Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Pesan Berantai Tim Vaksinasi GSP Meminta Data Pribadi
    Fabricated Content

    [SALAH] Pesan Berantai Tim Vaksinasi GSP Meminta Data Pribadi

    Jane DoePublish date2021-09-06
    Share
    Facebook

    Berita

    “Selamat siang..
    Kami dari tim vaksin GSP kemarin minggu. Mau tanya keluhan setelah divaksin.
    Nama:
    Alamat:
    Nama Ayah:
    Nama Ibu:
    Vaksin ke:
    Keluhan setelah divaksin:
    Keluhan saat ini:”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah pesan berantai melalui WhatsApp dari tim vaksin GSP yang meminta data pribadi berupa nama, alamat, serta nama ayah dan ibu. Dalam pesan tersebut, tim vaksin GSP juga menanyakan keluhan yang dialami setelah menerima vaksin.

    Melansir dari akun Twitter resmi Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, InfokomPMK, pesan tersebut merupakan salah satu modus penipuan untuk mencuri data pribadi penerima pesan. Pihak Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggungjawab.

    Narasi dengan topik serupa sudah pernah beredar pada April 2021 lalu. Artikel dengan topik tersebut juga telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Tim Vaksinasi GSP Cari Data Penerima Vaksin” yang diunggah pada 19 April 2021.

    Dengan demikian, pesan WhatsApp yang mengatasnamakan tim vaksin GSP tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Faktanya, narasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan telah menegaskan bahwa pesan tersebut merupakan sebuah modus penipuan.

    Rujukan

    https://news.detik.com/berita/d-5521425/waspada-data-pribadi-dicuri-penipu-bermodus-tim-vaksinasi

    https://turnbackhoax.id/2021/04/19/salah-tim-vaksinasi-gsp-cari-data-penerima-vaksin/

    Publish date : 2021-09-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.