Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Pemimpin Cerminan Pemilihnya, Cina dulu, Cina sekarang”
    Misleading Content

    [SALAH] “Pemimpin Cerminan Pemilihnya, Cina dulu, Cina sekarang”

    Jane DoePublish date2021-10-05
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook Diding Bahrudin (fb.com/diding.bahrudin.10) pada 12 Maret 2021 mengunggah sebuah gambar ke grup NETIZEN SOLIDARITAS INDRAMAYU dengan narasi “Bisa dilihat dgn mata melotot supaya pendukunge rada cerdas setitik.”

    Gambar tersebut memperlihatkan Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masing-masing terlihat sedang berjabat tangan. Presiden ke-2 RI Soeharto tampak menjabat tangan seseorang dengan posisi tegak. Sementara Jokowi menjabat tangan seseorang dengan membungkukkan badan.

    Terdapat narasi : “Pemimpin Cerminan Pemilihnya”, Cina dulu”, “Yang merasa bangsa indonesia boleh bangga”, “Cina sekarang”, “Yang merasa bangsa cina boleh bangga”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat tangan orang Cina dengan membungkukkan badan adalah klaim yang salah.

    Faktanya, pria berbaju putih yang bersalaman dengan Jokowi itu bukanlah WNA Cina. Foto tahun 2014, ketika Jokowi menjabat tangan Priyo Budi Santoso. Priyo adalah Warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Trenggalek, Jawa Timur. Priyo kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dan Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    Dilansir dari artikel berjudul “[SALAH] “BEDA KELAS. DULU KLAS VVIP. SEKARANG KELAS. EKONOMI” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 3 Juni 2020, foto itu sempat menjadi trending topic di media sosial twitter. Jokowi dan Priyo berjabat tangan saat mereka bertemu di acara ulang tahun buruh di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Keduanya mengenakan kemeja putih. Bedanya, Priyo melengkapi penampilannya dengan dasi.

    “Jokowi menyalami Priyo sambil membungkuk. Priyo pun menyambut rasa hormat Jokowi itu dengan tersenyum. Tangan kirinya tampak menepuk pundak Jokowi,” tulis Medcom.id dalam laporannya pada Jumat 4 April 2014.

    Sementara itu, foto Presiden ke-2 RI Soeharto yang menjabat tangan seseorang dengan posisi tegak itu adalah foto ketika Soeharto bertemu dengan Sudono Salim alias Liem Sioe Liong, seorang pengusaha pada zaman Orde Baru. Foto yang sama, diunggah di artikel berjudul “Liem Sioe Liong dan Salim Group, Pilar Bisnis Soeharto (1)” di situs afandriadya.com pada 25 Februari 2018.

    KESIMPULAN

    Hoaks lama beredar kembali. BUKAN WNA Cina. Foto tahun 2014, ketika Jokowi menjabat tangan Priyo Budi Santoso. Priyo adalah Warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Trenggalek, Jawa Timur. Priyo kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dan Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/06/03/salah-beda-kelas-dulu-klas-vvip-sekarang-kelas-ekonomi/

    https://www.medcom.id/nasional/politik/ob3lPv0k-priyo-kaget-foto-jokowi-membungkuk-jadi-perbincangan

    https://afandriadya.com/2018/02/25/liem-sioe-liong-dan-salim-group-pilar-bisnis-soeharto-1/

    Publish date : 2021-10-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.