Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video Hewan Hasil Gabungan DNA Kelinci dengan Ayam
    False Context

    [SALAH] Video Hewan Hasil Gabungan DNA Kelinci dengan Ayam

    Jane DoePublish date2021-05-03
    Share
    Facebook

    Berita

    Narasi dalam video:

    “Orang ini mencoba menggabungkan DNA seekor kelinci dan ayam, lihatlah hasilnya”

    Narasi postingan:

    “Bisa gitu ya guys 😁

    .

    Follow @kutipaninfo_ for more information💡”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Instagram @/kutipaninfo_ mengunggah konten video yang mengklaim bahwa hewan dalam video merupakan hasil menggambungan DNA antara kelinci dan ayam. Dalam konten video itu terlihat seekor ayam dengan bulu lebat.

    Berdasarkan hasil penelusuran, hewan dalam konten tersebut merupakan ayam Silkie. Ayam tersebut diketahui berasal dari dataran benua Asia yang kemudian telah dibudidayakan di berbagai negara, salah satunya ialah Amerika Serikat.

    Ayam tersebut diketahui pertama kali dikenalkan ke Eropa dan negara Barat lainnya oleh Marco Polo melalui tulisannya terkait hewan unggas berbulu lebat saat ia menempuh perjalanan di daerah Asia. Sejak itu, muncul ketertarikan bangsa Barat terhadap ayam Silkie yang kemudian mereka peroleh melalui jalur perdagangan Jalur Sutra dari China.

    Berbeda dengan jenis ayam lainnya, ayam Silkie saat ini lebih diperuntukkan sebagai hewan peliharaan. Meski demikian, ayam Silkie juga dikonsumsi sebagai bahan makanan dan obat-obatan di dataran China dan beberapa negara Asia lainnya, seperti Jepang, Kamboja, Vietnam, dan lain sebagainya.

    Berdasarkan penjelasan itu, maka klaim bahwa ayam Silkie merupakan penggabungan DNA kelinci dengan ayam merupakan klaim yang salah. Oleh sebab itu, konten postingan Instagram itu masuk ke dalam kategori Konten yang Salah.

    KESIMPULAN

    Hewan dalam postingan Instagram bukan hasil penggabungan DNA kelinci dengan ayam. Hewan tersebut ialah ayam Silkie. Ayam tersebut merupakan salah satu varian ayam yang originalnya berasal dari Asia yang kemudian dibudidayakan di beberapa negara, salah satunya Amerika Serikat.

    Rujukan

    https://en.wikipedia.org/wiki/Silkie

    https://www.ecopeanut.com/silkie-chicken/

    Publish date : 2021-05-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.