Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Klaim Ini Foto Gedung Tertinggi di Israel yang Hancur Dihajar Roket Hamas
    CekFakta

    Keliru, Klaim Ini Foto Gedung Tertinggi di Israel yang Hancur Dihajar Roket Hamas

    Jane DoePublish date2021-05-24
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Foto yang memperlihatkan sebuah gedung pencakar langit yang hancur dan terbakar serta mengeluarkan asap hitam yang membumbung tinggi beredar di Facebook. Foto ini diklaim sebagai foto salah satu gedung tertinggi di Israel, yang terletak di Tel Aviv, yang hancur akibat dihajar oleh roket Hamas, kelompok milisi Palestina.
    Akun ini membagikan foto denganwatermark"zezodesigns" itu pada 20 Mei 2021 dengan narasi sebagai berikut: "JANJI HAMAS TERPENUHI. Gedung kedua tertinggi di Tel Aviv HANCUR dihajar ROKET HAMAS !!!" Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 3 ribu reaksi dan 600 komentar serta dibagikan lebih dari 300 kali.
    Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi foto editan dari salah satu gedung tertinggi di Israel, Moshe Aviv.

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri akun media sosial dengan nama "zezodesigns". Hasilnya, ditemukan sebuah akun Instagram dengan nama @zezodesigns. Setelah ditelusuri lebih lanjut, akun itu pernah mengunggah foto di atas pada 16 Mei 2021. Akun ini hanya menulis keterangan "semoga hari yang dijanjikan".
    Namun, dalam profilnya, akun ini menulis pekerjaannya, yaknigraphic designer. Tempo kemudian menghubungi pemilik akun itu, Khalil Ziad, lewate-mailyang tercantum dalam profil akun tersebut pada 24 Mei 2021. Dalame-mail-nya kepada Tempo, Khalil menjawab, "Foto itu adalah hasil editan dan tidak asli, berjudul 'semoga hari yang dijanjikan'."
    Tempo kemudian menelusuri jejak digital foto tersebut denganreverse image toolGoogle dan Yandex. Hasilnya, ditemukan sebuah foto yang identik yang diunggah di situs resmi perusahaan konstruksi Israel, Phoenicia Ltd. Dalam foto ini, terlihat bayangan gedung serta bentuk awan yang sama seperti yang tampak dalam foto yang beredar. Gedung itu bernama Moshe Aviv.
    Kesamaan antara foto yang beredar baru-baru ini (kiri) dan foto yang diunggah oleh situs Phoenicia Ltd (kanan).
    Dilansir dari Gezbegen.com, situs perjalanan yang berbasis di Turki, Moshe Aviv adalah salah satu gedung tertinggi di Israel. Bangunan berlantai 29 ini terletak di Ramat Gan, Tel Aviv. Nama gedung ini diambil dari nama pemilik perusahaan konstruksi, Moshe Aviv, yang meninggal dua tahun sebelum menara ini rampung dibangun pada 2003.
    Dikutip dari situs resmi perusahaan pemilik Moshe Aviv, Aviv Group, gedung ini memiliki dua bangunan utama. Pertama, Bachar House, bangunan asli Moshe Aviv, yang dirancang oleh arsitek Yehuda Magidovitch, dan dipugar oleh arsitek Amnon Bar Or. Kedua, The Atrium, menara bisnis dan Bachar House yang digabungkan lewat atrium kaca modern, yang dirancang oleh arsitek Moshe Tzur.
    Meskipun foto tersebut merupakan hasil suntingan, dilansir dari kantor berita Rusia, Sputnik News, Hamas diduga sempat memberikan peringatan agar penghuni Moshe Aviv segera dievakuasi karena gedung itu akan menjadi sasaran roket dari Gaza, sebagai pembalasan atas banyaknya gedung tinggi di wilayah Palestina yang dihancurkan oleh Israel.
    Hal ini juga diberitakan oleh jaringan berita Irak, INP, pada 15 Mei 2021. Menurut laporan INP, Brigade Al-Qassam, organisasi sayap Hamas, memperingatkan agar penghuni Moshe Aviv segera dievakuasi. Kepala Staf Brigade Al-Qassam Muhammad Al-Deif juga memberikan tengat waktu dua jam kepada Israel untuk menghentikan tembakan roket.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto tersebut adalah foto salah satu gedung tertinggi di Israel yang hancur akibat dihajar oleh roket Hamas, keliru. Foto itu merupakan hasil editan dari foto profil salah satu gedung tertinggi di Israel, yang terletak di Tel Aviv, Moshe Aviv. Foto tersebut disunting oleh pemilik akun Instagram @zezodesigns, Khalil Ziad, yang telah menyatakan bahwa foto itu tidak asli.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    https://www.tempo.co/tag/israel

    https://www.tempo.co/tag/palestina

    https://archive.ph/OWZYn

    https://www.instagram.com/p/CO6HOSSjMgE/

    https://www.phoenicia-ltd.com/Moshe-Aviv-Tower#&gid=1&pid=6

    https://www.gezbegen.com/en-ilginc-tel-aviv-mimarileri/

    https://www.avivgroup.com/en/commercial/moshe

    https://sputniknews.com/middleeast/202105151082905303-videos-palestinian-fighters-launch-massive-rocket-attack-on-israel-as-two-hour-ceasefire-ends/

    https://www.tempo.co/tag/gaza

    https://nabd.com/s/87918449-029896/%D9%83%D8%AA%D8%A7%D8%A6%D8%A8-%D8%A7%D9%84%D9%82%D8%B3%D8%A7%D9%85-%D8%AA%D9%86%D8%B0%D8%B1-%D8%B3%D8%A7%D9%83%D9%86%D9%8A-%D8%A8%D8%B1%D8%AC-%D9%85%D9%88%D8%B4%D9%8A-%D8%A7%D8%A8%D9%8A%D8%A8-%D9%81%D9%8A-%D8%A8%D8%A7%D8%AE%D9%84%D8%A7%D8%A6%D9%87-%D9%81%D9%88%D8%B1%D8%A7%D8%8C-%D9%88%D9%85%D8%AD%D9%85%D8%AF-%D8%A7%D9%84%D8%B6%D9%8A%D9%81-%D8%B1%D8%A6%D9%8A%D8%B3-%D9%87%D9%8A%D8%A6%D8%A9-%D8%A3%D8%B1%D9%83%D8%A7%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%82%D8%B3%D8%A7%D9%85-%D9%8A%D8%B9%D8%B7%D9%8A-%D9%85%D9%87%D9%84%D8%A9-%D8%B3%D8%A7%D8%B9%D8%AA%D9%8A%D9%86-%D9%84%D9%88%D9%82%D9%81-%D8%A5%D8%B7%D9%84%D8%A7%D9%82-%D8%A7%D9%84%D8%B5%D9%88%D8%A7%D8%B1%D9%8A%D8%AE

    https://www.tempo.co/tag/roket

    https://www.tempo.co/tag/hamas

    Publish date : 2021-05-24

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.