Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Foto “Taliban akan memberikan kebebasan kepada wanita”
    False Context

    [SALAH] Foto “Taliban akan memberikan kebebasan kepada wanita”

    Jane DoePublish date2021-08-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “Taliban will “give” Freedom to women.
    Yes, they can occasionally breath.”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter shweta (@CandidShweta) mengunggah cuitan berupa foto wanita bercadar diborgol oleh seorang pria dengan narasi yang menyebutkan “Taliban”. Cuitan yang diunggah pada 18 Agustus 2021 itu mendapatkan atensi berupa 86 retweet, 225 suka, dan 85 balasan.

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto cuitan itu merupakan ilustrasi pelelangan wanita untuk dijadikan budak seks oleh ISIS yang dilakukan saat aksi protes kelompok Kurdi di Westminster Square, London, Inggris pada 15 Oktober 2014. Mengutip dari Newsweek, salah satu pengunjuk rasa menyebutkan pelelangan tersebut terjadi setiap hari di Irak dan Suriah.

    “Ini terjadi setiap hari di Irak dan Suriah. Kami membawanya kepada Anda,” teriaknya saat memimpin empat wanita yang dirantai dan bercadar, diikuti oleh 20 pengunjuk rasa yang meneriakkan “ISIS, ISIS, teroris!”.

    Selain itu, sang fotografer, Ari Murad mengonfirmasi bahwa foto yang diambilnya itu bertujuan untuk menyoroti penculikan wanita Kurdi Yazidi oleh Isis melalui akun Twitter pribadinya (@arimuradd) pada 20 Agustus 2021. Ia juga pernah mengunggah video aksi demo itu di laman Facebook pribadinya (Ari Murad) pada 2 Maret 2016.

    Dari berbagai fakta di atas, cuitan akun Twitter shweta (@CandidShweta) dikategorikan sebagai Konten yang Salah.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Faktanya, foto tersebut diambil oleh seorang fotografer bernama Ari Murad saat aksi protes kelompok Kurdi menentang pelelangan wanita untuk dijadikan budak seks oleh ISIS di Westminster Square, London, Inggris pada 15 Oktober 2014.

    Rujukan

    https://www.newsweek.com/kurdish-activists-stage-isis-slave-market-central-london-277696

    https://www.facebook.com/watch/?ref=external&v=1297277143622801

    Publish date : 2021-08-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.