Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Saat Rumah Ketua DPR Puan Maharani Dibakar Massa?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Saat Rumah Ketua DPR Puan Maharani Dibakar Massa?

    Jane DoePublish date2020-10-13
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Video pendek yang memperlihatkan puluhan orang sedang merangsek ke sebuah gedung, di mana terlihat kobaran api serta kepulan asap di sejumlah titik, beredar di media sosial. Video ini diklaim sebagai video ketika rumah Ketua DPR Puan Maharani dibakar massa. Video tersebut beredar di tengah munculnya demonstrasi yang menolak UU Cipta Kerja di sejumlah daerah.
    Di Facebook, video itu dibagikan salah satunya oleh akun Duma Daulay, yakni pada 9 Oktober 2020. Akun ini menulis keterangan, "Rumah puan maharani dibakar massa..... Terlalu serakah jadi politikus..." Adapun di YouTube, video tersebut diunggah oleh kanal Risna Alesha dan kanal Marta Global.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Duma Daulay.
    Apa benar video tersebut adalah video ketika rumah Ketua DPR Puan Maharani dibakar massa?

    HASIL CEK FAKTA


    Berdasarkan verifikasi Tim CekFakta Tempo, video itu bukanlah video pembakaran rumah Ketua DPR Puan Maharani, melainkan video pembakaran gedung DPRD Kota Malang. Fakta ini didapatkan setelah video tersebut difragmentasi menjadi sejumlah gambar dengantoolInVID, kemudian gambar-gambar tersebut ditelusuri denganreverse image toolGoogle.
    Dengan cara ini, Tempo terhubung dengan artikel di situs Tabloid Jawa Timur yang memuat foto yang identik dengan salah satu momen dalam video tersebut. Menurut artikel yang berjudul "Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Kendaraan Dinas Terbakar" itu, pembakaran tersebut terjadi di gedung DPRD Kota Malang pada 8 Oktober 2020.
    Berbekal petunjuk tersebut, Tempo kemudian melakukan pencarian video di YouTube dengan kata kunci “Gedung DPRD Kota Malang Dibakar”. Hasilnya, ditemukan sejumlah kanal milik media-media arus utama yang pernah mempublikasikan video yang identik, di mana terlihat kesamaan pada bentuk pagar dan ornamen gedung.
    Salah satu kanal yang pernah mengunggah video yang identik adalah kanal Tribunwow Official, jaringan Tribunnews. Dalam video berdurasi sekitar 3 menit yang diunggahnya, terlihat gambaran aksi yang lebih utuh, seperti saat sejumlah peserta aksi melompati pagar yang berwarna hitam, coretan di pos satpam yang bertuliskan “DPR JAN”, serta kobaran api di dalam gedung.
    Video yang berjudul “Video Massa Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Gedung DPRD Malang Dibakar Demonstran” tersebut diunggah pada 8 Oktober 2020. Berikut ini dua potongan gambar dari video di kanal Tribunwow yang sama dengan yang terlihat dalam video yang beredar di media sosial:

    Tempo kemudian mencocokkan arsitektur gedung dalam video itu dengan gedung DPRD Kota Malang. Lewat Google Street View, terlihat bahwa arsitektur bagian depan gedung dan pagar DPRD Kota Malang sama dengan yang tampak dalam video yang beredar. Terdapat pula pohon, tiang bendera, dan pos satpam di depan gedung tersebut, sama seperti yang terlihat dalam video yang beredar. Dengan demikian, video yang beredar tersebut dapat dipastikan diambil dari Jalan Tugu.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas merupakan video saat rumah Ketua DPR Puan Maharani dibakar massa, keliru. Pembakaran itu terjadi di Gedung DPRD Kota Malang pada 8 Oktober 2020 sebagai bagian dari unjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirim ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    https://www.tempo.co/tag/puan-maharani

    https://archive.ph/zGJmP

    https://www.youtube.com/watch?v=bF4OLbrsekI

    https://www.youtube.com/watch?v=RpCZL5Jq760

    https://www.tempo.co/tag/ketua-dpr

    http://tabloidjawatimur.com/demo-tolak-uu-cipta-kerja-ricuh-kendaraan-dinas-terbakar/

    https://www.youtube.com/watch?v=VhjJCsAIh7c

    https://www.tempo.co/tag/uu-cipta-kerja

    https://www.google.com/maps/@-7.9774727,112.6345597,3a,90y,144.55h,90t/data=!3m6!1e1!3m4!1sp6KRnMN4VGV_O2OdopVw6w!2e0!7i16384!8i8192

    https://www.tempo.co/tag/omnibus-law

    Publish date : 2020-10-13

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.