Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Gambar “Inilah Cerita Dari Tragedi Satelit Indonesia PALAPA B2 Tahun 1984”
    False Context

    [SALAH] Gambar “Inilah Cerita Dari Tragedi Satelit Indonesia PALAPA B2 Tahun 1984”

    Jane DoePublish date2021-11-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “Ini adalah Astronot Dale Gardner memegang tanda “For Sale”. Sebuah nada Sarkasme untuk satelit Palapa B2 karena dibeli oleh perusahaan Sattel Technologies (California) dari Pemerintah Indonesia ketika satelit ini sedang berada di Orbit. ㅤPalapa B2 sendiri diluncurkan oleh pemerintahIndonesia pada misi STS-41B bulan Februari 1984, sayangnya gagal mencapai orbit geostationer karena masalah roket pendorong. “Sattel Tecnologies” terlihat cukup cerdas melihat peluang dimana kondisi Satelit masih sangat baik. Mereka membeli Satelit Palapa B2 dari Indonesia ketika satelit tersebut masih di Orbit. Dengan kontrak yang tersedia dengan NASA, Perusahaan Sattel menjemput Palapa B2 pada bulan November 1984 dengan Astronot Dale Gardner pada misi STS-51A yang kemudian dibawa kembali ke Bumi.”

    Sattel lalu mengontrak Hughes Aircraft Company (produsen asli satelit ini) dan McDonnell Douglas (penyedia layanan peluncuran) untuk memperbaiki Palapa B2 dan nantinya akan kembali diluncurkan. Namun setelah diperbaiki oleh Hughes Aircraft Company, pemerintah Indonesia kembali ingin membeli Palapa B2, akhirnya perusahaan Perumtel membeli kembali satelit tersebut pada tahun 1990 (tentunya dengan harga yang lebih mahal) dan dinamai ulang Palapa B2-R.ㅤPeluncuran Palapa B2-R akhirnya dilakukan pada April 1990 pada misi Delta-6925-8 dan kali ini sukses. Palapa B2-R mengakhiri masa baktinya pada Desember 2000.Singkatnya indonesia mempunyai satelit terus rusak, lalu di jual dan di perbaiki setelah itu di beli lagi dengan harga yg pastinya mahal.ㅤ
    Sumber : Astronesia Foto by NASAFollow Sains Is Amazing”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar postingan dari akun Facebook berupa gambar Astronot Dale Gardner memegang tanda for sale dengan informasi terkait tentang satelit Palapa B2 yang diluncurkan oleh pemerintah gagal mengorbit pada tahun 1984 kemudian dijual karena rusak dan Indonesia kembali membeli satelit tersebut dengan harga yang lebih mahal. Postingan tersebut mendapatkan 1,4 ribu suka, 167 komentar dan 65 kali dibagikan.

    Setelah ditelusuri informasi tersebut keliru. Faktanya, satelit Palapa B2 dijual oleh pihak asuransi. Satelit Palapa B2 adalah satelit kedua atau plan B dari satelit B1 yang diluncurkan pada 18 Juni 1983 melalui pesawat STS Challenger dari Cape Canaveral. Namun satelit Palapa B2 dalam peluncurannya mengalami kegagalan pada 3 Febuari 1984. Satelit ini tidak berhasil mencapai orbit disebabkan oleh kerusakan pada perigee kick motor.

    Suatu proyek satelit memakan biaya yang besar dan memiliki faktor risiko sangat besar, maka dari itu perlu adanya kegiatan asuransi. Begitu pula dengan satelit Palapa B2 juga dijamin asuransi. Saat mengalami kegagalan peluncuran mengakibatkan pihak asuransi membayar klaim asuransi peluncuran sebesar US$.75.000.000 kepada pemerintah Indonesia dan otomatis menjadi milik mereka.

    Selanjutnya pihak asuransi menjual satelit B2 dan dibeli oleh Sattel Technologies (California) saat berada di orbit, kemudian mengontraknya dengan NASA untuk mengambilnya. Sattel juga mengontrak Hughes Aircraft Company (produsen asli) dan McDonnel Douglas (penyedia layanan peluncuran) untuk diperbarui dan diperbaiki.Setelah diperbaiki satelit B2 dibeli kembali oleh Perumtel (Indonesia) yang telah menyelesaikan kesepakatan dengan McDonnell Douglas untuk meluncurkan satelit palapa B2-R (berganti nama dari B2 menjadi B2-R (Recovery)) menggunakan versi komersial dari roket McDonnell Douglas Delta II yang berhasil diluncurkan pada April 1990 dari Cape Canaveral, Amerika Serikat.

    Berdasarkan penjelasan diatas maka informasi yang tertera pada Facebook tersebut adalah keliru dan masuk dalam kategori konteks yang salah.

    KESIMPULAN

    hasil periksa fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya)

    Informasi tersebut adalah keliru, faktanya satelit Palapa B2 dijual oleh pihak asuransi. Ketika satelit gagal mencapai orbit, pihak asuransi membayar klaim ke Indonesia dan satelit tersebut menjadi milik mereka, lalu dibeli oleh Sattel Technologies dan diperbaiki. Setelah diperbaiki, satelit B2 dibeli kembali oleh Indonesia dan berganti nama menjadi satelit Palapa B2-R (Recovery).

    Rujukan

    http://insurance.blog.gunadarma.ac.id/…/PerkembanganPas…

    http://www.sattel.com/life_of_palapa_b2.htm

    https://www.joc.com/its-and-away-saved-satellite_19880131…

    https://www.bbc.com/news/science-environment-14219478

    Publish date : 2021-11-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.