Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Penumpang Pesawat Indonesia di Tengah Larangan Mudik?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Penumpang Pesawat Indonesia di Tengah Larangan Mudik?

    Jane DoePublish date2020-05-18
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Akun Zulkifli S Ekomei mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan penumpang pesawat yang memakai masker dan face shield (penutup wajah). Foto ini beredar di tengah larangan mudik dan pembatasan penumpang transportasi umum di daerah-daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mencegah meluasnya penularan virus Corona Covid-19.
    Namun, dalam foto yang diunggah pada 15 Mei 2020 itu, para penumpang memenuhi seluruh kursi sehingga tidak ada jarak aman minimal 1 meter seperti yang tercantum dalam protokol pencegahan Covid-19. Akun Zulkifli S Ekomei pun memberikan narasi yang membandingkan para penumpang dalam foto itu dengan masyarakat miskin yang menggunakan motor atau mobil.
    “Kalau rakyat miskin naik motor berdua dilarang, bersebelahan suami istri disuruh pindah ke belakang, kalau di pesawat seperti ini, apa alibi kalian? Ingat kalau ketidak adilan seperti ini kalian teruskan, hati-hati, tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak ada pesta yang tidak berakhir, tunggu saatnya, kalian akan digilas oleh sejarah,” demikian narasi akun itu.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Zulkifli S Ekomei.
    Apa benar foto di atas adalah foto penumpang pesawat Indonesia di tengah larangan mudik?

    HASIL CEK FAKTA


    Tim CekFakta Tempo menggunakan reverse image tool Source untuk menelusuri foto penumpang pesawat dengan masker dan face shield tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu pernah dipublikasikan oleh media arus utama India, India Today, pada 15 Mei 2020 dalam artikelnya, "Up in the air: India’s aviation story will be re-written as the Industry braces itself for a tough slowdown".
    Dalam artikel tersebut, India Today memberikan keterangan bahwa foto itu merupakan foto para penumpang pesawat rute penerbangan Singapura-Mumbai pada 10 Mei 2020. Foto ini milik akun Twitter @HardeepSPuri. "Passengers with face shields onboard the Singapore-Mumbai flight which landed May 10. (Photo credit: @HardeepSPuri/Twitter)," demikian keterangan foto tersebut.
    Gambar tangkapan layar berita di India Today.
    Tempo kemudian memeriksa foto itu di akun @HardeepSPuri. Pemilik akun ini tak lain adalah Menteri Perhubungan India, Hardeep Singh Puri. Foto penumpang pesawat dengan masker dan face shield tersebut merupakan satu dari empat foto yang diunggah Hardeep pada 11 Mei 2020.
    Ia memberikan keterangan bahwa foto-foto tersebut merupakan dokumentasi dari Misi Vande Bharat. "Youngsters proudly holding the tricolour. Citizens embracing their motherland on arrival. Social distancing. Sanitization. Face masks & shields. These are some enduring images of Mission Vande Bharat & people's love for Mother India," demikian narasi yang ditulis oleh Hardeep.
    Misi Vande Bharat adalah misi untuk membawa warga India dari berbagai negara pulang ke negara asalnya. Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari penularan Covid-19. Pemulangan mereka dilakukan dengan maskapai penerbangan Air India dan anak perusahaannya, Air India Express.
    Dilansir dari The Print, misi tersebut digelar dalam dua fase. Fase pertama dilaksanakan pada 7-14 Mei 2020, membawa pulang 14.800 warga India dari 12 negara dengan 64 penerbangan. Adapun fase kedua bakal dilaksanakan pada 16-22 Mei 2020, ditargetkan membawa 30 ribu orang dari 31 negara dengan 149 penerbangan.
    Sejak 25 Maret 2020, untuk menghentikan penyebaran virus Corona Covid-19, India memberlakukan kebijakan lockdown. Di negara tersebut, virus Corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 74.200 orang dan menewaskan sekitar 2.400 orang. Selama lockdown, seluruh penerbangan komersial dihentikan.
    Tempo pun mencocokkan jadwal pemulangan warga India dari Singapura ke Mumbai pada 10 Mei 2020, seperti yang tertulis dalam keterangan foto di India Today, ke situs Departemen Luar Negeri India yang memuat daftar penerbangan yang melayani Misi Vande Bharat.
    Dalam situs itu, ditemukan bahwa pada 10 Mei 2020 memang terdapat penerbangan Misi Vande Bharat yang membawa warga India dari Singapura dengan nomor penerbangan AI 343. Pesawat yang membawa 243 penumpang itu berangkat pada pukul 09.20 waktu Singapura dan tiba pukul 12.30 waktu Mumbai.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim yang menyertai foto di atas, bahwa foto itu adalah foto penumpang pesawat Indonesia di tengah larangan mudik, menyesatkan. Foto tersebut adalah foto warga India dalam penerbangan Singapura-Mumbai 10 Mei 2020. Penerbangan itu adalah bagian dari Misi Vande Bharat, program pemerintah India untuk memulangkan warganya dari berbagai negara dalam rangka melindungi mereka dari penularan virus Corona Covid-19.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    http://archive.ph/8jttN

    https://www.indiatoday.in/india-today-insight/story/up-in-the-air-1678519-2020-05-15

    https://twitter.com/HardeepSPuri/status/1259752928249704448/photo/4

    https://theprint.in/india/14800-stranded-indians-to-return-in-phase-1-of-vande-bharat-mission-30000-in-phase-2/420517/

    https://mea.gov.in/vande-bharat-mission-list-of-flights.htm

    Publish date : 2020-05-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.