Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Foto “Kremasi massal saat melonjaknya jumlah kasus infeksi Covid-19 India”
    False Context

    [SALAH] Foto “Kremasi massal saat melonjaknya jumlah kasus infeksi Covid-19 India”

    Jane DoePublish date2021-05-04
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Twitter Amrish Ranjan Pandey (twitter.com/pandey_amrish) pada 18 April 2021 mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan suasa di sebuah lokasi kremasi jenazah dengan narasi “#POSTPONE_SSC_CHSL The Exam must be postponed during such pandemic COVID 19. It will be difficult for students to reach at examination centre. They are much prone to be get infected.” atau yang jika diterjemahkan:

    “#POSTPONE_SSC_CSHL Ujian harus ditunda selama pandemi Covid-19 semacam ini. Itu akan sulit bagi siswa untuk menjangkau pusat ujian. Mereka sangat rentan terinfeksi.”

    Covid india

    Virus india

    India kremasi masal

    Covid di india

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, adanya foto yang memperlihatkan suasa di sebuah lokasi kremasi jenazah yang diklaim terkait melonjaknya jumlah kasus infeksi Covid-19 India adalah klaim yang salah.

    Faktanya, tidak terkait Covid-19. Foto itu sudah beredar di internet sejak 2010 jauh sebelum terjadinya pandemi virus Corona pada Desember 2019. Foto tersebut memperlihatkan suasana di Manikarnika Ghat, salah satu tempat kremasi di tepi sungai suci (ghat) di sepanjang Sungai Gangga, Kota Varanasi, Uttar Pradesh, India.

    Dilansir dari Tempo, Tempo menemukan foto itu telah beredar di internet setidaknya sejak Maret 2010. Foto ini diunggah di sebuah blog, Blog of Krishna Sharma, pada 17 Maret 2010. Foto itu terdapat dalam tulisan yang berjudul “Banaras (Manikarnika Ghat)”. Dalam tulisan ini, terdapat foto-foto lain yang diambil dari lokasi yang sama.

    Foto-foto yang sama juga dimuat di blog lain, Hindi Script Writer, namun dengan nama pemilik yang sama, Krishna Sharma, pada Januari 2012. Foto-foto ini terdapat dalam tulisan yang berjudul “Banaras (Baranasi) Kota Paling Kuno di Dunia dan Masih Hidup (Manikarnika Ghat dari Varanasi)”.

    Situs pemeriksa fakta asal India, Alt News, juga telah memverifikasi klaim beserta foto tersebut. Alt News menghubungi pemilik blog di atas, yang bernama Krishna Kumar. Dia berkata, “Ya, saya mengambil foto ini dari ponsel saya. Foto itu menunjukkan Manikarnika Ghat di Banaras. Saya mengunggah foto ini pada Januari 2012.”

    KESIMPULAN

    TIDAK terkait Covid-19. Foto itu sudah beredar di internet sejak 2010 jauh sebelum terjadinya pandemi virus Corona pada Desember 2019. Foto tersebut memperlihatkan suasana di Manikarnika Ghat, salah satu tempat kremasi di tepi sungai suci (ghat) di sepanjang Sungai Gangga, Kota Varanasi, Uttar Pradesh, India.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1352/keliru-klaim-ini-foto-kremasi-massal-saat-tsunami-covid-india

    https://blogofkrishnasharma.blogspot.com/2010/03/banaras-manikarnika-ghat.html

    https://hindiscriptwriter.blogspot.com/2012/01/banaras-varanasi-most-ancient-city-of.html

    https://www.altnews.in/no-image-of-this-cremation-ground-is-not-releted-to-recent-deaths-caused-by-covid-19-in-india/

    Publish date : 2021-05-04

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.