Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Joe Biden Tak Pernah Sebut Orang Kristen Langgar Hak LGBT Hanya dengan Mereka Ada
    CekFakta

    Joe Biden Tak Pernah Sebut Orang Kristen Langgar Hak LGBT Hanya dengan Mereka Ada

    Jane DoePublish date2020-11-20
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Gambar tangkapan layar sebuah artikel dalam bahasa Inggris yang berisi klaim tentang Presiden Amerika Serikat Terpilih Joe Biden beredar di Facebook. Artikel itu berjudul "Joe Biden Says Bible Believing Christians Violate LGBTQ Rights bu Simply Existing" atau "Joe Biden Mengatakan Orang Kristen Melanggar Hak LGBT Hanya dengan Mereka Ada".
    Artikel itu menyebut, menurut Biden, orang Kristen yang memahami Alkitab secara harfiah melanggar "hak"LGBT dengan mempercayai firman Tuhan. "Dan inilah mengapa khotbah kuno akan segera diklasifikasikan sebagai 'kejahatan rasial'. Karena Liberal tidak tahan. Biden juga mengatakan hak umat Kristiani lebih rendah dari hak LGBT," demikian narasi dalam artikel itu.
    Gambar ini juga disertai dengan tulisan panjang bernarasi serupa dalam bahasa Indonesia. “Menurut Joe Biden, American Bible yang mempercayai orang Kristen yang memahami Alkitab secara harfiah, melanggar 'hak' LGBT dengan percaya pada firman Tuhan. Dan inilah mengapa khotbah kuno akan segera diklasifikasikan sebagai 'kejahatan rasial'," demikian isi paragraf awal tulisan itu.
    Salah satu akun yang membagikan gambar tangkapan layar artikel beserta narasi tersebut adalah akun Echa Irma Suwae, tepatnya pada 18 November 2020. Di bawah tulisan panjang itu, akun ini menulis, "Inilah perkataan seorang calon presiden pemenang pemilu 2020 joe biden. Akan jadi apakah kembali amerika bila pemimpinnya yang menghujat Firman Tuhan..?"
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Echa Irma Suwae.

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri informasi terkait dengan memasukkan kata kunci “Joe Biden says Christians violate LGBT rights” di mesin pencari Google. Hasilnya, ditemukan narasi yang sama yang beredar sejak Mei 2015 seperti di blog Facebook End Times Revealed dan blog Wordpress Christianity Times.
    Blog Christianity Times menyebut klaim “Joe Biden says Bible believing Christians violate LGBTQ rights by simply existing” itu berasal dari pernyataan Biden ketika masih menjabat sebagai Wakil Presiden AS saat Hari Internasional Melawan Homofobia dan Transfobia. Disebutkan juga bahwa artikel itu bermula dari tulisan Geoffrey Grider yang terbit di situs Now The End Begins pada 19 Mei 2015.
    Tempo kemudian membandingkan klaim dalam artikel tersebut dengan pernyataan Biden sebenarnya ketika itu. Tempo mendapatkan arsip teks pidato Biden saat Hari Internasional Melawan Homofobia dan Transfobia pada 17 Mei 2015 di situs resmi Obama White House.
    Dalam teks pidato itu, sama sekali tidak ditemukan pernyataan Biden yang menyebut "orang Kristen melanggar hak LGBT hanya dengan mereka ada". Sebaliknya, pernyataan Biden ketika itu justru mendukung hak-hak LGBT untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan.
    Berikut ini isi pidato Biden ketika itu yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia:
    Pernyataan Wakil Presiden pada Hari Internasional Melawan Homofobia dan Transfobia
    Ayah saya mengajari gagasan sederhana bahwa setiap orang, di mana pun, berhak diperlakukan dengan hormat dan bermartabat. Dalam hal kaum LGBT, proposisi sederhana itu sangat sulit dicapai selama bertahun-tahun. Namun, dalam dekade terakhir, berkat keberanian luar biasa dari komunitas LGBT dan mereka yang telah memperjuangkan mereka, Amerika Serikat telah membuat kemajuan luar biasa menuju tujuan akhir kesetaraan dalam hukum dan kehidupan. Kemajuan kami masih belum lengkap, tetapi momentumnya telah bergeser ke arah yang benar.
    Kemajuan juga telah dicapai di berbagai tempat di dunia. Namun, di begitu banyak tempat, kehidupan lesbian, gay, biseksual, dan transgender justru semakin memburuk. Di begitu banyak tempat, anggota komunitas LGBT menghadapi kekerasan dengan impunitas, penganiayaan oleh polisi, penolakan layanan kesehatan, atau kutukan agama dan isolasi sosial.
    Mekanisme terbaik untuk menghadapi kebencian ini adalah dengan berbicara mendukung hak asasi manusia universal. Suara yang mendukung harus didengar. Hari ini dan setiap hari, mari kita terus membela hak-hak kaum LGBT, baik dari kota terdekat maupun desa yang jauh. Kita tidak bisa beristirahat sampai setiap orang menerima martabat, rasa hormat, dan perlakuan yang sama di bawah hukum yang pantas diterima semua orang.
    Situs konspirasi
    Menurut situs pemeriksa bias media di AS, Media Bias/Fact Check, situs Now The End Begins yang memuat artikel keliru mengenai Joe Biden dan LGBT tersebut termasuk dalam kategori "Conspiracy-Pseudoscience". Situs yang termasuk dalam kategori ini bisa menerbitkan informasi yang tidak dapat diverifikasi dan tidak selalu didukung oleh bukti.
    Media Bias/Fact Check mengatakan situs tersebut mungkin tidak dapat dipercaya sebagai sumber informasi yang kredibel dan dapat diverifikasi. "Secara keseluruhan, kami menilai Now The End Begins sebagai situs konspirasi sayap kanan ekstrem yang jarang menerbitkan informasi faktual," demikian pernyataan Media Bias/Fact Chek.
    Menurut Media Bias/Fact Check, Now The End Begins didirikan pada 2008 di AS dan menjadi situs sayap kanan ekstrem yang mempromosikan nubuat Alkitab dan teori konspirasi. Situs ini dibuat oleh penulis dan pendeta Geoffrey Grider, yang merupakan penulis artikel mengenai Joe Biden dan LGBT tersebut.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo klaim bahwa "Joe Biden mengatakan orang Kristen melanggar hak LGBT hanya dengan mereka ada" keliru. Klaim ini bermula dari artikel berjudul "Joe Biden says Bible believing Christians violate LGBTQ rights by simply existing" yang diterbitkan oleh situs konspirasi sayap kanan ekstrem AS, Now The End Begins. Isi artikel itu memutarbalikkan fakta dalam pidato Biden saat Hari Internasional Melawan Homofobia dan Transfobia pada pada 17 Mei 2015.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    https://www.tempo.co/tag/joe-biden

    https://www.tempo.co/tag/lgbt

    https://www.tempo.co/tag/kristen

    https://web.archive.org/web/20201120082419if_/

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=771922616871713&set=gm.899642134106903

    https://s.id/vaqef

    https://christianitytimes.wordpress.com/2015/05/20/joe-biden-says-bible-believing-christians-violate-lgbt-rights-by-simply-existing/

    https://archive.is/nUZR8

    https://www.nowtheendbegins.com/joe-biden-says-bible-believing-christians-violate-lgbt-rights-by-simply-existing/

    https://obamawhitehouse.archives.gov/the-press-office/2015/05/17/statement-vice-president-international-day-against-homophobia-and-transp

    https://mediabiasfactcheck.com/now-the-end-begins/

    Publish date : 2020-11-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.