Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Ritual Kaparot Dilakukan dengan Proses Menyemburkan Tahi Ayam
    Misleading Content

    [SALAH] Ritual Kaparot Dilakukan dengan Proses Menyemburkan Tahi Ayam

    Jane DoePublish date2021-04-15
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama “Aries Ikawati Arifah” di grup INDONESIA BERSUARA. Dalam postingannya tersebut memperlihatkan video prosesi upacara Kaparot. Upacara Kaparot adalah tradisi ritual keagamaan umat Yahudi yang dilakukan sebelum Yom Kippur (Hari Penebusan). Postingan video dari Aries ditambahkan pula narasi bahwa upacara Yom Kippur dilakukan dengan cara menyemburkan tahi ayam, dengan penyemburan tahi ayam dipercaya dosa manusia tersebut akan berpindah ke ayam.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, diketahui bahwa selama prosesi upacara Kaparot berlangsung, tidak ada sesi penyemburan tahi ayam. Proses sesungguhnya yakni, seekor ayam diputar di atas kepala selama 3 kali putaran. Selama putaran berlangsung, ayam sama sekali tidak mengeluarkan tahi. Setelah itu, ayam yang digunakan sebagai ritual tersebut disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat miskin untuk dimakan.

    Kapparot secara kebahasaan berarti “penebusan”. Ritual yang telah berusia berabad-abad ini masih dilakukan setiap tahun oleh umat Yahudi Ortodoks sebelum perayaan Yom Kippur atau disebut Hari Penebusan. Ritual Kaparot secara simbolis dilakukan untuk mentransfer dosa seseorang ke seekor ayam. Meski begitu sebagian Rabbi Yahudi menentang tradisi ini karena mengandung ritual paganisme dan perlakuan kekerasan terhadap hewan.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa, klaim Aries Ikawati Arifah bahwa ritual Kaparot dilakukan dengan menyemburkan tahi ayam adalah HOAX dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).
    Informasi palsu. Tidak ada bagian penyemburan tahi ayam selama prosesi Kaparot berlangsung. Ritual Kaparot dilakukan dengan cara mengayunkan ayam hidup sebanyak tiga kali di atas kepala, ayam betina untuk wanita dan ayam jantan untuk laki-laki. Setelah diayunkan, ayam tersebut kemudian disembelih dan dibagikan kepada orang-orang miskin.

    Rujukan

    https://www.chabad.org/library/article_cdo/aid/989585/jewish/Kaparot.htm#q4

    https://www.myjewishlearning.com/article/kaparot/

    https://www.jewishvirtuallibrary.org/the-custom-of-kapparot-in-the-jewish-tradition

    Publish date : 2021-04-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.