Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Foto Batu Nisan dengan Kode QR di Jepang
    False Context

    [SALAH] Foto Batu Nisan dengan Kode QR di Jepang

    Jane DoePublish date2021-11-20
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan dari akun Instagram mifase.jrw berupa foto dengan beberapa batu nisan yang tertera kode QR dengan keterangan bahwa adanya kuburan yang dilengkapi dengan kode QR di Jepang sejak tahun 2008 yang jika dipindai akan menunjukan gambar identitas, informasi, dan biografi singkat dari orang tersebut. Postingan tersebut disukai 1586 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelurusan dan melakukan pemindaian terhadap ketiga kode QR pada foto-foto batu nisan tersebut, foto pertama mengarah ke sebuah artikel dari znet.com yang berjudul “A QR code on your gravestone? It’s dead serious” sedangkan kode QR lainnya mengarah ke sebuah website dari qr-memories.com yang berisikan biografi singkat tentang Timory Howard Tuttiett. QR Memories adalah layanan yang berpusat di Dorset, Inggris untuk menyediakan kode QR pada batu nisan yang menyediakan informasi pada websitenya.

    Foto pertama pada postingan setelah ditelusuri selain kode QR yang hanya mengarah ke sebuah artikel berita tetapi juga foto yang disunting. Foto batu nisan yang serupa ditemukan pada website shutterstock dengan judul “Blank gravestone with other graves and trees in background. Old stone.” oleh vyasphoto, terlihat foto tersebut tidak terdapat kode QR. Kedua foto lainnya juga ditemukan pada website yang sama dengan keterangan bahwa batu nisan tersebut berada di Dorset, Inggris milik Timoty Tuttiett.

    Penggunaan kode QR pada batu nisan di Jepang memang sudah dikenal sejak tahun 2008 yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang bernama Ishi no Koe (Voice of the Stone) yang memberikan layanan untuk memasangkan kode QR pada batu nisan yang jika dipindai akan menampilkan foto, video, dan informasi lainnya tentang orang yang sudah meninggal tersebut.

    Melihat dari penjelasan tersebut, foto batu nisan dengan kode QR di Jepang adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konteks yang Salah/False Context.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Konteks yang salah. Faktanya salah satu foto batu nisan tersebut adalah foto image stock dan batu nisan dengan kode QR di Dorset, Inggris.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2021/09/28/salah-kuburan-dengan-kode-qr-di-jepang/

    https://www.zdnet.com/article/a-qr-code-on-your-gravestone-its-dead-serious/

    https://www.qr-memories.com/timothytuttiett

    https://www.qr-memories.com/contact-us-0

    https://www.shutterstock.com/image-photo/blank-gravestone-other-graves-trees-background-1117496669

    https://www.shutterstock.com/editorial/image-editorial/company-offers-service-where-qr-code-barcodes-linking-to-tribute-website-are-placed-on-gravestones-dorset-britain-05-sep-2012-1866013b

    https://www.indiatimes.com/wild-and-wacky/connect-with-the-dead-via-grave-barcode-39106.html

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1565/keliru-foto-foto-makam-di-jepang-telah-diberi-penanda-kode-batang

    https://www.theatlantic.com/technology/archive/2014/05/qr-codes-for-the-dead/370901/

    https://www.wired.com/2008/03/japanese-graves/

    Publish date : 2021-11-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.