Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Pendaftaran Vaksin Nusantara melalui WhatsApp
    Fabricated Content

    [SALAH] Pendaftaran Vaksin Nusantara melalui WhatsApp

    Jane DoePublish date2021-09-24
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar di Facebook informasi tentang pendaftaran vaksin Nusantara dengan cara mengirimkan data diri orang yang akan divaksin dan menggirimkannya ke nomor WA +62 811 372 683 atas nama Prof. Nidom.

    Cek vaksin nusantara
    vaksin nusantara
    Vaksin Nusantara Prof. Nidom

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci “pendaftaran vaksin nusantara” ditemukan beberapa artikel, salah satunya artikel milik Liputan6.com berjudul “Cek Fakta: Tidak Benar Informasi Pendaftaran Penerima Vaksin Nusantara” 15 September 2021. Dalam artikel tersebut dr. Terawan Agus Putranto sebagai mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menggagas vaksin Nusantara mengatakan informasi pendaftaran vaksin Nusantara tersebut tidak benar dan belum melakukan pembukaan program penyuntikan vaksin Nusantara.

    “Saya belum membuka pendaftaran,” kata Terawan melansir dari Liputan6.com.

    Dalam salah satu artikel yang dimuat oleh Kumparan.com hoaks mengenai pendaftaran vaksin Nusantara juga beredar dengan mencatut nama RSPAD dan informasi hoaks tersebut sudah diklarifikasi oleh Kolonel Jonny.

    Dengan demikian informasi terkait pendaftaran vaksin Nusantara adalah hoaks, hal tersebut sudah ditegaskan oleh dr. Terawan penggagas vaksin Nusantara sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Infomasi tersebut adalah hoaks dan sudah dibantah oleh dr. Terawan selaku pengagas vaksin Nusantara.

    Rujukan

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4658275/cek-fakta-tidak-benar-informasi-pendaftaran-penerima-vaksin-nusantara

    https://kumparan.com/kumparannews/jangan-termakan-hoaks-pendaftaran-vaksin-nusantara-di-rspad-1wUhWUkHIT8

    Publish date : 2021-09-24

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.