[SALAH] Pertolongan Pertama Luka Bakar Dengan Tepung Terigu

Akun Facebook Upik Dregd mengunggah postingan dengan narasi dengan klaim tepung terigu bisa digunakan sebagai pengobatan pertama pada luka bakar yang disebabkan oleh minyak panas.

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa tepung terigu tidak memiliki kandungan khusus untuk mengobati luka bakar. Dilansir dari detik.com, r Vera Ikasari, SpBP, spelialis bedah plastik dari RSU Bunda menyatakan bahwa untuk menangani luka bakar ringan maka pertolongan pertama ialah dengan menggunakan air mengalir dari kran selama 30-40 menit. “Untuk luka bakar ringan (grade 1 dan grade 2 a), pertolongan pertamanya yaitu diguyur air yang mengalir dari kran selama 30-40 menit. Jangan diberi odol, tepung, kecap, mentega. Paling bagus diberi es,” papar dr Vera Ikasari, SpBP Ia juga menyatakan, guyuran air kran yang mengalir dimaksudkan agar suhu air selalu konstan, tidak mengikuti suhu tubuh. Tujuannya, agar panas tidak masuk dan menjalar ke jaringan yang lebih dalam. “Karena biasanya proses luka bakar belum selesai. Kalau sekarang tersiram air panas, melepuh tapi dibiarkan, besok lepuhnya akan semakin lebar. Itu karena proses luka bakarnya terus terjadi. Nah, air mengalir atau es ini fungsinya untuk menghentikan panas dan luka bakarnya tidak semakin parah,” tutupnya. Adapun, klaim tepung terigu bisa digunakan sebagai obat untuk luka bakar sudah pernah diperiksa faktanya dalam artikel berjudul “[SALAH] Tepung Terigu Bisa Obati Luka Bakar” yang tayang di turnbackhoax.id pada 29 September 2020. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka postingan tersebut masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

Tepung terigu tidak memiliki kandungan khusus yang bisa bermanfaat untuk mengobati luka bakar. Penggunaan tepung terigu pada luka bakar malah berpotensi menyebabkan infeksi pada luka tersebut.

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4118956/cek-fakta-hoaks-tepung-terigu-bisa-sembuhkan-luka-bakar https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2420831/begini-pertolongan-pertama-saat-kena-luka-bakar

Publish date : 2021-11-04