Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Presiden Israel Janji Bikin Indonesia Seperti Palestina Jika Terus Ikut Campur?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Presiden Israel Janji Bikin Indonesia Seperti Palestina Jika Terus Ikut Campur?

    Jane DoePublish date2020-07-22
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Gambar tangkapan layar artikel di situs Tirastimes yang berisi pernyataan bernada mengancam dari Presiden Israel terhadap Indonesia beredar di media sosial. Artikel tersebut berjudul "Presiden Israel: Bila Terus Ikut Campur, Kami Berjanji Akan Buat Indonesia Seperti Palestina".
    Di Facebook, gambar tangkapan layar itu diunggah salah satunya oleh akun Muhammad Rehvall, yakni pada 19 Juli 2020. Akun ini memberikan narasi, "Ngelawak gan!" Hingga artikel ini dimuat, gambar tangkapan layar itu telah dikomentari sebanyak 133 kali dan dibagikan sebanyak 119 kali.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Muhammad Rehvall.
    Apa benar Presiden Israel janji bikin Indonesia seperti Palestina jika terus ikut campur?

    HASIL CEK FAKTA


    Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, artikel di situs Tirastimes yang memuat pernyataan Presiden Israel Reuven Rivlin itu dimuat tiga tahun yang lalu, yakni pada 20 Desember 2017. Artikel ini menyebutkan bahwa ancaman Rivlin itu dilontarkan karena situs-situs mereka dibombardir oleh para peretas yang mayoritas berasal dari Indonesia.
    Karena masalah itu, Rivlin meminta warga Indonesia tidak mencampuri urusan Israel, khususnya para hacker Tanah Air untuk tidak menyerang situs-situs Israel. Jika permintaan itu tidak diindahkan, Israel bakal menyerang Indonesia, sama seperti Palestina.
    “Israel bisa saja menghentikan aksi jika Indonesia tidak ikut campur masalah Israel, kecuali itu perintah atau gabungnya Indonesia dengan PBB. Kalau hanya relawan maupun sekelompok orang yang kami anggap ilegal, kami tidak akan segan-segan membuat nasibnya sama dengan Palestina,” ujar Rivlin seperti yang ditulis oleh situs Tirastimes.
    Untuk memverifikasi klaim dalam artikel di situs Tirastimes itu, bahwa Rivlin mengancam Indonesia, Tempo menelusuri pemberitaan media arus utama dengan memasukkan kata kunci "Presiden Israel ancam Indonesia" di mesin perambah Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita terkait ancaman dari Rivlin itu di media arus utama.
    Narasi serupa justru ditemukan dalam video di kanal YouTube Gangpro Gaming pada 19 Juli 2020 yang berjudul “Presiden Israel: Bila Hacker Indonesia Terus Ikut campur, Kami Buat Indonesia Seperti Palestina!”. Narasi yang dibacakan dalam video berdurasi 2 menit 12 detik tersebut identik dengan narasi di artikel Tirastimes.
    Namun, kanal Gangpro Gaming mencantumkan tautan artikel dari situs Merdeka.com sebagai sumber informasinya. “Bilang ini Hoax ? wait Bro Ada Artikel nya untuk memastikan liat sendiri ok,” demikian keterangan yang ditulis oleh kanal Gangpro Gaming pada videonya.
    Sumber informasi yang dimaksud oleh kanal Gangpro Gaming adalah berita di situs Merdeka.com yang berjudul “Diserang hacker Indonesia, Israel ancam lakukan balasan”. Berita yang dimuat pada 22 November 2012 ini menceritakan perang di dunia maya sebagai imbas invasi Israel di wilayah Jalur Gaza, Palestina, ketika itu.
    Didorong sentimen solidaritas sebagai sesama negara muslim, beberapa hacker Indonesia menyerang sejumlah server dan situs Israel. Tak lama kemudian, otoritas keamanan internet Indonesia (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/IDSIRTI) mengabarkan adanya pemberitahuan dari otoritas internet Israel bahwa mereka bakal melakukan serangan balasan terhadap DNS server Indonesia yang menyasar domain-domain berakhiran .id.
    Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Andy Budimansyah mengatakan sudah mendengar informasi tersebut. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, belum ada serangan yang dilancarkan hacker Israel ke domain Indonesia. "Sejauh ini belum ada serangan, tapi kemarin memang ada notifikasi dari First Org. Itu lembaga semacam IDSIRTI-nya Israel," ujarnya pada 23 November 2012.
    Sumber yang digunakan ini juga tidak relevan dengan klaim "Presiden Israel Reuven Rivlin janji bikin Indonesia seperti Palestina jika terus ikut campur". Pasalnya, berita di situs Merdeka.com itu dimuat pada 22 November 2012. Sementara Rivlin baru terpilih sebagai Presiden Israel pada Juni 2014.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Presiden Israel Reuven Rivlin janji bikin Indonesia seperti Palestina jika terus ikut campur adalah klaim yang keliru. Tidak ditemukan informasi dari otoritas resmi maupun pemberitaan media arus utama yang menyebutkan adanya ancaman dari Rivlin bahwa Indonesia akan dibuat seperti Palestina jika terus ikut campur.
    ZAINAL ISHAQ
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    http://archive.ph/N1mJk

    https://bit.ly/3fP8t4G

    https://bit.ly/32E4N24

    https://bit.ly/3jqi3gH

    https://bit.ly/3fP8C8e

    Publish date : 2020-07-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.