Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video-video Penyerangan Muslim Berhijab di Prancis?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video-video Penyerangan Muslim Berhijab di Prancis?

    Jane DoePublish date2020-11-09
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Video kolase yang menunjukkan sejumlah penyerangan terhadap perempuan muslim yang berhijab beredar di media sosial. Penyerangan dalam video itu terlihat dilakukan oleh sejumlah pria di berbagai tempat, seperti di jalan, taman, bandara, dan restoran. Penyerangan dalam video ini diklaim terjadi di Prancis.
    Di Facebook, video kolase itu dibagikan salah satunya oleh oleh akun Martini Maharani, tepatnya pada 3 November 2020. Akun ini pun menulis narasi, “Beginilah Perlakuan Polisi Prancis Terhadap Muslimah Prancis Yg memakai Hijab...” Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah dibagikan lebih dari 600 kali dan mendapatkan 125 komentar serta 255 reaksi.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Martini Maharani.
    Video ini beredar di tengah munculnya sejumlah kecaman dari negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim terhadap pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait Islam serta seruan boikot produk Prancis.
    Apa benar penyerangan terhadap perempuan muslim yang berhijab dalam video itu terjadi di Prancis?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tim CekFakta Tempo menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa dalam video kolase tersebut tidak terjadi di Prancis, melainkan di sejumlah negara lain, yakni Inggris, Rusia, Amerika Serikat, Belanda, dan Australia. Berbagai peristiwa dalam video itu juga tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan dari tahun-tahun yang berbeda.
    Untuk memverifikasi video itu, Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi sejumlah gambar dengantoolInVID. Kemudian, gambar-gambar tersebut ditelusuri jejak digitalnya denganreverse image toolYandex dan Google. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu adalah gabungan dari tujuh video yang berbeda dengan konteks dan waktu yang juga berbeda.
    Berikut ini fakta-fakta terkait enam dari tujuh video tersebut:

    Video ini telah lama beredar di YouTube, tepatnya sejak 2012. Video yang berasal dari rekaman CCTV tersebut pernah diunggah oleh kanal Klausur Uberleben pada 20 November 2012. Menurut keterangannya, video ini memperlihatkan serangan acak terhadap seorang gadis muslim berhijab di Plaistow, London, Inggris.
    Situs media CNN juga mengkonfirmasi bahwa peristiwa ini terjadi di Plaistow, London Timur, tepatnya pada 13 November 2012. Menurut Kepolisian Metropolitan London, pria dalam video itu digambarkan sebagai pria botak berkulit hitam dengan tubuh berotot. Tingginya sekitar 6 kaki, berusia 25-30 tahun, dan saat itu mengenakan jaket bisbol serta celana jeans. Dia mengikuti gadis berusia 16 tahun itu sekitar 500 meter dari rumahnya sebelum akhirnya berlari mendekati dan memukulnya.
    Sumber: YouTube dan CNN

    Dikutip dari situs media Independent Turki, peristiwa penyerangan perempuan muslim di depan anak-anaknya oleh seorang pria ini terjadi di Kota Tübenkama, daerah otonomi Tatarstan, Rusia, pada 8 Juli 2020. Petugas kepolisian Tübenkama mengumumkan bahwa penyerang, yang dilaporkan berusia 34 tahun, ditangkap beberapa jam setelah kejadian. Situs lokal Turki, Ahaber, menjelaskan bahwa 40 persen penduduk daerah otonomi Tatarstan merupakan orang Rusia. Populasi muslim di sana mencapai sekitar 53 persen.
    Sumber: Independent Turki dan Ahaber Video 3
    Video ini adalah rekaman seorang pasien berusia 19 tahun yang dipukul oleh pasien lain di lobi ruang gawat darurat Rumah Sakit Beaumont-Dearborn, Michigan, AS, pada 10 Februari 2018. Dikutip dari situs media ABC, menurut Kepolisian Dearborn, pelaku bernama John Deliz, 50 tahun. Menurut laoran situs media ABC7, Deliz sebenarnya telah keluar dari rumah sakit hari itu. Kepada polisi, pihak keamanan rumah sakit mengatakan bahwa dia menyapa pasien lain untuk meminta rokok dan berusaha berjalan menyusuri lorong. Dia kemudian duduk menunggu di lobi untuk mencari tumpangan. Saat itulah Deliz menyerang seorang mahasiswi muslim yang saat itu akan memeriksakan diri karena menduga rahangnya patah.
    Sumber: ABC dan ABC7

    Video ini diambil di Belanda, saat seorang preman yang menggunakan penutup kepala menyerang korban dari belakang di sebuah pusat perbelanjaan. Video ini pernah viral di YouTube dan Liveleak. Situs media Express mempublikasikan berita ini pada 22 Desember 2016.
    Sumber: Express

    Video ini adalah video penyerangan yang dilakukan oleh warga Australia, Stipe Lozina, terhadap seorang perempuan bernama Rana Elasmar di Sydney pada November 2019. Dikutip dari situs media ABC dan BBC, saat itu, Elasmar yang sedang hamil 38 minggu tengah bersama teman-temannya di sebuah kafe ketika Lozina masuk dan mendekati meja mereka, untuk meminta uang. Elasmar menolak. Lozina pun melancarkan serangan "keji" yang dipicu oleh prasangka agama. Karena serangan itu, Lozina dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.
    Sumber: ABC dan BBC

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas merupakan video penyerangan terhadap para perempuan muslim  berhijab di Prancis, keliru. Video tersebut merupakan gabungan dari tujuh video dengan konteks dan waktu yang berbeda. Video-video itu pun tidak diambil di Prancis, melainkan di sejumlah negara lain, yakni Inggris, Rusia, AS, Belanda, dan Australia.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    https://www.tempo.co/tag/prancis

    https://archive.is/tN3P6

    https://www.tempo.co/tag/macron

    https://www.youtube.com/watch?v=SB5hXhxVxtE&list=FLOCIAuWum1pFDNCARM-IWaw&index=1

    https://edition.cnn.com/2012/11/21/world/europe/uk-police-girl-hit/index.html

    https://www.indyturk.com/node/208631/d%C3%BCnya/tataristanda-m%C3%BCsl%C3%BCman-kad%C4%B1na-sokak-ortas%C4%B1nda-%C4%B1rk%C3%A7%C4%B1-sald%C4%B1r%C4%B1

    https://www.ahaber.com.tr/video/dunya-videolari/tataristanda-musluman-hamile-kadina-alcak-saldiri

    https://abcnews.go.com/US/muslim-student-claims-lawsuit-hospital-blame-punched-emergency/story?id=54175424

    https://abc7.com/muslim-woman-attacked-hospital/3298855/

    https://www.express.co.uk/news/world/746159/netherlands-woman-kicked-berlin-subway-copycat-attack

    https://www.abc.net.au/news/2019-11-23/pregnant-muslim-woman-speaks-out-about-parramatta-assault/11732092

    https://www.bbc.com/news/world-australia-54366646?xtor=AL-72-%5Bpartner%5D-%5Binforadio%5D-%5Bheadline%5D-%5Bnews%5D-%5Bbizdev%5D-%5Bisapi%5D

    https://www.tempo.co/tag/muslim

    Publish date : 2020-11-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.