Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Kabul untuk menghadiri Konferensi Central and South Asia: Regional Connectivity, Challenges, and Opportunities di Uzbekistan pada 15 Juli 2021.
    Tim Cek Fakta Tempo

    Rujukan

    https://www.facebook.com/alanisrael.mambu/videos/400620461430553

    https://twitter.com/tolonews/status/1415517955526471683

    https://www.youtube.com/watch?v=7MRVNA0tzco

    Publish date : 2021-08-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.