Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] “Jelang gerhana bulan dua matahari muncul matahari asli dan yang lainnya bulan. Fenomena Pemburu Bulan”
    False Context

    [SALAH] “Jelang gerhana bulan dua matahari muncul matahari asli dan yang lainnya bulan. Fenomena Pemburu Bulan”

    Jane DoePublish date2021-05-27
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar pesan berantai Whatsapp yang menjelaskan bahwa Jelang gerhana bulan dua matahari muncul matahari asli dan yang lainnya bulan, Fenomena Pemburu Bulan diserrtai dengan gambar yang dicantumkan.

    NARASI: “Jelang gerhana bulan…Ma shaaAllaah…..Hari ini … Di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada, dua matahari muncul, satu matahari asli dan yang lainnya bulan. Fenomena ini dikenal sebagai Pemburu Bulan dan terjadi ketika poros bumi berubah. Bulan dan matahari lahir pada waktu yang bersamaan dan bulan memantulkan kecerahan matahari dengan intensitas yang sedemikian rupa sehingga terlihat seperti matahari lain. Bagikan… Sangat cantik !! 😮😀 Allahu Akbar 👍👍”.

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan foto-foto fenomena pantulan karena pengumpulan kristal es di atmosfer sehingga membuat Matahari terlihat lebih dari satu (paralel) menghubungkan dengan fenomena Hunter’s Moon, sehingga menimbulkan premis/kesimpulan KELIRU. Selain itu, sudah diklarifikasi sebelumnya pada tahun 2015, 2017 dan tahun lalu (2020).
    Al-Alam News Network pada 31 Agustus 2015: “Ilmuwan menekankan bahwa itu adalah fenomena alam yang muncul saat matahari terbit, dan hasil dari kebetulan berkumpulnya kristal es di atmosfer, sehingga matahari yang sebenarnya memantulkan “pengumpulan kristal” dan muncul sebagai matahari paralel.”
    Snopes pada 9 November 2015: “Bulan Pemburu tidak menciptakan ilusi dua matahari, bukanlah keajaiban, dan terjadi setiap tahun.
    UNIVERSE TODAY: “Juga dikenal sebagai bulan sanguine atau “blood”, istilah “Hunters Moon” digunakan secara tradisional untuk merujuk pada bulan purnama yang muncul selama bulan Oktober. Hal ini didahului dengan munculnya “Harvest Moon”, yaitu bulan purnama yang paling dekat dengan titik balik musim gugur (yang jatuh pada tanggal 22 atau 23 September). Bulan Pemburu biasanya muncul pada bulan Oktober, kecuali sekali setiap empat tahun ketika tidak muncul hingga November. Nama ini berasal dari Bangsa Pertama di Amerika Utara. Disebut demikian karena selama bulan Oktober, ketika rusa menggemukkan diri selama musim panas, para pemburu melacak dan membunuh mangsa di bawah sinar bulan musim gugur, menimbun makanan untuk musim dingin yang akan datang.”

    KESIMPULAN

    Pelintiran daur ulang. Sudah diklarifikasi sebelumnya pada tahun 2015, 2017 dan tahun lalu (2020), muncul kembali berkaitan dengan fenomena alam Super Blood Moon. TIDAK terkait gerhana Bulan, BUKAN Bulan yang muncul dengan Matahari asli, dan BUKAN fenomena Hunter’s Moon. FAKTANYA, fenomena pantulan karena pengumpulan kristal es di atmosfer sehingga membuat Matahari terlihat lebih dari satu (paralel).

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”

    http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),

    http://bit.ly/2rhTadC. [2] turnbackhoax.id: “[SALAH] “dua matahari Lunar Hunter””,

    https://bit.ly/2YW47mE /

    https://archive.md/RS71A (arsip cadangan). Apa-yang-sebenarnya-tentang-citra-kemunculan-Shamsin-di-Tangier_-Saluran-berita-dunia [3] alalamtv.net: “Apa yang sebenarnya tentang citra kemunculan Shamsin di Tangier?”,

    https://bit.ly/3yHtkAY (Google Translate) / cetak PDF untuk cadangan arsip. [4] snopes.com: “Apakah Ini Foto-Foto ‘Bulan Pemburu’?” (Google Translate Chrome extension),

    https://bit.ly/3e4wy5O (dengan bahasa asli, English) /

    https://archive.md/28CWi (arsip cadangan). [5] universetoday.com: “Apa itu Bulan Pemburu?”,

    https://bit.ly/31BwfNu (Google Translate) /

    https://archive.st/4npc (arsip cadangan). [6]

    https://www.google.com/search?q=super+blood+moon+2021&tbm=nws,

    https://bit.ly/3oTlK1H /

    https://archive.md/qf9hO (arsip cadangan).

    Publish date : 2021-05-27

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.