Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Black Fungus Berasal dari Peternakan Ayam
    Misleading Content

    [SALAH] Black Fungus Berasal dari Peternakan Ayam

    Jane DoePublish date2021-06-08
    Share
    Facebook

    Berita

    BLACK FUNGUS SPREADING DUE TO FARM CHICKENS
    Punjab government has notified the poultry farm as an infected area
    PLEASE DON’T EAT FARM CHICKEN FOR SOME DAYS, STAY SAFE.
    (terjemahan)
    Penyebaran infeksi jamur hitam diakibatkan oleh peternakan ayam
    Pemerintah Punjab telah memberi tau bahwa peternakan unggas sebagai wilayah yang terinfeksi

    Harap jangan makan ayam dari peternakan selama beberapa hari, jagalah diri.

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Hasham Qureshi, dalam postingannya terlihat gambar peternakan ayam dengan disertai narasi yang menyatakan Black Fungus atau infeksi jamur hitam berasal dari peternakan ayam, ia juga mendesak masyarakat agar tidak mengonsumsi ayam yang berasal dari peternakan karena ayam tersebut sudah terinfeksi Black Fungus.

    Postingan Hasham beredar di tengah merebaknya kasus Mucormycosis atau infeksi kapang hitam yang mematikan di India utamanya karena menyerang pasien COVID-19.

    Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC), Mucormycosis (yang sebelumnya dinamakan Zygomycosis) adalah infeksi jamur langka yang serius, disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut Mucormycetes. Jamur Mucormycetes hidup di lingkungan sekitar, terutama pada daun, tanah, kompos, dan kotoran hewan. Mucormycetes dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan atau kontak dengan kulit setelah terjadi luka, luka bakar, atau jenis cedera kulit lainnya.

    Mucormycosis menyerang orang yang memiliki masalah kesehatan atau minum obat yang dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan jenis kuman dan penyakit. Infeksi Black Fungus paling sering menyerang sinus atau paru-paru setelah menghirup spora jamur Mucormycetes dari udara.

    Meski begitu, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, infeksi jamur hitam yang menyerang pasien COVID-19 di India, tidak disebabkan oleh peternakan ayam. Dilansir dari kanal berita Indiatoday.in, saat pemeriksa fakta dari agensi berita Indiatoday.in (AFWA) menghubungi Dr Aparna Mukherjee, ilmuwan senior di Dewan Penelitian Medis India (ICMR); Dr MR Reddy, ilmuwan utama di ICAR-Indian Veterinary Research Institute; dan Dr Suneetha Narreddy, konsultan senior, penyakit menular di Rumah Sakit Apollo di Hyderabad.

    Dr Aparna Mukherjee menjelaskan bahwa Mucormycosis terdapat di seluruh lingkungan, sehingga memungkinkan dapat menginfeksi ayam juga. Namun, Mucormycosis tidak menular, mereka tidak dapat menyebar melalui kontak antara manusia dengan manusia maupun manusia dengan hewan. Pasien yang terinfeksi awalnya menghirup jamur Mucormycosis melalui hidung mereka dan hal tersebut menyebabkan penurunan kekebalan tubuh sehingga memicu kasus Mucormycosis.

    Dr Reddy menyatakan, meskipun ayam dapat terinfeksi Mucormycosis, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi ayam terinfeksi Mucormycosis, maka seseorang tersebut juga ikut tertular infeksi Mucormycosis.

    Sejalan dengan itu, Dr Narreddy berpendapat bahwa ayam yang terinfeksi Mucormycosis dapat menyebarkannya ke manusia tidak berdasar secara ilmiah.

    Ahli kesehatan di India memiliki perbedaan pendapat mengenai penyebab merebaknya infeksi Black Fungus pada pasien COVID-19, sejumlah ahli merujuk pada sanitasi yang buruk yang menyebabkan infeksi tersebut. Menurut SP Kalantri, dokter dan peneliti di Institut Ilmu Medis Mahatma Gandhi di Maharashtra, kondisi rumah sakit yang kotor adalah penyebabnya.

    Nishant Kumar, ahli ophthalmologi di Rumah Sakit Hinduja di Mumbai, berpendapat bahwa infeksi jamur kapang disebabkan oleh pipa-pipa dan tabung oksigen yang sudah lama diletakkan di ruangan pasien COVID-19, jamur tersebut berpotensi masuk melalui saluran pernapasan pasien yang kondisi kesehatannya sedang tidak stabil.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa Hasham Qureshi adalah hoaks dan termasuk kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Informasi Palsu. Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa, Black Fungus atau infeksi jamur hitam berasal dari peternakan ayam yang kemudian dapat tersebar ke tubuh manusia.

    Rujukan

    https://www.cdc.gov/fungal/diseases/mucormycosis/definition.html

    https://www.indiatoday.in/fact-check/story/chicken-poultry-dishes-black-fungus-fears-1807773-2021-05-27

    https://tekno.tempo.co/read/1467360/ledakan-infeksi-jamur-hitam-mucormycosis-di-india-datang-dari-tabung-oksigen

    Publish date : 2021-06-08

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.