Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Kasus Positif Covid-19 di Surabaya Naik
    Misleading Content

    [SALAH] Kasus Positif Covid-19 di Surabaya Naik

    Jane DoePublish date2021-10-15
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar pesan berantai di WhatsApp yang memberi informasi bahwa saat ini kasus Covid-19 di Surabaya sedang naik. Dikatakan pula karena adanya kluster baru di rumah sakit RKZ, dan beberapa tempat karantina menunjukkan kenaikan pasien.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari akun Instagram resmi Departemem Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, memaparkan data bahwa, bersumber dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya per tanggal 8 Oktober 2021, dari hasil tracing, ada 10 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah yang bertambah 13 orang dengan jumlah produksi 64.031 orang, sedangkan jumlah yang meninggal tercatat nihil alias 0.

    Berdasarkan data sampai tanggal 9 Oktober 2021, jumlah pasien yang dikarantina di Hotel Asrama Haji yang menjadi tempat isolasi bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19, terdapat sebanyak 5 orang dari kapasitas 899 kamar yang tersedia.

    Adapun Rumah Sakit Lapangan Indrapura, yang disebutkan dalam pesan di WhatsApp, sejak tanggal 2 Oktober 2021 masih nol pasien, atau tidak ada yang dirawat disana.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita, mengatakan bahwa saat ini kasus positif di Kota Surabaya sedang melandai dan tingkat positif berada di angka 0,38% atau sangat rendah. Meski begitu masyarakat harus tetap patuh protokol kesehatan agar sewaktu-sewaktu tidak terjadi lonjakan kembali.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa informasi mengenai kenaikan kasus positif Covid-19 di Surabaya adalah HOAX dan dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Informasi Palsu. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita, mengatakan bahwa kasus positif saat di Surabaya sedang melandai, adapun positif rate-nya mencapai 0,38% yang berarti masih tergolong rendah.

    Rujukan

    https://www.instagram.com/p/CU2T2fqB3Co/

    https://wartasidoarjo.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1812779011/beredar-kabar-kasus-covid-19-di-surabaya-kembali-meningkat-begini-fakta-yang-sebenarnya

    Publish date : 2021-10-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.