Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Tidak ada Presiden RI yang Mengucapkan Belasungkawa kepada TNI yang Gugur di Papua
    Misleading Content

    [SALAH] Tidak ada Presiden RI yang Mengucapkan Belasungkawa kepada TNI yang Gugur di Papua

    Jane DoePublish date2021-09-09
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Agus Salim di grup “JOKOWI PRESIDEN GAGAL”. Agus mengklaim bahwa selama ini tidak ada Presiden RI yang mengucapkan belasungkawa kepada TNI yang gugur di Papua.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, klaim Agus adalah tidak benar. Sejauh data yang ditemukan, Presiden Joko Widodo pernah mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha.

    Dilansir dari cnnindonesia.com, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha gugur karena ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Beoga, Papua, pada Minggu, 25 April 2021.

    Menurut Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto, saat itu, Kabinda Papua Brigjen TNI Putu IGP Danny NK, melakukan patroli bersama Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri. Kemudian, sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri diadang oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Dambet. Kabinda Papua tertembak dan gugur.

    Mengutip dari merdeka.com, Presiden Jokowi pun mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha dan meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan bersama Brigjen Gusti Putu Danny NK agar mendapat tempat terbaik.

    “Atas Nama Rakyat bangsa dan negara saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan,” ucap Jokowi langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, pada Senin (26/4).

    Seelain itu, Presiden juga memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada Kabinda) Papua Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha atas pengadiannya selama ini.

    “Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Dani mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi pengabdian serta pengorbanan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny,” ungkap Jokowi.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Agus Salim adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Informasi Palsu. Presiden Jokowi pernah mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha, yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

    Rujukan

    https://www.google.com/amp/s/m.merdeka.com/amp/peristiwa/jokowi-ucapkan-belasungkawa-dan-naikan-pangkat-kabinda-papua-yang-gugur-ditembak-kkb.html

    https://www.google.com/amp/s/www.cnnindonesia.com/nasional/20210426045017-20-634607/bin-ungkap-kronologi-tewasnya-kabinda-papua-yang-ditembak-kkb/amp

    Publish date : 2021-09-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.