Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Ade Armando Sebut Masuknya 14 Juta Tentara Tiongkok atas Restu Jokowi
    Misleading Content

    [SALAH] Ade Armando Sebut Masuknya 14 Juta Tentara Tiongkok atas Restu Jokowi

    Jane DoePublish date2021-09-15
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah video berjudul “UMAT ISLAM HARUS SIAGA. ATAS RESTU JOKOWI, TENTARA TIONGKOK MASUK NKRI” melalui kanal Youtube bernama Lidah Rakyat. Video ini berisi pernyataan dari Ade Armando mengenai isu masuknya warga Tiongkok ke Indonesia. Sampai 13 September 2021, video ini telah ditonton oleh sekitar 31 ribu orang. Namun setelah diperiksa kembali, per tanggal 14 September 2021, video ini telah diprivat/disembunyikan.

    HASIL CEK FAKTA

    Apakah Ade Armando benar menyebut bahwa masuknya tentara Tiongkok ke Indonesia adalah karena restu dari Presiden Jokowi? Faktanya hal tersebut adalah hoaks. Video asli yang diunggah oleh akun ini adalah video yang diambil dari unggahan akun Youtube CokroTV yang berjudul “PRANK INVASI CINA KE INDONESIA | Logika Ade Armando” yang diunggah pada 21 Agustus 2021.

    Dalam video aslinya Ade Armando benar menyinggung soal isu masuknya tentara Tiongkok ke Indonesia, namun jika dilihat lebih lanjut, Ade Armando sejatinya memberi tanggapan terhadap imajinasi atau opini masyarakat terkait isu tersebut. Ade menyatakan bahwa banyak informasi tidak berdasar mengenai isu ini, dan dalam videonya Ade menyatakan,

    “Kelompok-kelompok kadrun terus memanfaatkan kegentingan situasi Covid-19 ini untuk membangun kebohongan tentang apa yang mereka sebut Invasi China ke Indonesia. Saat ini beredar di beberapa WhatsApp group, tulisan-tulisan yan seolah merujuk pada penyelidikan intelijen, tentang invansi China ke Indonesia. Bagi kita yang berakal sehat, informasinya sangat tidak masuk akal. Namun kalau kita baca berbagai respons yang disampaikan, kita layak khawatir bahwa kebohongan yang terus diulang-ulangi ini, sangat mungkin menyesatkan pikiran banyak warga biasa. Saya kutipkan saja tulisan-tulisan yang seolah….,”

    Ada ungkapan Ade yang menyatakan bahwa “Bagi kita yang berakal sehat, informasinya sangat tidak masuk akal…” dan “Saya kutipkan saja tulisan yang seolah…” menandakan bahwa video tersebut bukan berisi fakta, namun analisis Ade Armando terhadap informasi terkait isu masuknya tentara Tiongkok yang beredar luas di masyarakat.

    Pada akhir video, Ade kembali menegaskan bahwa daftar informasi tidak berdasar itu merupakan imajinasi liar mereka yang tidak berakal sehat. Ade menegaskan informasi ini mudah “dimakan” orang yang memiliki ‘kebencian’ sejak awal terhadap sesuatu.

    “Bagi mereka yang tak berakal, kisah-kisah provokatif ini bisa menjadi landasan kebencian yang akan terus tumbuh. Karena itu, mari terus gunakan akal sehat,” tegas Ade.

    Jadi dapat disimpulkan, video “UMAT ISLAM HARUS SIAGA. ATAS RESTU JOKOWI, TENTARA TIONGKOK MASUK NKRI” adalah informasi hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, dalam pernyataan aslinya Ade Armando tidak menyebutkan hal seperti itu. Ade hanya menyampaikan tanggapan dan analisis pribadinya terkait isu ini.

    Rujukan

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/yKXjWvXb-cek-fakta-ade-armando-sebut-masuknya-14-juta-tentara-tiongkok-atas-restu-jokowi-ini-faktanya

    Publish date : 2021-09-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.