Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[Fakta atau Hoaks] Benarkah Pemerintah Italia Minta Pembacaan Al Quran di Tengah Pandemi Covid-19?
    CekFakta

    [Fakta atau Hoaks] Benarkah Pemerintah Italia Minta Pembacaan Al Quran di Tengah Pandemi Covid-19?

    Jane DoePublish date2020-04-24
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Halaman Facebook Tahukah Anda membagikan sebuah artikel dari situs Ayojalanterus.com yang berjudul "Pemerintah Italia Meminta Dibacakan Al Quran dan Doa untuk Melawan Wabah Corona" pada 17 April 2020. Unggahan ini viral dan telah dibagikan lebih dari 1.600 kali hingga 24 April 2020.
    Menurut artikel di situs Ayojalanterus.com itu, ayat yang dibaca berasal dari Surat Al-Fatihah dan Surat Ali Imran ayat 190-193. Doa itu diminta setelah, di Italia, jumlah kasus Covid-19 per 17 April 2020 mencapai 168.941 orang, di mana 22.170 orang di antaranya meninggal.
    Dalam artikel itu, diunggah pula video dari kanal YouTube Portal Islam yang berjudul sama, "Pemerintah Italia Meminta Dibacakan Al Quran dan Doa untuk Melawan Wabah Corona". Dalam video yang diunggah pada 16 April 2020 itu, terlihat seorang pria yang membacakan Al Quran di sebuah podium yang dipasang bendera Italia.
    Gambar tangkapan layar unggahan halaman Facebook Tahukah Anda.
    Apa benar pemerintah Italia meminta pembacaan Al Quran dan doa di tengah pandemi Covid-19?

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk memeriksa klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri gambar tangkapan layar dari video unggahan kanal Portal Islam dengan reverse image tool Google. Lewat cara ini, Tempo terhubung dengan akun Twitter Politic Turk yang membagikan video yang identik pada 19 April 2020. Akun itu memberikan keterangan dalam bahasa Turki yang terjemahannya adalah "Wali Kota Carpi, Italia, Alberto Bellelli, mengajarkan Al Quran".
    Dalam unggahan ini, Tempo mendapatkan petunjuk dari komentar yang ditulis oleh akun Cetin Fahrettin yang membantah keterangan soal video itu. Ia mencuit bahwa video tersebut adalah video pembacaan doa dari semua agama, di antaranya Yahudi, Kristen, dan Islam, pada 13 April 2020. Acara itu digelar sebagai solidaritas sekaligus untuk mendoakan mereka yang meninggal karena virus Corona Covid-19.
    Akun Cetin Fahrettin pun menyertakan sumber, yakni video berdurasi lebih panjang yang diunggah pada 13 April 2020 oleh kanal Notizie Settimanale della Diocesi di Carpi, sebuah kanal informasi yang diproduksi oleh Keuskupan Carpi, Italia. Video yang berdurasi sekitar 32 menit itu berjudul "Incontro interreligioso del 13 aprile 2020" yang artinya "Pertemuan antar agama 13 April 2020".
    Gambar tangkapan layar unggahan video di kanal YouTube Notizie Settimanale della Diocesi di Carpi.
    Kanal tersebut memberikan keterangan bahwa video itu adalah pertemuan antar agama dan multikultural untuk mengenang para korban Covid-19. Pertemuan ini digelar pada 13 April 2020 di Piazza Martiri, Napoli, Italia. Pertemuan itu disiarkan sekitar pukul 12 siang di stasiun televisi TRC dan TV Qui. Pertemuan antar agama tersebut diselenggarakan oleh Keuskupan Carpi bersama pemerintah kota.
    Acara ini pun dihadiri oleh Wali Kota Alberto Bellelli, Vikaris Jenderal Monsinyur Ermenegildo Manicardi dari keuskupan, Rabi Beniamino Goldstein dari Komunitas Yahudi Modena dan Reggio, Imam Mourad Selmi dari Asosiasi Komunitas Muslim, Florin Chihaia dari Gereja Ortodoks autocephalous Rumania, Archpriest Arcadie Porcescu dari Gereja Ortodoks Moldavia San Spiridione di Trimithonte, Elisa Yang dari komunitas Kristen Evangelis Cina, dan Manroob Bernyanyi dari komunitas Sikh.
    Untuk memastikan kebenaran lokasi penyelenggaraan kegiatan doa bersama itu, yakni Piazza Martiri, Tempo menelusurinya melalui Google Maps. Lewat penelusuran itu, dipastikan bahwa benar kegiatan tersebut memang berlokasi di Piazza Martiri.
    Gambar tangkapan layar lokasi Piazza Martiri di Google Maps.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa pemerintah Italia meminta pembacaan Al Quran dan doa di tengah pandemi Covid-19 sebagian benar. Pasalnya, peristiwa dalam video yang digunakan untuk menyebarkan narasi itu tidak hanya berisi pembacaan doa dari perwakilan kelompok muslim. Dalam video utuhnya, kegiatan itu juga melibatkan seluruh perwakilan agama di Italia, seperti Katolik, Kristen, Yahudi, dan Sikh. Pertemuan antar agama itu diselenggarakan oleh Keuskupan Carpi dan pemerintah kota untuk mengenang mereka yang meninggal karena terinfeksi virus Corona Covid-19.
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    http://archive.ph/Z0n7c

    https://www.ayojalanterus.com/2020/04/pemerintah-italia-meminta-dibacakan-al.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

    https://www.youtube.com/watch?v=m8I7F84DnhU&feature=emb_logo

    https://twitter.com/politicturk/status/1251798659827630081

    https://twitter.com/CetinFahrettin/status/1251932396083183617

    https://www.youtube.com/watch?v=qRY9D3A2YIw

    https://s.id/gpuJB

    Publish date : 2020-04-24

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.