Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Satu-satunya Orang yang Boleh Duduk di Ka'bah Saat Corona?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Satu-satunya Orang yang Boleh Duduk di Ka'bah Saat Corona?

    Jane DoePublish date2020-04-30
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Foto yang memperlihatkan seorang pria yang sedang duduk di depan Ka'bah yang sepi pengunjung beredar di grup-grup percakapan WhatsApp sejak Rabu, 29 April 2020. Foto tersebut dibagikan dengan narasi bahwa pria itu, seorang tukang bersih-bersih, adalah satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat pandemi virus Corona Covid-19.
    Berikut narasi utuh yang menyertai foto tersebut:
    "Satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat ini!!Dia adalah tukang bersih-bersih. Bukan raja, bukan menteri, bukan pula pangeran, bukan pula ulama.Allah ternyata lebih memilih dia dibanding yang lain. Uang, kekayaan, status, pangkat, dan keluarga tidak apa-apanya di hadapan Allah. Maka, singkirkanlah rasa bangga yang berlebihan dengan itu semua, dan mulailah perlakukan mereka yang kurang beruntung dengan rasa hormat dan saling menghargai. Buanglah jauh-jauh kesombongan Anda, dan mulailah belajar menjadi seorang yang rendah hati."
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Haji Apeh Dollar.
    Selain di WhatsApp, foto dengan narasi yang sama juga beredar di Facebook. Foto itu salah satunya diunggah oleh akun Haji Apeh Dollar pada Sabtu, 18 April 2020. Hingga artikel ini dimuat, foto tersebut telah dibagikan sebanyak 772 kali dan direspons sebanyak 854 kali.
    Apa benar foto di atas adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19?

    HASIL CEK FAKTA


    Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo dengan tool Source, foto tersebut dijepret oleh fotografer Associated Press (AP), Amr Nabil, pada 6 Maret 2020. Namun, menurut keterangan foto di situs AP, pria tersebut bukanlah tukang bersih-bersih, melainkan polisi.
    Berikut keterangan foto yang ditulis AP: "Seorang polisi Saudi berdoa di depan Ka'bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan situs suci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran terhadap virus Corona baru."
    Gambar tangkapan layar unggahan foto di situs AP.
    Dilansir dari situs berita Turki, Erzurum Sayfasi, foto jepretan Amr Nabil itu memang telah dipelintir. Menurut berbagai unggahan di media sosial, hanya staf kebersihan yang diizinkan beribadah di Ka'bah ketika tempat suci umat Islam itu ditutup sejak pandemi Covid-19.
    Menurut sejarah, Ka'bah pernah ditutup beberapa kali karena berbagai alasan, seperti perang dan epidemi. Pada 1814 misalnya, ketika terjadi wabah di Hijaz, wilayah di sebelah barat laut Arab Saudi, yang menyebabkan kematian sekitar 8 ribu orang, ziarah di Ka'bah ditiadakan.
    Namun, dikutip dari situs berita Arab Saudi, Sawaleif, saat salat tarawih pertama kemarin, terdapat beberapa jamaah yang melakukan salat di depan Ka'bah. Meskipun begitu, kebanyakan dari mereka adalah petugas administrasi masjid atau staf bagian wakah.
    Dilansir dari berita di Liputan6.com pada 23 April 2020, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjamaah digelar di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun, salat tersebut dilakukan dengan pengurangan rakaat menjadi sepuluh atau hanya lima kali salam.
    Sebelumnya, pada pekan kedua April, salat tarawih berjamaah selama Ramadan di masjid-masjid Arab Saudi sempat dilaporkan bakal ditiadakan. Pada 21 April lalu, pemerintah Arab Saudi juga memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itikaf pun ditangguhkan.
    Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membenarkan izin salat tarawih oleh Raja Salman tersebut. Namun, salat tarawih itu terbatas untuk petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sementara masyarakat umum tidak diperbolehkan. "Kena aturan jam malam," kata Agus.
    Adapun dikutip dari Kumparan.com, saf salat tarawih di Masjidil Haram saat ini terlihat renggang, tidak lagi rapat seperti awal Ramadan. Jamaah pun tidak banyak, lantaran penutupan Masjidil Haram. Yang diperbolehkan masuk hanya para staf dan imam, dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi bahwa foto itu adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19, yakni tukang bersih-bersih, menyesatkan. Pria dalam foto itu bukan petugas kebersihan, melainkan polisi Arab Saudi yang bertugas di Masjidil Haram. Pemerintah Arab Saudi memang menangguhkan salat berjamaah di Masjidil Haram untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, petugas masjid, seperti bagian administrasi, wakaf, dan sebagainya, serta para imam masih diperbolehkan salat di sana. Salat pun dilakukan dengan jaga jarak.
    ZAINAL ISHAQ
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    http://archive.ph/Ki8zd

    http://www.apimages.com/metadata/Index/Virus-Outbreak-Mideast-Saudi-Arabia/13190f76996740fc801878dbebc37843/20/0

    https://www.erzurumsayfasi.com/haber/kabe-ibadete-kapatilinca-sadece-bir-kisi-ibadet-etti-goruntu-gorevlerin-icini-burktu-h924.html

    https://sawaleif.com/%D8%A3%D9%88%D9%84-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%AA%D8%B1%D8%A7%D9%88%D9%8A%D8%AD-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D8%AD%D8%B1%D9%85%D9%8A%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D8%B1%D9%8A%D9%81%D9%8A%D9%86-%D9%88%D8%A7%D9%84-549881/

    https://www.liputan6.com/global/read/4235725/raja-salman-izinkan-sholat-tarawih-di-masjidil-haram-dan-masjid-nabawi-hanya-10-rakaat?source=search

    https://kumparan.com/kumparannews/saf-tarawih-berjemaah-di-masjidil-haram-renggang-ini-fatwanya-1tJHbja5vOn/full

    Publish date : 2020-04-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.