Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Memakan Bawang Merah dan Meneteskan Air Perasan Lemon ke Hidung Dapat Mengobati Covid-19
    Misleading Content

    [SALAH] Memakan Bawang Merah dan Meneteskan Air Perasan Lemon ke Hidung Dapat Mengobati Covid-19

    Jane DoePublish date2021-05-23
    Share
    Facebook

    Berita

    [diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia]

    “Makanlah bawang merah 3 kali sehari, balurkan garam laut di dekat hidung. Tidur dengan posisi tengkurap selama 2 jam. Teteskan air perasan lemon ke hidung untuk melawan Covid19.”

    Bawang hilangkan corona

    HASIL CEK FAKTA

    Pengguna Facebook dengan nama pengguna Pam Vredenburg mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa memakan bawang merah dan meneteskan air perasan lemon ke hidung dapat mengobati Covid-19.

    Berdasarkan hasil penelusuran, WHO melalui situs resminya telah menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah bahwa meneteskan air perasan lemon dapat mencegah maupun mengobati Covid-19. Melansir dari Times Now, dokter spesialis onkologi Rumah Sakit Wockhardt – Mira Road, Mumbai, dr. Chandra Veer Singh, menyatakan bahwa meneteskan air perasan lemon ke hidung dapat menyebabkan sinusitis, yaitu penyakit iritasi dan peradangan saluran pernapasan.

    Lebih lanjut, klaim bahwa memakan bawang merah dapat mengobati Covid-19 juga pernah beredar sebelumnya di India. Pemerintah India melalui akun Twitter resminya telah menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah bahwa memakan bawang merah dapat mengobati Covid-19.

    Narasi lemon mampu mencegah maupun mengobati Covid-19 sudah beberapa kali beredar sebelumnya. Artikel dengan topik serupa juga telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Facebook dengan nama pengguna Pam Vredenburg tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Tidak ada bukti ilmiah bahwa memakan bawang merah dan meneteskan air perasan lemon ke hidung dapat mencegah maupun mengobati Covid-19.

    Rujukan

    https://www.who.int/images/default-source/searo—images/emergencies/covid19/fact-or-fiction/covid19-fact-or-fiction–lemon-turmeric.tmb-1920v.png?sfvrsn=d74ffac0_1

    https://twitter.com/mygovindia/status/1385462084268269568

    https://www.timesnownews.com/health/article/fact-check-no-scientific-evidence-to-prove-lemon-drops-taken-into-your-nose-can-kill-coronavirus/752836

    https://turnbackhoax.id/2020/04/16/salah-obat-virus-corona-ditemukan-hanya-berbahan-lemon-dan-teh-hangat/

    https://turnbackhoax.id/2021/02/11/salah-vietnam-tanpa-kasus-kematian-akibat-covid-19-karena-campuran-teh-panas-dan-lemon/

    Publish date : 2021-05-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.