Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Jumlah Kasus COVID-19 di JATIM Meledak
    Misleading Content

    [SALAH] Jumlah Kasus COVID-19 di JATIM Meledak

    Jane DoePublish date2021-05-18
    Share
    Facebook

    Berita

    JATIM MELEDAK
    UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama
    Ngenes lihatnya

    Kota Surabaya positif 210 orang
    Kab Sidoarjo positif 195 orang
    Gresik positif 205 orang
    Lamongan positif 225 orang
    Bojonegoro positif 188 orang
    Tuban positif 175 orang
    Probolinggo positif 210 orang
    Malang positif 165 orang
    Pasuruan positif 215 orang
    Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)
    Situbondo positif 250 orang
    Bondowoso positif 12 orang
    Besuki positif 125 orang
    Jember positif 175 orang
    Banyuwangi Positif 207 orang
    Ponorogo positif 270 orang
    Magetan positif 300 orang (tetap waspada)
    Ngawi positif 175 orang
    Cepu positif 275 orang
    Pacitan positif 180 orang
    Kediri positif 575 orang
    Blitar positi 190 orang
    Nganjuk positif 165 orang
    Tulung agung positif 25 orang
    Jombang positif 95 orang

    Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa

    Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan dipermudah segala urusan.
    Aamiin.

    Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspadaSalam sehat tetap patuhi protokol kesehatan.

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar pesan berantai di Whatsapp yang berisi daftar jumlah kasus positif COVID-19 di sejumlah Kabupaten dan Kota, di Jawa Timur. Dalam narasinya juga disertakan pernyataan dari Kementrian Kesehatan, yang memprediksi bahwa akan terjadi lonjakan kasus yang sangat luar biasa. Pesan tersebut beredar beberapa hari lalu, menyusul adanya momen liburan untuk peringatan hari besar keagamaan.

    Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, isi pesan berantai tersebut adalah PALSU. Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (@kominfojatim), Kepala Dinas Kominfo Benny Sampirwanto mengonfirmasi bahwa kabar tersebut adalah hoaks. Mengutip informasi dari akun Humasprovjatim di Facebook, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyatakan, pesan berantai di Whatsapp terkait jumlah kasus positif Jatim dipastikan hoaks.

    “Berita yang ramai beredar di aplikasi WA terkait meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Jawa Timur saya pastikan itu semua adalah tidak benar atau hoaks,” ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (14/5).

    Menurut data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menunjukkan sejak tanggal 8 Mei sampai 14 Mei 2021 penambahan kasus Covid-19 baru total sebanyak 1.455. Dengan rincian berturut-turut adalah 225, 230, 206, 257, 248, 148, 141. Berdasarkan data tersebut justru penambahan kasus positif mengalami penurunan.

    Lebih lanjut, tidak ada pengumuman resmi dari Kementrian Kesehatan bahwa akan ada lonjakan kasus yang sangat luar bisa di daerah Jawa Timur.

    Selain itu, data jumlah kasus positif di Kabupaten Madiun yang diklaim paling besar, juga dipalsukan. Informasi resmi mencatat, jumlah kasus positif di Madiun, per 13 Mei 2021 adalah 2.415 orang dengan kasus aktif sebanyak 114 orang.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim adanya lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Timur adalah Hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

    Informasi Palsu. Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur mengonfirmasi bahwa informasi ledakan jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim, yang tersebar di Whatsapp adalah Hoaks. Lebih lanjut tidak ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan adanya lonjakan kasus positif secara drastis.

    Rujukan

    https://www.instagram.com/p/CO2BBheNZk9/

    https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5569713/beredar-hoaks-kasus-covid-19-di-jatim-meledak

    https://www.facebook.com/humasprovjatim/posts/2029982020499016

    Publish date : 2021-05-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.