Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Luka Warga Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Hasil Make Up
    Misleading Content

    [SALAH] Luka Warga Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Hasil Make Up

    Jane DoePublish date2021-05-23
    Share
    Facebook

    Berita

    *video berdurasi 45 detik memperlihatkan sejumlah warga Palestina sedang dirias wajahnya agar terlihat seperti luka berdarah.
    “They make fake blood, and paint wounds that are of course not real.
    All this in order to make the world feel sorry for them, to make Israel look bad

    (terjemahan)
    Mereka membuat darah palsu, membuat luka yang tentu saja palsu.

    Semua ini dilakukan agar seluruh dunia merasa kasihan kepada mereka, dan membuat Israel dipandang buruk.

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar postingan berupa video di Twitter oleh akun @Gsiwalette. Video tersebut menampilkan sejumlah warga Palestina yang sedang dirias wajahnya untuk membuat tampilan luka-luka berdarah di area wajah. Beberapa tata rias terlihat mencampurkan bahan make up berwarna merah untuk membuat tampilan berdarah. Dalam videonya juga terdapat narasi bahwa warga Palestina sengaja memalsukan luka di tubuh mereka agar dunia merasa kasihan dan agar Israel dipandang buruk.

    Video tersebut beredar di tengah konflik yang terjadi antara Palestina-Israel yang terjadi sejak 10 Mei lalu saat Israel menyerang Sheikh Jarrah. Cuplikan tersebut ingin membutikan bahwa luka akibat perang yang dialami warga Palestina adalah palsu.

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, video yang dibagikan oleh @Gsiwalette adalah cuplikan behind the scene dari sebuah project film Palestina yang dipimpin oleh lembaga amal dari Prancis, Doctors of The Worlds. Project tersebut berlangsung pada tahun 2017, yang melibatkan seorang tata rias dari Palestina bernama Mariam Salah.

    Dilansir dari channel YouTube broadcast berita dari Turki, TRT World, Mariam Salah merupakan seorang tata rias dari Palestina yang menekuni make up untuk efek luka-luka. Dalam video yang diunggah oleh TRT World pada 2 Maret 2017 berjudul “Palestinian film industry | Cinema | Showcase”, Mariam Salah terlihat sedang merias para pemain film.

    Video yang sama persis seperti unggahan akun @Gsiwalette, ditemukan di channel YouTube GazaPost, diupload pada 25 Februari 2017 dengan judul kurang lebih “Trik sinematik adalah sebuah kesenian yang mentransmisikan Gaza ke dunia yang berbeda”.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim akun @Gsiwalette adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Klaim menyesatkan. Video yang menampilkan warga Palestina dan anak-anak yang wajahnya sedang dirias adalah cuplikan di balik layar untuk project pembuatan film, dipimpin oleh badan amal Prancis, Doctors of The World. Project tersebut berlangsung di tahun 2017 dan tidak ada kaitannya dengan perseteruan Israel-Palestina yang terjadi baru-baru ini.

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=sq485mm3Ct4&t=4s

    https://www.youtube.com/watch?v=hwpchsSe5dI

    https://www.boomlive.in/fact-check/fake-news-palestine-gaza-israel-makeup-injury-west-bank-13153

    Publish date : 2021-05-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.